TUGAS AKHIR
FUNGSI ANGGARAN KAS SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN
OLEH :
ICHWAN HASIBUAN 102102158
PROGRAM STUDI DIPLOMA III AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA M E D A N
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS EKONOMI
MEDAN
PERSETUJUAN ADMINISTRASI AKADEMIK
NAMA : ICHWAN HASIBUAN
NIM : 102102158
PROGRAM STUDI : DIPLOMA III AKUNTANSI
JUDUL TUGAS AKHIR : FUNGSI ANGGARAN KAS SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN DAN
PENGAWASAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Tanggal Dosen Pembimbing Tugas Akhir
(Rasdianto, SE, Ak, M.Si) NIP. 19550908 1981103 1 005
Tanggal Ketua Prodi Diploma III Akuntansi
(
NIP. 131127370
Drs. Rustam, M.Si, Ak)
Tanggal Dekan Fakultas Ekonomi
NIP. 19560407 198002 1 001
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS EKONOMI
MEDAN
PENANGGUNG JAWAB TUGAS AKHIR
NAMA : ICHWAN HASIBUAN
NIM : 102102158
PROGRAM STUDI : DIPLOMA III AKUNTANSI
JUDUL TUGAS AKHIR : FUNGSI ANGGARAN KAS SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS
SUMATERA UTARA
Medan, 15 November 2013
i
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Syukur Alhamdulillah penulis ucapkan kehadirat Allah SWT, yang telah
memberikan rahmat dan karunia-Nya, serta nikmat yang tak terhingga baik nikmat
kesehatan, keselamatan dan terutama nikmat waktu serta kesempatan , sehingga
penulis dapat menyelesaikan tugas akhir ini dengan baik. Shalawat dan salam penulis
sampaikan kehariban junjungan nabi besar Muhammad SAW, yang dengan
tuntunannya telah membawa manusia kealam kebenaran yang penulis harapkan
syafaatnya di hari akhir kelak, Amin.
Tugas Akhir ini dibuat oleh penulis dengan tujuan untuk melengkapi salah satu
syarat untuk menyelesaikan pendidikan pada program Diploma III Fakultas Ekonomi
Universitas Sumatera Utara. Dalam rangka memenuhi tujuan tersebut, maka penulis
menyusun Tugas Akhir ini dengan judul: “Fungsi Anggaran Kas Sebagai Alat
Perencanaan Dan Pengawasan Pada Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara”.
Dalam penyelesaian Tugas Akhir ini penulis banyak mendapat bantuan dari
berbagai pihak, baik itu berupa saran maupun bimbingan. Melalui lembaran ini
penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada :
1. Bapak Prof. Dr. Azhar Maksum, M.Ec, Ac. Ak selaku Dekan Fakultas
Ekonomi Universitas Sumatera Utara.
2. Bapak Drs. Rustam, M.Si, Ak selaku Ketua Program Studi Diploma III
Akuntansi Fakultas Ekonomi Univeritas Sumatera Utara.
3. Bapak Drs. Chairul Nazwar, M.Si, Ak selaku sekretaris Program Studi
ii
4. Bapak Rasdianto, SE, Ak, M.Si selaku Dosen Pembimbing penulis yang telah
meluangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk memberikan bimbingan, arahan
dan koreksi dalam proses penyelesaian tugas akhir sehingga dapat diselesaikan
dengan baik.
5. Bapak / Ibu Staff dan Pegawai di Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera
Utara.
6. Teristimewa kepada kedua orang tua tercinta Ayahanda Zulkarnaen Hasibuan
dan Ibunda Maghdalena Lubis, dan juga kedua Saudari saya Fatika Sari
Hasibuan dan Addina Hasibuan memberikan segalanya kepada saya mulai dari
kasih sayang, perhatian, pengorbanan serta dorongan semangat sehingga
penulis dapat menyelesaiakan pendidikan pada Fakultas Ekonomi Universitas
Sumatera Utara
7. Semua teman seperjuangan di DIII Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera
Utara terkhusus Fatah Baginda Goby, Jahrianto Sitompul, M.Arfa.
Penulis menyadari bahwa Tugas Akhir ini belum sempurna dan masih banyak
kekurangan. Untuk itu penulis memohon maaf atas kesalahan dan kekurangan yang
terdapat di dalamnya dan semoga Tugas Akhir ini dapat memberikan manfaat kepada
pembacanya.
Medan, 28 Oktober 2013
Penulis
iii DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ... i
DAFTAR ISI... iv
DAFTAR TABEL ... vi
DAFTAR GAMBAR ... vii
BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang masalah ... 1
B. Perumusan masalah ... 3
C. Tujuan dan manfaat penelitian... 3
D. Rencana penulisan ... 4
1. Jadwal survey/observasi ... 4
2. Rencana isi ... 4
BAB II FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA A. Sejarah singkat Fakultas Ekonomi USU ... 6
B. Struktur organisasi Fakultas Ekonomi USU ... 8
C. Job description ... 13
D. Jaringan kegiatan ... 17
E. Kinerja kegiatan terkini... 17
iv
BAB III FUNGSI ANGGARAN KAS SEBAGAI ALAT PERENCANAN DAN PENGAWASAN PADA FAKULTAS EKONOMI SUMATERA UTARA
A. Pengertian anggaran dan kas ... 20
B. Anggaran kas ... 22
C. Penyusunan anggaran kas ... 23
D. Anggaran kas sebagai alat perencanaan ... 25
E. Anggaran kas sebagai alat pengawasan ... 27
F. Analisis penggunaan kas ... 28
BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan ... 35
B. Saran ... 35
v
DAFTAR TABEL
Nomor Judul Halaman
Table 1.1 Jadwal penelitian dan penyusunan Tugas Akhir………. 4
Table 3.1 Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara laporan
Anggran pendapatan dan belanja tahun anggaran 2012……...30
Table 3.2 Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara laporan
vi
DAFTAR GAMBAR
Nomor Judul Halaman Gambar 2.1 Struktur organisasi Fakultas Ekonomi USU ... 9
Gambar 3.1 Flowchart proses penyusunan anggaran pada Fakultas Ekonomi
1 BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Dalam mendirikan suatu perusahaan dan dalam melaksanakan kegiatan
operasionalnya setiap perusahaan harus memiliki sasaran dan tujuan yang ingin
dicapai. Untuk itu perusahaan harus mampu mengelola sumber daya yang dimilikinya
secara optimal. Pengalokasian sumber dana harus direncanakan setepat mungkin dan
penggunaannya harus diawasi supaya hasil yang dicapai sesuai dengan yang
diharapkan perusahaan.
Perusahaan yang mempunyai kegiatan operasional yang luas, manajemen tidak
dapat lagi mengawasi jalannya perusahaan secara langsung. Terutama dalam
pengalokasian sumber dana yang dimiliki oleh perusahaan. Sumber dana tersebut
harus direncanakan setepat mungkin dan diawasi penggunaannya agar hasil yang
ditetapkan dapat dicapai. Dengan manajemen yang baik dalam kegiatan operasional
perusahaan yang meliputi perencanaan dan pengawasan yang tepat, perusahaan akan
dapat mencapai tujuannya.
Perencanaan berguna untuk menentukan tujuan yang ingin dicapai
perusahaan, sedangkan pengawasan sebagai tindakan yang dilakukan manajemen
dalam mengevaluasi kinerja, apakah dapat ditemukan efisiensi dari para pelaksana
dalam mengelola perusahaan serta menerapkan tindakan korektif sehingga hasil
pekerjaan sesuai dengan rencana, oleh karena itu dibutuhkan suatu alat manajemen
untuk menilai keberhasilan proses perencanaan dan pengawasan terutama yang
berhubungan dengan laporan keuangan.
Alat manajemen yang diperlukan untuk proses perencanaan dan pengawasan
salah satunya adalah anggaran. Anggaran (budget) merupakan rencana tertulis
mengenai kegiatan suatu organisasi yang dinyatakan secara kuantitatif untuk jangka
waktu tertentu. Anggaran tersebut digunakan sebagai dasar operasional dan tolok ukur
untuk pencapaian tujuan perusahaan juga bermanfaat sebagai pengawasan perusahaan.
Oleh karena itu, anggaran haruslah disusun secara teliti penuh pertimbangan serta
2
perusahaan berkembang semakin besar, maka perencanaan dan pengawasan kerja
yang dilakukan harus seimbang dengan besarnya perusahaan tersebut.
Anggaran disusun dan ditetapkan oleh pimpinan perusahaan yang kemudian
dilaksanakan oleh anggota-anggota organisasi perusahaan. Dari realisasi ini, kemudian
disusun laporannya dan pihak manajemen dapat menilai dan mengevaluasi realisasi
tersebut dengan anggaran yang telah dibuat. Apakah sudah tercapai target-target yang
dianggarkan atau belum, kemudian disusun tindakan-tindakan yang akan diambil dan
keputusan lainnya yang diperlukan. Anggaran juga membantu seorang pimpinan
untuk mengetahui penyimpangan-penyimpangan yang terjadi untuk dikoreksi dan
dilakukan pencegahan di masa yang akan datang.
Anggaran terdiri dari beberapa jenis diantaranya adalah anggaran kas.
Anggaran kas adalah prediksi aliran keluar-masuknya uang yang direncanakan
perusahaan di dalam suatu periode tertentu, beserta penjelasan tentang sumber-sumber
penerimaan dan pengeluaran kas tersebut. Kas merupakan harta perusahaan yang
dimiliki perusahaan sebagai alat pembayaran dan siap digunakan untuk investasi
maupun menjalankan operasi perusahaan setiap saat dibutuhkan. Ketersediaan kas
dalam perusahaan sangat penting untuk memenuhi kebutuhan perusahaan.
Kekurangan uang akan menyebabkan perusahaan tidak dapat membayar berbagai
aktivitas operasi. Sebaliknya, kelebihan uang pada suatu saat, melebihi kebutuhan
perusahaan, menyebabkan terlalu banyaknya uang menganggur, padahal seharusnya
uang tersebut dapat dikelola secara lebih optimal lagi untuk kepentingan perusahaan.
Dengan menyusun anggaran kas, akan dapat diketahui keadaan kas yang akan
tersedia dalam perusahaan. Karena penting sekali bagi perusahaan untuk memiliki kas
dalam jumlah dan waktu yang tepat agar kas tersebut dapat dipergunakan secara
optimal tanpa mengganggu operasi perusahaan. Untuk kepentingan itulah, perlu
dilakukan perencanaan yang baik untuk melihat penerimaan dan pengeluaran kas
perusahan untuk suatu periode tertentu.
Berdasarkan uraian diatas terlihat jelas bahwa perencanaan dan pengawsan
pada kas mempunyai peranan yang sangat penting. Oleh karena itu, penulis merasa
tertarik untuk menulis tugas akhir ini dengan judul “FUNGSI ANGGARAN KAS
3 B.Perumusan Masalah
Seperti yang telah diuraikan diatas, bahwa anggaran kas sangat penting peranannya
dalam suatu organisasi perusahaan dalam melakukan kegiatan opersionalnya. Oleh
karena itu yang menjadi permasalah adalah:
1. Apakah anggaran kas yang digunakan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera
Utara telah memenuhi fungsinya sebagai alat perencanaan dan pengawasan?
2. Apakah anggaran kas yang dibuat dan digunakan Fakultas Ekonomi
Universitas Sumatera Utara sudah terealisasi dengan baik?
C.Tujuan dan Manfaat Penelitian Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian yang dilakukan penulis adalah sebagai berikut :
a. Untuk mengetahui anggaran kas Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera
Utara telah memenuhi fungsinya sebagai alat perencanaan dan pengawasan.
b. Untuk mengetahui anggaran kas yang dibuat dan digunakan Fakultas Ekonomi
Universitas Ekonomi sudah terealisasi dengan baik.
Manfaat Penelitian
Adapun manfaat penelitian yang dilakukan penulis adalah sebagai berikut :
a. Bagi Penulis, sebagai masukan dan tambahan pengetahuan jika
sewaktu-waktu penulis dihadapkan pada masalah yang berhubungan dengan
anggaran kas.
b. Bagi Fakultas, untuk mengetahui sejauh mana anggaran kas sebagai alat
perencanaan dan pengawasan pada Fakultas Ekonomi Universitas
Sumatera Utara.
c. Bagi pihak lain, sebagai sumbangan pemikiran dalam melakukan
penelitian yang berkaitan tentang pengelolaan dan pengawasan anggaran
kas, menambah wawasan pengetahuan dan penelitian di samping
4 D. Rencana Penulisan
1. Jadwal Survei/Observasi
Penulis melakukan survei di Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara,
yaitu mulai dari tanggal 27 Mei sampai dengan 06 Juli 2013. Berikut ini adalah
penjelasan dari jadwal survei/observasi penulis:
Tabel 1.1
Jadwal Penelitian dan Penyusunan Tugas Akhir
2. Rencana Isi
Adapun rencana isi dari Tugas Akhir ini adalah sebagai berikut :
BAB I : PENDAHULUAN
Menguraikan latar belakang masalah, perumusan masalah,
tujuan dan manfaat penelitian dan rencana penulisan yang
mencakup jadwal survei /observasi dan rencana isi.
BAB II : FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
No. Kegiatan
2013
Mei Juni Juli I II III IV I II III IV I
1 Pengajuan Judul
2 Pengajuan Dosen Pembimbing
3 Pengumpulan Data
4 Penulisan Tugas Akhir
5
Menguraikan sejarah singkat fakultas, struktur organisasi, job
description, jaringan usaha/kegiatan, kinerja usaha terkini, dan
rencana kegiatan.
BAB III :FUNGSI ANGGARAN KAS SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA FAKULTAS USU
Menguraikan hasil penelitian yang telah dilakukan yaitu
mengenai pegertian anggaran kas,penyusunan angaran
kas,anggaran kas sebagai alat perencanaan,anggaran kas
sebagai alat pengawasan dan analisis pengunaan kas
BAB IV : PENUTUP
6 BAB II
FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA A. Sejarah Singkat Fakultas Ekonomi USU
Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara lahir di luar kota Medan atau di
luar provinsi Sumatera Utara. Jelasnya fakultas ekonomi lahir dan didirikan tahun
1959 di Darussalam (Universitas Syiah Kuala) kota Kutaraja (Banda Aceh) dan
sebagai Dekan pada waktu itu adalah Dr. Teuku Iskandar.
Yayasan Universitas Sumatera Utara sendiri pada waktu itu berada di kota
Medan. Namun Fakultas Ekonomi yang berada di Kutaraja (Banda Aceh) tetap
memakai nama dibawah panji Universitas Sumatera Utara. Ini menunjukkan bahwa
waktu itu tekhnik operasional pendidikan berada di Kutaraja, sedangkan penyelesaian
administrasinya tetap berada di bawah Presiden Universitas Sumatera Utara (istilah
untuk nama pimpinan pada waktu itu).
Berhubung Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara yang berkedudukan
di Kutaraja (sekarang Banda Aceh) memisahkan diri dari Universitas Sumatera Utara
dan bergabung dengan Universitas Syiah Kuala, maka Fakultas Ekonomi Universitas
Sumatera Utara didirikan di Medan dan memperoleh status negeri dengan Surat
Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan RI NO.64/1961 tentang
Pengertian Fakultas Ekonomi yang diselenggarakan oleh Yayasan Sumatera Utara
dan pemasukan ke dalam lingkungan Universitas Sumatera Utara tanggal 24
November 1961 yang terhitung mulai 01 Oktober 1961.
Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI
No.0535/01/1983, tanggal 08 Desember 1983, Keputusan Dirjen Pendidikan Tinggi
No. 131/DIKTI/Kep/1987, No. 25/DIKTI/Kep/1987 dan No. 26/DIKTI/Kep/1987
Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara mengasuh dua jenjang Program
Pendidikan, yaitu Program Pendidikan Starata-1 dan Program Pendidikan Diploma III.
Program Pendidikan Strata-1 meliputi 3 (tiga) departemen, yaitu :
1. Departemen Ekonomi Pembangunan
2. Departemen Manajemen
3. Departemen Akuntansi
7 1. Jurusan Kesekretariatan
2. Jurusan Keuangan
3. Jurusan Akuntansi
Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara di Medan mulai menerima
mahasiswa/i pada bulan Agustus 1961. Sebagai organisasi nirlaba fakultas ekonomi
memiliki Visi, Misi dan Tujuan yang ingin dicapai.
1. Visi fakultas ekonomi universitas sumatera utara
Visi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara adalah menjadi salah satu
fakultas ekonomi terkemuka yang dikenal unggul dan mampu memenuhi kebutuhan
pasar dalam persaingan global.
Misi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara adalah sebagai berikut:
a. Menghasilkan lulusan yang mempunyai karakter dan kompetensi dalam bidang
ilmu ekonomi, manajemen, dan akuntansi yang berorientasi pasar.
b. Meningkatkan kualitas prosess belajar mengajar dengan pemberdayaan
peningkatan kualifikasi dan kualitas dosen.
c. Mengembangkan dan meningkatkan pelaksanaan dharma penelitian dan
pengabdian sebagai upaya meningkatkan mutu keilmuan dan sumber pendanaan
fakultas dalam status PT. BHMN.
d. Senantiasa berusaha meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa selaku
pelanggan (costumer) dan stakeholders.
e. Meningkatkan jaringan dan kerja sama dengan institusi swasta dan pemerintah
serta organisasi profesional dan lembaga lain yang bertaraf nasional dan
internasional.
2. Tujuan fakultas ekonomi universitas sumatera utara
Tujuan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara adalah sebagai berikut:
a. Menghasilkan lulusan yang berkualitas dan mampu bersaing dan menyesuaikan
diri terhadap perkembangan nasional maupun internasional.
b. Menjadi lembaga yang berkemampuan melaksanakan penelitian-penelitian dan
8 B. Struktur Organisasi
Struktur organisasi diperlukan perusahaan untuk membedakan batas-batas
wewenang dan tanggung jawab secara sistematis yang menunjukkan adanya
hubungan/keterkaitan antara setiap bagian untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkan.
Demi tercapainya tujuan umum suatu instansi diperlukan suatu wadah untuk
mengatur seluruh aktivitas maupun kegiatan instansi tersebut. Pengaturan ini
dihubungkan dengan pencapaian tujuan instansi yang telah ditetapkan sebelumnya.
Wadah tersebut disusun dalam suatu struktur organisasi yang baik, pengaturan
pelaksanaan pekerjaan dapat diterapkan, sehingga efisiensi dan efektivitas kerja dapat
diwujudkan melalui kerja sama dengan koordinasi yang baik sehingga tujuan
perusahaan dapat dicapai.
Suatu intansi terdiri dari berbagai unit kerja yang dapat dilaksanakan
perseorangan, maupun kelompok kerja yang berfungsi untuk melaksanakan
serangkaian kegiatan tertentu dan mencakup tata hubungan secara vertical, melalui
saluran tunggal.
Organisasi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara dapat dilihat pada
9 Gambar 2.1
Struktur Organisasi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara
Sumber:Buku Pedoman Dan Informasi Fakultas Ekonomi Universias Sumatera Utara(2008)
Ketua Program Studi Inter Departemen
Ketua dan Sekretaris Departemen
Ketua Program Studi
Intra Departemen
Ketua Lab/ Studio/
Bengkel
Kepala bagian Tata usaha
Fakultas
Unit Penunjang
Fakultas Dekan dan Pembantu
Dekan
Dewan Pertimbangan Fakultas Rektor dan Pembantu
Rektor
Kepala Sub Bagia Tata
Usaha Departemen
10 PIMPINAN UNIVERSITAS
Rektor : Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DTM&H, MSc(CTM), Sp.A(K)
Purek I : Prof. Ir. Zulkifli Nasution, MSc, Ph.D
Purek II : Prof. Dr. Ir. Armansyah Ginting, M.Eng
Purek III : Drs. Raja Bongsu Hutagalung, M.Si
Purek IV : Prof. Dr. Ningrum Natasha Sirait, S.H, M.L.I
Purek V : Ir. Yusuf Husni
PIMPINAN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA Dekan : Prof. Dr. Azhar Maksum, M.Ec, Ac. Ak
Pembantu Dekan I : Fahmi Natigor Nasution, SE, M.Acc, Ak
Pembantu Dekan II : Drs. H.Arifin Hamzah, MM, Ak
Pembantu Dekan III : Ami Dilham, SE, M.Si
DEWAN PERTIMBANGAN FAKULTAS EKONOMI USU
Ketua
Sekretaris : Wahyu Ario Pratomo, SE, M.Ec
Anggota : Prof. Dr. Ade Fatma Lubis, MBA, MAFIS
: Prof. Dr. Azhar Maksum, M.Ec, Ac. Ak
: Fahmi Natigor Nasution, SE, M.Acc, Ak
: Prof. Dr. Ramli, M.Si
: Drs. H. Arifin Lubis, MM, Ak
: Ami Dilham, SE, M.Si
: Prof. Dr. Ritha F.Dalimunthe ,SE, M.Si
11
: Prof. Dr. Rismayani, MSi
: Prof. Dr. lic. rer.reg.Sirojuzilam, SE
: Prof. Erlina, SE, M.Si, Ph.D
: Dr. Syafruddin Ginting S, MAFIS, Ak
: Dr. Isfenti Sadalia, SE, ME
: Dr. Endang Sulisya Rini, M.Si
: Irsyad Lubis, SE, M.Soc.Sc, Ph.D
: Drs. Firman Syarif, M.Si, Ak
: Dr. Murni Daulay, M.Si
: Prof. Dr. Syaad Afifuddin S,M. Ec
: Dr. Muslich Lufti, MBA
DEPARTEMEN AKUNTANSI
Ketua : Dr. Syafruddin Ginting S, MAFIS, Ak
Sekretaris : Drs. Hotmal Dja’far, MM, Ak
DEPARTEMEN MANAJEMEN
Ketua : Dr. Isfenti Sadalia, SE, ME
Sekretaris : Dra. Marhayanie, M.Si
DEPARTEMEN EKONOMI PEMBANGUNAN
Ketua : Wahyu Ario Pratomo, SE, M.Ec
Sekretaris : Drs. Syahrir Hakim Nasution, M.Si
PROGRAM STUDI S-1 AKUNTANSI
Ketua : Drs. Firman Syarif, M.Si, Ak
12 PROGRAM STUDI S-1 MANAJEMEN
Ketua : Dra. Endang Sulistia Rini, M.Si
Sekretaris : Dra. Friska Sipayung, M.Si
PROGRAM STUDI S-1 EKONOMI PEMBANGUNAN
Ketua : Irsyad Lubis, SE, M.SOc, Sc, Ph.D
Sekretaris : Paidi Hidayat, SE, M.Si
PROGRAM STUDI D-III KEUANGAN
Ketua : Dr.Yeni Absah, SE, M.Si
Sekretaris : Syafrizal Helmi Situmorang, SE, M.Si
PROGRAM STUDI D-III AKUNTANSI
Ketua : Drs. Rustam, M.Si, Ak
Sekretaris : Drs. Chairul Nazwar, M.Si, Ak
PROGRAM STUDI D-III KESEKRETARIATAN
Ketua : Dr. Beby Karina Fawzeea, SE, MM
Sekretaris : Magdalena Linda Leonita S, SE, M.Si
BAGIAN TATA USAHA
Kepala Bagian Tata Usaha : Ridwan Saleh, SH, CN
Kasub. Keuangan : Ahmad faizul, SE, M.Si
Kasub. Umum dan Perlengkapan : Sodali, SE
Kasub. Akademik : Dra. Cut nilawaty
Kasub. Kemahasiswaan : Zailiana, S.Sos
Kasub. Kepegawaian : Maslan, SE
LEMBAGA- LEMBAGA PENUNJANG Puslitbank
Pengarah : Drs. H. Arifin Lubis, MM, Ak
Sekretaris : Wahyu Ario Pratomo, SE, M.Ec
13 Bagian Perpustakaan
Ketua : Mylita, SE
C. Job Description
Berikut ini adalah uraian tugas dari setiap unit pada bagian tata usaha
Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara yang terdiri dari:
1. Bagian Tata Usaha
Tugas bagian tata usaha adalah:
a. Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Bagian dan
mempersiapkan penyusunan RKAT Fakultas.
b. Menghimpun dan menelaah peraturan perundang-undangan dibidang
ketatausahaan akademik, administrasi umum dan keuangan, kemahasiswaan
dan alumni, kepegawaian dan perlengkapan.
c. Mengumpulkan dan mengolah data ketatausahaan di bidang akademik,
administrasi umum dan keuangan, kemahasiswaan dan alumni, kepegawaian
dan perlengkapan.
d. Melakukan urusan persuratan, kerumahtanggan, perlengkapan, kepegawaian,
keuangan dan kearsipan.
e. Melakukan urusan rapat dinas dan upacara resmi di lingkungan fakultas.
f. Melaksanakan administrasi pendidikan, penelitian, dan pengabdian/
pelayanan kepada masyarakat.
g. Melaksanakan urusan kemahasiswaan dan hubungan alumni fakultas.
h. Melaksanakan pemantauan dan evaluasi kegiatan di lingkungan fakultas.
i. Melaksanakan administrasi perencanaan dan pelayanan informasi.
j. Melaksanakan penyimpanan dokumen dan surat yang berhubungan dengan
kegiatan fakultas.
k. Menyusun laporan kerja bagian dan mempersiapkan penyusunan laporan
14 2. Sub Bagian Akademik
Tugas sub bagian akademik adalah:
a. Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Sub Bagian dan
mempersiapkan penyusunan RKAT Bagian.
b. Mengumpulkan dan mengolah data di bidang pendidikan, penelitian, dan
pengabdian/pelayanan kepada masyarakat.
c. Melakukan administrasi akademik.
d. Melakukan penyusunan rencana kebutuhan sarana akademik.
e. Menghimpun dan mengklasifikasikan data pencapaian target kurikulum.
f. Melakukan urusan kegiatan pertemuan ilmiah di lingkungan fakultas.
g. Melakukan administrasi penelitian dan pengabdian/pelayanan pada
masyarakat di lingkungan fakultas.
h. Menyusun Laporan Sub Bagian dan mempersiapkan penyusunan laporan
Bagian.
3. Sub Bagian Umum dan Keuangan
Tugas sub bagian umum dan keuangan adalah:
a. Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Sub Bagian dan
mempersiapkan penyusunan RKAT Bagian.
b. Mengumpulkan dan mengolah data ketatausahaan dan kerumahtanggaan.
c. Melakukan urusan persuratan dan kearsipan di lingkungan fakultas.
d. Melakukan urusan penerimaan tamu pimpinan, rapat dinas, dan pertemuan
ilmiah di lingkungan fakultas.
e. Mengumpulkan dan mengolah data keuangan.
f. Melakukan penerimaan, penyimpanan, pembukuan, pengeluaran, dan
pertanggungjawaban keuangan.
g. Melakukan pembayaran gaji, honorarium, lembur, vakansi, perjalanan dinas,
pekerjaan borongan, dan pembelian serta pengeluaran lainnya yang telah
diteliti kebenarannya.
h. Mengoperasionalkan sistem informasi keuangan.
15
j. Menyusun laporan kerja Sub Bagian dan mempersiapkan penyusunan
laporan Bagian.
4. Sub Bagian Kepegawaian
Tugas sub bagian kepegawaian adalah :
a. Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Sub Bagian dan
mempersiapkan penyusunan RKAT Bagian.
b. Menyusun konsep juklak/juknis di bidang kepegawaian.
c. Melaksanakan proses pengadaan dan pengangkatan pegawai.
d. Melaksanakan urusan mutasi pegawai.
e. Memverifikasi usulan angka kredit jabatan fungsional.
f. Memproses penetapan angka kredit jabatan funsional, urutan kenaikan
jabatan atau pangkat, surat keputusan mengajar, pengangkatan guru besar
tetap/tidak tetap/emeritus, izin dan cuti.
g. Melaksanakan pemberian penghargaan pegawai.
h. Memproses SK jabatan struktur dan fungsional.
i. Memproses pelanggaran disiplin pegawai.
j. Menyusun laporan kerja Sub Bagian dan mempersiapkan penyususnan
laporan Bagian.
5. Sub Bagian Kemahasiswaan dan Alumi
Tugas sub bagian kemahasiswaan dan alumi adalah :
a. Menyusun Rencana Kerja dan Anggran Tahunan (RKAT) Sub Bagian dan
mempersiapkan penyusunan RKAT Bagian.
b. Mengumpulkan dan mengolah data dibidang kemahasiswaan dan alumni.
c. Melakukan administrasi kemahasiswaan.
d. Melakukan urusan pemberian izin rekomendasi kegiatan kemahasiswaan.
e. Mempersiapkan usul pemilihan mahasiswa berprestasi.
f. Mempersiapkan pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan tingkat universitas.
g. Melakukan pengurusan beasiswa, pembinaan karir, dan layanan
kesejahteraan mahasiswa.
h. Melakukan pemantauan pelaksaan kegiatan pembinaan kemahasiswaan.
16
j. Menyusun laporan kerja Sub Bagian dan mempersiapkan penyususnan
laporan Bagian.
6. Sub Bagian Perlengkapan
Tugas sub bagian perlengkapan adalah :
a. Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Sub Bagian dan
mempersiapkan penyusunan RKAT Bagian.
b. Mengumpulkan dan mengolah data perlengkapan.
c. Mengoperasionalkan sistem informasi kerumahtanggaan dan perlengkapan.
d. Melakukan penyimpanan dokumen dan surat di bidang kerumahtanggan dan
perlengkapan.
e. Melakukan pemeliharaan kebersihan, keindahan, dan keamanan lingkungan.
f. Melakukan urusan pengelolaan barang perlengkapan.
g. Menyusun laporan kerja sub bagian dan mempersiapkan penyusunan laporan
bagian.
D. Jaringan Usaha / Kegiatan
Fakultas adalah unsur pelaksana akademik yang melaksanakan dan
mengembangkan pendidikan, penelitian, pengabdian/pelayanan masyarakat dan
pembinaan civitas akademika. Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara
merupakan sebuah instansi yang menghasilkan jasa pendidikan non-profit (tidak
berorientasi pada perolehan laba), seperti perusahaan penghasil jasa pada umumnya
yang bertujuan menghasilkan laba bagi perusahaan.
Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara lebih berorientasi pada
pelayanan pendidikan bermutu dan berkualitas, melakukan penelitian-penelitian yang
bermanfaat bagi ilmu pengetahuan, serta melakukan kegiatan sosial berupa
pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu;
penyelenggaraan pendidikan, pengadaan penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat.
Dengan demikian, diharapkan lulusan-lulusan dari Fakultas Ekonomi
Universitas Sumatera Utara adalah lulusan yang mempunyai kualitas yang baik dan
17 E. Kinerja Kegiatan Terkini
Setiap perusahaan tentu mempunyai visi dan misi yang harus dijalankan sesuai
dengan tujuan perusahaan, butuh waktu untuk mencapai itu semua, begitu juga pada
Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara terus berupaya agar tujuan yang telah
digariskan oleh fakultas dapat terwujud. Tidak mudah dalam mewujudkan itu semua
karena membutuhkan kerja keras yang tinggi, disiplin dan loyalitas dalam bekerja.
Pastinya untuk mendorong mencapai hasil yang maksimal diperlukan kinerja
yang bermutu dan tepat. Jadi kinerja usaha terkini yang dijalankan perusahaan adalah
menyelenggarakan program pendidikan dan pengajaran terhadap mahasiswa,
melakukan berbagai macam penelitian-penelitian ilmiah khususnya bidang ekonomi
yang bermanfaat bagi universitas, mahasiswa dan masyarakat, serta melakukan
pengabdian kepada masyarakat berupa seminar-seminar kepada masyarakat,
memotivasi masyarakat agar dapat hidup lebih layak dan mandiri, kegiatan bakti
sosial kepada masyarakat, dan lain sebagainya. Fakultas juga terus melakukan
pembinaan terhadap sivitas akademika agar dapat menghasilkan Sumber Daya
Manusia (SDM) yang benar-benar memiliki kualitas yang baik.
Kegiatan-kegiatan kerohanian juga tetap dilaksanakan fakultas, seperti
perayaan hari-hari besar keagamaan (misalnya: Idul Fitri, Isra’ Mi’raj, Natal, Paskah,
dll) sehingga para civitas akademika selalu memilki nilai-nilai dan norma-norma
keagamaan dalam menjalani hidup, serta selalu bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha
Esa.
F. Rencana Kegiatan
Rencana kegiatan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara antara lain
adalah sebagai berikut :
1. Persiapan kuliah mahasiswa semester ganjil/genap.
2. Perkuliahan semester ganjil/genap.
3. Ujian Mid semester, Ujian semester ganjil/genap.
4. Wisuda Mahasiswa.
Untuk mencapai program kerja dan rencana kerja Fakultas Ekonomi
18
1. Peningkatan proses belajar-mengajar, silabus metode dan alat yang digunakan
dapat ditingkatkan.
2. Jumlah lulusan meningkat, dan diharapkan lulus tepat waktu, serta indeks
prestasi lebih baik.
3. Melakukan inovasi database mahasiswa, kartu rencana mahasiswa, kartu hasil
studi, jadwal kuliah, jadwal ujian mid semester dan jadwal ujian semester telah
terprogram.
4. Memperbaiki ruang kuliah mahasiswa dan dosen serta departemen, ruang
baca.
5. Meningkatkan kompetensi mahasiswa, setiap penerimaan mahasiswa baru
diadakan kepemimpinan mahasiswa untuk kegiatan perkenalan dengan
mahasiswa baru.
6. Dosen muda diwajibkan untuk mengikuti program pekerti, applied approach,
workshop, seminar, lokakarya.
7. Mata kuliah yang diberikan kepada mahasiswa harus sesuai dengan kurikulum
dan harus ada rumpun ilmunya.
8. Membantu proses kenaikan pangkat dan jabatan dosen.
9. Melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat yang harus dirapatkan
oleh departemen.
10.Memberi dorongan kepada dosen muda dan melanjutkan program studi S2 dan
S3 baik di dalam maupun di luar negeri.
11.Meningkatkan jumlah mahasiswa yang diterima.
12.Meningkatkan kegiatan seminar, lokakarya, kuliah umum yang diadakan
pimpinan fakultas.
13.Memberi bimbingan kepada mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan
magang/praktek kerja lapangan agar mendapatkan kelulusan yang berkulitas.
14.Departemen menyiapkan barang, laporan evaluasi diri per semester untuk
meningkatkan nilai akreditas masing-masing departemen yang lebih baik.
15.Dengan adanya kerja sama pihak fakultas dengan instansi luar maka beasiswa
BAB III
FUNGSI ANGGARAN KAS SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS
SUMATERA UTARA
A. Pengertian Anggaran dan Kas Anggaran
Anggaran adalah alat manajemen dalam melakukan perencanaan dan
pengawasan dalam kegiatan operasi perusahaan dalam menghasilkan laba dan
mengevaluasi kinerja perusahaan untuk efektivitas dan efisiensi kinerja para
pelaksana perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan. Untuk menjalankan
tugas tersebut, tentunya perusahaan membutuhkan perencanaan yang matang.
Dengan demikian, dari gambaran tersebut dapat dilihat pentingnya perencanaan
dan pengawasan dalam perusahaan. Manejemen operasional perusahaan yang baik
hanya dapat diperoleh dengan mempelajari, menganalisa dan mempertimbangkan
dengan seksama kemungkinan–kemungkinan, alternatef–alternatif dan
konsekuensi yang ada sehingga dapat didefinisikan sebagai berikut.
Menurut Rudianto (2009:3) pengertian anggaran yaitu:
“Anggaran adalah rencana kerja organisasi dimasa mendatang yang diwujudkan dalam bentuk kuantitatif, formal, dan sistematis.”
Menurut Harahap, (2001:15), pengertian anggaran adalah sebagai berikut:
“Budget adalah Konsep yang membantu manajemen, ia larut dalam fungsi
manajemen dan membantu dan mempermudah manajemen dalam mencapai
tujuannya.”
Sedangkan Menurut Munandar (2001;1) pengertian anggaran adalah
sebagai berikut.
“Anggaran adalah suatu rencana yang disusun secara sistematis, yang
meliputi seluruh kegiatan perusahaan, yang dinyatakan dalam unit (kesatuan
moneter) dan berlaku untuk jangka waktu (periode) tertentu yang akan datang”.
20
1. Anggaran berkaitan erat dengan fungi manajemen, seperti fungsi
perencanaan, pengorganisasian dan pengendalian.
2. Anggaran disusun sebagai rencana kerja yang akan dilaksanakan oleh suatu
organisasi untuk masa yang akan datang dalam jangka waktu tertentu.
3. Anggaran bersifat sistematis yang disusun secara berurutan dan logis.
Menurut Rudianto (2009:4) anggaran memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Dinyatakan dalam satuan moneter. Penyusunan rencana kerja dalam satuan
moneter, bertujuan mempermudah membaca dan usaha untuk memahami
rencana tersebut.
2. Umumnya mencakup kurun waktu 1 tahun, dapat dipersingkat menjadi
semester, caturwulan, triwulan, dan bulanan. Batasan waktu di dalam
penyusunan anggaran akan berfungsi untuk memberikan batasan rencana
kerja tersebut.
3. Mengandung komitmen manajemen. Anggaran harus disertai dengan upaya
pihak manajemen dan seluruh anggota organisasi untuk mencapai apa yang
telah ditetapkan.
4. Usulan anggaran disetujui oleh pejabat yang lebih tinggi dari pelaksana
anggaran.
5. Setelah disetujui, anggaran hanya diubah jika ada keadaan khusus.
Anggaran boleh diubah jika situasi internal dan eksternal organisasi
memaksa untuk mengubah anggaran tersebut karena jika dipertahankan
akan membuat anggaran tidak relevan lagi dengan situasi yang ada.
6. Harus dianalisis sebabnya, jika terjadi penyimpangan di dalam
pelaksanaannya. Tujuan analisis penyimpangan tersebut adalah untuk
mencari penyebab penyimpangan, agar tidak terulang lagi di masa
mendatang dan agar penyusunan anggaran dikemudian hari menjadi
relevan dengan situasi yang ada.
Kas
Kas merupakan harta yang dimiliki perusahaan baik yang disimpan dalam
perusahaan maupun di bank sebagai alat pembayaran untuk melakukan investasi
21
memiliki alat pembayaran dalam jumlah dan waktu yang sangat tepat sangat
bermanfaat positif bagi perusahaan. Kekurangan uang akan menyebabkan
perusahaan tidak dapat membayar berbagai aktivitas operasi. Sebaliknya,
kelebihan uang pada suatu saat, melebihi kebutuhan perusahaan, menyebabkan
terlalu banyaknya uang menganggur, padahal seharusnya uang tersebut dapat
dikelola secara lebih optimal lagi untuk kepentingan perusahaan.
Dari uraian diatas dapat diketahui bahwa keberadaan kas sangat penting
dalam perusahaan. Apabila keadaan kas dalam perusahaan tidak dikendalikan dan
diawasi dengan baik, maka akan membuka peluang kepada setiap orang untuk
memanipulasi kas. Hal ini tentu saja berdampak negative dalam kondisi keuangan
perusahaan yang mengakibatkan tujuan perusahaan tidak dapat tercapai dan
bahkan merugikan perusahaan yang akhirnya dapat menghancurkan perusahaan itu
sendiri. Oleh karena itu, pengendalian terhadap kas perusahaan harus dilakukan
dengan teliti dan logis.
B. Anggaran Kas
Kas mempunyai kedudukan sentral dalam usaha menjaga kelancaran
operasi perusahaan. Jumlah kas yang memadai sangat penting bagi kelancaran
usaha sehari-hari maupun bagi keperluan menunjang pelaksanaan
keputusan-keputusan strategis berjangka panjang, seperti usaha penelitian dan pengembangan,
usaha perluasan kapasitas dan sebagainya. Suatu perusahaan mempunyai anggaran
kas untuk menjaga likuiditas dan untuk mengetahui keadaan surplus dan deficit
kas.
Menurut Rudianto (2009:160) pengertian anggaran kas sebagai yaitu:
“Anggaran kas adalah prediksi aliran keluar-masuknya uang yang
direncanakan perusahaan di dalam suatu periode tertentu, beserta penjelasan
tentang sumber-sumber penerimaan dan pengeluaran kas tersebut.”sedangkan
22
Dari defenisi tersebut, dapat kita lihat bahwa tujuan disusunnya anggaran
kas dalam perusahaan adalah untuk memberikan informasi mengenai:
1. Sumber penerimaan kas selama periode tersebut.
2. Penggunaan uang kas yang digunakan dalam periode tersebut.
3. Jumlah perubahan didalam saldo kas selama periode tersebut.
Secara umum, semua anggaran, termasuk angaran kas mempunyai tiga
kegunaan pokok, yaitu sebagai pedoman kerja, sebagai alat perkoordinasian kerja,
serta sebagai alat pengawasan kerja, yang membantu management dalam
memimpin jalannnya perusahaan. Sedangkan secara khusus, anggaran kas berguna
sebagai dasar untuk penyusunan Master Balance Sheet Budget (budget induk
Neraca).
Tujuan utama di dalam penyusunan anggaran kas adalah untuk
merencanakan atau menentukan kegiatan operasional sebagai dasar untuk
menentukan optimalisasi kas dimasa yang akan datang. Optimalisasi kas
merupakan suatu usaha dimana kas yang ada harus dijaga agar jangan sampai kas
tersebut mengalami kelebihan atau kekurangan.
Menurut Adisaputro (2003;74) ada beberapa tujuan dan manfaaat dalam
penyusunan anggaran kas.
Tujuan penyusunan anggaran kas adalah sebagai berikut :
1. Menentukan posisi kas pada berbagai waktu. 2. Memperkirakan kemungkinan defisit/surplus.
3. Mempersiapkan keputusan pembelanjaan jangka pendek/panjang. 4. Sebagai dasar kebijakan pemberian kredit.
5. Sebagai dasar otorisasi dana anggaran yang disediakan. 6. Dasar penilaian terhadap realisasi pengeluaran anggaran. Adapun manfaat anggaran kas adalah :
1. Kemungkinan posisi kas sebagai hasil rencana operasi perusahaan.
2. Kemungkinan adanya surplus atau defisit karena rencana operasi perusahaan.
3. Besarnya dana beserta saat-saat kapan dana itu dibutuhkan untuk menutup defisit kas.
23
C. Penyusunan Anggaran Kas
Penyusunan anggaran kas menjadi tanggung jawab bagian keuangan
perusahaan. Karena penyusunan anggaran kas berdasarkan anggaran-anggaran
lainnya, maka bagian keuangan harus bekerja sama dengan bagian lainnya,
karena keputusan-keputusan mereka mungkin langsung berpengaruh pada
aliran kas perusahaan. Penyusunan anggaran kas harus realistic dan harus ada
keseimbangan antara tersedianya kas dengan kegiatan-kegiatan lain yang
memerlukan kas.
Dalam penyusunan anggaran kas, terdapat dua pendekatan yang dapat
digunakan, dan pendekatan ini digunakan berdasarkan kegunaannya yakni untuk
anggaran aliran kas jangka pendek dan anggaran aliran kas jangka panjang.
Menurut Welsch,dkk (1995:390), pendekatan yang dipergunakan untuk
membuat anggaran kas adalah:
1. Pendekatan penerimaan dan pengeluaran kas, yaitu pendekatan yang didasarkan pada analisis peningkatan dan pegurangan rinci atas rekening kas yang dianggarkan yang akan mencerminkan semua arus uang yang masuk dan keluar dari anggaran.
2. Pendekatan akuntasi keuangan, yaitu pendekatan yang membuat arus kas dimulai dengan laba netto; penyesuaian terhadap laba netto yang dibuat untuk item non kas yang mempengaruhi laba netto yang dibuat berdasarkan dasar aktual.
Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara merupakan salah satu
fakultas yang yang dimiliki oleh Universitas Sumatera Utara. Universitas Sumatera
Utara adalah Perguruan Tinggi Badan Hukum Milik Negara (PT BHMN). Fakultas
Ekonomi tidak bertujuan untuk memperoleh laba seperti perusahaan-perusahaan
pada umumnya, melainkan bergerak dalam bidang jasa yaitu pendidikan.
Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara juga mengelola anggaran
kas. Anggaran kas disusun oleh bagian umum dan keuangan yang ada pada
fakultas. Anggaran ini menggunakan pendekatan penerimaan dan pengeluaran kas
yang terdiri dari sektor penerimaan yang merupakan pendapatan dari setiap
program studi dan sektor pengeluaran yang berupa belanja dari setiap program
24
Gambar 3.1.
Flowchart Proses Penyusunan Anggaran Pada Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara
Seluruh staf bagian keuangan menyusun rencana anggaran belanja yang
diperlukan, yaitu Anggaran Belanja Pegawai, Anggaran Belanja Barang, Anggaran
Belanja Pemeliharaan dan Anggaran Belanja Perjalanan. Setelah selesai menyusun
rencana anggaran belanja bagiannya masing-masing, kemudian rencana anggaran
tersebut disusun secara keseluruhan (Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daftar Usulan Kegiatan Dana Masyarakat) untuk diserahkan kepada Pembantu
Dekan II. Pembantu Dekan II memeriksa keseluruhan rencana anggaran tersebut
untuk kemudian meminta persetujuan Dekan. Dekan kemudian memeriksa rencana
anggaran tersebut, dan apabila telah sesuai dengan apa yang diharapkan, dekan
memberikan persetujuan atas rencana anggaran tersebut, jika tidak terjadi
kesesuaian antara yang diharapkan dengan rencana anggaran maka dekan harus
melakukan koreksi kembali.
D. Anggaran Kas Sebagai Alat Perencanaan
Perencanaan dalam perusahaan sangat berperan penting untuk menentukan
tujuan-tujuan yang akan dicapai organisasi di masa yang akan datang dalam jangka
pendek maupun jangka panjang sebagai dasar untuk mengendalikan perusahaan.
Menurut Winardi (2000:230), pengertian perencanaan adalah:
“Perencanaan merupakan proses pemanfaatan fakta-fakta yang
berhubungan dan asumsi-asumsi masa yang akan datang guna merumuskan Staf Bagian
Keuangan
Staf Bagian Keuangan
Staf Bagian Keuangan
Pembantu Dekan II
25
langkah-langkah yang perlu diikuti dalam rangka upaya mencapai tujuan-tujuan
yang spesifik.”
Untuk menyusun suatu anggaran kas perusahaan sebagai alat perencanaan
maka anggaran tersebut harus realistis, fleksibel/luwes, dan kontinyu. Realistis
berarti tidak terlalu optimis, dan tidak terlalu pesimis; fleksibel/luwes berarti tidak
terlalu kaku, mempunyai peluang untuk disesuaikan dengan keadaan yang
mungkin berubah; kontinyu berarti dilaksanakan secara terus menerus tidak
merupakan suatu usaha yang insidentil.
Menurut Nasehatun (1999:20), menyusun budget sebagai alat perencanaan
dibagi dalam dua kategori, yaitu
a. Fixed Budget, adalah budget/anggaran yang disusun untuk suatu periode tertentu ketika volume (output) produksi sudah ditentukan, dan berdasarkan volume itu dibuat rencana revenue, cost dan expense.
b. Flexible/countinous budget, adalah anggaran yang disusun berdasarkan dua kriteria yaitu, disusun untuk periode dan volume tertentu dan untuk menilai apakah asumsi-asumsi dasar masih dapat dipakai atau tidak.
Anggaran disusun berdasarkan asumsi-asumsi perencanaan serta data
akuntansi dan keuangan. Anggaran yang telah disusun menjadi pedoman kerja atau
standar bagi perusahaan. Apabila terdapat penyimpangan haruslah diselidiki
penyebab penyimpangan tersebut dan segera dilakukan tindakan korektif atas
penyimpangan tersebut.
Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara mempunyai anggaran kas
yang berfungsi sebagai perencanaan. Setiap pengeluaran berupa belanja yang
dilakukan diikuti dengan target, rencana program dan kegiatan yang akan
dilakukan dalam satu periode.
Anggaran kas yang menunjukkan angka yang terlalu tinggi seringkali
merupakan tanda awal bahwa aktivitas tidak berjalan sebagaimana yang telah
direncanakan. Apabila hal ini terjadi, maka seluruh rencana mungkin perlu
diperbaiki. Selain itu, anggaran dapat mengetahui dan mengatasi dengan segera
apabila telah terjadi penyimpangan. Dan pada akhirnya realisasi dari anggaran
inilah yang akan menjadi pedoman untuk menyusun anggaran tahun yang akan
26
E.Anggaran Kas Sebagai Alat Pengawasan
Pengawasan terhadap pengeluaran anggaran kas harus terus-menerus untuk
mengetahui seberapa jauh dana kas yang disediakan telah digunakan. Jumlah
anggaran yang didasarkan atas angka standar yang benar juga berfungsi sebagai
alat penilai efisiensi. Realisasi biaya yang melebihi atau kurang dari jumlah uang
yang anggarkan dianggap pemborosan/penghematan yang sebenarnya. Dan
selisihnya dapat dinilai sebagai penyimpangan dari yang seharusnya.
Menurut Supriyono (2001;7) mengatakan bahwa pengawasan atau
pengendalian adalah :
”Proses yang digunakan oleh manajemen agar para pelaksana bekerja
dengan efektif dan efisien dalam rangka mencapai tujuan organisasi atau tujuan
bagian organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya”.
Bagian keuangan bertanggung jawab atas pengendalian posisi kas.
Realisasi penerimaan dan pengeluaran kas biasanya berbeda dengan rencana
seperti yang ditunjukkan dalam rencana laba. Perbedaan ini dapat disebabkan oleh:
a. Perubahan variable-variabel yang mempengaruhi kas, misalnya
perubahan tingkat pajak.
b. Kejadian-kejadian yang mendadak dan tidak diharapkan yang
mempengaruhi operasi perusahaan, atau
c. Kurang pengendalian kas.
Sistem pengendalian kas yang efektif sangat penting mengingat
akibat-akibat potensial yang mungkin terjadi. Jika perusahaan menghadapi situasi yang
bias menyebabkan kesulitan kas, manajemen dapat menghindari atau mengurangi
situasi terburuk.
MenurutSupriyanto (1995:231), pengendalian kas sebaiknya dilakukan
dengan dua prosedur sebagai berikut:
1. Evaluasi terus menerus (continuous evaluation), hal ini meliputi evaluasi periodik dan laporan rutin, biasanya bulanan, dan estimasi posisi kas yang akan datang (periode sisa).
27
Adapun pengawasan yang dilakukan Fakultas Ekonomi Universitas
Sumatera Utara dalam menjalankan aktivitasnya adalah dengan cara:
1. Mengontrol pendapatan yang diterima dan beban-beban yang dikeluarkan
secara bulanan dalam tahun anggaran tertentu.
2. Membandingkan realisasi dengan anggaran. Melalui hasil perbandingan ini
perusahaan dapat mengetahui apakah telah terjadi penyimpangan atau tidak.
Selanjutnya dicari faktor-faktor penyebab timbulnya perbedaan tersebut dan
untuk penyimpangan yang merugikan akan dilakukan tindakan koreksi.
3. Membentuk suatu bagian yang bertugas untuk mengawasi seluruh kegiatan
yang dilakukan perusahaan sebelum menganalisis perbandingan antara
realisasi dengan anggaran.
Adapun peranan anggaran kas sebagai alat pengawasan pada Fakultas
Ekonomi Universitas Sumatera Utara, yaitu sebagai berikut:
a. Mencegah terjadi pemborosan.
b. Memberikan standar yang memadai untuk mengukur prestasi.
c. Sebagai alat pembanding seberapa jauh pelaksanaan rencana kerja yang telah
dicapai Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.
d. Mengendalikan operasi dan biaya serta pengeluaran Fakultas Ekonomi
Universitas Sumatera Utara.
E. Analisis Penggunaan Kas
Dari penjelasan-penjelasan yang telah diuraikan diatas, anggaran kas
disusun dengan memperkirakan seluruh rencana penerimaan dan pengeluaran uang
tunai yang bertalian dengan rencana keuangan perusahaan dan transaksi lainnya
yang menyebabkan perubahan-perubahan pada posisi kas atau menunjukkan aliran
kas pada periode tersebut.
Penggunaan kas yang dilakukan oleh Fakultas Ekonomi Universitas
Sumatera Utara dilaporkan secara periodik. Hal ini dilakukan untuk mengetahui
keadaan kas setiap bulan, sehingga dapat diketahui apakah ada surplus ataupun
defisit dalam periode tersebut dan apabila terdapat penyimpangan yang merugikan
28
digunakan sebagai alat pertimbangan untuk menyusun anggaran pada periode
berikutnya. Pada table akan terlihat bagaimana daftar penerimaan dan pengeluaran
29
Tabel. 3.1
FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA LAPORAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA
TAHUN ANGGARAN 2012
Uraian Realisasi (Rp)
i. Penerimaan
Total Penerimaan
12.115.999.609
12.115.999.609 i. Penggunaan
1. Belanja Honorarium
1.1. Belanja Uang Honor Tetap 1.2. Belanja Uang Honor Tidak
Tetap
1.3. Belanja Lembur Total Belanja Honorarium
2. Belanja Barang
2.1. Belanja Keperluan Kantor 2.2. Belanja Pengiriman Surat Pos
Pusat
2.3. Belanja Barang Operasional Lainnya
2.4. Belanja Bahan
2.5. Belanja Langganan Daya dan Jasa
2.6. Belanja Sewa 2.7. Belanja Jasa Profesi
2.8. Belanja Biaya Pemeliharaan Gedung dan Bangunan 2.9. Belanja Biaya Pemeliharaan
Peralatan dan Mesin 2.10. Belanja Perjalanan Biasa
(Dalam Negeri) Total Belanja Barang 3. Belanja Modal
3.1. Belanja Modal Peralatan dan Mesin
Total Belanja Modal
[image:38.595.101.510.182.729.2]30
Tabel. 3.2
FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA LAPORAN REALISASI PENDAPATAN DAN BELANJA
TAHUN ANGGARAN 2012
Uraian Realisasi (Rp)
i. Penerimaan
Total Penerimaan
11.615.999.609
11.615.999.609 v. Penggunaan
1. Belanja Honorarium
3.2. Belanja Uang Honor Tetap 3.3. Belanja Uang Honor Tidak
Tetap
3.4. Belanja Lembur Total Belanja Honorarium
4. Belanja Barang
4.1. Belanja Keperluan Kantor 4.2. Belanja Pengiriman Surat Pos
Pusat
4.3. Belanja Barang Operasional Lainnya
4.4. Belanja Bahan
4.5. Belanja Langganan Daya dan Jasa
4.6. Belanja Sewa 4.7. Belanja Jasa Profesi
4.8. Belanja Biaya Pemeliharaan Gedung dan Bangunan 4.9. Belanja Biaya Pemeliharaan
Peralatan dan Mesin 4.10. Belanja Perjalanan Biasa
(Dalam Negeri) Total Belanja Barang 5. Belanja Modal
5.1. Belanja Modal Peralatan dan Mesin
Total Belanja Modal
31
Adapun prosedur-prosedur penerimaan dan pengeluaran kas pada Fakultas
Ekonomi yaitu sebagai berikut :
1. Prosedur Penerimaan Kas.
Prosedur penerimaan kas disusun berdasarkan pertimbangan-pertimbangan
yang telah didiskusikan bersama termasuk staff bagian keuangan serta dilakukan
oleh bagian Finansial dan Administrasi melalui bagian akunting yang berada di
bawahnya. Pengalaman yang lalu disesuaikan, untuk digunakan sebagai acuan
dalam rencana anggaran periode berikutnya. Prosedur penerimaan kas yang
dilaksanakan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara meliputi serangkaian
proses pencatatan, pengikhtisaran sampai dengan pelaporan keuangan yang
berkaitan dengan penerimaan kas serta pertanggungjawaban kembali, proses ini
dapat dilakukan secara manual ataupun menggunakan sistem komputerisasi.
Adapun prosedur penerimaan kas pada fakultas Ekonomi Universitas
Sumatera Utara adalah sebagai berikut:
a. Penerimaan kas berasal dari mahasiswa membayar SPP (Setoran SPP) dan
adanya sumbangan pribadi/instansi tertentu merupakan kas dari Universitas
Sumatera Utara yang akan disetorkan ke Biro Rektor Universitas Sumatera
Utara.
b. Pihak fakultas mengirimkan rencana anggaran belanja fakultas ke pihak
Biro Rektor.
c. Setelah diteliti, pihak Biro Rektor menyetujui rencana angaran tersebut.
d. Pihak Biro Rektor mengirimkan Cek kepada Fakultas Ekonomi Universitas
Sumatera Utara yang jumlahnya sesuai dengan anggaran yang diajukan
sebelumnya.
e. Fakultas melampirkan dokumen bukti penemimaan uang/cek.
f. Mencatat pada buku besar di bagian keuangan sesuai jumlah cek yang
diterima di Biro Rektor.
g. Bagian keuangan membuat pembukuan atas pemakaian dana tersebut
h. Pembukuan tersebut berisi tentang realisasi anggaran yang akan diserahkan
kepada Biro Rektor tiap bulan untuk sebagai bukti pertanggungjawaban
32
i. Jika terjadi kelebihan dana, maka dana tersebut akan dikembalikan lagi ke
pihak Biro Rektor.
2. Prosedur Pengeluaran Kas.
Prosedur pengeluaran kas pada Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera
Utara meliputi rangkaian proses, baik manual maupun terkomputerisasi mulai
pecatatan, penggolongan, peringkasan, transaksi/kejadian keuangan serta pelaporan
keuangan dalam rangka pertanggungjawaban atas pengeluaran kas. Walaupun
terdapat mata anggaran yang realisasinya lebih besar dari dana yang dianggarkan,
maka akan ditutupi oleh mata anggaran yang lain.
Adapun Fakultas Ekonomi Sumatera utara mempergunakan dana tersebut
untuk pembayaran :
a. Honorarium dosen dan pegawai, seperti :
1) Honorarium pegawai honorer Fakultas Ekonomi.
2) Honorarium tim teknis pengelola dana masyarakat.
3) Honorarium pembina manajemen dalam lingkungan perguruan tinggi.
4) Honorarium rapat dewan pertimbangan fakultas (DPF).
5) Honorarium pembentukan tim pembedahan ruangan.
6) Honorarium persiapan pengibaran bendera merah putih.
7) Honorarium panitia seleksi penerimaan beasiswa BKM.
8) Honorarium panitia seleksi penerimaan beasiswa BBM.
9) Honorarium panitia seleksi penerimaan beasiswa PPA.
10)Honorarium panitia penerimaan mahasiswa baru.
11)Honorarium kelebihan jam kerja bidang pendidikan, keuangan,
perlengkapan, mahasiswa.
12)Honorarium mengajar di kelas dosen S1 Reguler.
13)Honorarium penguji skripsi mahasiswa S1 Reguler.
b. Pembayaran LS (kontrak kerja) Fakultas Ekonomi dengan berbagai pihak.
c. Pembayaran biaya-biaya perlengkapan Fakultas Ekonomi, seperti :
1) Langganan surat kabar Hukum Bisnis Indonesia.
2) Langganan surat kabar.
33
4) Pembayaran cetak absensi kehadiran mahasiswa.
5) Pembayaran nasi bungkus untuk panitia ospek.
6) Bantuan dana untuk kegiatan epydomin HMD Departemen.
7) Bantuan dana untuk mengikuti Seminar Emposium nasional.
8) Pembayaran fotokopi untuk keperluaan barang Fakultas Ekonomi.
9) Pembayaran nasi kotak untuk rapat dosen.
10)Langganan jasa rekening telepon.
Sedangkan prosedur pengeluran kas pada Fakultas Ekonomi Universitas
Sumatera Utara adalah sebagai berikut:
a. Menerima berkas tagihan pembayaran.
b. melampirkan dokumen pendukung pengeluaran.
c. Membuat bukti pengeluaran kas.
d. Untuk pembayaran melalui Bank dibuatkan Cek/Giro kemudian meminta
tanda tangan pengesahan pembayaran.
e. meminta pengesahan pejabat (PD II) yang berhak menyetujui pembayaran.
f. mencatat pengeluaran di buku besar keuangan.
35 BAB IV PENUTUP
Pada bab ini penulis akan memaparkan beberapa kesimpulan dari
pembahasan yang telah dilakukan pada bab sebelumnya, selain itu penulis juga
memberikan beberapa saran yang mungkin bermanfaat demi kebaikan dan
kemajuan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.
A. Kesimpulan
Adapun beberapa kesimpulan yang dapat diambil berdasarkan pembahasan
yang telah dilakukan, yaitu sebagai berikut:
1. Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara merupakan perusahaan jasa
yang tidak berorientasi pada laba (Non-Profit), tetapi lebih berorintasi pada
pelayanan mutu dan pendidikan yang berkualitas.
2. Fakultas Ekonomi Sumatera Utara dalam menjalankan kegiatan operasinya
terlebih dahulu menetapkan atau menyusun suatu anggaran, yang terdiri
dari anggaran pendapatan dan anggaran belanja.
3. Fungsi anggaran kas sebagai alat perencanaan dan pengawasan pada
Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara telah berjalan dengan baik.
Hal ini dapat dilihat dari anggaran yang dianggarkan dengan anggaran yang
terealisasi hampir sama.
4. Dalam penyusunan anggaran kas pada Fakultas Ekonomi Universitas
Sumatera Utara, menggunakan data aktual yang merupakan sumber
informasi yang bersumber pada pengalaman dan data aktual dari
tahun-tahun sebelumnya.
B. Saran
Berikut ini adalah beberapa saran yang dapat penulis berikan untuk kebaikan
37
Dalam menyusun anggaran, semua bagian yang terdapat dalam Fakultas Ekonomi
dilibatkan. Dengan adanya koordinasi dalam fakultas akan memungkinkan
diperolehnya informasi yang dibutuhkan dalam penyusunan anggaran.
1. Tingkat ketepatan atau keakuratan anggaran harus terus ditingkatkan
sehingga penyimpangan-penyimpangan yang mungkin terjadi dapat
diminimalkan .
2. Analisis yang digunakan dalam memperoleh input untuk penyusunan
Anggaran Kas Fakultas sebaiknya diperluas tidak hanya dari data dan
informasi aktual tahun-tahun sebelumnya tetapi juga berdasarkan
pengalaman terdahulu serta terus memperhatikan perkembangan
lingkungan internal dan eksternal sehingga perubaha
37
DAFTAR PUSTAKA
Adisaputro, Gunawan, 2003. Anggaran Perusahaan. Edisi Pertama, BPFE Universitas Gajah Mada; Yogyakarta.
Harahap, Sofyan Syafri, 2001. Budgeting Penganggaran Perencanaan Lengkap; untuk Membangun Manajemen, Edisi Pertama, PT. Raja Grafindo; Jakarta.
Munandar,2001. Budgeting, Perencanaan Kerja, Pengkoordinasasian Kerja, Pengawasan Kerja, Edisi Pertama, BPFE UGM; Yogyakarta.
Nasehatun, Apandi S.E 1999. Budget & Control, Sistem Perencanaan dan Pengendalian Terpadu; Konsep dan Penerapannya, Terbitan Pertama, Grasindo; Jakarta
Rudianto. 2009. Penganggaran, Edisi Pertama, Erlangga; Jakarta.
Supriyanto, Y, 1995. Anggaran Perusahaan, Edisi Pertama, BPSTIE YKPN; Yogyakarta.
Supriyono, A, R, 2001. Sistem Pengendalian Manajemen, Edisi Revisi, Gramedia Pustaka Utama; Jakarta.
Welsch, Glen. A, Ronald W. Hilton, Paul N. Gordon, 1995. Budgeting; Penyusunan Anggaran Perusahaan, Diterjemahkan oleh Anassidik, Edisi ke-5, Bumi Aksara; Jakarta