• Tidak ada hasil yang ditemukan

Faktor Faktor Yang Memengaruhi Terjadinya Asphyxia Neonatorum Di Rumah Sakit Umum St Elisabeth Medan Tahun 2007 - 2012

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Faktor Faktor Yang Memengaruhi Terjadinya Asphyxia Neonatorum Di Rumah Sakit Umum St Elisabeth Medan Tahun 2007 - 2012"

Copied!
115
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2.1  Penetapan Nilai Apgar Neonatus pada Diagnosa Asphyxia Neonatorum
Gambar 2.1.  Alur Manajemen asphyxia neonatorum3
Gambar 2.2. Kerangka Konsep Penelitian
Tabel 3.1 Nilai Odd Rasio Untuk Setiap Variabel
+7

Referensi

Dokumen terkait

Gambar 6.8 Proporsi Jenis Riwayat Penyakit Terdahulu Penderita Kanker Hati Rawat Inap di RS Santa Elisabeth Medan Tahun 2005-2009 Berdasarkan gambar 6.8 dapat dilihat

Distribusi Proporsi Penderita Perdarahan Antepartum Berdasarkan Riwayat Kehamilan/Persalinan Jelek yang Dirawat Inap di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2004-2008

Kerangka konsep dalam penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya asfiksia neonatorum pada ibu dengan KPD yang terdiri dari usia kehamilan,

Hipotesis yang diajukan ialah adanya hubungan antara umur ibu, praktik ibu dalam pemeriksaan ANC, paritas, jarak kehamilan, riwayat medis dan riwayat obstetrik, tingkat

Bagaimana gambaran usia, paritas, tinggi badan, jumlah pemeriksaan kehamilan, kejadian ketuban pecah dini, riwayat obstetri ibu, riwayat penyakit hipertensi, riwayat penyakit

Gambar 5.14 Diagram Batang Proporsi Riwayat Penyakit Penderita Rinosinusitis Kronik Berdasarkan Banyak Sinus Yang Terlibat di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan

Kesimpulan : Dari hasil penelitian ini bahwa mayoritas bayi yang mengalami asfiksia neonatorum terjadi pada ibu dengan usia kehamilan preterm dengan KPD lebih dari atau sama dengan

Rata-rata ibu yang mengalami abortus memiliki umur beresiko 35 tahun keatas, memiliki paritas lebih dari 4 dan memiliki riwayat abortus.Tujuan Penelitian : Untuk