• Tidak ada hasil yang ditemukan

Return On Equity (X 3 ) Perusahaan Wholesale and Retail Trade Yang Go Publik di Bursa Efek Indonesia Tahun 2007-2010

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

1.2.3. Return On Equity (X 3 ) Perusahaan Wholesale and Retail Trade Yang Go Publik di Bursa Efek Indonesia Tahun 2007-2010

Berikut ini akan disajikan data hasil penelitian yang berkaitan dengan ROE sejak tahun 2007 hingga tahun 2010 laporan keuanagn perusahaan Wholesale and Retail Trade yang go public di BEI.

ROE adalah rasio yang digunakan untuk mengukur keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan laba bagi para pemegang saham (Mardiyanto, 2009: 196). ROE dianggap sebagai representasi dari kekayaan pemegang saham atau nilai perusahaan. Satuan pengukuran yang digunakan adalah persentase.

Laba Setelah Pajak

ROE = x 100 %

Total Modal

Tabel 4. Return On Equity (X3) Perusahaan Wholesale and Retail Trade

Yang Go Publik di Bursa Efek Indonesia Tahun 2007-2010.

Return On Equity(dalam satuan Persen)

NO NAMA PERUSAHAAN 2007 2008 2009 2010 1 PT. Alfa Retailindo Tbk ‐1.58  6.19  ‐23.59  ‐0.76  2 PT. Ancora Indonesia Resources Tbk (d/h TD Resources Tbk) 16.87  146.98  79.16  27.60 

3 PT. Catur Sentosa Adiprana

4 PT. FKS Multi Agro Tbk (d/h Fishindo Kusuma Sejahtera Tbk) 36.63  29.72  30.17  14.31  5 PT. Hero Supermarket Tbk 15.06  19.99  25.19  10.30 

6 PT. Kokoh Inti Aribama Tbk   8.87  7.46  4.93 

7

PT. Nusantara Infrastructure Tbk (d/h Metamedia

Technologis Tbk)

6.71  1.35  ‐19.78  ‐6.06 

8 PT. Rimo Catur Lestari Tbk 9.68  8.98  219.59  45.08 

9 PT. Toko Gunung Agung

Tbk 86.47  117.91  29.28  303.60 

10 PT. Triwara Insanlestari Tbk 23.57  5.98  0.87  1.22 

11 PT. Wicaksana Overseas

International Tbk ‐27.46  ‐35.95  10.59  ‐0.39 

Sumber : ICMD dan www.idx.co.id

Dari tabel di atas diketahui bahwa besarnya Return On Equity pada PT. Alfa Retailindo Tbk tahun 2007 mencatat -1,58%, pada tahun 2008 mengalami kenaikan menjadi 6,19%, pada 2009 mengalami penurunan menjadi -23,59% dan kemudian tahun 2010 kembali mengalami penurunan menjadi -0,76%. PT. Ancora Indonesia Resources Tbk (d/h TD Resources Tbk) tahun 2007 mencatat 16,87%, tahun 2008 mengalami kenaikan menjadi 146,98%, pada tahun 2009 mengalami penurunan menjadi 79,16%, sedangkan pada tahun 2010 kembali mengalami penurunan menjadi 27,60%. PT. Catur Sentosa Adiprana Tbk pada tahun 2007 mencacat 14,18%, pada tahun 2008 mengalami kenaikan menjadi 20,92%, pada tahun 2009 mengalami penurunan menjadi 5,08%, sedangkan pada tahun 2010

mengalami kenaikan menjadi 6,25%. PT. FKS Multi Agro Tbk (d/h Fishindo Kusuma Sejahtera Tbk) pada tahun 2007 mencatat 36,63%, pada tahun 2008 mengalami penurunan menjadi 29,72%, pada tahun 2009 mengalami kenaikan menjadi 30,17%, dan tahun 2010 kembali mengalami penurunan menjadi 14,31%. PT. Hero Supermarket Tbk pada tahun 2007 mencaat sebesar 15,06%, pada tahun 2008 menalami kenaikan menjadi 19,99%, pada tahun 2009 mengalami kenaikan menjadi 25,19%, sedangkan pada tahun 2010 mengalami penurunan menjadi 10,30%. PT. Kokoh Inti Aribama Tbk pada tahun 2007 belum mencatat ROE, pada tahun 2008 perusahaan ini mencatat ROE sebesar 8,87%, pada tahun selanjutnya berturut-turut mengalami penurunan yaitu masing-masing menjadi 7,46 pada tahun 2009 dan 4,93% pada tahun 2010. PT. Nusantara Infrastructure Tbk (d/h Metamedia Technologis Tbk) pada tahun 2007 mencatat sebesar 6,71% pada tahun 2008 mengalami penurunan menjadi 1,35%, pada tahun 2009 mengalami penurunan manjadi -19,78%, sedangkan pada tahun 2010 mengalami penurunan menjadi -6,06%. PT. Rimo Catur Lestari Tbk pada tahun 2007 mencatat sebesar 9,68% pada tahun 2008 mengalami penurunan menjadi 8,98%, pada tahun 2009 mengalami kenaikan menjadi 219,59% dan tahun 2010 mengalami penurunan menjadi 45,08%. PT. Toko Gunung Agung Tbk pada tahun 2007 mencatat sebesar 86,47%, pada tahun 2008 mengalami kenaikan menjadi 117,91%, pada tahun 2009 mengalami penurunan menjadi 29,28%, sedangkan pada tahun 2010 mengalami

kenaikan menjadi 303,60%. PT. Triwara Insanlestari Tbk pada tahun 2007 mencatat sebesar 23,57% pada tahun 2008 mengalami penurunan menjadi 5,98%, pada tahun 2009 mengalami penurunan menjadi 0,87%, dan tahun 2010 mengalami kenaikan sebesar 1,22%. PT. Wicaksana Overseas International Tbk pada tahun 2007 mencatat sebesar -27,46%, pada tahun 2008 mengalami kenaikan menjadi -35,95 pada tahun 2009 mengalami kenaikan menjadi 10,59% dan pada tahun 2010 mengalami penurunan menjadi -0,39%.

1.2.4. Net Profit Margin (X4) Perusahaan Wholesale and Retail Trade Yang

Go Publik di Bursa Efek Indonesia Tahun 2007-2010.

Berikut ini akan disajikan data hasil penelitian yang berkaitan dengan Net Profit Margin sejak tahun 2007 hingga tahun 2010 laporan keuanagn perusahaan Wholesale and Retail Trade yang go public di BEI.

Net Profit Margin (NPM) adalah rasio yang digunakan untuk menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan bersih setelah dipotong pajak (Alexandri, 2008:200). Satuan pengukuran yang digunakan adalah persentase.

Laba Bersih Setelah Pajak

NPM = x 100 %

Tabel 5. Net Profit Margin (X4) Perusahaan Wholesale and Retail Trade Yang Go Publik di Bursa Efek Indonesia Tahun 2007-2010.

Net Profit Margin (dalam satuan Persen)

NO NAMA PERUSAHAAN 2007 2008 2009 2010 1 PT. Alfa Retailindo Tbk 0.13  0.98  ‐4.85  ‐0.29  2 PT. Ancora Indonesia Resources Tbk (d/h TD Resources Tbk) 27.67  1.61  1.41  0.93 

3 PT. Catur Sentosa Adiprana

Tbk 1.57  2.07  0.39  1.20  4 PT. FKS Multi Agro Tbk (d/h Fishindo Kusuma Sejahtera Tbk) 1.47  1.07  1.57  1.14  5 PT. Hero Supermarket Tbk 1.34  1.65  2.58  2.16 

6 PT. Kokoh Inti Aribama Tbk   0.99  0.95  1.20 

7

PT. Nusantara Infrastructure Tbk (d/h Metamedia

Technologis Tbk)

12.86  3.37  ‐21.94  ‐15.79 

8 PT. Rimo Catur Lestari Tbk 0.87  1.02  ‐40.36  ‐79.81 

9 PT. Toko Gunung Agung

Tbk 0.18  0.06  0.02  ‐0.43 

10 PT. Triwara Insanlestari Tbk 17.10  9.67  1.09  1.17 

11 PT. Wicaksana Overseas

International Tbk ‐5.04  ‐4.80  1.61  ‐0.15 

Sumber : ICMD dan www.idx.co.id

Dari tabel di atas diketahui bahwa besarnya Net Profit Margin pada PT. Alfa Retailindo Tbk tahun 2007 mencatat 0,13%, pada tahun 2008

mengalami kenaikan menjadi 0,98%, pada 2009 mengalami penurunan menjadi -4,85% dan kemudian tahun 2010 kembali mengalami penurunan menjadi -0,29%. PT. Ancora Indonesia Resources Tbk (d/h TD Resources Tbk) tahun 2007 mencatat NPM sebesar 27,67%, tahun 2008 mengalami penurunan menjadi 1,61%, pada tahun 2009 mengalami penurunan menjadi 1,41%, sedangkan pada tahun 2010 kembali mengalami penurunan menjadi 0,93%. PT. Catur Sentosa Adiprana Tbk pada tahun 2007 mencacat NPM sebesar 1,57%, pada tahun 2008 mengalami kenaikan menjadi 2,07%, pada tahun 2009 mengalami penurunan menjadi 0,39%, sedangkan pada tahun 2010 mengalami kenaikan menjadi 1,20%. PT. FKS Multi Agro Tbk (d/h Fishindo Kusuma Sejahtera Tbk) pada tahun 2007 mencatat NPM sebesar 1,47%, pada tahun 2008 mengalami penurunan menjadi 1,07%, pada tahun 2009 mengalami kenaikan menjadi 1,57%, dan tahun 2010 kembali mengalami penurunan menjadi 1,14%. PT. Hero Supermarket Tbk pada tahun 2007 mencaat NPM sebesar 1,34%, pada tahun 2008 menalami kenaikan menjadi 1,65%, pada tahun 2009 mengalami kenaikan menjadi 2,58%, sedangkan pada tahun 2010 mengalami penurunan menjadi 2,16%. PT. Kokoh Inti Aribama Tbk pada tahun 2007 belum mencatat NPM, pada tahun 2008 perusahaan ini mencatat NPM sebesar 0,99%, pada tahun 2009 mengalami penurunan menjadi 0,95% pada tahun 2010 mengalami kenaikan menjadi 1,20%. PT. Nusantara Infrastructure Tbk (d/h Metamedia Technologis Tbk) pada tahun 2007 mencatat NPM sebesar 12,86% pada

tahun 2008 mengalami penurunan menjadi 3,37%, pada tahun 2009 mengalami penurunan menjadi -21,94%, sedangkan pada tahun 2010 mengalami penurunan menjadi -15,79%. PT. Rimo Catur Lestari Tbk pada tahun 2007 mencatat NPM sebesar 0,87% pada tahun 2008 mengalami kenaikan menjadi 1,02%, pada tahun 2009 mengalami penurunan menjadi -40,36 dan tahun 2010 mengalami kenaikan menjadi -79,81%. PT. Toko Gunung Agung Tbk pada tahun 2007 mencatat NPM sebesar 0,18%, pada tahun 2008 mengalami penurunan menjadi 0,06%, pada tahun 2009 mengalami penurunan menjadi 0,02%, sedangkan pada tahun 2010 mengalami penurunan menjadi -0,43%. PT. Triwara Insanlestari Tbk pada tahun 2007 mencatat NPM sebesar 17,10% pada tahun 2008 mengalami penurunan menjadi 9,67%, pada tahun 2009 mengalami penurunan menjadi 1,09%, dan tahun 2010 mengalami kenaikan menjadi 1,17%. PT. Wicaksana Overseas International Tbk pada tahun 2007 mencatat NPM sebesar -5,04%, pada tahun 2008 mengalami penurunan menjadi -4,80 pada tahun 2009 mengalami kenaikan menjadi 1,61% dan pada tahun 2010 mengalami penurunan menjadi -0,15%.

1.2.5. Diskripsi tentang Harga saham (Y) Perusahaan Wholesale and Retail

Trade Yang Go Publik di Bursa Efek Indonesia Tahun 2007-2010.

Harga saham adalah merupakan “Cerminan dari ekspektasi investor terhadap faktor-faktor earning, aliran kas dan tingkat return yang diisyaratkan

investor” (Tandeililin, 2001:211). Harga saham dinyatakan dalam bentuk rupiah (Rp).

Tabel 6. Nilai Harga Saham (Y) Perusahaan Wholesale and Retail Trade

Yang Go Publik di Bursa Efek Indonesia Tahun 2007-2010.

Harga Saham (dalam satuan Rp)

NO NAMA PERUSAHAAN 2007 2008 2009 2010 1 PT. Alfa Retailindo Tbk 2100  2800  2800  2000  2 PT. Ancora Indonesia Resources Tbk (d/h TD Resources Tbk) 254  138  540  345 

3 PT. Catur Sentosa Adiprana

Tbk 205  169  100  83  4 PT. FKS Multi Agro Tbk (d/h Fishindo Kusuma Sejahtera Tbk) 600  780  940  780  5 PT. Hero Supermarket Tbk 4500  4000  4000  3250 

6 PT. Kokoh Inti Aribama Tbk   43  125  113 

7

PT. Nusantara Infrastructure Tbk (d/h Metamedia

Technologis Tbk)

391  133  183  147 

8 PT. Rimo Catur Lestari Tbk 180  190  50  50 

9 PT. Toko Gunung Agung

Tbk 250  255  250  250 

10 PT. Triwara Insanlestari Tbk   600  115  64 

11 PT. Wicaksana Overseas

International Tbk 86  50  50  50 

Dari tabel di atas diketahui bahwa besarnya Harga Saham pada PT. Alfa Retailindo Tbk tahun 2007 harga perlembar sahamnya adalah Rp.2.100, selanjutnya pada tahun 2008 naik menjadi Rp.2.800, pada 2009 tetap sebesar Rp.2.800, dan kemudian tahun 2010 kembali mengalami penurunan menjadi Rp.2000. PT. Ancora Indonesia Resources Tbk (d/h TD Resources Tbk) tahun 2007 harga perlembar sahamnya sebesar Rp.254, tahun 2008 mengalami penurunan menjadi Rp.138, pada tahun 2009 mengalami kenaikan menjadi Rp.540, sedangkan pada tahun 2010 kembali mengalami penurunan menjadi Rp.345. PT. Catur Sentosa Adiprana Tbk pada tahun 2007 harga saham perlembarnya sebesar Rp.205, pada tahun 2008 mengalami penurunan menjadi Rp.169, pada tahun 2009 mengalami penurunan menjadi Rp.100, dan pada tahun 2010 kembali mengalami penurunan menjadi Rp.83. PT. FKS Multi Agro Tbk (d/h Fishindo Kusuma Sejahtera Tbk) pada tahun 2007 harga saham perlembarnya sebesar Rp.600, pada tahun 2008 mengalami kenaikan menjadi Rp.780, pada tahun 2009 mengalami kenaikan menjadi Rp.940, dan tahun 2010 kembali mengalami penurunan menjadi Rp.780. PT. Hero Supermarket Tbk pada tahun 2007 harga saham perlembar sebesar Rp.4.500, pada tahun 2008 mengalami penurunan menjadi Rp.4.000, pada tahun 2009 tetap sebesar Rp.4.000, sedangkan pada tahun 2010 mengalami penurunan menjadi Rp.3.250. PT. Kokoh Inti Aribama Tbk pada tahun 2007 harga saham perlembarnya belum diterbitkan, pada tahun 2008 perusahaan ini menerbitkan saham dengan

harga perlembarnya sebesar Rp.43, pada tahun 2009 mengalami kenaikan menjadi Rp.125 dan pada tahun 2010 mengalami penurunan menjadi Rp.113. PT. Nusantara Infrastructure Tbk (d/h Metamedia Technologis Tbk) pada tahun 2007 harga perlembar sahamnya sebesar Rp.391 pada tahun 2008 mengalami penurunan menjadi Rp.133, pada tahun 2009 mengalami kenaikan menjadi Rp.183, sedangkan pada tahun 2010 mengalami penurunan menjadi Rp.147. PT. Rimo Catur Lestari Tbk pada tahun 2007 harga perlembar sahamnya sebesar Rp.180, pada tahun 2008 mengalami kenaikan menjadi Rp.190, pada tahun 2009 mengalami penurunan menjadi Rp.50, dan tahun 2010 tetap sebesar Rp.50. PT. Toko Gunung Agung Tbk pada tahun 2007 harga perlembar sahamnya sebesar Rp.250, pada tahun 2008 mengalami kenaikan menjadi Rp.255, pada tahun 2009 mengalami penurunan menjadi Rp.250, sedangkan pada tahun 2010 tetap sebesar Rp.250. PT. Triwara Insanlestari Tbk pada tahun 2007 belum menerbitkan saham, pada tahun 2008 menerbitkan saham dengan harga perlembarnya sebesar Rp.600, pada tahun 2009 mengalami penurunan menjadi Rp.115, dan tahun 2010 mengalami penurunan menjadi Rp.64. PT. Wicaksana Overseas International Tbk pada tahun 2007 harga perlenbar sahamnya sebesar Rp.86, pada tahun 2008 mengalami penurunan menjadi Rp.50, pada tahun 2009 dan tahun 2010 tetap yaitu sebesar Rp.50.