• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA DENGAN MEDIA POWER POINT KELAS VII SMP.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA DENGAN MEDIA POWER POINT KELAS VII SMP."

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN

MASALAH MATEMATIKA SISWA DENGAN MEDIA POWERPOINT KELAS VII SMP

Oleh: Ade Yolanda NIM. 4123311001

Program Studi Pendidikan Matematika

SKRIPSI

Diajukan Untuk Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)

Ade Yolanda lahir di Medan pada tanggal 24 Juli 1994. Ayahanda

bernama A.Kabandan Ibu bernamaM Pinem, merupakan anak kedua dari tiga

bersaudara. Pada tahun 1999, penulis masuk TK ST Ignatius Karya Wisata Medan

dan lulus pada tahun 2000. Pada tahun 2000penulis masuk SD St Antonius 2,

Jalan Sriwijaya Medan dan lulus pada tahun 2006. Pada tahun yang sama penulis

melanjutkan sekolah di SMP ST.Petrus Medan dan lulus pada tahun 2009.

Kemudian penulis melanjutkan sekolah di SMA NEGERI 2 Medan dan lulus pada

tahun 2012. Pada tahun 2012, penulis diterima di Program Studi Pendidikan

Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri

(4)

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH

MATEMATIKA SISWA DENGAN MEDIA POWER POINT KELAS VII SMP

Ade Yolanda (NIM. 4123311001) ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran

Problem Based Learning dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah

matematika siswa dengan media powerpoint. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research),yang dilaksanakan dalam 2 siklus, siklus I terdiri dari 2 kali pertemuan dan pada siklus II terdiri dari 2 kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-4 SMP St Petrus Medan yang berjumlah 32 orang. Objek dalam penelitian ini adalah pembelajaran

dengan menerapkan model Problem Based Learning untuk meningkatkan

kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.Berdasarkan hasil analisis data setelah pemberian tindakan diperoleh pada siklus I terdapat 20 orang siswa (62,5%) yang mencapai ketuntasan belajar dengan rata-rata kelas 69,68. Pada siklus II diperoleh 30 orang siswa (93,75%) yang mencapai ketuntasan belajar dengan rata-rata kelas 83,64. Dari siklus I ke siklus II diperoleh peningkatan jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar yaitu sebanyak 10 orang siswa (31,25%) dan nilai rata-rata kelas meningkat sebesar 13,96. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh observer, diperoleh pengelolaan pembelajaran yang dilaksanakan oleh peneliti pada siklus I termasuk dalam kategori kurang. Pada siklus II tingkat kemampuan peneliti mengelola pembelajaran termasuk kategori baik.Dengan demikian dapat dikatakan kelas tersebut telah memenuhi 85% kriteria ketuntasan belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitiantersebut dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII-4 SMP St Petrus Medan T.A 2016/2017 sehingga

pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning dapat

dijadikan salah satu alternatif pembelajaran.

(5)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa dan

Pengasih yang telah memberikan kemampuan, himat dan kesehatan kepada

penulis, karena atas berkat dan kasih-Nya penulis dapat menyelesaikan penulisan

skripsi ini dengan baik.

Penulisan skripsi ini merupakan salah satu persyaratan bagi penulis untuk

mencapai gelar Sarjana Pendidikan di Universitas Negeri Medan. Adapun judul skripsi yang telah diselesaikan penulis adalah “Penerapan Model Pembelajaran

Problem Based Learning UntukMeningkatkan KemampuanPemecahan Masalah

Matematika Siswa Dengan Media Powerpoint Kelas VII SMP”.

Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada bapak

Prof. Dr.Syawal Gultom, M.Pd, selaku Rektor Universitas Negeri Medan beserta

seluruh Wakil Rektor selaku pimpinan UNIMED, bapak Dr.Asrin Lubis, M.Pd,

selaku Dekan FMIPA Universitas Negeri Medan beserta seluruh Wakil Dekan I,

II, III di lingkungan UNIMED, bapak Dr.Edy Surya, M.Si selaku Ketua Jurusan

Matematika, bapak Drs.Zul Amry, M.Si.,Ph.D selaku Ketua Program Studi

Pendidikan Matematika.

Ucapan terimakasih kepada bapak Prof. Dr. P. Siagian, M.Pd, selaku

Dosen Pembimbing Skripsi yang telah meluangkan waktunya untuk memberikan

arahan dan bimbingan berupa ilmu dan saran guna menuju kesempurnaan skripsi

ini. Terima kasih juga kepada bapak Drs. Yasifati Hia, M.Si, bapak Drs. M.

Panjaitan, M.Pd, dan ibu Dr. Faiz Ahyaningsaih, M.Si selaku Dosen penguji yang

telah memberikan masukan dan saran-saran mulai perencanaan penelitian sampai

selesai penyusunan skripsi ini. Terimakasih kepada bapak Dr. Waminton

Rajagukguk, M.Pd selaku Dosen Pembimbing Akademik yang telah memberikan

saran-saran dalam perkuliahan dan kepada seluruh Bapak/Ibu Dosen serta staf

pegawai jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan yang telah

(6)

Terima kasih juga kepada Bapak Kasdin Situmorang, S.Pd selaku Kepala

SMP St PetrusMedan yang telah memberikan izin kepada penulis untuk

melakukan penelitian. Kepada Ibu FB. Malau, S.Pd selaku guru bidang studi

Matematika yang telah mmberikan bimbingan, bantuan dan motivasinya selama

penulis melakukan penelitian, seluruh guru-guru yang penuh kasih telah

membantu dan mendidik selama penulis bersekolah di SMP hingga sampai

penulisan skripsi ini dan juga siswa/I kelas VII-4 SMP St Petrus Medan yang

telah membantu penulis dalam melaksanakan peneltitian.

Teristimewa ucapan terimakasih kepada ayahanda tercinta A. Kaban dan

ibunda tersayang Dra. M. Pinem, M.Pd, terima kasih yang tak terhingga atas doa,

dukungan , nasehat dan limpahan kasih sayang yang diberikan dan selalu

memberikan dukungan spiritual dan material. Serta kepada abangku Agripa

Giovani Kaban, ST, dan adikku Anugerah Kesatria Kaban, beserta keluarga

lainnya yang begitu banyak memberikan dukungan, doa, motivasi, semangat serta

dukungan moral dan material kepada penulis dalam menyelesaikan studi.

Ucapan terimakasih kepada rekan-rekan seperjuangan Eks A 2012 (Rita,

Nirma, Wiliater, Martin, Lambok, Delvita, Dhiena, Muti, Dama, Jihan, Afwan,

Eka, Husna, Ridho, Leni, Thoibah, dan Yara), kepada teman seperjuangan yang

selau bersama Dicky Paradiba Manalu dan Indri Nani Anggrieni Sihaloho yang

telah berjuang berasama selama empat tahun untuk meraih gelar S.Pd dan selalu

memberi dukungan, menemani penulis dalam suka maupun duka, kepada SG

Fams (Debi, Lisna, Emia, Dhea) yang senantiasa memberikan doa, dukungan,

semangat dan motivasi selama ini kepada penulis, kepada Iin Rosa yang selalu

(7)

Terima kasih kepada rekan-rekan matematika angkatan 2010, 2011 dan

2012 (Dik A, Dik B, Dik C, Eks B, Nondik) atas segala informasi, bantuan, dan

semangat kepada penulis dalam menyelesaikan studi. Kepada teman-teman PPL

±3 bulan (PPLT SMP N 2 Berastagi)atas motivasi, semangat dan penghiburannya.

Terima kasih juga kepada teman-teman Permata Bethlehem GBKP Km.7 terutama

Permata sektor LBS yang selama ini bersama membangun iman dan kasih dalam

persekutuan, yang selalu mendoakan dan memberi semangat juga motivasi demi

selesainya skripsi ini. Kepada teman-teman semua yang terkasih, yang mengenal,

dan yang mendoakan penulis selama ini yang tidak dapat disebutkan satu per satu.

Rekan SD SMP dan SMA yang selalu memberikan motivasi dan dukungan.

Biarlah kiranya Tuhan yang membalaskan segala hal yang telah dicurahkan

kepada penulis.

Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan skripsi

ini, untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari

pembaca untuk kesempurnaan skripsi ini. Kiranya skripsi ini bermanfaat bagi

pembaca dan dunia pendidikan.

Medan, Desember 2016

Penulis,

(8)

DAFTAR ISI

Halaman

Lembar Pengesahan i

Riwayat Hidup ii

Abstrak iii

Kata Pengantar iv

Daftar Isi vii

Daftar Gambar ix

Daftar Tabel x

Daftar Lampiran xi

BAB I PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang Masalah 1

1.2.Identifikasi Masalah 7

1.3.Batasan Masalah 7

1.4.Rumusan Masalah 7

1.5.Tujuan Penelitian 7

1.6.Manfaat Penelitian 8

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Kerangka Teoritis 9

2.1.1 Belajar dan Pembelajaran Matematika 9

2.1.2 Model Pembelajaran 11

2.1.2.1 Model Pembelajaran PBL 12

2.1.2.2 Langkah-langkah Dalam Proses PBL 15

2.1.2.3 Keunggulan dan Kelemahan Model PBL 17

2.1.2.4 Pelaksanaan Model Pembelajaran PBL Dalam Pembelajaran

Matematika 19

2.1.2.5 Teori Belajar Yang Mendukung PBL 21

2.1.3 Masalah Dalam Matematika 23

2.1.4 Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika 25

2.1.5 Media Pembelajaran 29

2.1.6 Powerpoint 30

2.1.6.1 Langkah Membuat Persentasi di Powerpoint 31

2.2 Materi Bilangan Pecahan 33

2.2.1 Bentuk-Bentuk Bilangan Pecahan 33

2.2.2 Mengubah Suatu Bentuk Pecahan ke Bentuk Pecahan Yang Lain 36

2.2.3 Operasi Bilangan Pecahan 38

2.3 Penelitian Yang Relevan 40

2.4 Kerangka Konseptual 41

(9)

BAB III METODE PENELITIAN

3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian 43

3.2 Jenis Penelitian 43

3.3 Subjek dan Objek Penelitian 43

3.3.1 Subjek Penelitian 43

3.3.2 Objek Penelitian 43

3.4 Prosedur Penelitian 43

3.4.1 Siklus I 44

3.4.2 Siklus II 47

3.5 Alat Pengumpulan Data 50

3.5.1 Tes Pemecahan Masalah 50

3.5.2 Observasi 50

3.6 Teknik Analisis Data 51

3.6.1 Analisis Data Kemampuan Pemecahan Masalah 51

3.6.2 Analisis Hasil Observasi 52

3.6.3 Indikator Keberhasilan 53

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1.Deskripsi Hasil Penelitian 54

4.1.1 Deskripsi Hasil Penelitian Siklus I 54

4.1.1.1 Deskripsi Hasil Tes Awal 54

4.1.1.2 Alternatif Pemecahan Masalah I 55

4.1.1.3 Tahap Pelaksanaan Tindakan I 56

4.1.1.4 Analisis Data I 58

4.1.1.4.1 Hasil Observasi Terhadap Proses Pembelajaran 58

4.1.1.4.2 Hasil Tes Kemampuan Pemecahan Masalah I 61

4.1.1.5 Refleksi I 66

4.1.2 Hasil dan Pembahasan Siklus II 67

4.1.2.1Permasalahan II 67

4.1.2.2Alternatif Pemecahan Masalah II 68

4.1.2.3 Pelaksanaan Tindakan II 69

4.1.2.4 Analisis Data II 72

4.1.2.4.1 Hasil Observasi Terhadap Proses Pembelajaran 72

4.1.2.4.2 Hasil Tes Kemampuan Pemecahan masalah II 75

4.1.2.5 Refleksi II 78

4.2.Pembahasan Hasil Penelitian 81

4.3.Temuan Penelitian 84

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1.Kesimpulan 85

5.2.Saran 85

DAFTAR PUSTAKA 87

(10)

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 3.1 Skema Prosedur Penelitian Tindakan Kelas 44

Gambar 4.1 Tingkat Kemampuan Siswa dari Indikator Pemecahan

Masalah Pada Siklus I 64

Gambar 4.2 Tingkat Kemampuan Siswa dari Indikator Pemecahan

Masalah Pada Siklus I 77

Gambar 4.3 Tingkat Kemampuan Siswa dari Indikator Pemecahan

(11)

DAFTAR TABEL

Halaman Tabel 1.1.Deskripsi Tingkat Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa

Pada Tes Awal 4

Tabel 2.1 Tahapan-Tahapan Pembelajaran Berbasis Masalah 16

Tabel 3.1 Tingkat Penguasaan Siswa 51

Tabel 3.2 Kriteria Penilaian Observasi 53

Tabel 4.1 Deskripsi Tingkat Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Pada Tes Awal 54

Tabel 4.2 Deskripsi Hasil Observasi Pengelolaan Pembelajaran Siklus I 59

Tabel 4.3 Deskripsi Tingkat Kemampuan Pemecahan Masalah Siklus I 64

Tabel 4.4 Data Kesalahan Siswa Pada Aspek/Langkah Pemecahan Masalah Pada Tes Kemampuan Pemecahan Masalah I 65

Tabel 4.5 Deskripsi Hasil Observasi Pengelolaan Pembelajaran Siklus II 72

Tabel 4.6 Deskripsi Tingkat Kemampuan Pemecahan Masalah Siklus II 77

Tabel 4.7 Deskripsi Hasil Yang Diperoleh Pada Siklus II 79

(12)

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran 1. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran I Siklus I 89

Lampiran 2. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran II Siklus I 94

Lampiran 3. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran I Siklus II 98

Lampiran 4. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran II Siklus II 102

Lampiran 5. Lembar Aktivitas Siswa I Siklus I 106

Lampiran 6. Lembar Aktifitas Siswa II Siklus I 111

Lampiran 7. Lembar Aktifitas Siswa I Siklus II 115

Lampiran 8. Lembar Aktifitas Siswa II Siklus II 119

Lampiran 9. Pedoman Penskoran Tes 123

Lampiran 10. Lembar Validitas Tes Kemampuan Awal 124

Lampiran 11. Kisi-Kisi Tes Kemampuan Awal 127

Lampiran 12. Tes Kemampuan Awal 128

Lampiran 13. Alternatif Jawaban Tes Kemampuan Awal 129

Lampiran 14. Lembar Validitas Tes Kemampuan Pemecahan Masalah I 131

Lampiran 15. Kisi-Kisi Tes Kemampuan Pemecahan Masalah I 134

Lampiran 16. Tes Kemampuan Pemecahan Masalah I 135

Lampiran 17. Rubrik Penilaian Dan Alternatif Jawaban

Tes Pemecahan Masalah I 137

Lampiran 18. Lembar Validitas Tes Kemampuan Pemecahan Masalah II 140

Lampiran 19. Kisi-Kisi Tes Kemampuan Pemecahan Masalah II 143

Lampiran 20. Tes Kemampuan Pemecahan Masalah II 144

Lampiran 21. Rubrik Penilaian Dan Alternatif Jawaban Tes

Pemecahan Masalah II 146

Lampiran 22. Lembar Observasi Kegiatan Pembelajaran Untuk

Peneliti Pertemuan I Siklus I 150

Lampiran 23. Lembar Observasi Kegiatan Pembelajaran Untuk

Peneliti Pertemuan II Siklus I 152

Lampiran 24. Lembar Observasi Kegiatan Pembelajaran Untuk

Peneliti Pertemuan I Siklus II 154

Lampiran 25. Lembar Observasi Kegiatan Pembelajaran Untuk

Peneliti Pertemuan II Siklus II 156

Lampiran 26 Tabulasi Nilai Tes Awal Berdasarkan Indikator

Kemampuan Pemecahan Masalah 158

Lampiran 27 Tabulasi Nilai TKPM I Berdasarkan Indikator

Kemampuan Pemecahan Masalah 161

Lampiran 28 Tabulasi Nilai TKPM II Berdasarkan Indikator

Kemampuan Pemecahan Masalah 164

(13)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN 5.1.Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang disajikan pada Bab IV dapat diambil

kesimpulan bahwa :

Penerapan model Problem Based Learningdapat meningkatkan

kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dalam menyelesaikan

soal-soal materi pecahan di kelas VII-4 SMP St Petrus Medan.

Peningkatkan hasil pemecahan masalah matematika siswa pada materi pecahan di

kelas VII-4 SMP St Petrus Medan pada tes awal yang diberikan, diperoleh nilai

rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa adalah 57,29

(rendah) dan persentase ketuntasan 18,75%. Pada tes kemampuan pemecahan

masalah I, nilai rata-rata siswa adalah 69,68 dengan persentase ketuntasan adalah

56,25 %. Pada tes kemampuan pemecahan masalah II, nilai rata-rata siswa adalah

83,64 dengan persentase ketuntasan adalah 87,5%. Maka, dengan menerapkan

model Problem Based Learning pemecahan masalah siswa di kelas VII-4 SMP St

Petrus Medan meningkat.

5.2.Saran

Adapun saran yang dapat diambil dari hasil penelitian ini yaitu:

1. Kepada guru, khusunya guru matematika SMP St Petrus Medan,

menggunakan model Problem Based Learningini dapat mejadi salah satu

alternatif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika

siswa, khususnya materi pecahan dan perlu juga di uji coba untuk materi

lainnya.

2. Kepada Kepala SMP St Petrus Medan, agar dapat mengkoordinasikan

guru-guru untuk menerapkan pendekatan yang relevan dan inovatif untuk

meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.

3. Kepada siswa-siswi SMP St Petrus Medan disarankan lebih berani dalam

menyampaikan pendapat atau ide-ide, dan dapat mempergunakan seluruh

(14)

4. Kepada peneliti lanjutan agar hasil dan perangkat penelitian ini dapat

dijadikan pertimbangan untuk menerapkan model Problem Based Learning

pada materi pecahan ataupun pokok bahasan lain yang dapat dikembangkan

(15)

DAFTAR PUSTAKA

Abbas. (2008), Rendahnya Hasil Belajar Matematika, http://depdiknas.go.id

Abdurrahman, M. (2009), Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta :

Penerbit Rineka Cipta.

Amir, M. Taufiq. (2009). Inovasi Pendidikan Melalui Problem Based Learning.

Jakarta : Penerbit Kencana.

Amustofa. (2009). Strategi Pemecahan Maslah Dalam Matematika.

http://amustofa70.wordpress.com.

Arends, Richard I. (2007). Learning To Teach. Boston : Penerbit The Mc Hill

Grow Hill Company

Arikunto, S., dkk (2012). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta : Penerbit

Bumi Aksara.

Arikunto, S., dkk.(2013). Prosuder Penelitian. Jakarta :Penerbit Bumi Aksara.

Bakri, Ahmad. (2012). Masalah Dalam Matematika.

http://masalah-dalam-matematika.html.

Firdaus. 2009. Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika.

http://madfirdaus.wordpres.com/2009/11/23/kemampuan-pemecahan-masalah- matematika/

FMIPA Unimed. (2012). Pedoman Penulisan Proposal dan Skripsi

MahasiswaProgram Studi Pendidikan FMIPA Medan. Medan : Unimed.

Hudojo, H. (2005). Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Matematika.

Surabaya : Penerbit UM PRESS

Meliyani. (2013). Penerapan Pembelajaran Poblem Based Learning Untuk

Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa. Skripsi pada

PPs UNIMED

Mujis, Daniel,dkk. (2012). Effecting Teaching Teori dan Aplikasi. Jakarta :

Pustaka Pelajar.

Padmavathy, R.D. (2013). Effectiveness of Problem Based Learning In

(16)

Sanjaya, Wina. (2014). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar

ProsesPendidikan. Jakarta : Penerbit Kencana Prenada Media.

Sardiman. (2010). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta : Penerbit

Raja Grafindo Persada.

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Penerbit

Rineka Cipta. Jakarta

Sudjana. N. (2009). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung : Penerbit

Rosda Karya.

Sugiono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : Penerbit Alfabeta.

T.Raka Joni. (1979). Langkah-langkah Pengembangan Kurikulum dan

StafAkademik. Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi.

Trianto. (2011). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif - Progresif. Jakarta

:Penerbit Khrisma Putra Utama.

Wijaya, Ariyadi. (2012). Pendidikan Matematika Realistik: Suatu Alternatif

Gambar

Gambar 3.1  Skema Prosedur Penelitian Tindakan Kelas

Referensi

Dokumen terkait

Artinya ada peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dari siklus I ke siklus II yaitu sebesar 38,26%; (3) Kadar aktifitas aktif siswa pada siklus

pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar matematika bagi siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 2 Gemolong tahun 2012/2013

Selanjutnya setelah pelaksanaan tindakan pada siklus II, diketahui tingkat kemampuan siswa memecahkan masalah adalah sedang dengan nilai rata-rata kelas 83.8 atau

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran proses pembelajaran matematika siswa, menelaah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada tiap siklus,

Berdasarkan hasil analisis data diperoleh untuk siklus I , rata-rata presentase kemampuan pemecahan masalah matematika siswa mencapai 61.78% termasuk pada kriteria

menggunakan model pembelajaran Problem Solving secara benar maka kemampuan pemecahan masalah matematika siswa menjadi lebih aktif atau baik. Diperoleh hasil di atas

Disimpulkan bahwa pendekatan matematika realistik dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada saat siklus II yang dilihat dari rata-rata kemampuan siswa di kelas, yaitu dari

Pengembangan perangkat pembelajaran matematika berbasis masalah untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa