• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Pengembangan Karir dan Desain Pekerjaan Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Pada Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Pengaruh Pengembangan Karir dan Desain Pekerjaan Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Pada Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Medan"

Copied!
145
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Eva Maria Br Perangin-angin
  • Pengajar:
    • Dr. Yeni Absah, SE, M.Si
  • Sekolah: Universitas Sumatera Utara
  • Mata Pelajaran: Manajemen
  • Topik: Pengaruh Pengembangan Karir dan Desain Pekerjaan Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Pada Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Medan
  • Tipe: Skripsi
  • Tahun: 2015
  • Kota: Medan

I. PENDAHULUAN

Bagian pendahuluan menjelaskan latar belakang pentingnya pengembangan karir dan desain pekerjaan dalam meningkatkan prestasi kerja pegawai. Penelitian ini berfokus pada pegawai Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, dengan tujuan untuk menganalisis hubungan antara variabel-variabel tersebut. Hal ini sangat relevan dalam konteks pendidikan manajemen sumber daya manusia, karena memberikan wawasan tentang bagaimana strategi pengembangan karir dan desain pekerjaan dapat diterapkan dalam organisasi untuk mencapai tujuan yang lebih baik.

1.1 Latar Belakang Masalah

Latar belakang masalah menyoroti pentingnya manajemen sumber daya manusia dalam mencapai tujuan organisasi. Penelitian ini menekankan bahwa prestasi kerja pegawai sangat dipengaruhi oleh pengembangan karir dan desain pekerjaan yang baik. Ini memberikan landasan bagi mahasiswa untuk memahami konsep-konsep manajemen yang dapat diterapkan dalam situasi nyata, serta dampaknya terhadap kinerja individu dan organisasi.

1.2 Rumusan Masalah

Rumusan masalah mengidentifikasi tiga pertanyaan kunci mengenai pengaruh pengembangan karir dan desain pekerjaan terhadap prestasi kerja pegawai. Ini memberikan fokus penelitian yang jelas dan dapat diukur, yang penting untuk tujuan akademis dan pengembangan penelitian lebih lanjut di bidang manajemen.

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian dirumuskan untuk mengeksplorasi pengaruh pengembangan karir dan desain pekerjaan terhadap prestasi kerja pegawai. Hal ini relevan dalam konteks pendidikan, karena membantu mahasiswa memahami bagaimana tujuan penelitian dapat diterapkan untuk mengatasi masalah dalam organisasi dan meningkatkan efektivitas kinerja pegawai.

1.4 Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian ini mencakup kontribusi bagi organisasi dalam meningkatkan pengembangan karir dan desain pekerjaan, serta memberikan referensi bagi akademisi. Ini menunjukkan bagaimana penelitian dapat berfungsi sebagai jembatan antara teori dan praktik dalam bidang manajemen sumber daya manusia.

II. TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan pustaka memberikan dasar teoritis yang kuat mengenai pengembangan karir, desain pekerjaan, dan prestasi kerja. Ini mencakup definisi, tujuan, dan manfaat dari masing-masing konsep, serta hubungan antara ketiganya. Bagian ini sangat penting dalam konteks pendidikan karena memberikan pemahaman yang mendalam tentang teori-teori yang mendasari praktik manajemen sumber daya manusia.

2.1 Uraian Teoritis

Uraian teoritis menjelaskan berbagai konsep terkait pengembangan karir dan desain pekerjaan. Ini mencakup pemahaman mendalam tentang bagaimana pengembangan karir dapat meningkatkan potensi individu dan bagaimana desain pekerjaan yang baik dapat mempengaruhi kepuasan dan produktivitas pegawai. Ini memberikan kerangka kerja bagi mahasiswa untuk menerapkan teori dalam praktik.

2.2 Penelitian Terdahulu

Bagian ini membahas penelitian sebelumnya yang relevan, memberikan konteks untuk studi ini. Ini membantu mahasiswa memahami bagaimana penelitian ini berkontribusi pada literatur yang ada dan mengidentifikasi celah yang ada dalam penelitian sebelumnya, yang dapat dijadikan dasar untuk penelitian lebih lanjut.

2.3 Kerangka Konseptual

Kerangka konseptual mengilustrasikan hubungan antara variabel penelitian. Ini penting untuk memahami bagaimana pengembangan karir dan desain pekerjaan berinteraksi dan mempengaruhi prestasi kerja. Mahasiswa dapat menggunakan kerangka ini sebagai dasar untuk mengembangkan model penelitian mereka sendiri di masa depan.

2.4 Hipotesis

Hipotesis yang diajukan memberikan arah penelitian yang jelas. Ini menantang mahasiswa untuk berpikir kritis tentang hubungan antara variabel dan merumuskan argumen berdasarkan data yang ada, yang merupakan keterampilan penting dalam penelitian akademis.

III. METODE PENELITIAN

Metode penelitian menjelaskan pendekatan yang digunakan dalam studi ini, termasuk jenis penelitian, tempat, waktu, dan teknik pengumpulan data. Metode yang tepat sangat penting untuk mencapai hasil yang valid dan reliabel, memberikan contoh bagi mahasiswa tentang bagaimana merancang penelitian yang sistematis.

3.1 Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian asosiatif kausal, yang berfokus pada hubungan antar variabel. Ini memberikan wawasan tentang bagaimana penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh satu variabel terhadap variabel lainnya, yang merupakan keterampilan penting dalam penelitian akademis.

3.2 Tempat dan Waktu Penelitian

Deskripsi tempat dan waktu penelitian memberikan konteks yang jelas untuk hasil penelitian. Ini membantu mahasiswa memahami pentingnya pemilihan lokasi penelitian yang tepat dan pengaturan waktu yang relevan untuk mendapatkan data yang akurat.

3.3 Batasan Operasional

Batasan operasional menetapkan ruang lingkup penelitian dan membantu dalam mengidentifikasi variabel yang akan diteliti. Ini penting untuk menjaga fokus penelitian dan menghindari generalisasi yang tidak tepat.

3.8 Metode Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup kuesioner dan wawancara, yang merupakan teknik umum dalam penelitian sosial. Ini memberikan contoh bagi mahasiswa tentang bagaimana data dapat dikumpulkan secara efektif untuk analisis.

IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Bagian ini menyajikan hasil penelitian dan analisis data yang diperoleh. Pembahasan hasil memberikan wawasan tentang bagaimana pengembangan karir dan desain pekerjaan mempengaruhi prestasi kerja. Ini penting untuk menghubungkan teori dengan praktik dan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang aplikasi nyata dari penelitian.

4.1 Gambaran Umum Perusahaan

Gambaran umum perusahaan memberikan konteks bagi hasil penelitian. Ini membantu mahasiswa memahami bagaimana karakteristik organisasi dapat mempengaruhi hasil penelitian dan relevansi pengembangan karir serta desain pekerjaan dalam konteks tersebut.

4.2 Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karir dan desain pekerjaan memiliki pengaruh positif terhadap prestasi kerja pegawai. Ini memberikan bukti empiris yang mendukung teori yang telah dibahas sebelumnya, dan menunjukkan kepada mahasiswa bagaimana data dapat digunakan untuk mendukung argumen.

4.3 Pembahasan

Pembahasan hasil memberikan interpretasi terhadap data yang diperoleh, menjelaskan implikasi dari temuan penelitian. Ini penting untuk membantu mahasiswa memahami bagaimana hasil penelitian dapat diterapkan dalam praktik manajemen sumber daya manusia.

V. PENUTUP

Bagian penutup merangkum temuan penelitian dan memberikan rekomendasi untuk praktik dan penelitian lebih lanjut. Ini penting untuk memberikan kesimpulan yang jelas dan mengarahkan pembaca pada langkah selanjutnya, baik dalam praktik maupun penelitian di bidang manajemen sumber daya manusia.

5.1 Kesimpulan

Kesimpulan merangkum hasil utama dari penelitian, menegaskan pentingnya pengembangan karir dan desain pekerjaan dalam meningkatkan prestasi kerja pegawai. Ini memberikan ringkasan yang jelas bagi mahasiswa tentang apa yang telah dipelajari dari penelitian ini.

5.2 Rekomendasi

Rekomendasi yang diberikan berdasarkan temuan penelitian memberikan arahan untuk tindakan selanjutnya. Ini membantu mahasiswa memahami bagaimana penelitian dapat diterapkan dalam praktik dan memberikan kontribusi terhadap pengembangan organisasi.

Gambar

Tabel 1.1 Daftar Pelaksanaan Pelatihan Pegawai Dinas Kesehatan
Tabel 1.2
Tabel 2.1
Gambar 2.1
+7

Referensi

Dokumen terkait

kesungguhan dalam berkomunikasi. 4) Bergaul, yaitu tingkah laku yang berhubungan dengan kemampuan bergaul dengan orang lain secara kelompok (lebih dari dua orang). 5) Mematuhi

Metode analisis data menggunakan metode deskriptif dan metode kuantitatif yaitu dengan Analisis Regresi liniear sederhana yang digunakan untuk mengukur pengaruh Perencanaan

Dalam kenyataannya berdasarkan hasil penelitian pada variabel bebas pendidikan dan latihan yang dilakukan bahwa pegawai di lingkungan Balai Pelatihan Kesehatan

Teknik Pengumpulan Data Primer, yaitu teknik pengumpulan data yang diperoleh melalui kegiatan penelitian secara langsung ke lokasi penelitian untuk mencari data yang lengkap

Kemudian, indikator yang mempunyai pengaruh yang lemah adalah latar belakang pendidikan, memang benar bahwa dalam proses promosi seorang pegawai latar belakang

Motivasi kerja pegawai di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Selatan sebagai variabel dependen dikembangkan menjadi beberapa indikator yaitu

Dalam kenyataannya berdasarkan hasil penelitian pada variabel bebas pendidikan dan latihan yang dilakukan bahwa pegawai di lingkungan Balai Pelatihan Kesehatan

dan Gambar 4 menunjukkan bahwa SDM di SNVT Pengembangan Kawasan Permukiman Provinsi Sumtera Barat adalah tamatan SLTA atau kurang yaitu 14 orang dengan komposisi 50% laki- laki dan