Pos m edis lanj ut an didirikan sebagai upaya unt uk
m enurunkan j um lah kem at ian dengan m em berikan
perawat an efekt if ( st abilisasi) t erhadap korban secepat m ungkin. Upaya st abilisasi korban m encakup int ubasi, t rakeost om i, pem asangan drain t horaks, pem asangan vent ilat or, penat alaksanaan syok secara m edikam ent osa,
55
analgesia, pem berian infus, fasiot om i, im obilisasi frakt ur, pem balut an luka, pencucian luka bakar. Fungsi pos m edis lanj ut an ini dapat disingkat m enj adi “Th r ee ‘T’ r u le” (Tag, Treat , Transfer) at au hukum t iga (label, rawat , evakuasi) .
Lokasi pendirian pos m edis lanj ut an sebaiknya di cukup dekat unt uk dit em puh dengan berj alan kaki dari lokasi bencana (50–100 m et er) dan daerah t ersebut harus:
1. Term asuk daerah yang am an
2. Mem iliki akses langsung ke j alan raya t em pat evakuasi dilakukan
3. Berada di dekat dengan Pos Kom ando 4. Berada dalam j angkauan kom unikasi radio.
Pada beberapa keadaan t ert ent u, m isalnya adanya paparan m at erial berbahaya, pos m edis lanj ut an dapat didirikan di t em pat yang lebih j auh. Sekalipun dem ikian t et ap harus diusahakan unt uk didirikan sedekat m ungkin dengan daerah bencana.
2. 3. 1. Or gani sasi Pos Medi s Lanj ut an
St rukt ur int ernal pos m edis lanj ut an dasar , t erdiri at as ( Gam bar 11) :
1. Sat u pint u m asuk yang m udah dit em ukan at au diident ifikasi.
2. Sat u t em pat penerim aan korban/ t em pat t riase yang dapat m enam pung paling banyak dua orang korban secara bersam aan.
3. Sat u t em pat perawat an yang dapat m enam pung 25 orang korban secara bersam aan.
56
Gambar 11. Pos pelayanan medis lanjutan dasar
Tem pat perawat an ini dibagi lagi m enj adi:
1. Tem pat perawat an korban gawat darurat ( korban yang diberi t anda dengan label m erah dan kuning) . Lokasi ini m erupakan proporsi t erbesar dari seluruh t em pat perawat an.
2. Tem pat perawat an bagi korban nongawat darurat ( korban yang diberi t anda dengan label hij au dan hit am ) .
Pos m edis lanjut an st andar, t erdiri at as (Gam bar 12) : 1. Sat u pint u keluar
2. Dua buah pint u m asuk ( Gawat Darurat dan Non- Gawat Darurat ) . Unt uk m em udahkan ident ifikasi, kedua pint u ini diberi t anda dengan bendera m erah ( unt uk korban gawat darurat ) dan bendera hij au ( unt uk korban non gawat darurat ) .
3. Dua t em pat penerim aan korban/ t riase yang saling berhubungan unt uk m em udahkan pert ukaran/ pem in- dahan korban bila diperlukan.
Hij au Kuning AREA TRI ASE TRI ASE Hit am Merah EVAKUASI
57
4. Tem pat perawat an Gawat Darurat yang berhubungan dengan t em pat t riase Gawat Darurat , t em pat ini dibagi m enj adi:
▪
Tem pat perawat an korban dengan t anda m erah( berhubungan langsung dengan t em pat t riase)
▪
Tem pat perawat an korban dengan t anda kuning( set elah t em pat perawat an m erah)
Gambar 12. Pos pelayanan medis lanjutan standar
5. Tem pat perawat an Non Gawat Darurat , berhubungan dengan t em pat t riase Non Gawat Darurat , dibagi m enj adi:
▪
Tem pat korban m eninggal (langsung berhubung- andengan t em pat t riase)
▪
Tem pat perawat an korban dengan t anda hij au( set elah t em pat korban m eninggal)
Set iap t em pat perawat an ini dit andai dengan bender a sesuai dengan kat egori korban yang akan dirawat di t em pat t ersebut .
6. Sebuah t em pat evakuasi yang m erupakan t em pat
korban yang kondisinya t elah st abil unt uk m enunggu pem indahan ke Rum ah Sakit .
Hij au Kuning NON AKUT AKUT Hit am Merah N ON AKUT AKUT AREA TRI ASE EVAKUASI
58 2. 3. 2. Luas Pos Medi s Lanj ut an
Sebaiknya pos ini m enam pung sekit ar 25 orang korban bersam a para pet ugas yang bekerj a di sana. Luas pos m edis lanj ut an yang dianj urkan:
1. Unt uk daerah perawat an 2,6 m2 unt uk set iap korban. 2. Dengan m em pert im bangkan banyaknya orang yang
berlalu lalang, luas t em pat t riase adalah m inim um 9 m2. 3. Luas m inim um t em pat perawat an untuk pos m edis
lanjut an dasar adalah 65 m2.
4. Luas m inim um t em pat perawat unt uk pos m edis lanjut an st andar adalah 130 m2.
5. Tem pat evakuasi 26 m2.
Dengan dem ikian, luas m inim um yang diperlukan unt uk sebuah pos m edis lanj ut an adalah 73 m2.
2. 3. 3. Ar us Pemi ndahan Kor ban
Korban yang t elah diberi t anda dengan kart u berwarna m erah, kuning, hij au at au hit am sesuai dengan kondisi m ereka, dilakukan regist rasi secara bersam aan dan korban langsung dipindahkan ke t em pat perawat an yang sesuai dengan warna kart u yang diberikan hingga keadaannya st abil. Set elah st abil korban akan dipin- dahkan ke t em pat evakuasi dim ana regist rasi m ereka akan dilengkapi sebelum dipindahkan ke fasilit as lain.
2. 3. 4. Tenaga Pel aksana Pos Medi s Lanj ut an St andar
Tenaga m edis yang akan dipekerj akan di pos ini adalah dokt er dari Unit Gawat Darurat , ahli anest esi, ahli bedah dan t enaga perawat . Dapat pula dibant u t enaga Perawat , Tenaga Medis Gawat Darurat , dan para t enaga pelaksana Pert olongan Pert am a akan t urut pula bergabung dengan t im yang berasal dari Rum ah Sakit .
59
Tenaga pelaksana pos m edis lanjut an st andar dapat dibedakan berdasarkan lokasi t em pat pem berian pelayanan, baik it u t riase m aupun perawat an sepert i berikut .
1. Tem pat Triase, t enaganya t erbagi sesuai:
▪
Tr ia se Ga w a t D ar u r a ta. Pelaksana t riase, t erdiri dari seorang dokt er yang t elah berpengalam an ( dianj urkan dokt er yang bekerj a di Unit Gawat Darurat Rum ah Sakit , ahli anest esi at au ahli bedah) .
b. Dibant u oleh perawat , Tenaga Medis Gawat Darurat , at au t enaga pert olongan pert am a.
c. Pet ugas adm inist rasi yang bert ugas unt uk
m eregist rasi korban.
▪
Tr ia se N on Ga w a t Da r u ra ta. Pelaksana t riase adalah perawat yang
berpengalam an, Perawat at au Tenaga Medis Gawat Darurat .
b. Dibant u oleh t enaga Pert olongan Pert am a.
c. Pet ugas adm inist rasi ( diam bil dari t enaga
Pert olongan Pert am a) .
Pada pos m edis lanjut an st andar hanya sat u t im t riase yang akan bekerj a m em beri pelayanan kepada seluruh korban dim ana t im ini beranggot akan sebagaim ana yang t elah disebut kan di at as unt uk t im t riase Gawat Darurat . Tem pat t riase hanya diperunt ukkan sebagai t em pat m enerim a korban, t idak sebagai t em pat perawat an/ pengobat an.
2. Tem pat perawat an, t enaganya t erbagi sesuai:
▪
Te m pa t Per a w a ta n Ga w a t D a r ur a ta. Penanggung Jawab perawat an gawat darurat , m erupakan seorang dokt er spesialis, konsult an
at au dokt er t erlat ih. Penanggung j awab
60
unt uk m enj am in suplai ke pos m edis lanj ut an, m elakukan koordinasi dengan bagian lain dalam pos m edis lanjut an, m engat ur pem buangan alat dan bahan yang t elah dipakai dan kom unikasi radio. I a j uga akan berfungsi sebagai m anaj er bagi pos m edis lanj ut an t ersebut .
b. Tem pat Perawat an Merah t erdiri dari:
Ket ua t im , m erupakan seorang ahli
anest esi, dokt er Unit Gawat Darurat at au seorang perawat yang berpengalam an.
Perawat / penat a anest esi dan/ at au perawat dari Unit Gawat Darurat .
Sebagai t enaga bant uan adalah Tenaga
Medis Gawat Darurat at au para t enaga Pert olongan Pert am a.
Tenaga pengangkut t andu.
c. Tem pat Perawat an Kuning t erdiri dari:
Ket ua t im , m erupakan seorang perawat
( penat a anest esi at au perawat dari Unit Gawat Darurat ) at au seorang Perawat .
Sebagai t enaga bant uan adalah Tenaga
Medis Gawat Darurat at au para t enaga Pert olongan Pert am a.
Tenaga pengangkut t andu
▪
Te m pa t Per a w a ta n N on - Gaw a t D a ru r a ta. Tim Perawat an Area Hij au
Ket ua t im , m erupakan t enaga m edis gawat darurat yang berpengalam an
Sebagai t enaga bant uan adalah t enaga m edis gawat darurat at au para t enaga pert olongan pert am a.
61
b. Daerah penem pat an korban yang t elah
m eninggal dunia ( korban yang diberi t anda dengan kart u hit am ) .
Tidak diperlukan pet ugas di bagian ini.
3. Lokasi Evakuasi
Dipim pin oleh seorang Perawat / t enaga m edis gawat darurat berpengalam an yang m am pu:
a. Mem eriksa st abilit as korban
b. Mem eriksa peralat an yang dipasang pada korban
c. Monit oring korban sebelum dilakukan
pem indahan ke fasilit as lain d. Supervisi pengangkut an korban e. Menyediakan / m engat ur pengawalan
Pet ugas adm inist rasi
Penanggung j awab t ransport asi yang m erupakan
pet ugas senior dari Dinas Pem adam Kebakaran at au Layanan Am bulans. Pet ugas ini berhubungan dengan Kepala pos m edis lanj ut an dan pos kom ando.
4. Peralat an (kebut uhan m inim um ) unt uk:
▪
Tem pat Triasea. Tanda pengenal unt uk m enandai set iap t em pat / bagian dan pet ugas
b. Kart u t riase
c. Peralat an adm inist rasi d. Tandu ( em pat buah) e. Alat penerangan
f. Sfigom anom et er, st et oskop, lam pu sent er,
sarung t angan
▪
Tem pat Perawat an Gawat Darurat ( m inim um unt uk kebut uhan 25 orang korban)a. Tanda pengenal unt uk Ket ua ( j aket m erah dengan t ulisan “Ket ua” ) , dan unt uk set iap Ket ua t im ( kain berwarna m erah / kuning yang dipergunakan di lengan)
b. Alat penerangan c. Tandu
62
d. Selim ut
e. Peralat an adm inist rasi
f. Sfigom anom et er, st et oskop, lam pu sent er,
sarung t angan
g. Peralat an m edis bencana alam , t erdiri dari:
Pe r a la t an r e su sit a si j a la n na pa s
-
Oksigen t abung-
Peralat an int ubasi-
Peralat an t rakeost om i-
Peralat an drain t horaks-
Am bu bag-
Alat cricot hiroidect om y Pe r a la t an r e su sit a si j a n tu n g - I nfus set + cairan
- Obat - obat an unt uk penalaksanaan syok
- Alat fiksasi pada t raum a t horaks
( MASTrousers)
Pe r a la t an list r ik / pn eu m a t ic
- Penghisap lendir ( suct ion)
- Lam pu khusus
- Defibrilat or - Vent ilat or
- Bat erai at au generat or
Pe r len gk a pa n per a la t a n lu ka Kapas, verband elast ik
- Peralat an penj ahit an luka
- Sarung t angan
- Obat ant isept ik - Selim ut pengam an
- Bidai (t erm asuk kolar leher)
63
▪
Tem pat Perawat an Non Gawat Darurata. Peralat an penerangan khusus b. Alat m em balut / bidai
c. Peralat an adm inist rasi
d. Sfigm anom et er, st et oskop, lam pu sent er, sarung t angan
▪
Lokasi Evakuasia. Alat penerangan b. Tandu
c. Peralat an adm inist rasi
d. Sfigom anom et er, st et oskop, lam pu sent er,
sarung t angan