• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES KERJA PERAWAT DENGAN PERILAKU CARING PERAWAT DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT ISLAM MALANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES KERJA PERAWAT DENGAN PERILAKU CARING PERAWAT DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT ISLAM MALANG"

Copied!
35
0
0

Teks penuh

I. Pendahuluan

Bab ini memberikan latar belakang penelitian yang membahas pentingnya mutu pelayanan rumah sakit, khususnya peran perawat dalam memberikan asuhan keperawatan yang bermutu. Ditekankan bahwa sumber daya manusia, terutama perawat, merupakan faktor dominan dalam menentukan kualitas pelayanan. Latar belakang juga menyoroti pentingnya perilaku caring perawat dalam proses penyembuhan pasien dan hubungannya dengan kepuasan pasien. Kemudian, dijelaskan tentang stres kerja pada perawat, faktor-faktor penyebabnya, dan dampaknya terhadap produktivitas dan perilaku caring. Data mengenai kekurangan tenaga keperawatan di Rumah Sakit Islam Malang dan data kepuasan pasien yang rendah menjadi dasar permasalahan yang diteliti. Bab ini diakhiri dengan rumusan masalah, tujuan penelitian (umum dan khusus), manfaat penelitian, dan keaslian penelitian yang membandingkan penelitian ini dengan penelitian terdahulu.

1.1 Latar Belakang

Bagian ini memaparkan konteks penelitian dengan membahas peran vital perawat dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit. Ditegaskan pentingnya mutu pelayanan yang dipengaruhi oleh sumber daya manusia, khususnya perawat. Penjelasan mengenai pentingnya perilaku caring perawat dan hubungannya dengan kepuasan pasien diberikan secara rinci. Penulis juga menyoroti isu stres kerja pada perawat, faktor-faktor penyebabnya (beban kerja berlebihan, kekurangan staf, konflik interpersonal, dsb.), dan dampak negatifnya terhadap kinerja dan perilaku caring. Data statistik dari Rumah Sakit Islam Malang mengenai kekurangan tenaga perawat dan tingkat kepuasan pasien yang rendah digunakan untuk memperkuat argumen dan relevansi penelitian. Ini memberikan konteks yang kuat bagi pembaca untuk memahami urgensi penelitian ini.

1.2 Rumusan Masalah

Bagian ini secara ringkas dan tepat merumuskan pertanyaan penelitian utama: Apakah terdapat hubungan antara tingkat stres kerja perawat dengan perilaku caring perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Islam Malang? Rumusan masalah ini fokus dan langsung ke inti permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian. Ini menunjukkan kejelasan fokus penelitian dan membantu pembaca memahami pertanyaan yang akan dijawab oleh penelitian.

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian, baik umum maupun khusus, diuraikan dengan jelas. Tujuan umum penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres kerja perawat dengan perilaku caring mereka. Tujuan khusus kemudian membedah tujuan umum menjadi langkah-langkah yang lebih spesifik, yaitu mengukur tingkat stres kerja, mengidentifikasi perilaku caring, dan menganalisis hubungan antara kedua variabel tersebut. Kejelasan tujuan penelitian ini memastikan agar penelitian terarah dan hasil penelitian dapat diinterpretasikan secara tepat. Ini menunjukkan pendekatan yang sistematis dan terukur dalam penelitian.

1.4 Manfaat Penelitian

Bagian ini menjelaskan manfaat penelitian bagi berbagai pihak. Manfaat bagi profesi keperawatan meliputi pemahaman tentang stres kerja dan strategi penanganannya. Manfaat bagi penulis adalah penambahan wawasan dan pengalaman. Manfaat bagi institusi pendidikan adalah sebagai referensi penelitian selanjutnya, sementara manfaat bagi Rumah Sakit Islam Malang adalah sebagai masukan untuk kebijakan dan program peningkatan kualitas pelayanan. Penjelasan ini menunjukkan dampak potensial penelitian dan relevansi praktisnya.

1.5 Keaslian Penelitian

Bagian ini menunjukan keaslian penelitian dengan membandingkannya dengan penelitian terdahulu yang relevan. Penulis membandingkan metodologi dan hasil penelitian sebelumnya dengan penelitian yang akan dilakukan, menyoroti perbedaan dan kontribusi unik dari penelitian ini. Ini penting untuk menunjukkan bahwa penelitian ini bukanlah duplikasi dan memberikan kontribusi baru pada bidang studi yang relevan.

II. Tinjauan Pustaka

Bab ini memberikan landasan teori dan konseptual bagi penelitian. Bab ini mengkaji berbagai definisi dan teori mengenai stres kerja, tingkatan stres, dampak stres, dan manajemen stres. Kemudian dibahas konsep caring perawat, komponen-komponennya, karakteristiknya, faktor-faktor yang mempengaruhinya, dan sepuluh faktor carative menurut Watson. Hubungan antara stres kerja dan perilaku caring juga diulas. Bab ini bertujuan untuk memberikan kerangka teori yang kuat dan relevan untuk memahami hubungan antara kedua variabel penelitian.

2.1 Stres

Sub-bab ini akan membahas secara mendalam tentang stres, meliputi definisi, jenis-jenis stres, tahapan stres, faktor-faktor penyebab stres, serta dampak positif dan negatif stres terhadap kesehatan. Penulis akan memaparkan berbagai teori dan model stres yang relevan, serta mengkaji literatur ilmiah yang mendukung setiap poin yang dibahas. Ini akan memberikan pemahaman yang komprehensif tentang konsep stres sebagai variabel independen dalam penelitian.

2.2 Caring Perawat

Sub-bab ini akan fokus pada konsep caring dalam keperawatan. Definisi caring, komponen-komponen caring, karakteristik perawat yang caring, dan faktor-faktor yang mempengaruhi caring perawat akan diuraikan. Teori caring Watson dan bagaimana penerapannya dalam praktik keperawatan akan dijelaskan secara rinci. Ini akan memberikan landasan teoritis yang kuat untuk memahami variabel dependen dalam penelitian.

2.3 Kepuasan Pasien

Sub-bab ini membahas tentang kepuasan pasien sebagai konteks yang lebih luas dari penelitian. Meskipun bukan variabel utama, kepuasan pasien relevan karena perilaku caring perawat berpengaruh pada kepuasan pasien. Penulis akan mengkaji faktor-faktor yang menentukan kepuasan pasien dan bagaimana perilaku caring perawat berkontribusi pada kepuasan tersebut. Ini memberi perspektif yang lebih komprehensif tentang implikasi penelitian.

2.4 Hubungan Tingkat Stres Kerja terhadap Perilaku Caring Perawat

Sub-bab ini akan meninjau literatur ilmiah yang telah membahas hubungan antara stres kerja dan perilaku caring perawat. Penulis akan menganalisis temuan-temuan penelitian sebelumnya dan mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan yang akan diisi oleh penelitian ini. Ini akan menjelaskan bagaimana penelitian ini akan berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara kedua variabel tersebut.

III. Kerangka Konsep

Bab ini menggambarkan kerangka konseptual penelitian yang menunjukkan hubungan antara variabel independen (tingkat stres kerja perawat) dan variabel dependen (perilaku caring perawat). Kerangka konseptual ini akan divisualisasikan dalam bentuk diagram dan dijelaskan secara rinci. Hipotesis penelitian juga akan dirumuskan di bab ini.

3.1 Kerangka Konsep

Bagian ini menyajikan diagram yang menggambarkan hubungan hipotesis antara stres kerja dan perilaku caring. Penjelasan rinci mengenai alur hubungan antara variabel-variabel yang dilibatkan akan diberikan. Ini akan memberikan gambaran visual yang jelas kepada pembaca mengenai bagaimana kedua variabel dihubungkan dalam penelitian ini.

3.2 Hipotesis

Bagian ini merumuskan hipotesis penelitian berdasarkan kerangka konsep yang telah dijelaskan. Hipotesis akan dirumuskan secara eksplisit dan terukur, sehingga dapat diuji secara empiris. Ini akan menjadi dasar pengujian data dan penarikan kesimpulan dalam penelitian.

IV. Metode Penelitian

Bab ini menjelaskan desain penelitian, populasi dan sampel, instrumen penelitian, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penjelasan rinci mengenai instrumen yang digunakan, termasuk uji validitas dan reliabilitas, akan diberikan. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji Chi-Square untuk menguji hipotesis penelitian. Etika penelitian juga dibahas.

4.1 Desain Penelitian

Bagian ini menjelaskan secara detail jenis desain penelitian yang digunakan, yaitu cross-sectional. Alasan pemilihan desain ini akan dijelaskan secara jelas, meliputi kelebihan dan kekurangan desain tersebut dalam konteks penelitian ini. Ini menunjukkan metodologi yang tepat dan terukur.

4.2 Populasi, Sampel dan Sampling

Bagian ini menjelaskan populasi, sampel, dan teknik sampling yang digunakan. Penjelasan rinci mengenai cara penentuan sampel dan pertimbangan-pertimbangan yang digunakan akan diuraikan. Ini akan menjamin representasi dan generalisasi hasil penelitian.

4.3 Instrumen Penelitian

Bagian ini menjelaskan instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data, yaitu kuesioner. Proses pengembangan kuesioner, termasuk uji validitas dan reliabilitas, akan dijelaskan. Ini memastikan akurasi dan kehandalan data yang dikumpulkan.

4.4 Prosedur Pengumpulan Data

Bagian ini menjelaskan langkah-langkah yang dilakukan dalam pengumpulan data. Penjelasan rinci tentang cara kuesioner disebar dan dikumpulkan akan diuraikan. Ini memastikan metodologi yang terukur dan dapat direplikasi.

4.5 Analisa dan Pengolahan Data

Bagian ini menjelaskan teknik analisis data yang digunakan, yaitu uji Chi-Square. Alasan pemilihan uji statistik ini dan langkah-langkah analisis data akan dijelaskan secara rinci. Ini memastikan agar analisis data sesuai dengan desain penelitian dan tujuan penelitian.

4.6 Etika Penelitian

Bagian ini menjelaskan aspek etika penelitian yang dipatuhi. Aspek seperti informed consent, anonimitas, kerahasiaan, dan hak responden untuk menolak berpartisipasi akan dijelaskan. Ini menjamin etika dan integritas penelitian.

V. Hasil Penelitian dan Analisa Data

Bab ini menyajikan hasil penelitian berupa deskripsi karakteristik sampel, deskripsi jawaban responden terhadap kuesioner, distribusi responden menurut tingkat stres kerja dan perilaku caring, serta analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji statistik akan diinterpretasikan dan dijelaskan secara rinci.

5.1 Hasil Penelitian

Bagian ini menyajikan deskripsi karakteristik sampel (demografi perawat), deskripsi jawaban responden terhadap kuesioner stres kerja dan kuesioner perilaku caring, dan distribusi responden berdasarkan tingkat stres kerja dan perilaku caring. Data disajikan dalam bentuk tabel dan grafik yang mudah dipahami.

5.2 Analisa Data

Bagian ini menyajikan analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji Chi-Square akan diinterpretasikan dan dijelaskan, termasuk nilai p-value dan kesimpulannya. Ini akan menjawab hipotesis penelitian.

VI. Pembahasan

Bab ini membahas hasil penelitian dan menginterpretasikan temuan-temuan dalam konteks literatur yang telah dikaji. Pembahasan akan mencakup interpretasi hasil uji Chi-Square, diskusi mengenai hubungan antara tingkat stres kerja dan perilaku caring perawat, dan keterbatasan penelitian. Implikasi hasil penelitian untuk keperawatan juga akan dibahas.

6.1 Interpretasi dan Diskusi Hasil

Bagian ini menjelaskan secara detail interpretasi hasil analisis data. Temuan-temuan akan dikaitkan dengan teori dan literatur yang telah dikaji sebelumnya. Diskusi akan fokus pada hubungan antara stres kerja dan perilaku caring, serta faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi hubungan tersebut. Pembahasan akan menjawab pertanyaan penelitian dan memberikan penjelasan yang mendalam.

6.2 Keterbatasan Penelitian

Bagian ini mengidentifikasi keterbatasan penelitian yang mungkin mempengaruhi validitas dan generalisasi hasil penelitian. Ini menunjukkan objektivitas dan kejujuran ilmiah penulis.

6.3 Implikasi Untuk Keperawatan

Bagian ini membahas implikasi praktis dari hasil penelitian bagi praktik keperawatan. Saran-saran untuk mengatasi masalah stres kerja dan meningkatkan perilaku caring perawat akan diberikan. Ini menunjukkan relevansi praktis dari penelitian.

VII. Kesimpulan dan Saran

Bab ini menyimpulkan hasil penelitian dan memberikan saran-saran berdasarkan temuan penelitian. Kesimpulan akan menjawab pertanyaan penelitian secara ringkas dan jelas. Saran akan diberikan untuk institusi pelayanan kesehatan dan untuk penelitian selanjutnya.

7.1 Kesimpulan

Bagian ini merangkum secara ringkas hasil penelitian dan menjawab pertanyaan penelitian. Kesimpulan harus sesuai dengan temuan dan analisis data yang telah disajikan.

7.2 Saran

Bagian ini memberikan saran-saran yang relevan berdasarkan temuan penelitian. Saran diberikan untuk institusi pelayanan kesehatan (misalnya, program manajemen stres untuk perawat) dan untuk penelitian selanjutnya (misalnya, penelitian dengan desain dan variabel yang berbeda).

VIII.Daftar Pustaka

Daftar pustaka memuat semua sumber rujukan yang digunakan dalam penulisan skripsi.

IX.Lampiran

Bagian lampiran berisi dokumen-dokumen pendukung penelitian, seperti surat izin penelitian, kuesioner, dan hasil analisis data mentah.

Gambar

Tabel 1.1 Ketuhuhan Tenaga Keperawatan RS Islam Malang

Referensi

Dokumen terkait

Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat allah SWT, berkat rahmat dan bimbingannya saya dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “ Hubungan Antara Self- efficacy

Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT, berkat rahmat dan bimbinganNya saya dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “ Hubungan Antara Jumlah Kalori

Syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT atas segala karunia dan rahmat yang dilimpahkan-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Perbedaan

Puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan hidayah-Nya, sehingga peneliti dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Pengaruh Shift Kerja terhadap

Puji dan syukur secara mendalam penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi dengan

Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT, berkat rahmat dan bimbinganNya saya dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Gambaran Tingkat Pengetahuan Dan

Puji syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan karunianya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah yang

Puji dan Syukur Alhamdulillah saya panjatkan kehadirat Allah SWT, berkat rahmat dan bimbinganNya saya dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Analisis Hubungan