• Tidak ada hasil yang ditemukan

Desain Grafis Kelas XI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Desain Grafis Kelas XI"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR

SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH/SEKOLAH

MENENGAH KEJURUAN/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN

(SMA/MA/SMK/MAK)

PAKET KEAHLIAN : DESAIN GRAFIKA

MATA PELAJARAN: DESAIN GRAFIS

(2)

Kelas  :  XI

Jumlah Jam Pelajaran  :  216 Jam Pelajaran (6 jp x (18 + 18) Minggu Efektif)

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi

sikap   spiritual,   (2)   sikap   sosial,   (3)   pengetahuan,   dan   (4)   keterampilan.

Kompetensi   tersebut   dicapai   melalui   proses   pembelajaran   intrakurikuler,

kokurikuler, dan ekstrakurikuler.

Rumusan   kompetensi   sikap   spiritual   yaitu,   “Menerima   dan

menjalankan   ajaran   agama   yang   dianutnya”.  Sedangkan   rumusan

kompetensi   sikap   sosial   yaitu,   “Menghayati   dan   mengamalkan   perilaku

jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran,

damai),   santun,   responsif   dan   proaktif   dan   menunjukkan   sikap   sebagai

bagian   dari   solusi   atas   berbagai   permasalahan   dalam   berinteraksi   secara

efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri

sebagai   cerminan   bangsa   dalam   pergaulan   dunia”.   Kedua   kompetensi

tersebut   dicapai   melalui   pembelajaran   tidak   langsung   (

indirect   teaching

)

yaitu   keteladanan,   pembiasaan,   dan   budaya   sekolah,   dengan

memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi

peserta didik. 

Penumbuhan   dan   pengembangan   kompetensi   sikap   dilakukan

sepanjang  proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai

pertimbangan   guru   dalam   mengembangkan   karakter   peserta   didik   lebih

lanjut.

ranah   konkret   dan   ranah   abstrak terkait   dengan   pengembangan   dari yang   dipelajarinya   di   sekolah   secara mandiri,   bertindak   secara   efektif   dan kreatif,   dan   mampu   melaksanakan tugas   spesifik   di   bawah   pengawasan langsung.

(3)

3.1 Menerapkan  unsur­unsur   tata   letak berupa garis, ilustrasi, tipografi, warna, gelap­terang, tekstur, dan ruang.

4.1 Membuat  unsur­unsur   tata   letak berupa   garis,   ilustrasi,   tipografi, warna,   gelap­terang,   tekstur,   dan ruang dengan komputer.

3.2 Menerapkan   prinsip­prinsip   tata   letak, antara   lain   :   proporsi,   irama  (rythm), keseimbangan,   kontras,   kesatuan

(unity), dan harmoni dalam pembuatan desain grafis barang cetakan.

4.2Menguasai   prinsip­prinsip   tata   letak secara   elektronik,   antara   lain   : proporsi, irama (rythm), keseimbangan, kontras, kesatuan (unity), dan harmoni dalam pembuatan desain grafis barang cetakan.

3.3 Menerangkan   fungsi,   komponen,   dan

model warna. 4.3 Menyajikan fungsi, komponen, dan model warna.

3.4 Menerapkan   proses   scan   gambar/

ilustrasi/teks. 4.4 Mendemonstrasikan proses scan gambar/ ilustrasi/teks dengan alat  scanner.

3.5 Mengoperasikan   pemotretan   model

fotografi dengan kamera digital. 4.5 Melakukan pemotretan model fotografi dengan kamera digital.

3.6 Menganalisis desain grafis flyer/ leaflet/

pamphlet. 4.6 Membuat desain grafis pamphlet. flyer/ leaflet/ 

3.7 Menganalisis   desain   grafis   folder   dan

brosur. 4.7 Membuat desain grafis folder dan brosur. 3.8 Menganalisis imposisi hasil desain. 4.8 Melakukan imposisi hasil desain.

3.9 Menerapkan   atribut   cetak   (tanda potong, tanda lipatan, tangga keabuan, color   bar,   tanda   register)  pada   hasil desain.

4.9 Menunjukkan   atribut   cetak   (tanda potong, tanda lipatan, tangga keabuan, color   bar,   tanda   register)  pada   hasil desain.

3.10 Menerapkan  print out  hasil desain ke

Gambar

gambar/ ilustrasi/teks dengan alat scanner.

Referensi

Dokumen terkait

kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya

pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta

kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat

humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan dan peradaban terkait penyebab fenoma dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.

wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai

kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan

kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat

wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang