BAB IV HASIL PENELITIAN
4.3 Analisis Data
4.3.1.2 Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas digunakan untuk mengetahui apakah indikator atau kuesioner yang digunakan dapat dioercaya atau handal sebagai alat ukur variabel.
Reliabilitas suatu indikator atau kuesioner dapat dilihat dari nilai cronbach’s alpha (α), yaitu apabila nilai cronbach’s alpha (α) lebih besar (>) 0,60 maka indikator atau kuesioner adalah reliabel, sedangkan apabila nilai cronbach’s alpha (α) lebih kecil (<) 0,60 maka indikator atau kuesioner tidak reliabel. Secara keseluruhan hasil uji reliabilitas dapat dilihat hasilnya pada tabel 4.24 berikut.
Tabel 4.24
Hasil Uji Reliabilitas Variabel X
Sumber: Hasil Pengolahan Data, 2017
Nilai cronbach’s alpha (α) variabel citra merek (brand image) lebih besar dari 0,60 sehingga dapat disimpulkan indikator atau kuesioner yang digunakan semua dinyatakan handal atau dapat dipercaya sebagai alat ukur variabel.
Tabel 4.25
Hasil Uji Reliabilitas Variabel Y
Sumber: Hasil Pengolahan Data, 2017
Nilai cronbach’s alpha (α) variabel keputusan pembelian lebih besar dari 0,60 sehingga dapat disimpulkan indikator atau kuesioner yang digunakan semua dinyatakan handal atau dapat dipercaya sebagai alat ukur variabel.
4.3.2 Uji Normalitas
Uji normalitas bertujuan untuk melihat apakah model regresi distribusi normal atau tidak. Uji normalitas dapat dilakukan dengan analisis grafik yaitu pada Normal P-Plot of Regression Standarizied Residual. Jika titik tidak menyebar di sekitar garis diagonal maka data distribusi normal. Adapun pedoman pengambilan keputusan tentang data distribusi normal berdasarkan uji Kolmogrov-Smirnov yang dapat dilihat dari:
1. Jika nilai signifikan <0.05 maka distribusi data tidak normal.
2. Jika nilai signifikan > 0.05 maka distribusi data normal.
Tabel 4.26
Uji Normalitas Kolmogrov-Smirnov
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Residual
N 100
Normal Parametersa,b Mean ,0000000
Std. Deviation 3,92060785
Most Extreme Differences
Absolute ,061
Positive ,061
Negative -,054
Kolmogorov-Smirnov Z ,610
Asymp. Sig. (2-tailed) ,851
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
Sumber: Hasil Pengolahan Data, 2017
Dari hasil pengolahan data pada tabel 4.26 diperoleh besarnya Kolmogrov-Smirnov adalah 0,610.dan signifikan pada 0,851. Nilai signifikan lebih besar dari 0,05, maka dapat dikatakan bahwa nilai residual terstandarisasi dan data memenuhi asumsi normalitas. Uji normalitas juga dapat dilakukan melalui perhitungan regresi dengan SPSS 21.0 yang dideteksi melalui dua pendekatan grafik, yaitu analisa grafik histogram dan analisa grafik normal p-plot yang membandingkan antara dua observasi dengan distribusi yang mendekati distribusi normal. Berikut ini penjelasan dari grafik-grafik tersebut:
a. Grafik Histogram
Berikut ini dapat bahwa data berdistribusi normal, hal tersebut dapat dilihat dari grafik histogram yang berbentuk lonceng, grafik tersebut tidak miring kesamping kiri maupun kanan seperti yang terlihat pada gambar 4.2 berikut:
Gambar 4.2
Histogram Uji Normalitas
Sumber: Hasil Pengolahan Data, 2017
b. Grafik Normal p-plot
Berikut ini dapat dilihat data menyebar disekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal seperti terlihat pada gambar 4.3 berikut:
Gambar 4.3 Grafik Normal P-Plot
Sumber:Hasil Pengolahan Data, 2017
4.3.3 Uji Analisis Regresi Sederhana
Analisis regresi linear sederhana merupakan salah satu metode uji regresi yang dapat dipakai sebagai alat inferensi statistik untuk menentukan pengaruh sebuah variabel bebas (independen) terhadap variabel terikat (dependen). Pada tabel 4.27 berikut ini menunjukkan hasil perhitungan dari uji regresi linear.
Tabel 4.27
Hasil Analisis Regresi Linear Sederhana
Coefficientsa
Model Unstandardized Coefficients Standardized
Coefficients
a. Dependent Variable: Keputusan Pembelian
Sumber: Hasil Pengolahan Data, 2017
Berdasarkan tabel 4.27, maka didapat model persamaan regresi sebagai berikut:
Y = 13,460 + 0,875X.
Dari persamaan regresi tersebut, didapat konstanta sebesar 13,460. Nilai konstanta tersebut adalah harga matematis perubahan variabel terikat (keputusan pembelian) pada saat variabel bebasnya (citra merek) bernilai nol (0). Koefisien regresi variabel citra merek adalah sebesar 0,875. Artinya, citra merek memiliki hubungan yang searah dengan keputusan pembelian. Persamaan tersebut bermakna apabila citra merek ditingkatkan 100%, maka keputusan pembelian akan meningkat sebesar 87,5%.
4.3.4 Koefisien Determinasi (R2)
Perhitungan koefisien determinasi untuk menentukan berapa besar pengaruh citra merek (brand image) terhadap keputusan pembelian. Perhitungan koefisien determinasi yang didapat dari program SPSS 21.0 sebagai berikut:
Tabel 4.28 Koefisien Determinasi
Model Summary
Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate
1 ,638a ,408 ,402 3,941
a. Predictors: (Constant), Citra Merek (Brand Image)
Sumber: Hasil Pengolahan Data, 2017
Berdasarkan tabel 4.28 dapat disimpulkan bahwa:
Kd = r2 x 100%
=(0,6382) x 100%
=40,7%
Dari hasil perhitungan koefisien determinasi, dapat dijelaskan bahwa citra merekbrand image) mempunyai pengaruh sebesar 40,7% terhadap keputusan pembelian produk kosmetik Wardah pada konsumen produk kosmetik Wardah di outlet Wardah Iskandar Muda Medan, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti sebesar 59,3%.
4.3.5 Koefisien Korelasi
Dalam pembahasan ini akan dijelaska pengaruh citra merek (brand image) terhadap keputusan pembelian produk kosmetik Wardah pada konsumen produk kosmetik Wardah di outlet Wardah Iskandar Muda Medan, dicari dengan bantuan program SPSS 21.0
Tabel 4.29
Citra Merek (Brand Image)
Pearson Correlation 1 ,638**
Sig. (2-tailed) ,000
N 100 100
Keputusan Pembelian
Pearson Correlation ,638** 1
Sig. (2-tailed) ,000
N 100 100
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
Sumber: Hasil Pengolahan Data, 2017
Berdasarkan hasil pengolahan data pada tabel 4.29 dapat dilihat bahwa nilai koefisien korelasi (r) adalah 0,638. Selanjutnya untuk dapat memberikan interpretasi data seberapa kuat hubungan tersebut, maka digunakan pedoman interpretasi data seberapa kuat hubungan tersebut, maka digunakan pedoman interpretasi korelasi menurut Sugiyono,(2005:214):
Tabel 4.30
Interpretasi Koefisien Korelasi Product Moment
Interval Koefisien Tingkat Hubungan
0,00 – 0,199 Sangat Rendah
Melalui interpretasi pada tabel 4.30, maka dapat diketahui tingkat pengaruh citra merek (brand image) terhadap keputusan pembelian produk kosmetik Wardah pada konsumen produk kosmetik Wardah di outlet Wardah Iskandar Muda Medan berda pada kategori kuat, dari nilai koefisien korelasi (r)
sebesar 0,638. Maka menurut interpretasi tabel 4.30 jelas menunjukkan adanya korelasi yang berada di antara 0,60 – 0,799.
4.3.6 Uji Signifikan Parsial (Uji-t)
Uji-t digunakan untuk mengukur seberapa jauh pengaruh variabel bebas secara individual dalam menerangkan variabel terikat. Unutuk menganalisis regresi parsial (sebuah variabel bebas dengan sebuah variabel terikat), maka y digunakan untuk menguji hipotesisnya nilai t.
Tabel 4.31 Uji Parsial (Uji-t)
Coefficientsa
Model Unstandardized Coefficients Standardized
Coefficients
a. Dependent Variable: Keputusan Pembelian
Sumber: Pengolahan Data, 2017
Pengaruh dari variabel citra merek (brand image) terhadap keputusan pembelian dapat dilihat dari arah tanda dan tingkat signifikan (probabilitas).
Variabel citra merek (brand image) mempunyai arah yang positif. Variabel citra merek (brand image) sigifikan berpengaruh terhadap keputusan pembelian karena nilai signifikan <0,05. Berdasarkan uji parsial (uji-t) diperoleh hasil bahwa nilai t hitung sebesar 8,211 dimana nilainya lebih besar dari t tabel yaitu 1,660 dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,638 dan tingkat signifikan 0,000. Karena tingkat signifikan lebih kecil dari 0,05 dan nlai t hitung bertanda positif, maka secara parsial variabel independen citra merek (brand image) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen keputusan pembelian.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hipotesis Ha berarti diterima, terdapat pengaruh yang signifikan antara citra merek (brand image) terhadap keputusan pembelian produk kosmetik Wardah pada konsumen yang outlet Wardah Iskandar Muda Medan.