DI KELAS X SMA AL-HIDAYAH MEDAN T.P 2015/2016
Oleh :
Patimah Lubis NIM 4123341037
Program Studi Pendidikan Biologi
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
RIWAYAT HIDUP
Patimah Lubis dilahirkan di Desa Pagur Kecamatan Panyabungan Timur,
Kabupaten Mandailing Natal 18 April 1993. Telah dibesarkan dan dididik dengan
penuh kasih sayang oleh Ayah yang bernama Abdollah Lubis dan Ibu bernama
Sarroh Nst. Penulis merupakan anak pertama dari 3 bersaudara. Pada tahun 2000,
penulis masuk SD Negeri Pagur 142585 dan lulus pada tahun 2006. Pada tahun
2006, penulis melanjutkan sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri Panyabungan
(MTsN Panyabungan), dan lulus pada tahun 2009. Pada tahun 2009, penulis
melanjutkan sekolah di Madrasah Aliyah Negeri Panyabungan (MAN
Panyabungan), dan lulus pada tahun 2012. Pada tahun 2012, penulis diterima di
Program Studi Pendidikan Biologi Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan
iii
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIFE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT
DIVISION (STAD) DENGAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) PADA MATERI EKOSISTEM
DI KELAS X SMA AL-HIDAYAH MEDAN T.P 2015/2016 Patimah Lubis (NIM 4123341037)
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran kooperatife Student Teams Achievement Division (STAD) dengan Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) pada materi ekosistem di kelas X SMA Al-hidayah T.P 2015/2016. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Al-hidayah Medan yang terdiri dari 3 kelas dengan jumlah siswa seluruhnya 105 orang. Sedangkan sampel diambil secara Purposife sampling sebanyak dua kelas yaitu X3 sebagai kelas Student Teams Achievement Division (STAD) dengan jumlah siswa 36 orang dan kelas X2 sebagai kelas Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dengan jumlah siswa 33 orang sehingga jumlah total sampel dalam penelitian ini sebanyak 69 orang dan jenis penelitian yang dilakukan itu adalah eksperimen. Dari hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata hasil postest pada kelas X3 Student Teams Achievement Division (STAD) sebesar 76,759 dengan standar deviasi 11, 62 dan nilai rata-rata postest yang diperoleh pada kelas X2 Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) sebesar 79,798 dengan standar deviasi 9,50. Dengan demikian hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) lebih baik dari pada model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD). Adanya perbedaan hasil tersebut dibuktikan melalui pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t dan taraf kepercayaan taraf α = 0,05, dimana thitung > ttabel (12,60 > 1,998) yang berarti dalam penelitian ini H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat dinyatakan bahwa ada perbedaan yang signifikan secara statistik dimana kelas Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) lebih baik hasil belajarnya dari pada kelas yang menggunakan Student Teams Achievement Division (STAD) pada materi ekosistem di kelas X SMA Al-Hidayah T.P 2015/2016.
DIFFERENCE OF STUDENT LEARNING USING MODEL KOOPERATIFE LEARNING STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD)
WITH COOPERATIVE INTEGRATED READING COMPOSITION (CIRC) MATERIALS IN THE ECOSYSTEM IN CLASS
X AL-HIDAYAH SMA MEDAN T.P 2015/2016 Patimah Lubis (NIM 4123341037)
ABSTRACT
This study aimed to determine differences instudent learning outcomes using learning model kooperatife Student Teams Achievement Division (STAD) with Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) in materi ecosystems class X SMA Al-Hidayah Field Learning Year 2015/2016. The population in this study were all students of class X SMA Al-Hidayah field that consists of three classes with the number of students altogether 105 people. The samples were taken Purposife sampling of two classes, aclass X3 Student Teams Achievement Division (STAD) with the number of students 36 and class X2 as a class Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) by the number of students 33 people so that the total number of samples in this study as many as 69 people and the kind of research is experimental. From the analysis of the data obtained value average student learning outcomes in the class X3 Student Teams Achievement Division (STAD) of 76.759 with a standard deviation of 11, 62 while the class X2 Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) of 79.798 with a standard deviation 9.50. Thus the student learning outcomes by using model-type Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) is better than the cooperative learning model Student Teams Achievement Division (STAD) and can be obtained by the individual student mastery values with the big difference in learning autocomes is ividenced through hypothesis testing using t-testand confidence level α = 0,05 where thitung > ttabel (12,60 > 1,998) with aratio of which means thatin this study H0 harejected and Ha accepted. So it can bestated that there is astatistic cally significant difference wich class Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) is higher than the results ot their study used class of Student Teams Achievement Division (STAD) in materi ecosystems class X SMA Al-Hidayah Field Learning Year 2015/2016.
v
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT, atas segala rahmat
dan hidayah-Nya yang memberikan kesehatan, kemudahan dan hikmat-Nya
kepada penulis sehingga penelitian ini dapat diselesaikan dengan baik sesuai
dengan waktu yang direncanakan.
Skripsi berjudul “Perbedaan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model
Pembelajaran Kooperatife Student Teams Achievement Division (STAD) dengan
Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) pada Materi Ekosistem
di Kelas X SMA Al-Hidayah Medan Tahun Pembelajaran 2015/2016 ”. disusun
untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan
Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Medan.
Selama proses penyelesaian skripsi ini banyak kendala yang dihadapi
penulis, namun semua itu dapat diatasi karena bantuan tulus dari berbagai pihak.
Pada kesempatan ini, dengan rendah hati dan tulus penulis mengucapkan terima
kasih kepada Ibu Dra. Masdiana Sinambela, M.Si selaku Dosen Pembimbing yang
telah banyak memberikan bimbingan dan saran-saran kepada penulis dalam
penyusunan proposal penelitian, pelaksanaan penelitian sampai dengan selesainya
penulisan skripsi ini.
Ucapan terima kasih juga penulis sampaikan kepada Bapak
Drs. Lazuardi, M.Si, Ibu Dra. Riwayati, M.Si dan Ibu Dra.Aryeni, M.Pd selaku
Dosen Penguji yang telah banyak memberikan masukan dan saran sehingga
penulis mampu menyelesaikan skripsi ini. Ucapan terima kasih juga penulis
sampaikan kepada Ibu Melva Silitonga, M.Si selaku Dosen Pembimbing
Akademik, Bapak Dr, Hasruddin, M.Pd selaku Ketua Jurusan Biologi, Ibu Endang
Sulistyarini Gultom S, Si., Apt. Selaku Sekertaris Jurusan, Ibu Dra, Cicik Suriani,
M.Si, selaku Ketua Prodi Pendidikan Biologi dan kepada penulis dan kepada
seluruh Bapak dan Ibu Dosen beserta Staf Pegawai Jurusan Biologi FMIPA
UNIMED yang sudah membantu penulis . Penulis juga mengucapkan terima kasih
kepada Bapak Pardinan, S.Ag selaku kepala sekolah SMA Al-hidayah, Ibu Rika
seluruh Bapak dan Ibu Guru beserta Staf Tata Usaha SMA Al-hidayah yang turut
membantu sewaktu penulis mengadakan penelitian di sekolah tersebut.
Ucapan terima kasih teristimewa penulis sampaikan kepada orang tua
penulias Ayahanda Abdollah Lubis dan Ibunda Sarroh Nst yang memberikan
kasih sayangnya, dukungan, bimbingan, dan yang selalu berdo’a serta
menyediakan dana buat penulis dalam menyelesaikan studi di Universitas Negeri
Medan.
Terkhususnya juga kepada Adinda Anni Kholilah lubis dan Mhd, Ikhwan
Lubis keluarga tersayang dan buat keluarga besar di Medan dan Panyabungan
yang telah memberikan do’a dan dukungan dalam menyelesaikan studi di
Universitas Negeri Medan. Dan ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada
kawan sekelas Eks- B 2012 yang selalu memberikan do’a, dukungannya, dan
motivasi dalam penyusunan skripsi ini dalam meyelesaikan studi di UNIMED.
Penulis telah berupaya semaksimal mungkin dalam penyelesaian skripsi
ini, namun penulis menyadari masih banyak kelemahan baik dari segi isi maupun
tata bahasa, untuk itu penulis mengharapakan saran dan kritik yang bersifat
membangun dari pembaca demi sempurnanya skripsi ini. Kiranya isi skripsi ini
bermanfaat dalam memperkaya ilmu pendidikan khususnya biologi.
Medan, Juni 2016
Penulis
Patimah Lubis
vii
DAFTAR ISI
Halaman
Lembar Pengesahan i
Riwayat Hidup ii
Abstrak iii
Abstract iv
Kata Pengantar v
Daftar Isi vii
Daftar Gambar ix
Daftar Tabel x
Daftar Lampiran xi
BAB I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah 1
1.2 Identifikasi Masalah 4
1.3 Batasan Masalah 4
1.4 Rumusan Masalah 4
1.5 Tujuan Penelitian 5
1.6 Manfaat Penelitian 5
BAB II. TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Kerangka Teoritis 6
2.1.1 Pengertian Belajar 6
2.1.2 Hasil Belajar 7
2.1.3 Model Pembelajaran Kooperatif 7 2.1.4 Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams
Achievement Division (STAD) 9
2.1.5 Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Integrated Reading And Composition(CIRC) 10
2.1.6 Pokok Bahasan Ekosistem 12
2.1.7 Kerangka Konseptual 26
2.3 Hipotesis 26
BAB III. METODE PENELITIAN
3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian ` 28
3.2 Populasi dan Sampel Penelitian 28
3.2.1 Populasi Penelitian 28
3.2.2 Sampel Penelitian 28
3.3 Variabel Penelitian 28
3.3.1 Variabel Bebas 28
3.3.2 Variabel Terikat 28
3.4 Jenis dan Sumber Data 29
3.4.1 Jenis Data 29
3.5 Jenis dan Rancangan Penelitian 29
3.6 Prosedur Pelaksanaan Penelitian 29
3.7 Instrument Penelitian 30
3.8 Uji Coba Instrument Penelitian 33
3.8.1 Uji Validitas Tes 33
3.8.2 Uji Reabilitas Tes 33
3.8.3 Indeks Kesukaran Tes 34
3.8.4 Daya Pembeda 35
3.9 Teknik Analisis Data 35
1 Uji Normalitas 36
2 Uji Homogenitas 36
3 Uji Hipotesis 37
BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Deskripsi Hasil Penelitian 39
4.1.1 Analisis Instrumen Penelitian 39
4.1.2 Deskripsi Data Penelitian 40
4.1.2.1 Deskripsi Nilai Pretes 40
4.1.2.2 Deskripsi Nilai Postes 41
4.2 Uji Persyaratan Analisis Data 43
4.2.1 Uji Normalitas 43
4.2.2 Uji Homogenitas 44
4.2.3 Uji Hipotesis 44
4.3 Pembahasan 45
BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan 48
5.2 Saran 48
ix
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 2.1 Kompetisi 15
Gambar 2.2 Bioma Gurun 16
Gambar 2.3 Bioma Padang Rumput 16
Gambar 2.4 Bioma Hutan Basah 17
Gambar 2.5 Hutan Gugur 17
Gambar 2.6 Taiga 18
Gambar 2.7 Beruang Kutub 18
Gambar 2.8 Sungai 19
Gambar 2.9 Ekosistem Laut 19
Gambar 2.10 Contoh Ekosistem Estuari 20
Gambar 2.11 Pertanian (Contoh Ekosistem Buatan) 20
Gambar 2.12 Jaring-Jaring Makanan 21
Gambar 2.13 Daur Fosfor 24
Gambar 2.14 Daur Karbon 25
Gambar 2.15 Daur Sulfur 25
Gambar 3.1 Prosedur Kerja Penelitian 32
Gambar 4.1 Diagram Perbedaan Nilai Pretes Siswa Kelas
Student Teams Achievement Division (STAD) dan
Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) 41
Gambar 4.2 Diagram Perbedaan Nilai Postes Siswa Kelas
Student Teams Achievement Division (STAD) dan
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 3.1 Rancangan Penelitian 29
Tabel 3.2 Kisi – Kisi Tes Hasil Belajar 31
Tabel 3.3 Klasifikasi Indeks Reliabilitas Soal 34
Tabel 4.1 Perbedaan Nilai Pretes Siswa Kelas STAD dan CIRC 40
Tabel 4.2 Perbedaan Nilai Postes Siswa Kelas STAD dan CIRC 42
Tabel 4.3 Pengujian Normalitas Data Penelitian 43
xi
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
Lampiran 1 Silabus 51
Lampiran 2 RPP 53
Lampiran 3 Instrumen Penilaian Hasil Belajar 81
Lampiran 4 Kunci Jawaban 91
Lampiran 5 Lembar Jawaban Siswa 92
Lampiran 6 Lembar Kerja Siswa (LKS) 93
Lampiran 7 Perhitungan Validasi Soal 117
Lampiran 8 Tabel Validasi Instrumen Penelitian 120
Lampiran 9 Perhitungan Reabilitas Soal 121
Lampiran 10 Tabel Reabilitas Instrumen Penelitian 122
Lampiran 11 Perhitungan Tingkat Kesukaran Soal 123
Lampiran 12 Tabel Tingkat Kesukaran Instrumen 126
Lampiran 13 Perhitungan Daya Beda Soal 127
Lampiran 14 Tabel Daya Beda Soal 130
Lampiran 15 Data Hasil Penelitian 131
Lampiran 16 Rata- rata dan Standar Deviasi Pretes dan postes STAD 133
Lampiran 17 Rata- rata dan Standar Deviasi Pretes dan postes CIRC 135
Lampiran 18 Uji Normalitas Hasil Penelitian 137
Lampiran 19 Uji Homogenitas Data 142
Lampiran 20 Uji Hipotesis 144
Lampiran 21 Rekapitulasi Jawaban Siswa Kelas STAD Pretes 147
Lampiran 22 Rekapitulasi Jawaban Siswa Kelas STAD Postes 148
Lampiran 23 Rekapitulasi Jawaban Siswa Kelas CIRC Pretes 149
Lampiran 24 Rekapitulasi Jawaban Siswa Kelas CIRC Potes 150
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan
kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam kehidupan sehari – hari. Seiring
dengan perkembangan dunia pendidikan yang ada, menuntut sekolah sebagai
lembaga pendidikan formal untuk dapat menyesuaikan dengan perkembangan
ilmu pengetahuan. Salah satu cara yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas
pendidikan adalah dengan mengembangkan sistem pembelajaran yang lebih
khususnya bidang ilmu pengetahuan alam (IPA).
Berdasarkan hasil wawancara dan observasi penulis dengan salah satu
guru Biologi yang bersangkutan Ibu Rika Khairani di perguruan SMA Al-Hidayah
Medan, bahwa pembelajaran disekolah tersebut masih menggunakan metode
konvensional dimana guru disini lebih berperan aktif sehingga siswa menjadi
pasif pada saat pembelajaran berlangsung, dan siswa kurang aktif dalam
mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan, sehingga proses belajar
mengajar hanya didominasi oleh guru dan saat mengikuti proses belajar mengajar,
tidak semua siswa serius mengikuti pelajaran sehingga menyebabkan hasil belajar
siswa masih rendah, yakni tidak mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
yang ditentukan sekolah yaitu 75. Selain itu siswa masih terfokus pada guru
sebagai sumber utama pengetahuan.
Dan dari hasil wawancara juga diketahui bahwa ketika belajar kelompok,
guru sering membagi siswa sesuai dengan nomor urutan nama siswa dalam
absensi sehingga kelompok yang terbentuk bukanlah kelompok yang
heterogenitas, yaitu kelompok yang terbentuk dengan memperhatikan
keanekaragaman gender, latar belakang sosial ekonomi dan etnik, serta
kemampuan akademik.
Salah satu upaya yang dapat ditempuh oleh guru dalam rangka memperbah
arui model pembelajaran agar hasil belajar siswa dapat tercapai adalah dengan
2
model pembelajaran kooperatif, diantaranya dapat meningkatkan hasil belajar
siswa, selain dalam hal akademik penerapan model pembelajaran kooperatif juga
dapat mengembangkan hubungan antara kelompok, penerimaan terhadap teman
sekelas yang lemah dibidang akademik dan meningkatkan rasa harga diri.
Dua diantara model pembelajaran kooperatif adalah model pembelajaran
Student Teams Achievement (STAD) dan Cooperative Integrated Reading and
Composition (CIRC). STAD merupakan model pembelajaran yang melatih siswa
dalam menjalin kerja sama dalam satu kelompok kecil dan saling membantu
dalam memecahkan masalah sehingga dalam materi pembelajaran memperoleh
pemahaman yang sama, kelebihan metode ini diantaranya yaitu pembelajaran
tidak membosankan, meningkatkan kerjasama diantara siswa dan pembelajaran
lebih terarah dan memiliki pemahaman yang sama terhadap materi tersebut
(Istarani, 2012).
Sedangkan Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC)
merupakan model pembelajaran yang memiliki komponen–komponen yang dapat
membuat kegiatan belajar mengajar menjadi lebih efektif dan membuat siswa
lebih kreatif, karena disini siswa bersama dengan kelompoknya dapat
mengembangkan dan bertukar pengetahuannya untuk mempelajari suatu materi
yang tugaskan oleh guru, selain itu juga kegiatan pokok pada pembelajaran CIRC
dalam menyelesaikan kegiatan pemecahan masalah.
Menurut Harahap (2013) penerapan model pembelajaran kooperatife tipe
Student Teams Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan hasil belajar
siswa dengan nilai rata-rata pada kelas eksperimen 82,98 lebih tinggi
dibandingkan pada kelas kontrol dengan nilai rata-rata 78,40. Sedangkan menurut
Negara (2013) penerapan model pembelajaran STAD dapat meningkatkan hasil
belajar 67,69 pada siklus I terjadi peningkatan pada siklus II yaitu 71,41.
Demikian juga menurut Wulandari, dkk (2015) dapat meningkatkan hasil belajar
siswa dengan nilai rata- rata pada kelas eksperimen 79,78 lebih tinggi dari pada
kelas kontrol dengan nilai rata-rata dengan nilai rata-rata 56,42.
Sedangkan penelitian yang dilakukan Yeni, dkk (2010) dengan
and Composition (CIRC) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada kelas
eksperimen diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa 11,61 lebih tinggi
dibandingkan pada kelas control dengan nilai rata – rata hasil belajarnya 10,89.
Dan begitu juga penelitian yang dilakukan oleh Kusumaningrum, dkk (2015)
dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata pada kelas
eksperimen 85,3 lebih tinggi dibandingkan pada kelas control dengan nilai
rata-rata 63,5.
Akan tetapi perlu dikaji model mana diantara keduanya yang lebih
berkontribusi dalam meningkatkan hasil belajar. Sehingga penulis akan
membandingkan model pembelajaran kooperatif tipe kooperatif Student Teams
Achievement (STAD) dengan Cooperative Integrated Reading and Composition
(CIRC) untuk mengetahui model pembelajaran kooperatife yang lebih tepat
digunakan untuk meningkatkan hasil belajar biologi siswa di perguruan SMA
Al-Hidayah Medan.
Penulis memilih materi ekosistem yang digunakan dalam penelitian ini
karena materi ekosistem merupakan materi pembelajaran memiliki cakupan yang
cukup luas sehingga terkadang waktu yang tersedia tidak mencukupi untuk
menuntaskan materi ini, dan pada materi ekosistem terdapat salah satu sub topik
yaitu daur biogeokimia seperti daur nitrogen, daur fosfor, daur karbon, dan daur
sulfur yang masih sulit untuk dipahami oleh siswa.
Hal ini berpengaruh pada jawaban siswa sewaktu diadakan ujian akhir dan
juga mempengaruhi nilai siswa. oleh Karena itu, pelajaran tersebut sebaiknya
disampaikan dengan sistem diskusi atau membuat kelompok diskusi dimana siswa
turut berperan aktif untuk bertanya dan dapat melibatkan seluruh siswa dikelas.
Selain itu, waktu yang tersedia dapat digunakan secara efektif dan cukup untuk
menuntaskan sejumlah indikator yang harus tercapai dalam materi ekosistem.
Berdasarkan uraian diatas , maka penulis tertarik untuk melakukan
penelitian dengan judul “Perbedaan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model
4
Ekosistem di Kelas X SMA Al-Hidayah Medan Tahun Pembelajaran
2015/2016 ”.
1.2 Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan diatas, dapat
diidentifikasikan beberapa masalah sebagai berikut:
1. Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran biologi.
2. Kurangnya keaktifan siswa dalam kelas pada saat berlangsungnya proses
pembelajaran.
3. Penerapan model pembelajaran disekolah kurang bervariasi.
1.3 Batasan Masalah
Mengingat luasnya masalah yang terkait dalam penelitian ini dan tidak
mungkin sekaligus dan agar penelitian ini lebih terarah dan terfokus, masalah
yang diteliti dibatasi hanya pada Perbedaan Hasil Belajar Siswa Menggunakan
Model Pembelajaran Kooperatif Student Teams Achievement Division (STAD)
dengan Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) pada Materi
Ekosistem di Kelas X SMA Al-hidayah Medan Tahun Pembelajaran 2015/2016.
1.4 Rumusan Masalah
Dari batasan masalah yang diajukan, maka yang menjadi rumusan masalah
dalam penelitian ini adalah:
1. Bagaimana hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran
Student Teams Achievement Division (STAD) pada materi Ekosistem di kelas
X IPA Perguruan Al-hidayah Medan Tahun 2015/2016?
2. Bagaimana hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran
Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) pada materi
Ekosistem di kelas X IPA Perguruan Al-hidayah Medan Tahun 2015/2016?
3. Apakah terdapat perbedaan yang signifikan menggunakan model pembelajaran
Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) pada materi
Ekosistem di kelas X IPA Perguruan Al-hidayah Medan Tahun 2015/2016?
1.5 Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui:
1. Hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model model pembelajaran
kooperatife tipe Student Teams Achievement Division (STAD) pada materi
pokok Ekosistem di kelas X IPA Perguruan SMA Al-hidayah Medan Tahun
2015/2016.
2. Hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model model pembelajaran
kooperatif tipe Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) pada
materi pokok Ekosistem di kelas X IPA Perguruan SMA Al-hidayah Medan
Tahun 2015/2016.
3. Perbedaan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran
Student Teams Achievement Division (STAD) dengan model Cooperative
Integrated Reading And Composition (CIRC) pada materi pokok Ekosistem di
kelas X IPA Perguruan SMA Al-hidayah Medan Tahun 2015/2016.
1.6 Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk:
1. Sebagai bahan masukan bagi guru – guru khususnya guru biologi dalam
memilih model pembelajaran yang tepat dalam pembelajaran biologi.
2. Sebagai masukan bagi peneliti untuk mempersiapkan diri menjadi guru yang
mampu meningkatkan kualitas pembelajaran.
3. Memberikan pengetahuan bagi siswa tentang cara berdiskusi pembelajaran
Student Teams Achievement Division (STAD) dan Cooperative Integrated
Reading And Composition (CIRC) sehingga dimanfaatkan siswa untuk
menggali dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan belajar untuk
49
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan
sebagai berikut:
1. Hasil belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran Student Teams
Achievement Division (STAD) pada materi ekosistem dengan nilai
rata-rata sebesar 76,759.
2. Hasil belajar siswa yang diajar dengan model Cooperative Integrated
Reading and Composition (CIRC) pada materi ekosistem dengan nilai
rata-rata sebesar 79,798.
3. Berdasarkan hasil uji hipotesisi diperoleh nilai thitung > ttabel (12,60 > 1,998)
yang berarti dalam penelitian ini H0 ditolak dan Ha diterima sehingga
dapat dinyatakan bahwa ada perbedaan hasil belajar siswa yang diajar
menggunakan model CIRC dan model STAD pada materi ekosistem di
kelas X SMA Alhidayah T.P 2015/2016.
5.2 Saran
Berdasarkan hasil penelitian ini, maka diajukan beberapa saran:
1. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber informasi yang
memeberikan pengetahuan dan pengalaman bagi siswa tentang cara
berdiskusi dengan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams
Achievement Division (STAD) maupun Cooperative Integrated reading
and Composition (CIRC).
2. Disarankan kepada peneliti berikutnya dapat meneliti hal ini pada sekolah-
sekolah lain dengan pokok bahasan yang berbeda agar dapat dijadikan
studi perbandingan guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, S, (2012), Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Penerbit PT Rineka Cipta, Jakarta.
Aryuli, D., Muslim,C., Manaf, S., Winarni, E, W, (2007), Biologi I SMA dan MA untuk kelas X, Esis, Jakarta.
Budiati, H, (2007), Biologi untuk SMA dan MA Kelas X, Buku Sekolah Elektronik, Jakarta.
Dimyati dan Mudjiono, (2006), Belajar dan Pembelajaran, Penerbit Rineka Cipta , Jakarta.
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Medan, (2011), Pedoman Penulisan Proposal dan Skripsi Mahasiswa program Studi Pendidikan, FMIPA, UNIMED.
Hamalik, O, (2001), Proses Belajar Mengajar, Penerbit Bumi Aksara, Bandung. Hamdani, ( 2010), Startegi Belajar Mengajar, Penerbit Pustaka Setia , Bandung. Harahap, M, (2013), Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD
Terhadap Hasil Pembelajaran Kognitif, Motivasi, dan Aktivitas Belajar Siswa Pada Konsep Ekosistem di MTsN Model Banda Aceh, STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh. IV(2): 64.
Istarani, (2011), 58 Model Pembelajaran Inovatif, Penerbit Media Persada, Medan Jatmiko, A, (2012), Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) Disertai Medai Komik Biologi Untuk Meningkatkan Minat Belajar Biologi Dalam Pelajaran Biologi Pada Siswa Kelas VIIA SMP Negeri 14 Surakarta Tahun Pelajaran 2011/2012, Skripsi FKIP, Universitas 11 Maret, Surakarta. Kusumaningrum, E., Raharjo., Lisdiana, L, (2015), Implementasi Strategi Belajar
Diagram Roundhouse Melalui Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) Pada Materi Daur Biogeokimia, Bioedu berkala ilmiah pendidikan biologi, 4(3): 972.
Negara, W,P, (2013), Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Biologi di SMPN 2 Nusa Pedina, Jurnal Ilmiah Disdikpora Kabupaten Klungkung, 1 (1): 1.
Pratiwi, A., Maryati, S., Srikini., Suharno., Bambang, (2007), Biologi untuk SMA Kelas X, Erlangga, Jakarta.
Rusman, (2014), Seri Manajemen Sekolah Bermutu Model – Model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru Edisi Kedua, Bandung, PT. Raja Grafindo Persada.
Subardi., Nuryani., Pramono, S, (2009), Biologi untuk Kelas X SMA dan MA, Buku Sekolah elektronik, Jakarta.
Sudjana, N, (2010), Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar, Penerbit PT Remaja Rosdakarya, bandung.
Trianto, (2009), Mendesain Model Pembelajaran Inovatif – Progresif: Konsep Landasan dan Implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP), Kencana, Jakarta.
51
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kognitif dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII SMPN 4 Praya Timur, LPPM IKIP Mataram. Yeni, L, F., Yokheebed., Kalsum., U, (2010), Efektivitas Model Pembelajaran