• Tidak ada hasil yang ditemukan

Uji Validasi

Dalam dokumen SKRIPSI TEKNIK INDUSTRI (Halaman 103-112)

BAB V PERANCANGAN SISTEM INFORMASI

5.5 Pengujian (Testing)

5.5.2 Uji Validasi

Validasi merupakan proses pengujian prototype yang bertujuan untuk mengetahui apakah sistem yang dirancang sesuai dengan kebutuhan pengguna yang telah dijabarkan pada SRC. Kebutuhan tiap pengguna terhadap sistem yang telah dibuat dapat dilihat pada tabel 5.2 hingga 5.7. Berikut merupakan penjelasan mengenai validasi setiap pengguna.

1. Validasi Pemilik

Berikut merupakan hak akses pemilik terhadap sistem informasi yang dibuat sesuai dengan kebutuhan pemilik.

Gambar 5. 40 Printscreen proses estimasi permintaan

Berdasarkan gambar 5.40 dapat dilihat bahwa Pemilik dapat memasukkan data estimasi permintaan pada tab menu transaksi. Hal ini telah sesuai dengan kebutuhan pengguna pada SCR. selain itu kebutuhan Pemilik adalah dapat melihat keseluruhan laporan perusahaan seperti pada gambar 5.41 berikut.

85

Gambar 5. 41 Printscreen kebutuhan Pemilik

Dalam gambar 5.41 terlihat bahwa seluruh laporan dapat diakses oleh pemilik, salah satu contoh tampilan laporan adalah laporan penjualan.

2. Validasi Bagian Accounting

Kebutuhan bagian accounting adalah memasukkan data karyawan, dan memasukkan data transaksi pembelian bahan, serta menampilkan atau mencetak laporan pembelian bahan. Berikut merupakan validasi hak akses sistem informasi pada bagian Accounting.

Gambar 5. 42 Printscreen proses input data karyawan

Pada gambar 5.42 dapat dilihat bahwa hak akses bagian accounting pada tab master data hanya untuk data karyawan saja. Bagian accounting bertugas untuk melakukan input data karyawan. Selain data karyawan bagian accounting juga dapat melakukan input transaksi pembelian bahan serta melihat laporannya. Seperti pada gambar 5.43 dan 5.44 berikut.

86

Gambar 5. 43 Printscreen input data pembelian bahan

Gambar 5. 44 Printscreen laporan pembelian bahan

3. Validasi Bagian Produksi

Kebutuhan bagian produksi adalah memasukkan data MPS, MRP, data produk jadi, data WIP, data BOM, melihat laporan estimasi permintaan yang dibuat oleh pemilik dan dapat melakukan pencarian data produk jadi. Berikut merupakan validasi hak akses sistem informasi pada bagian Produksi.

Hak akses untuk melakukan penjadwalan produksi dengan MPS dan MRP dapat dilihat pada gambar 5.36 hingga 5.39. pada gambar 5.36 hingga 5.39 dijelaskan bahwa bagian produksi telah dapat memasukkan data mengenai perencanaan produksi menggunakan MPS dan MRP dengan baik dan mampu menghasilkan perhitungan yang akurat. Sedangkan untuk kebutuhan hak akses bagian produksi lainnya seperti input data persediaan produk jadi dan WIP serta transaksi pengambilan WIP dapat dilihat pada gambar 5.45 hingga gambar 5.48 berikut.

87

Gambar 5. 45 Printscreen proses input data produk jadi

Pada gambar 5.45 dapat dilihat bahwa bagian produksi dapat melakukan input data produk jadi. Selain itu bagian produksi juga dapat memasukkan, menyimpan dan mengedit data WIP dan BOM.

Gambar 5. 46 Printscreen pengambilan WIP

Pada Gambar 5.46 dapat dilihat bahwa bagian produksi dapat melakukan pengambilan WIP dimana, pengambilan WIP ini akan mengurangi persediaan WIP. Selain itu bagian produksi juga dapat memasukkan data kebutuhan bahan baku.

88

Gambar 5. 47 Printscreen laporan estimasi permintaan

Pada Gambar 5.47 terlihat bahwa bagian produksi mampu mengakses laporan estimasi permintaan yang dibuat oleh Pemilik. Selain itu laporan yang dapat dilihat oleh bagian produksi adalah laporan pengadaan, laporan pengambilan, laporan permintaan bahan baku, dan laporan pengadaan.

Gambar 5. 48 Printscreen proses pencarian data

Pada Gambar 5.48 terlihat bahwa bagian produksi mampu mengakses pencarian data produk jadi terlihat bahwa hasil pencarian mampu muncul sesuai dengan kata kunci yang dicari.

4. Validasi Bagian Penjualan

Kebutuhan bagian penjualan adalah memasukkan data pengambilan produk, penjualan produk dan pengembalian produk. Berikut merupakan validasi hak akses sistem informasi untuk bagian penjualan.

89

Gambar 5. 49 Printscreen pengembalian produk

Gambar 5.49 menunjukkan bahwa bagian penjualan dapat mengembalikan produk apabila tidak semua laku terjual. Pengembalian dapat dilakukan dengan memanfaatkan

form penambahan produk jadi, sehingga persediaan produk jadi kembali bertambah.

Gambar 5. 50 Printscreen proses pengambilan produk

Pada Gambar 5.50, bagian penjualan dapat memasukkan data produk yang diambil, dan ketika melakukan penyimpanan data, data akan tersimpan dan akan muncul laporan pengambilan produk secara otomatis. Laporan pengambilan produk dapat dilihat pada gambar 5.51 berikut.

90

Gambar 5. 51 Printscreen laporan pengambilan produk

5. Validasi Bagian Gudang/Pengadaan

Kebutuhan bagian gudang adalah memasukkan data bahan baku, pengambilan bahan baku, laporan kebutuhan bahan baku dan laporan pengambilan bahan baku. Berikut merupakan validasi hak akses sistem informasi untuk bagian gudang/pengadaan.

Gambar 5. 52 Printscreen proses input data bahan baku

Pada gambar 5.52 terlihat bahwa input data bahan baku dapat dilakukan oleh bagian gudang.

91

Gambar 5. 53 Laporan penambahan bahan baku

Apabila bagian gudang ingin melihat laporan transaksi penambahan bahan baku, maka akan terlihat seperti pada gambar 5.53 diatas.

Gambar 5. 54 Printscreen proses pengambilan bahan baku

Pada gambar 5.54 dapat dilihat bahwa transaksi pengambilan bahan baku dapat dilakukan oleh bagian gudang.

92

Apabila bagian gudang ingin melihat laporan transaksi pengambilan bahan baku, maka akan terlihat seperti pada gambar 5.55 diatas.

Gambar 5. 56 Printscreen laporan kebutuhan bahan baku

Pada gambar 5.56 dapat dilihat bahwa laporan kebutuhan bahan baku yang dibuat oleh bagian produksi dapat ditampilkan oleh bagian gudang. Selain itu terdapat laporan lain yang dapat diakses oleh bagian gudang, diantaranya adalah laporan pengadaan, laporan pengambilan bahan, dan laporan persediaan. Untuk pencarian data, bagian gudang dapat melakukan pencarian data bahan baku.

6. Hasil Uji Validasi

Berikut ini merupakan hasil dari uji validasi yang telah disesuaikan dengan tabel

System Requirement Checklist (SRC) dan prototype sistem informasi yang telah

dirancang seperti pada gambar 5.40 hingga 5.56.

Tabel 5. 17 Hasil Uji Validasi

Pengguna Kebutuhan pengguna

Pemilik Pemilik dapat memasukkan, menyimpan dan

mengedit data estimasi permintaan

Pemilik dapat melihat laporan penjualan untuk melakukan estimasi permintaan. Pemilik dapat mengakses seluruh laporan transaksi yang terjadi dalam perusahaan

Accounting Accounting dapat memasukkan, menyimpan

dan mengedit data karyawan.

Accounting dapat memasukkan data transaksi

pembelian bahan baku

Accounting dapat mengakses laporan

93

Bagian Produksi Bagian produksi dapat memasukkan,

menyimpan dan mengedit data produk jadi, WIP,data MPS, data MRP dan BOM.

Bagian produksi dapat mengakses laporan estimasi permintaan yang sebelumnya dibuat oleh pemilik.

Bagian produksi dapat melakukan pencarian data produk maupun data WIP.

Bagian Gudang/Pengadaan Bagian gudang dapat memasukkan,

menyimpan dan mengedit data bahan baku. Bagian gudang dapat melakukan proses transaksi bahan baku.

Bagian gudang dapat melihat laporan persediaan bahan baku dan laporan kebutuhan bahan baku, yang dibuat oleh bagian produksi Bagian penjualan Bagian penjualan dapat melakukan transaksi pengambilan produk jadi, menginput data penjualan produk harian dan data pengembalian produk

Bagian penjualan dapat melihat informasi mengenai status persediaan produk jadi.

Berdasarkan hasil uji validasi, pada tabel 5.17 didapat hasil bahwa prototype yang dibuat sudah merepresentasikan tujuan awal sesuai dengan kebutuhan pengguna yang telah dijabarkan pada SRC.

Dalam dokumen SKRIPSI TEKNIK INDUSTRI (Halaman 103-112)