Keputusan dan realisasi RUPS Tahunan 2013, dapat disampaikan melalui tabel, berikut ini:
Agenda Keputusan RUPS Tahunan 2013 Telah Direalisasikan Belum Direalisasikan Keterangan (Alasan dalam hal Kep RUPS belum direalisasikan) Pertama
Menyetujui Laporan Tahunan 2012 dan mengesahkan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris serta Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2012 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Suherman & Surja, yang berailiasi dengan Ernst & Young sebagaimana dinyatakan dalam laporan No. RPC- 3225/PSS/2013 tanggal 27 Februari 2013.
Agenda Keputusan RUPS Tahunan 2013 Telah Direalisasikan Belum Direalisasikan Keterangan (Alasan dalam hal Kep RUPS belum direalisasikan) Pertama
Mengesahkan Laporan Tahunan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk Tahun Buku 2012 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Suherman & Surja, yang berailiasi dengan Ernst & Young sebagaimana dinyatakan dalam laporan No.RPC-3464/PSS/2013 tanggal 21 Maret 2013
Memberikan Pelunasan dan pembebasan sepenuhnya dari tanggung jawab (acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi atas tindakan pengurusan dan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan yang mereka lakukan dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2012 termasuk pengurusan dan pengawasan terhadap Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan,sepanjang :
» Tindakan tersebut bukan merupakan tindak pidana ; dan » Tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporam Keuangan Perseroan serta Laporan Tahunan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk tahun buku yang berakhir pada tangal 31 Desember 2012.
Kedua
Menyetujui dan menetapkan Laba Bersih perseroan periode 1 Januari 2012 sampai dengan 31 Desember 2012 sebesar Rp.1.363.962.039.046 ( satu triliun tiga ratus enam puluh tiga milliar sembilan ratus enam puluh dua juta tiga puluh sembilan ribu empat puluh enam rupiah ) untuk digunakan dengan rincian sebagai berikut :
• Sebesar 30% (tiga puluh persen) dari Laba Bersih Perseroan atau Rp.409.188.611.714,- (empat ratus sembilan milliar seratus delapan puluh delapan juta enam ratus sebelas ribu tujuh ratus empat belas rupiah) ditetapkan sebagai dividen tahun buku 2012 dan akan dibayarkan pada tanggal 10 Mei 2013 kepada para Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 01 Mei 2013.
• Sebesar 19,47% (sembilan belas koma empat puluh tujuh persen) dari Laba Bersih Perseroan atau sebesar Rp.265.595.000.000 (dua ratus enam puluh lima milliar lima ratus sembilan puluh lima juta Rupiah) dialokasikan untuk Cadangan Tujuan atau Cadangan yang telah ditentukan penggunaannya.
Agenda Keputusan RUPS Tahunan 2013 Telah Direalisasikan Belum Direalisasikan Keterangan (Alasan dalam hal Kep RUPS belum direalisasikan) Kedua
• Sebesar 50,53% (lima puluh koma lima puluh tiga persen) dari Laba Bersih Perseroan atau sebesar Rp. 689.178.427.332,- (enam ratus delapan puluh sembilan miliar seratus tujuh puluh delapan juta empat ratus dua puluh tujuh ribu tiga ratus tiga puluh dua Rupiah) ditetapkan sebagai Dana Cadangan umum untuk memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang – Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
• Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi untuk menetapkan jadwal dan tata cara pembagian dividen tahun buku 2012 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
• Menyetujui tidak mengalokasikan laba bersih tahun buku 2012 untuk Program Kemitraan dan Bina Lingkungan, tetapi Perseroan akan membentuk cadangan biaya tahun buku 2013 untuk Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan yang besarnya disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan Perseroan.
Ketiga
Menyetujui memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan Kantor Akuntan Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Keuangan Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan untuk Tahun Buku 2013 serta menetapkan besarnya honorarium dan syarat lainnya tentang Penetapan Kantor Akuntan Publik dimaksud.
Keempat
• Menyetujui Gaji Direksi dan honorium Dewan Komisaris serta fasilitas dan tunjangan bagi Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun 2013 ditetapkan sama dengan tahun 2012.
• Menyetujui memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan besarnya tantiem untuk tahun buku 2012 yang diberikan kepada anggota Direksi dan dewan Komisaris.
Kelima
Menyetujui pelimpahan kewenangan kepada Direksi untuk mengangkat dan memberhentikan Dewan Pengawas Syariah (DPS) berikut penetapan honorarium serta hal – hal lain dalam rangka pelaksanaan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah.
Agenda Keputusan RUPS Tahunan 2013 Telah Direalisasikan Belum Direalisasikan Keterangan (Alasan dalam hal Kep RUPS belum direalisasikan) Keenam
Menyetujui penetapan jumlah (limit) hapus tagih piutang Perseroan yang telah dihapus buku sebesar Rp. 115 milliar. Plafon tersebut akan digunakan untuk pelaksanaan hapus tagih piutang pokok macet berdasarkan kebijakan yang diteyapkan Dewan Komisaris, antara lain debitur korban bencana alam yang memenuhi kriteria tertentu, termasuk bencana alam di Yogyakarta sebagaimana yang ditetapkan oleh Pemerintah dan / atau Regulator.
Ketujuh
• Menyetujui merubah ketentuan pada Pasal 12 ayat 9anggaran dasar Perseroan, untuk selanjutnya Pasal 12 ayat 9 anggaran dasar Perseroan menjadi berbunyi sebagai berikut : “Direksi harus mendapatkan persetujuan tertulis dari Dewan Komisaris untuk melakukan perbuatan mengalihkan termasuk menjual, melepaskan hak untuk menagih dan / atau tidak menagih lagi atas”:
- Piutang pokok macet yang telah dihapus buku dalam rangka penyelesaian kredit baik untuk sebagian maupun keseluruhan;
- Selisih antara nilai piutang pokok macet yang telah dihapus buku dengan nilai pengalihan termasuk penjualan atau dengan nilai pelepasan hak;
Yang pelaksanaannya berdasakan kebijakan Direksi yang telah disetujui Dewan Komisaris dan dalam jumlah plafon (limit) hapus tagih yang telah ditetapkan RUPS yang akan tetap berlaku sampai dengan adanya penetapan plafon (limit) baru oleh RUPS.
• Menyetujui memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan keputusan Rapat mengenai perubahan Pasal 12 ayat 9 anggaran dasar Perseroan tersebut dalam akta notaris tersendiri dihadapan notaris, serta memberitahukan dan / atau mendaftarkan kepada pihak yang berwenang sebagaimana diperlukan atas perubahan Pasal 12 ayat 9 anggaran dasar Perseroan tersebut serta melakukan tindakan yang diperlukan sehubungan dengan hal tersebut.
Kedelapan
Menyetujui memberikan pelimpahan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk melakukan peningkatan Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh dalam rangka Pelaksanaan Program Hak Opsi Kepemilikan Saham untuk Manajemen & Karyawan (Management & Employee Stock Option Plan/ MESOP).
Agenda Keputusan RUPS Tahunan 2013 Telah Direalisasikan Belum Direalisasikan Keterangan (Alasan dalam hal Kep RUPS belum direalisasikan) Kesembilan
• Menyetujui memberhentikan dengan hormat Tuan Zaki Baridwan sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen dan Tuan Subarjo Joyosumarto sebagai Komisaris Independen terhitung sejak ditutupnya Rapat dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran selama menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris Perseoan.
• Menyetujui mengalihkan jabatan Tuan Sahala Lumban Gaol menjadi Komisaris Independen Perseroan. Pengalihan jabatan dimaksud berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari Bank Indonesia atas penilaian kemampuan dan kepatutan (Fit & Proper Test) dan memenuhi peraturan perundang– undangan yang berlaku.
• Menyetujui mengangkat Tuan Mardiasmo sebagai Komisaris Utama dan Tuan Maulana Ibrahim sebagai Komisaris Independen. Pengangkatan Tuan Mardiasmo sebagai Komisaris Utama dan Tuan Maulana Ibrahim sebagai Komisaris Independen berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari Bank Indonesia atas penilaian kemampuan dan kepatutan (Fit & Proper Test) dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
• Berakhirnya masa jabatan anggota Dewan Komisaris yang diangkat tersebut adalah sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan yang kelima sejak pengangkatan mereka tanpa mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu waktu.
• Dengan demikian susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan setelah pengangkatan Tuan Mardiasmo sebagai Komisaris .
• Utama dan Tuan Maulana Ibrahim sebagai Komisaris Independen, Tuan Agung Kuswandono sebagai Komisaris, Nyonya Amanah Abdulkadir sebagai Komisaris Independen serta pengalihan jabatan Tuan Sahala Lumban Gaol menjadi Komisaris Independen Perseroan berlaku efektif, menjadi sebagai berikut :
Komisaris Utama : Mardiasmo Komisaris : Dwijanti Tjahjaningsih
Komisaris Independen : Sahala Lumban Gaol Komisaris: Agung Kuswandono
Komisaris Independen : Amanah Abdulkadir Komisaris Independen : Maulana Ibrahim
Agenda Keputusan RUPS Tahunan 2013 Telah Direalisasikan Belum Direalisasikan Keterangan (Alasan dalam hal Kep RUPS belum direalisasikan) Kesembilan
• Menyetujui memberikan kewenangan
dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan berkaitan dengan keputusan–keputusan di atas, termasuk tetapi tidak terbatas untuk menyatakan keputusan Rapat dengan akta tersendiri di hadapan Notaris dan mendaftarkam Perubahan susunan Dewan Komisaris sebagaimana disebutkan di atas dalam daftar Perusahaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan.
Kesepuluh
Menyetujui pengukuhan pemberlakuan Peraturan Menteri Negara BUMN No.PER-12/ MB/2012 tentang Organ Pendukung Dewan Komisaris / Dewan Pengawas BUMN. Khusus untuk staf sekretariat Dewan Komisaris yang berasal dari Internal Perseroan tunduk kepada ketentuan kepegawaian Perseroan.
Kesebelas
Dilaporkan Penggunaan Dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan I dan Penawaran Umum Terbatas I.
Dewan Komisaris bertugas dan bertanggung jawab secara kolektif dalam melaksanakan tugasnya. Secara garis besar, tugas utama Dewan Komisaris adalah mengawasi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi, memberikan nasihat dan masukan kepada Direksi serta memastikan Perseroan melaksanakan prinsip-prinsip GCG. Kedudukan masing masing anggota Dewan Komisaris, termasuk Komisaris Utama adalah setara. Tugas Komisaris Utama mengkoordinasikan kegiatan Dewan Komisaris.