• Tidak ada hasil yang ditemukan

Yesus Mengasihi Anak-Anak

Dalam dokumen B U K U P E G A N G A N G U R U (Halaman 29-35)

YESUS MENGASIHI ANAK-ANAK

Kitab Bacaan: Mrk. 10:13-14,16 Kebenaran Pelajaran:

Yesus mengasihi anak-anak dan Ia menghendaki agar mereka juga mengasihi-Nya. Tujuan Pelajaran:

Mengajarkan murid-murid bahwa seharusnya mereka berbicara kepada Yesus di dalam doa karena Ia adalah sahabat kita dan mengasihi kita.

Ayat Hafalan:

“Aku mengasihi Tuhan.” (Mzm. 116:1) Doa:

Di dalam nama Tuhan kami, Yesus Kristus, kami berdoa. Terima kasih, Tuhan Yesus, karena Engkau selalu mendengarkan doa-doa kami. Kami mengetahui bahwa Engkau mengasihi anak-anak dan selalu mendengarkan doa kami. Kami mengasihi-Mu, Tuhan. Haleluya! Amin.

PERSIAPAN MENGAJAR

Ketika Yesus berada di dunia ini, Ia tidak pernah memberikan hadiah ataupun uang sogokan kepada anak-anak agar mereka semua dapat datang kepada-Nya. Ia memahami apa sesungguhnya yang paling mereka butuhkan pada saat itu dan membuat diri-Nya selalu ada ketika dibutuhkan oleh mereka. Murid-murid Yesus mencoba untuk menjauhkan Yesus dari gangguan anak-anak. Mereka berpikir bahwa anak-anak tidak akan cocok dengan dunianya Yesus. Namun, Yesus telah membuktikan kepada para murid-Nya bahwa Ia justru memiliki cukup waktu bagi anak-anak itu.

KOSA KATA PELAJARAN

Mengajarkan:

Memberitahukan perihal Yesus kepada yang lainnya.

"Marilah kita mengajarkan dan memberitahukan teman-teman kita tentang Yesus."

Lumpuh:

Seseorang yang tidak dapat berjalan.

"Seorang anak laki-laki yang lumpuh sedang duduk di kursi roda."

Buta:

Seseorang yang tidak dapat melihat.

KISAH PELAJARAN

Bagaimanakah kalian mengetahui bahwa Yesus mengasihi kalian? Kita ingin mengetahui secara pasti bahwa Yesus mengasihi kita! Melalui Kisah Pelajaran pada minggu ini akan diberitahukan kepada kita tentang bagaimana Yesus mengasihi anak-anak.

Yesus Menunjukkan Kasih-Nya kepada Anak-Anak

Pada waktu Yesus sedang mengajarkan kabar baik, ada kemungkinan bahwa anak laki-laki maupun anak perempuan ikut mendengarkan pembicaraan orang dewasa.

“Apakah pernah engkau mendengar tentang Yesus? Ia menyembuhkan orang yang sedang sakit. Ia membuat orang yang lumpuh berjalan kembali dan orang buta dibuat-Nya menjadi melihat kembali! Ia sungguh luar biasa.”

“Ia mengasihi semua orang. Ia adalah seorang yang begitu baik,” kata

orang banyak itu. “Ia juga adalah seorang yang baik hati. Ia begitu baik kepadaku

dan telah membantuku.”

“Ia juga menceritakan banyak sekali kisah tentang Allah!” kata yang

lainnya.

Bila kalian hidup pada waktu itu, mungkin kalian ingin bertemu dengan Yesus. Anak laki-laki dan anak perempuan ingin dapat pergi dan melihat Yesus juga serta mendengarkan Ia berbicara. Namun, Yesus tinggal terlalu jauh bagi mereka untuk dapat pergi melihat-Nya.

Yesus Datang ke Kota

Pada suatu hari, ada seseorang yang membawakan kabar baik ke dalam kota. “Kalian semua tahu? Yesus datang! Besok, Ia akan ada di sini.”

Mungkin anak-anak menjadi begitu gembira ketika orang tua mereka mengatakan bahwa mereka boleh pergi melihat Yesus! Pada keesokan paginya, anak-anak telah menjadi tidak sabar untuk segera pergi melihat Yesus.

Mereka mulai melakukan perjalanan. Akhirnya, mereka tiba pada sekumpulan orang. Mungkin Yesus dikelilingi oleh banyak orang, pikir anak-anak itu. Yesus selalu diikuti oleh orang banyak.

Beberapa orang yang berdiri di dekat Yesus, melihat orang tua dan anak-anak berdatangan lalu segera menghentikan mereka. Orang-orang itu berkata

“Pergilah! Yesus sedang begitu sibuk berbicara dengan orang penting, Ia tidak memiliki waktu bagi anak-anak.”

Anak-anak pasti merasa sedih. Demikian pun dengan keluarga mereka juga merasa sedih. Mereka benar-benar ingin berbicara dengan Yesus.

Ketika anak-anak itu hendak pergi, maka mereka mendengar suatu suara yang begitu lembut berkata, ”Jangan suruh pergi anak-anak itu! Biarkanlah mereka

datang kepada-Ku!” Itu adalah suara Yesus! Yesus telah melihat orang-orang itu

mencoba untuk mengusir anak-anak dan keluarga mereka pergi namun Yesus justru hendak berbicara dengan anak-anak itu. Ia hendak mereka datang kepada-Nya.

cepat-cepat datang kepada Yesus. Semua orang yang berdiri mengelilingi Yesus segera memberi jalan kepada anak-anak itu untuk lewat. Yesus merentangkan tangan-Nya dan menyambut semua anak itu. Seluruh anak mengetahui bahwa Yesus mengasihi mereka dan mereka pun mengasihi Yesus. Yesus adalah sahabat mereka!

MENGULANG DAN PERTANYAAN

1. Apakah yang Yesus katakan kepada orang-orang itu ketika Ia mendengar bahwa mereka mengusir anak-anak itu pergi? (Ia memberitahukan kepada mereka untuk membiarkan anak-anak itu datang kepada-Nya.)

2. Yesus mengasihi anak-anak dan ingin bersama dengan mereka. Yesus mengasihi anak-anak yang mau datang dekat kepada-Nya. Bagaimanakah Yesus menyatakan kasih-Nya kepada kalian? (Ia datang untuk mati demi kita. Ia mendengarkan doa-doa kita. Ia menolong kita ketika kita menjadi takut.)

3. Bagaimanakah kalian menyatakan kasih kepada-Nya? (Kita dapat menyatakan kasih terhadap Yesus dengan mentaati orang tua dan berbuat baik kepada sesama.)

Kita tidak dapat pergi sekarang dengan keluarga kita untuk melihat Yesus seperti yang anak-anak itu lakukan pada waktu itu. Dan kita juga tidak dapat melihat Yesus seperti mereka. Bila begitu halnya, apa yang dapat kita lakukan? (Berbicaralah kepada-Nya dalam doa kita.) Kapankah kita dapat berdoa kepada Yesus? (Kapanpun dan di manapun.)

KISAH APLIKASI KEHIDUPAN

Menelepon Yesus

Pada suatu hari, Julie berlari selama perjalanan pulang ke rumah dari sekolahnya dengan membawa suatu kabar gembira. Cerita Julie terpilih untuk dibawakan di dalam perlombaan cerita! Ia tidak dapat sabar menunggu untuk menelepon Michelle begitu setibanya di rumah. Julie telah memberitahukan Michelle tentang cerita itu pada malam sebelumnya.

Ketika Julie tiba di rumah, ia bergegas melewati Ibu Lewis.

“Wah! Apakah yang sedang terjadi hingga engkau begitu bersemangat?”

tanya Ibu Lewis.

“Ibu! Ceritaku terpilih untuk dibawakan di dalam perlombaan cerita!” kata

Julie.

“Itu hebat, sayang,” kata Ibu Lewis.

“Aku harus segera menelepon Michelle dan memberitahukan kepadanya mengenai kabar ini,” kata Julie. Julie mengangkat telepon dan menyambungkannya

ke nomor telepon Michelle. “Halo? Michelle ada? Oh, ia belum pulang? Baik, terima

kasih, Ibu Marsh.”

“Menelepon Yesus?” tanya Julie sambil tertawa geli. “Bagaimanakah Ibu dapat melakukannya?”

“ “Kita dapat “menelepon” Yesus dengan berlutut dan berkata, ”Di dalam nama Tuhan kami, Yesus Kristus, kami berdoa.” Kemudian, Yesus akan mengetahui bahwa kita sedang berbicara kepada-Nya dari dalam hati kita. Yesus menghendaki agar kita memberitahukan kepada-Nya apapun tentang hidup kita karena Ia begitu mengasihi kita!”

“Baiklah, aku akan menelepon Yesus, sekarang!” kata Julie.

AKTIVITAS 2

Yesus Mengasihi Anak yang Baik Tujuan:

Menolong murid-murid untuk mengenal hal apakah yang dapat anak baik lakukan. Petunjuk:

Lingkarilah anak-anak yang berkelakuan baik. Silanglah anak-anak yang berkelakuan buruk. Warnailah anak yang baik.

AKTIVITAS 1

Macam Anak-Anak Seperti Apakah yang Yesus Kasihi? Buatlah garis untuk mencocokkan kata-kata

1. Anak yang jujur. 2. Anak yang taat.

3. Anak yang baik hati dan penolong. 4. Pembawa kegembiraan.

Yesus Mengasihi Anak yang Baik Lingkarilah anak-anak yang berkelakuan baik. Silanglah anak-anak yang berkelakuan buruk.

Dalam dokumen B U K U P E G A N G A N G U R U (Halaman 29-35)

Dokumen terkait