• Tidak ada hasil yang ditemukan

B. Data Pretes Dan Wawancara Serta Pembahasan

1. Rangkaian Seri

Soal no 10 menanyakan tentang pengaruh lampu dalam rangkain jika salah satu lampu lepas dari fitingnya. Prosentase Skor jawaban benar pada soal no 10 adalah 88,55% dengan menjawab bahwa lampu yang lain akan padam jika salah satu lampunya dilepas dari fitingnya. Adapun variasi jawaban siswa adalah sebagi berikut:

Tabel 7 Variasi Jawaban Soal No 10

No soal Jawaban Variasi alasan jawaban

10 Padam 1) karena lampu L1 dan L2 saling berhubungan

2) karena pada rangkain seri 3) karena hanya ada satu jalan arus

Nyala karena rangakaian seri, arus semakin besar

melewati lampu daripada sebelum melewati lampu

Sebagian besar siswa tidak bisa memberikan penjelasannya dengan benar ataupun secara lengkap, dapat diketahui dengan jelas dari hasil wawancara dengan partisipan kode 32 :

R : oke sekarang saya punya rangkain seperti ini, menurut kamu jika saya cabut salah satu lampunya bagaimana dengan lampu yang lain?

P : lampu yang lain tetap nyala R : ko bisa?

P : karena ini rangkain seri mba, tetap nyala tapi lebih terang dari sebelumnya.

R : kenapa?

P : karena arusnya yang mengalir ke lampu itu lebih banyak

Disini siswa mengalami salah konsep dengan menganggap bahwa lampu tetap menyala walaupun lampu yang lain dicabut dan beranggapan bahwa arusnya akan lebih besar daripada sebelum lampu yang lain dicabut. Jadi siswa tersebut menganggap bahwa arus tetap mengalir dalam rangkain walaupun salah satu lampu dicabut. Selain itu ada siswa yang meberikan alasan yang tidak

lengkap seperti hasil wawancara dengan siswa kode 28 sebagai berikut :

R : oke kalau aku punya rangkain seri seperti ini, menurut kamu kalau kita cabut salah satu lampu, lampu yang lain gimana?

P : lampu yang lainnya padam R : kenapa?

P : karena ini merupakan rangkaian seri

R : emang gimana seh rangkain seri itu, ko satunya dicabut yang lainnya ga nyala?

P : ya pokoknya kaya gitu lah mba, saling mempengaruhi

Disini siswa tidak bisa menjelaskan secara lengkap penyebab mengapa lampu yang lain bisa padam, hanya bisa menjawab karena rangkain tersebut merupakan rangkain seri dan saling mempengaruhi. Hal yang sama juga diungkapkan oleh partisipan kode 4 dan kode 22 seperti berikut ini :

(Siswa kode 4)

R : ya da kita lanjut, saya punya rangkaian seri. Jika saya cabut satu lampu lampu yang lain gimana?

P : padam

R : kenapa padam? P : arusnya satu arah

(Siswa kode 22)

R : oke, kalau kita punya rangkain tersusun dari dua lampu dan baterei juga kabel seperti ini. menurut kamu kalau kita cabut salah satu lampunya. Lampu yang lain mati apa ga??

P : mati R : alasannya?

P : lampu 1 mempengaruhi lampu 2

Namun demikian beberapa siswa yang lain bisa memberikan penjelasannya dengan benar. Hal ini dapat terlihat dari hasil wawancara dengan partisipan kode 16 sebagai berikut :

R : oke sekarang kita punya rangkain seperti ini, menurutmu ini rangkain apa?

P : rangkain seri

R : nah rangkain seri kalau kita cabut salah satu lampunya, bagaimana keadaan lampu yang lain?

P : lampu yang lain akan mati R : alasannya?

P : karena arusnya searah R : maksudnya searah itu apa?

P : hmmm….maksudnya melewati rangkain yang sama/jalur yangsama

Disini siswa menjelaskan bahwa lampu akan padam jika salah satu lampu yang lain dicabut dari fitingnya dengan memberikan alasan bahwa hanya ada satu jalan arus dalam rangkain seri dimana jika salah satu lampu padam lampu yang lain juga akan ikut padam. Dengan demikian dapat diketahui bahwa partisipan memiliki pemahaman yang baik pada bagian ini.

Pada soal no 8 siswa diminta untuk memprediksikan bagaimana nilai arus pada masing-masing lampu, sama atau berbeda. Prosentase Skor jawaban benar pada soal ini adalah sebesar 85,7%. sebagian besar dapat menjawab dengan benar namun ada yang tidak

memberikan alasan dan ada juga yang memberikan alasan dengan berbagai macam variasi sebagai berikut :

Tabel 8. Variasi Jawaban Soal No 8 No soal

Jawaban Variasi alasan jawaban

8 Sama 1) Karena lampu dan hambatannya sama

2) Karena berada pada satu tempat

3) Karena rangkaian seri hanya ada satu jalan arus Tidak sama Karena lampu yang dekat baterei lebih besar arusnya

Berdasarkan tabel diatas, alasan siswa masih ada yang salah serta jawaban dan alasannya juga masih ada yang salah. Untuk mengetahui lebih jelas dapat dilihat kutipan hasil wawancara dengan siswa kode 16.siswa tersebut dapat mengungkapkan alasan namun alasan yang dikemukan tersebut tidak tepat, dapat dilihat dari hasil wawancara berikut ini :

R : bagaimana nilai kuat arus setiap lampu, sama atau ga? P : sama

R : alasannya?

P : karena hambatan kedua lampu sama

R : jika hambatan keduanya beda, bagaimana nilai kuat arusnya? P : beda juga

Hal yang sama juga diungkapkan siswa kode 28 dan kode 22 (lampiran). mereka menganggap bahwa kuat arus di setiap lampu tersebut sama karena nilai hambatan dari masing-masing lampu sama dan ketika ditanya bagaimana jika hambatannya berbeda, partisipan menjawab bahwa kuat arus juga akan berbeda. Dari hasil

wawancara diatas dapat terungkap dengan jelas bahwa siswa mengalami konsep yang salah, karena siswa tersebut menganggap bahwa pada rangkain seri besar kuat arusnya tergantung pada besar hambatan dari masing-masing lampu. Selain itu, partisipan kode 26 juga mengalami miskonsepsi pada no 8. Jawaban dan alasan yang diberikan tidak tepat. Seperti hasil wawancara sebagai berikut :

R : oke, sekarang lampunya dipasang seperti semula, kira-kira besar kuat arusnya sama apa ga?

P : beda,

R : terus yang lebih besar mana?

P : lampu yang dekat baterei yang lebih besar arusnya

Disini terungkap bahwa partisipan menganggap posisi lampu dekat baterei akan menyerap arus lebih banyak, sehingga nilai kuat arusnya lebih besar dibandingkan posisi lampu lain yang jaraknya lebih jauh dari baterei.

Pada dasarnya dalam rangkain seri berapapun besar hambatan masing masing lampu dan jauh atau dekatnya posisi lampu dari baterei tidak mempengaruhi besarnya hambatan pada masing-masing lampu karena pada rangkain seri berlaku bahwa kuat arus dimana-mana adalah sama hal ini dikarenakan hanya ada satu jalan arus dimana besar kuat arus yang melewati setiap titik adalah arus yang sama.

Sedangkan pada soal no 9 siswa diminta untuk memprediksikan tentang bagaimana beda potensial/tegangan pada masing-masing lampu, sama atau berbeda. Pada soal ini prosentase skor jawaban siswa sebesar 85,7% dengan menjawab benar bahwa tegangan lampu sama dimana pada kasus ini nilai hambatan kedua lampu sama namun tidak bisa mengungkapkan alasannya dengan tepat. Ada berbagai macam variasi alasan yang diberikan oleh seperti tampak pada tabel berikut :

Tabel 9. Variasi Jawaban Siswa Soal No 9

No soal Jawaban Variasi jawaban siswa

9 Sama 1) Karena arus dan hambatannya sama

2) Karena kuat arus listriknya sama Tidak sama Karena arusnya beda

Berdasarkan tabel diatas ada yang salah dan ada yang benar. Untuk lebih jelas dapat kita lihat kutipan hasil wawancara berikut dengan siswa kode 16

R : tegangannya gimana sama atau ga? P : sama juga

R : alasannya?

P : karena arusnya sama jadi tegangannya juga sama

Hal yang sama diungkapkan oleh siswa kode 28, 22 dan 26 (lampiran). Siswa menganggap bahwa nilai tegangan lampu pada rangkain seri bergantung dari nilai arus yang dimiliki oleh masing-masing lampu. apa yang menjadi pemikiran siswa tersebut diatas

adalah salah. Nilai tegangan lampu pada rangkain seri bergantung dari nilai hambatan yang dimiliki oleh lampu tersebut. selain itu ada pemahaman lain yang diungkapkan oleh siswa kode 30 dari hasil wawancara seperti berikut ini :

R : kalau tegangan pada masing-masing lampu sama apa ga? P : sama mba.

R : kenapa?

P : karena posisi lampunya sejajar.

R : kalau letak lampunya beda tapi masih dalam rangkain yang sama, seperti gambar ini. Gimana tegangannya?

P : hmmm…tetap sama

Disini siswa menganggap bahwa besarnya tegangan bergantung pada posisi lampu dalam rangkain namun alasan yang diberikan tidak konsisten dan membingungkan. Dapat diketahui bahwa siswa mengalami suatu pemahaman konsep yang salah.

Berdasarkan pertanyaan no 9, bahwasannya nilai tegangan pada kedua lampu dalam rangkaian seri bergantung pada nilai hambatan yang dimiliki oleh lampu tersebut Bukan tergantung pada posisi lampu dari baterei ataupun besar arus yang terdapat pada lampu tersebut. Jika hambatan yang dimiliki lampu tersebut sama maka besar tegangan akan sama sebaliknya jika besar hambatannya berbeda maka nilai tegangannya pun akan berbeda.

Soal pada no 14 meminta siswa untuk menyelesaikan persoalan matematis. Soal ini sebenarnya hendak mengukur pemahaman konsep awal siswa mengenai hambatan kawat pengganti

pada rangkaian seri. Hampir semua siswa tidak bisa menjawab dengan benar, hanya dua siswa yang berhasil menjawab dengan benar. Pada umumnya siswa tidak tahu persamaan matematisnya sehingga dalam menjawab soal tersebut menjadi kacau dan kebingungan. Sebenarnya rangkaian seri ataupun parallel ini sudah diajarkan waktu SD, namun karena sudah dalam rentang waktu yang lama membuat siswa menjadi lupa. Dengan demikian dapat diketahui bahwa siswa juga masih mengalami kesulitan pada soal yang berkaitan dengan konsep matematis.