• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS POKOK, WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB A TUGAS POKOK KOMITE AUDIT

Dalam dokumen PTPN X (Halaman 84-86)

Komite Audit Audit Committee

TUGAS POKOK, WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB A TUGAS POKOK KOMITE AUDIT

1. Membantu komisaris dalam melakukan pengawasan terutama pada tingkat strategi, meliputi :

a. Menilai pelaksanaan kegiatan serta hasil audit yang dilakukan oleh satuan Pengawan Intern maupun auditor ekstern, meliputi :

Penilaian pelaksanaan kegiatan serta hasil audit

oleh satuan Pengawan Intern meliputi hal-hal yang mempengaruhi keandalan hasil audit.

kualitas auditor ekstern dipengaruhi oleh Term

of reference (Tor) dan proses penunjukkkannya. b. Memberikan rekomendasi mengenai penyempurnaan

sIstem pengendalian manajemen serta pelaksanaannya meliputi:

Proses yang dijalankan oleh manajemen untuk

memperoleh keyakinan yang memadai akan tercapainya tujuan perusahaan berdasarkan: 1. kegiatan operasional yang efektif dan eisien 2. Informasi yang layak dipercaya

3. Pemberdayaan sumberdaya perusahaan 4. kepatuhan terhadap peraturan perundang-

undangan yang berlaku

keandalan pengendalian manajemen tersebut

dipengaruhi oleh:

1. Lingkungan pengendalian, yaitu atmosir yang mempengaruhi kegiatan pekerja dalam melaksanakan pekerjaannya.

2. Penilaian terhadap resiko 3. aktivitas pengendalian

4. sIstem informasi dan komunikasi 5. Monitoring

Memberikan rekomendasi terhadap

penyempurnaan system pengendalian manajemen serta pelaksanaannya, komite audit melakukan evaluasi terhadap unsurunsur pengendalian pada angka b.(2) dikaitkan dengan pencapaian tujuan pada angka b.(1) c. Memastikan bahwa telah terdapat prosedur

review yang memuaskan terhadap informasi yang dikeluarkan oleh perusahaan, termasuk brosur,

laporan keuangan berkala, proyeksi/forecast dan

lain-lain informasi keuangan yang disampaikan kepada komisaris dan Pemegang saham. d. Mengidentiikasikan hal-hal yang memerlukan

perhatian komisaris

Hal-hal yang memerlukan perhatian komisaris

degree in Industrial Engineering. He began his career in PT Perkebunan XX (Persero) from the bottom as a plantation foreman at Pesantren Baru SF in 1974. His career continued to rise and he became an Administrator at Toelangan SF, Sidoarjo in 2004. He retired in 2006 and he became a technical adviser in sugar technology in various private companies up until 2010 he became an Operational Manager at CV Anugrah, Surabaya.

MaIN TaSKS, POWERS aND RESPONSIBIlITIES

A. AUDIT COMMITTEE TASKS

1. To assist the Commissioner in conducting surveillance, especially at the level of strategies, including:

a. Assess the implementation of the activities and results of audits conducted by the Unit of the External Auditor and the Internal, including:

Evaluation and implementation of the audit by the Internal unit covers things that afect the reliability of the results of audit.

The quality is afected by the external auditors Term of Reference (ToR) and the appointment process.

b. Provide recommendations on improving the management control system and its implementation include:

The process undertaken by management to obtain reasonable assurance will be the achievement of corporate objectives by :

1. Operations are efective and eicient. 2. Reliable information.

3. Empowerment of company resources. 4. Compliance with laws and regulations

applicable.

Reliability of management control is inluenced by:

1. Control environment, the atmospher that afect the activities of workers in carrying out the work.

2. Assessment of risk 3. Control activities

4. System informationand communication 5. Monitoring

Provide recommendations on improving management control system and its implementation, the Committee Audit to evaluate the control elements in igure b. (2) is associated with the achievement of objectives in point b. (1)

c. Ensuring that there has been a satisfactory review procedures to information which is released by the company, including brochures, inancial statements, projections / forecasts and other inancial information submitted to the Commissioner and the Shareholders,

meliputi hal-hal yang mempunyai pengaruh material terhadap pencapaian tujuan perusahaan, terutama yang terkait dengan pencapaian CbP dan rJP, serta ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.

Informasi tersebut dapat diperoleh dari

manajemen atau dari pihak luar yang relevan. e. Melakukan seleksi dan memberikan rekomendasi

atas penunjukan auditor ekstern kepada komisaris untuk diusulkan dalam ruPs.

f. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh komisaris sepanjang masih dalam lingkup tugas dan kewajiban komisaris berdasarkan ketentuan peraturan perudang-undangan yang berlaku. 2. Dalam melaksanakan tugasnya komite audit

berpedoman pada komite audit Charter yang telah disahkan.

B. KEWENANGAN KOMITE AUDIT

1. sebagai organ komisaris dalam melaksanakan tugasnya, komite audit menjalankan kewenangan yang dimiliki oleh komisaris sesuai dengan anggaran Dasar Perusahaan.

2. Dalam melaksanakan tugasnya komite audit berwenang mananyakan dan meminta penjelasan tentang hal yang relevan dengan tugas kepada Direksi dan Direksi wajib memberikan penjelasan.

3. Jika dianggap perlu atas persetujuan komisaris dapat meminta bantuan tenaga ahli dalam melaksanakan tugasnya untuk jangka waktu terbatas atas beban perseroan.

4. sesuai lingkup penugasannya, komite audit dapat melakukan komunikasi langsung dengan kepala internal auditor (satuan pengawasan intern) atau stafnya atau meminta data dan laporan hasil audit baik yang bersifat rutin maupun laporan audit khusus dari kepala Internal auditor untuk memastikan :

Laporan yang disampaikan kepada Pemegang

attention of the Commissioner

Things that need Commissioner’s attention of the things that have a material impact on the achievement of corporate objectives, related to the achievement especially CBP and CPR, as well as compliance with laws and regulations.

Information can be obtained from management or from outside the relevant parties.

e. To providing recommendations on the selection and appointment of external auditor to the Commissioner to be proposed in the GMS. f. Carrying out other tasks given by the

Commissioner all still within the scope of duties and obligations of the Commissioner under the provisions of the rules and regulations applicable.

2. In performing its duties guided by the Audit Committee Charter Audit Committee approved.

B. aUTHORITY aUDIT COMMITTEE

1. As an organ of the Commissioner in carrying out their duties, audit committee’s authority is run by the Commissioner in accordance with the Articles of Association.

2. In performing its duties the Audit Committee have an authorities to ask for an explanation of the terms that are relevant to the duties to the Board and the Board of Directors shall provide an explanation.

3. If necessary with the approval of the Commissioner may request expert assistance in performing their duties for a limited period at the expense of the company.

4. Under the scope of the assignment, the Audit Committee can communicate directly with the chief internal auditor (internal control unit) or his staf or requesting the audit data and reports both routine and special audit report of the Chief

saham telah dilakukan dengan benar dan tepat waktu.

Perusahaan mematuhi ketentuan dan peraturan

perundang-undangan yang berlaku.

 Manajemen menjamin auditor ekstern dan

intern dapat bekerja sesuai standar auditing yang berlaku.

Manajemen telah menjalankan usaha perseroan

sesuai dengan prinsip pengelolaan perusahaan yang sehat.

Manajemen telah menindaklanjuti rekomendasi

hasil-hasil audit.

C. TANGGUNG JAWAB

anggota komite audit bertanggung jawab atas: 1. Pelaksanaan tugas pokoknya secara independen

sesuai kompetensinya.

2 Pendapat serta rekomendasi yang disampaikan kepada komisaris.

Dalam dokumen PTPN X (Halaman 84-86)