• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

B. Saran

Berdasarkan pembahasan atas permasalahan yang sudah dipaparkan, maka saran yang dapat diberikan terkait dengan permasalahan tersebut di atas adalah :

1. Penerapan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 2/POJK.04/2013 ini sebaiknya bersifat optional dan bukan merupakan keharusan, artinya otoritas menyerahkan hak sepenuhnya kepada emiten atau perusahaan publik untuk mengambil kebijakan terkait kondisi perusahaannya. Otoritas bertindak sebagai fasilitator penyedia kebijakan yang dapat mengakomodir rencana emiten atau perusahaan publik untuk melakukan transaksi pembelian kembali saham dengan kemudahan berupa peniadaan mekanisme RUPS. Otoritas juga harus selalu memberikan perseroan kesempatan untuk melaksanakan buyback saham pada setiap saat, berdasarkan kondisi pasar namun transaksi buyback saham perseroan hanya akan dilakukan apabila hal tersebut memberikan keuntungan bagi perseroan dan para pemegang sahamnya seperti mencapai struktur permodalan yang efisien dan memungkinkan perseroan menurunkan keseluruhan biaya modal,

meningkatkan Earning per Share (EPS) dan Return on Equity (ROE).

Perseroan tidak seharusnya melaksanakan transaksi buyback saham perseroan bilamana berdampak negatif secara material pada likuiditas dan permodalan perseroan dan/atau pada status perseroan sebagai perusahaan terbuka.

2. Karena Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 2/POJK.04/2013 Tahun 2013 telah meniadakan mekanisme RUPS dalam aksi korporasi buyback, dimana hal peraturan tersebut cenderung mengalihkan hak dan kewajiban organ RUPS kepada organ perseroan lainnya yakni direksi dan komisaris sehingga kedua organ tersebut memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk mengambil keputusan yang sifatnya krusial bagi perusahaan. Oleh karena itu manajemen perusahaan harus terlebih dahulu melakukan analisis kinerja keuangan dengan cermat dengan memproyeksikan tujuan yang ingin dicapai perusahaan yakni tetap menjaga kewajaran dan kestabilan harga saham disituasi krisis ekonomi serta tetap memperoleh capital gain maupun dividendengan melihat laporan keuangan selama minimal 3 tahun untukperbandingan perhitungan keuntungan yang akan diperoleh apabila perusahaanmelakukan aksi korporasi yang dapat mempengaruhi jumlah saham yang beredar.

3. Otoritas Jasa Keuangan sebagai otoritas pasar modal harus terus mengawal dan mengawasi setiap transaksi buyback saham terutama ketika transaksi dilakukan dalam kondisi perekonomian mengalami krisis berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 2/POJK.04/2013 Tahun 2013.

Peniadaan RUPS dalam proses buybackberdasarkan ketentuan tersebut, menimbulkan potensi terjadinya tindak pidana pasar modal seperti insider trading, cornering, dan/atau misleading statement yang merugikan investor, oleh karena itu OJK harus meningkatkan perlindungan hukum kepada pemegang saham melalui pengawasan secara komprehensif terhadap pelaksanaan buyback yang dilakukan dalam kondisi pasar berfluktuasi secara signifikan. Apabila terdapat pelanggaran terhadap proses buyback dalam kondisi pasar berfluktuasi secara signifikan maka OJK harus menindak secara tegas agar tidak menimbulkan kerugian bagi para pemegang saham.

777

DAFTAR PUSTAKA BTiKU

Anwar, Jusuf, Seri i'asar Modal

2

:Penegcrkan Huhrm dan Pengai"'Lr\rlrl Pa.sar Modal lruiotrcsia, Bandung. P.T Alumni,2008.

Budiharto, Agus, Kedudukart Hukurn Can Tanggttng Jat+'ab Pendiriutt l'erseroant Indonesicr..iiil.arta Sinar Grafika, 7002.

Dahlan dan Sanusi llintang, Pokok-Pokok Hukum Ekonomi dan Bis,ris, Bandung:

PT. CitraAriit,va Bakti, 2000

Fitri

Wahyuni, An,.:1i.sts Hukum terlndayt Buyback Saharn Sebagrti Betituk Pengambilolihan Perseroan '['erbuka

dan Go

Private Perusahaan,

Pascasarjana FH USU, 2009.

Fuady, Munir, Doktrin-Doktrin.Modern dalant Corporate Law, Bandung . Pf. Citra Aditya Bakti, 2002 r

--, Pengantar Hukum lJisnis, Bandung Citra Aditya Bakti, 2002

--, Perseroon Terbatas

:

Paradigrna Bctnt, Bandung , PT. Citra Aditya Bakti, 2003.

H. Salim, Nurbani,&Septiana, Erlies, Fenerapan Teori Httkum pada Penelitian Tesis dan Di.sertasl, Jakarta . PT. Rajagrafindo Persada, 2016.

Harahap, M. Yahya, Hukunt Perseroan Terbalas, Jakarta : Sinar Grahka, 2009.

Head. Johr W., Pengontar Umum Hukum l:konomi Edisi Bahasa hulorrcsia dan Ittggt is.

Fil-UI

Proyek Ellips, 2A02.

I:

Henna, Harry G.

&

,qlexander, John R., Law Of Corporation (Hantlbook Series),1t.

PaulMinn \Vest publisher Co, l9g3

lbrahim, Johnny, 1'eorr dan Metoctotogi Penelitian Normatif, Bandunq i'itra Aditya Bakti,2007

Komaeroll Siti, /iecr.cLsi Pasar T'erhadap peng3tmuman Buyback Salti:t: (fluyback) Pada Pc.rusohaan y,ang Terdaftar

di

BEI

tahut

2013-)t)it h.falang :

Fakultas Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawif ava. 2015.

Lubis, M. Solly, T'eort Hukum,Medan. Madjoe Group, 2004.

Marzuki, Mahmud. Peter,

Huhtm

Bisni.;; Eksisrensi. permr:r:alahan dan

Pengentbarrgannya, Jurnal Hukum Ekonomi, November, 199-5

Mulhadi, Hukum Perusahaan, Bogor : Ghalia Indonesia, 2010.

Nasaruddin, M.rrsan (et.

ql),

Aspek Huhtm pasar Modat Indone.Eia, Jakarta:

Kencana, 2008.

Nasution, Bismar, Keterbukaan dalam pa.sar Modal, Jakarta. Fal;ultas Hukum Universitas Indonesi4program pascasarj ana, 200 1 .

Prasetya, Rudhi, Teori& Praktik Perseroan Terbatas, Jakarta : Sinar Grafika, 2011.

Purba, Marisi P., Aspek Ahtntasi undang-undang perseroan Terbatas

:

suatu Pembaha.san Kritis atcs (Jndang-(Jndang l,lomor 40 Taht.lr 2007 tentc*tg Perseroan Terbotas, yogyakarta : Graha Ilmu, 200g.

Raharjo, Satjipto, Ilmu Hukurn, Bandung :

pr

citra Aditya Bakti, 2000

Salman, otje dan Susanto, Teori Hukun, Bandung. Refika Aditama, 2oo4

Setiawan, Perdagangan dan Hukum '. Beberapa Pemikiran tentang Reforma.si Hukum Bisnis,Usahawan 3.

Sjahrir, r'injauan I'a.sur Modnl, Jakarta: pr. Gramedia pustaka Utama. 1995

Soekanto, Soerjono rianMamudji, Sri, Penelitian Hukum Normatif ; Suatu Tinjauan Singkat, Jakarta : PT. Raja Grafindo persada, 1995

Susanti,

Dyah

(.ii:irtorina danEfendi,

A'an,

Penelitian

Hr&ttm

Q-egal

Research),lakarta : Sinar Grafika, ZAl4.

--& Bavu Seto, Aspek Hukum dari Perdagangan Beba.r, Bandung: pT.

Citra Aditya Bakti, 2003

Sutedi, Adrian, Good Corporate Governance,Jakarta :SinarGrafika, 201 l

Usman, Rachmadi. Dimensi Hukum Perseroan Terbatas, Bandung. PT. Alumni, 2004

widjaja, R.ai, Hukunt Perusahaan Perseroanr Terbatas, Bekasi . Megapoin ,2006.

widoatmojo,Sawidii, Pasar Modal Indonesia : Pengantar dan Sndi Kasrs, Bogor :

Ghaiia Indonesia, 2009

woon, walter, company Law,Longman Singapore publisher, pte Ltd, 199g Yasin, Muhammad, Tanya Jawab Hukum pentsahaan, Jakarta: visimedia, zcog.

Yusuf, Adiwijaya dan John W. Head, Course Topics Relating to Law and Economics Activities: A " Map/or Curriculum Developement, Jakarta: Elips Project, 1995.

PERUNDANG.UNDANGAN

Republik Indonesi a, Kitabundang- UndangHukurnperdata.

Republik Indonesia, Undang- Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 106.

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4756);

Republik Indonesia, Undang_Undang Nomor g Tahun l9g5 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1995 Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 360g);

tentang Pasar Modal Nomor 64, Tambahan

undang-Undang Nonror

2l

rahun 20l

l

tentang otoritas Jasa Keuangan (Lembaran Negara Repubiik lndonesia Tahun 2011 Nomor I11, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5253);

undang-Undang Nomor

g

rahun 1999 Tentang perrindungan Konsumen 14) undang-undang

N.mor g

Tahun rggg rentang perrindungan Konsumen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahu. 1999 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Repubrik Indonesia Nomor 3g21);

Peraturan otoritas Jasa Keuangan Nomor

2l

poJK04/2013 teniang pembelian Kernbali saham yang. Dikeluarkan oleh Emiten atau perusahaan publik dalam Kondisi pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan;

Peraturan oJK Nornor I/POJK.0 7/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan;

Peraturan oJK Nomor 32 rpoJK.o4/20r4 tentang Rencana dan penyerenggaraan Rapat Umum pemegang Saham perusahaan Terbuka;

Peraturan oJK Nomor 31 /POJK .04/2015 tentang

Keterbukaan atas Inlormasi atau Fakta Material oleh Emiten atau perusahaan publik;

Surat Edaran oJK Nomor 22/sEoIK 04/2015 tentang Kondisi Lain sebagai Kondisi Pasar yang Berflulcuasi secara Signifikan dalam pelaksanaa n Buyback Saham yang Dikeruarkan oleh Emiten atau perusahaan publik,

Surat Edaran oJK Nomor l/sEoJK.O7l2ol4 tentang pelaksanaan Edukasi dalam Rangka ir{eningkatkan Literasi Keuangan Kepada Konsumen atau

Masyarakar,

Surat Edaran oJK Nornor 2/sEoJK.07l20l4 tenrang pelayanan dan penyelesaian Pengaduar, Konsumen pada pelaku Usaha Jasa

Keuangan.

Keputusan Ketua iladan pengawas pasar Modal

dan

Lembaga Keuangan NomorKEI)- r 05/BL/2010 tentangpembelian

Kembali

Saham yang

Dikeluarkan oleh Emiten atau perusahaanpublik;

Keputusan Ketua Badan pengawas pasar Modal dan Lembaga Keuangan Nomor KEP- 401/Bl/2008 tentangPembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik dalam Kondisi pasar yang Berpotensi Krisis;

Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal Nomor KEp-4g/plwlgg6 Tentang

Pedonran Mengenai Bentuk dan Isi Pernyataan pendaftaran perusahaan Publik

Keputusan Ketua Badan pengawas pasar Modal dan Lembaga Keuangan Nomor:

KEP-r22tBLr2oo9 tentang

Tata cara

pendaftaran dalam Rangka Penawaran Umum

Keputusan Ketua Badan pengawas pasar Modal Dan Lembaga Keuangan Nomor KEP- l79tBL/2oos tentang pokok-pokok Arggaran Dasar perseroan yang Melakukan Penawaran umum Efek Bersifat Ekuitas dan perusahaan Publik

Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal Nomor KEp-60/pN4/1996 tentang Rencana dan pelaksanaan Rapat Umum pemegang Saham

JURNAL DAN ARTII(EL

Aulia' Rahma Mieta, stock Repurchase, Depok: Fakultas Ekonomi universitas

Indonesia, 2009

Danti Kristanti Natatia, Perlindungan Httktnrt \'erhadap penroelal Akbat prohik Manipurasi pasar

pada

Transaksi Efek

Di

Bursa Efek,Marang :

Universitas Brawijaya, 20 I 5.

Desy Arista

&

Astohar, Anarisis Fahor

-

r,.aktor yang Mempengaruhi Return

sahant(Kasus pada perusahaan Manufahur yang Go pubric

di

BEI periode tdhun 20as

-

2009, Jurnar Ilmu Manajemen dan Akuntansi

Terapan, Vol 3 Nomor 1, Mei 2OlZ.

Husein, Dzakky, I.in1*uan yuridis pemberian Kembari (Buyback) saham ysng

dikeluarkan oleh Emiten dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi secarct signrfikan- studi Kasus pT. MNC InvestamaTbk Diponegoro Law Review, Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016.

Hutchinson, Terry danDuncarq Nigel, Defining and Describing what rye

Do

: Doctrinar Legar Research, Deakin Law Review, volume l7 No.

r,

zol2.

Kurniawan

' Tanggung Jowab Pemegang saham Perseroan Terbatos Merrurut Hukum Positrf, Mimbar Hukum, yol. Z6Nomor l, Februari

2Ol4

Mufidah' Ana, Buybrtck sahqrn sebagai sebuah Alternarif Kebijakan,program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Jember -Jurnal Ekonomi AM Vol.

)il

No. 1/2013

Nusantara, Agung, Selamatlmn Sefuor Riil Indonesia dalam Dinamila Keuurgan dan Perbankan,Pebruari200g, Hal. 39

-

46. Vol. 1 No. I.

Rusbandi,Natasya&Heykal,Mohamad, pengaruh Buyback Saham

pr.

Telkam

Terhadap Dividen Periode 2A05

-

2008, Falatltas Ekonomi dan Bisnis, Universitas B ina Nusantara.

Shirazi,Javad K., The east Asian Crisis Financial Sector Restructuring : Progress &

Isxtes, paper presented

to

Asian corporate Recovery

:

corporate

Governance, Government Policy, Regional Confernce based on firm-level Survey

in

Indonesian, Korea, Malaysia, the Philiphines and Thailand financed by The World Bank, Bangkok, Macrh 3l Aprit

l,lggg.

Sulistiowati dan Veri Antoni, Konsistensi Penerapan Piercing the Corporde Ve:il

pada Perseroan Terlatas

di

Indonesia, Yogyakarta: Fakultas Hukum

UGM, Yustisia Edisi 87, September- Desember ZOl3.

INTERNET

http:i/www.rekomendasi-jd.com/2015/08/mengenal-lebih-jauh-aksi-Buyback-saham.html, (Akses Tanggal 13 Desember 2015).

http://mariotedja.blogspot.co.id/20r3/1O/pengaturan-pembelian-kembali-Buyback_4413. html (Akses Tanggal 13 Desember 2015).

hup:l/market.bisnis.com/readl}Ols}9lStlg4/463461/relaksasi-Buyback-saham-ojk-beri-sinyal-lampu-hijau (AksesTanggal I 3 Desember20 I 5).

http://akuntansi-teori-prattek.blogspot.co.id/2014/03/keputusan-dan-dampak-treasury-stock.html( Akses Tanggal i3 Desember 2015).

http://www.linknet.co.id/ind/about-us/corporate-qovernance/corporate-governance-structure (AksesTanggal23 Agustus 20 I 6)

hnp.//www. accounti ng-corner. com/Zav l o3 keputusan-dan-dampak-treasury-stock.html (AksesTanggal 23 Agustus 20 l6)

http://www.hulcamonline.com/klinik/detail/lt509fb7e13bd25/mengenai-asas-lex-specialis-derogat-legi-general i s(AksesTan ggal I 4 Februari Z0 17 ).

http://seputarpengertian.blogspot.

co.id/2014101/seputar-pengertian-perlindungan-huku m. html, (AksesTa nggal 29 S ept ember 2Ol 6) .

http:i/www.suduthukum.com/2015/09/perlindungan-hukum.html, (AksesTang gal 29 September 2016).

http://wwrv.ilmuhukum .netl20l5l09/teori-perlindungan-hukum-menurut-para.html (Akses Tgl23 Juni 2016)

http.l/ntanaiu.blogspot .co.idl2ADlO9/pengertian-perlindungan-hukum-terhadap.html (AksesTan ggal 29 September 20 I 6)

https:/im.tempo.co/read/news/20 1 5 / 05 / 07 / 092664218/di-ambang-resesi-inilah-penyebab-ekonomi-ri-turun (AksesTanggal 14 November 201 6).

http://www.detikfinance.coms{nalisis Program Penyelamatan

Krisis

Fincmcial Global),Memahami Subprime Mortgage AS, (Akses tgl 15 April 2016).

http://vrww.kompas.com, (Akses Tanggal l5 April 2016).

http.//www.ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/dlr/, (Akses Tanggal l5 April 2016).

Dokumen terkait