• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PERKEMBANGAN PERGURUAN KRISTEN METHODIST

3.5. Siswa – Siswi

Berdirinya suatu sekolah tidak terlepas dari adanya siswa - siswi yang belajar dan menuntut ilmu di suatu sekolah. Keberadaan siswa - siswi tersebut tentunya sangat penting untuk di butuhkan di sekolah baik sekolah yang di kelola pemerintah maupun sekolah yang dimiliki oleh pihak swasta. Pada masa tersebut siswa – siswi lebih diarahkan bagaimana cara bersosialisasi dengan masyarakat. Proses pendidikan sangat kental dengan kehidupan sehari - hari. Jumlah sekolah siswa - siswi tergantung pada daya tampung minat orang tua dan status orang tua tersebut. Terkhusus juga Perguruan Kristen Methodist Indonesia di Lubuk Pakam yang memulai tahun ajarannya pada tahun 1969.

Menurut Undang-Undang nomor 20 tahun 2013 pasal 1 (ayat 4) dijelaskan bahwa peserta didik (siswa) adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu.22

Perguruan Kristen Methodist Indonesia di Lubuk Pakam berdiri pada tahun 1969 yang saat itu jumlah siswa – siswi berjumlah 56 orang. Perguruan Kristen Methodist Indonesia di Lubuk Pakam pada tahun 1975 untuk pertama kalinya menamatkan anak didiknya dengan hasil yang memuaskan. Seiring waktu, untuk peminat di Perguruan Kristen Methodist Indonesia di Lubuk Pakam cukup banyak, tidak kalah bersaing dengan sekolah swasta lain ataupun negeri di Lubuk Pakam. Dalam hal kedisplinan, Perguruan Kristen Methodist Indonesia di Lubuk Pakam salah satu sekolah yang difavoritkan dan termasuk pengemblengan disiplin yang tinggi kepada para siswa.

Hal ini bisa diketahui dari contohnya sebelum dimulai kegiatan belajar mengajar pada pagi hari, para siswa – siswi diwajibkan untuk berdoa terlebih dahulu. Di dalam

22 Penjelasan Undang-Undang Negara Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Dalam lembaran negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78.

Jakarta.

pelajaran juga guru mengajak berinteraksi kepada para siswa - siswi. Hal ini dilakukan supaya tidak terjadi kesenjangan hubungan antara guru dan siswa - siswi.

Dengan terjalinnya hubungan antara guru dengan siswa dengan baik, maka tidak ada terjadi kendala masalah kegaiatan akademik. Hal ini yang menyebabkan Perguruan Kristen Methodist Indonesia di Lubuk Pakam selalu menjadi peminat terbanyak untuk orang tua yang ingin memasukan anaknya ke Perguruan Methodist Lubuk Pakam.

Perguruan Kristen Methodist Indonesia di Lubuk Pakam berharap ajaran disiplinnya kepada anak siswa - siswinya tetap diterapkan sampai lulus sekolah dan beranjak dewasa. Selain itu juga Perguruan Kristen Methodist Indonesia di Lubuk Pakam sudah banyak membuat nama harum sekolahnya dengan mengikuti dan memenangkan perlombaan baik daerah maupun nasional. Dan juga siswa – siswi Perguruan Kristen Methodist Indonesia di Lubuk Pakam juga melakukan kegiatan bakti sosial. Kegiatan sosial ini diperuntukkan agar siswa – siswi dapat menjalin hubungan dengan erat kepada masyarakat sekitar. Perguruan Kristen Methodist Indonesia di Lubuk Pakam juga mengharapkan anak didiknya agar bisa mengenal lebih lingkungan masyarakat agar bisa terjun dan mempunyai peran di dalamnya.

Inilah yang membat masyarakat makin percaya dengan sekolah begitu pula masyarakat yang besar untuk mendaftarkan anaknya ke sekolah ini dan menjadikan sekolah ini adalah sekolah favorit di Lubuk Pakam. Kini banyak alumni dari Perguruan Kristen Methodist Indonesia di Lubuk Pakam memiliki pekerjaan yang cukup baik diantaranya beberapa alumni dari angkatan yang pertama yaitu Yousdy Salim yang kini bekerja sebagai kepala sekolah SMP Perguruan Kristen Methodist Indonesia di Lubuk Pakam dan Shen Wen Tu yang juga kini bekerja sebagai kepala sekolah SD Methodist Pantai Labu. Beberapa siswa – siswi ada yang bertahan melanjutkan sekolahnya di Perguruan Kristen Methodist Indonesia di Lubuk Pakam da nada juga siswa – siswi yang melanjutkan sekolahnya ke sekolah yang lain setelah lulus. Faktor yang membuat siswa – siswi tetap melanjutkan tingkatan sekolah di

Perguruan Kristen Methodist Indonesia di Lubuk Pakam ada yang karena sudah menjadi sekolah vaforite bagi mereka ada juga yang menjadi pilihan terakhir karena tidak diterimanya di sekolah negeri dan faktor yang membuat siswa – siswi setelah lulus melanjutkan sekolahnya ke sekolah lain karena ingin mencari suasana baru di sekolah baru dan keterima di sekolah negeri. Persentase untuk siswa – siswi yang tetap melanjutkan sekolahnya di Perguruan Kristen Methodist Indonesia di Lubuk Pakam sekitar 70% dan persentase untuk siswa – siswi yang setelah lulus melanjutkan sekolahnya ke sekolah lain sekitar 30%. Untuk siswa – siwsi yang ingin bersekolah di Perguruan Kristen Methodist Indonesia di Lubuk Pakam syarat pendaftaran yang harus dilengkapi berupa mengisi formulir pendaftaran, foto copy Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan juga foto 3 x 4 berwarna. Jadwal masuk sekolah untuk tingkat Sekolah Dasar masuk pukul 13.00 WIB dan jadwal masuk untuk tingkatan SMP dan SMA masuk pukul 7.30 WIB. SD dengan SMP dan SMA jadwalnya berbeda dikarenakan muatan lokal yang sudah penuh dikarnakan banyaknya jumlah siswa – siswi yang semakin bertambah.23

23 Wawancara, Shen Wen Tu di Perguruan Kristen Methodist Lubuk Pakam tanggal 22 Oktober 2020

Tabel 1

Jumlah Siswa – Siswi Perguruan Kristen Methodist Indonesia Di Lubuk Pakam tahun 1969 - 1997

Sumber : Arsip Perguruan Kristen Methodist Indonesia di Lubuk Pakam

Pada table tersebut telah dijelaskannya pada tahan 1969 Perguruan Kristen Methodist Indonesia di Lubuk Pakam jumlah siswa – siswi masih 56 orang dengan tingkatan Sekolah Dasar dan pada tahun 1975 Perguruan Kristen Methodist Indonesia di Lubuk Pakam mulai membuka sekolah untuk tingkatan SMP dengan jumlah siswa – siswinya sebanyak 17 orang dan seiring berkembangnya sekolah – sekolah Perguruan Kristen Methodist Indonesia di Lubuk Pakam didirikan lagi sekolah untuk tingkatan SMA dengan jumlah siswa – siswinya sebanyak 35 orang.

Dokumen terkait