• Tidak ada hasil yang ditemukan

EFEKTIVITAS MODEL COOPERATIVE INTEGRATED READING COMPOSITION (CIRC) TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI OLEH SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 LUMBAN JULU TAHUN PEMBELAJARAN 2016/2017.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "EFEKTIVITAS MODEL COOPERATIVE INTEGRATED READING COMPOSITION (CIRC) TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI OLEH SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 LUMBAN JULU TAHUN PEMBELAJARAN 2016/2017."

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

EFEKTIVITAS MODEL COOPERATIVE INTEGRATED READING

COMPOSITION (CIRC) TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS

KARANGAN NARASI OLEH SISWA KELAS X

SMA NEGERI 1 LUMBAN JULU

TAHUN PEMBELAJARAN

2016/2017

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Oleh

MASRO ULINA SILALAHI

2123311049

JURUSAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

FAKULTAS BAHASA DAN SENI

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)
(6)

i ABSTRAK

Masro Ulina Silalahi, NIM 2123311049. Efektivitas Model Cooperative Integrated Reading Composition (CIRC) terhadap Kemampuan Menulis Karangan Narasi oleh Siswa Kelas X SMA N 1 Lumban Julu Tahun Pembelajaran 2016/2017. Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia/S1 Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan.

Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Lumban Julu Tahun Pembelajaran 2016/2017. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan keefektifan model CIRC dengan model ekspositori dalam pembelajaran menulis karangan narasi oleh Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Lumban Julu Tahun Pembelajaran 2016/2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Lumban Julu yang berjumlah 184 orang dan pengambilan sampel dilakukakan dengan cara mengambil subjek bukan didasarkan atas strata, random, atau daerah tetapi didasarkan atas adanya tujuan tertentu sehingga diperoleh sampel penelitian sebanyak 64 orang, yaitu terdiri dari dua kelas, kelas eksperimen 32 orang dan kelas kontrol 32 orang.

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan design two group posttest only. Instrumen yang digunakan adalah. Nilai rata-rata pada kelas eksperimen adalah 77,5, standar deviasi 7,72, dan standar error 1,36, sedangkan nilai rata-rata kontrol 71, standar deviasi 9,28, dan standar error 1,65. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa nilai rata-rata menulis karangan narasi di kelas eksperimen lebih tingggi daripada kelas kontrol. Pengujian hipotesis taraf signifikansi 5% = 1,99 dan taraf signifikan 1% = 2,65. Oleh karena itu �0 yang diperoleh lebih besar dari �� �� yaitu 1,99 < 3,05 > 2,65,

maka hipotesis nihil (�0) ditolak dan hipotesis alternatif (� ) diterima. Hal ini

membuktikan bahwa Model CIRC lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa menulis karangan narasi dibandingkan model Oleh Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Lumban Julu Tahun Pembelajaran 2016/2017.

(7)

ii

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat

dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Skripsi ini dengan baik. Skripsi ini yang berjudul “Efektivitas Model Cooperative Integrated Reading Composition (CIRC) terhadap Kemampuan Menulis Karangan Narasi oleh Siswa

Kelas X SMA N 1 Lumban Julu Tahun Pembelajaran 2016/2017”. Skripsi ini

disusun untuk memenuhi syarat memperoleh gelar Sarjana Pendidikan di Fakultas

Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan.

Penyusunan Skripsi ini tidak terlepas dari dukungan doa, arahan, motivasi

dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dengan kerendahan hati penulis

mengucapkan terima kasih kepada:

1. Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd.,Rektor Universitas Negeri Medan.

2. Dr. Isda Pramuniati, M. Hum., Dekan Fakultas Bahasa dan Seni

Universitas Negeri Medan, serta para Wakil Dekan dan seluruh Staf

Pegawai Administrasi.

3. Drs. Syamsul Arif, M.Pd., Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia.

4. Trisnawati Hutagalung, S.Pd., M.Pd., Sekretaris Jurusan Bahasa dan

Sastra Indonesia.

5. Fitriani Lubis, S.Pd., M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan

Sastra Indonesia.

6. Drs. Malan Lubis, M. Hum. Dosen Pembimbing Skripsi yang telah banyak

membantu penulis memberikan bimbingan, masukan, dan arahan dalam

menyelesaikan Skripsi ini.

7. M. Surif, S. Pd., M.Si. Dosen Pembimbing Akademik yang telah banyak

memberikan bimbingan akademik dan arahan kepada penulis.

8. Dr. Wisman Hadi, S.Pd., M.Hum., dan Dr. Syahnan Daulay, M.Pd., Dosen

Pengarah yang telah memberikan saran dan masukan kepada penulis

dalam penyusunan Skripsi ini.

9. Seluruh Dosen di Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia yang telah

(8)

iii

10.Arlen Manurung, S.Pd.Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Lumban Julu serta

staf pegawai dan guru SMA Negeri 1 Lumban Julu yang telah membantu

penulis selama proses penelitian berlangsung.

11.Ayahanda tersayang H. Silalahi dan Ibunda tercinta B. Butarbutar yang

selalu mendoakan, memberi semangat, motivasi, dan kasih sayang yang

tulus selama penyusunan skripsi berlangsung.

12.Kakanda tersayang Mery Kristina Silalahi, Abangda Erwin Silalahi beserta

istri, Adinda Vrinto Silalahi dan Victor Silalahi yang telah memberikan

dukungan penuh, doa, semangat, dan motivasi kepada penulis.

13.Sahabat terbaik, Amri Sinaga, Asnita Hutapea, Romanti Butarbutar,

Syarah Karina Putri Siregar, Lasma Panjaitan, Roma Lamria Manik,

beserta saudara-saudara satu kos yang selalu ada membantu penulis dan

memberikan dukungan penuh, doa dan semangat serta menjadi teman

setia.

14.Teman-teman seperjuangan Kelas Ekstensi B 2012, teman-teman PPLT

Unimed 2015 SMK N 1 Talawi dan teman seangkatan 2012 Jurusan

Bahasa dan Sastra Indonesia.

15.Semua pihak yang turut membantu penulis dalam menyelsaikan Skripsi ini

yang tidak dapat disebutkan satu-persatu.

Semoga Skripsi ini bermanfaat bagi pembaca.

Medan, September 2016 Penulis,

(9)

iv

B. Identifikasi Masalah ... 4

C. Batasan Masalah... 4

D. Rumusan Masalah ... 5

E. Tujuan Penelitian ... 5

F. Manfaat Penelitian ... 6

BAB II KAJIAN TEORITIS,KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS PENELITIAN ... 7

A. Kerangka Teoritis ... 7

1. Model CIRC ... 7

a. Langkah-langkah model CIRC ... 9

b. Kelebihan model CIRC ... 9

c. Kekurangan Model CIRC ... 10

2. Model Ekspositori ... 11

a. Langkah –langkah Model Ekspositori ... 12

b. Keunggulan Model Ekspositori ... 13

c. Kelemahan Model Ekspositori ... 14

3. Kemampuan Menulis Karangan Narasi ... 15

a. Pengertian Menulis... 15

b. Karangan Narasi ... 16

1. Pengertian, Struktur, Ciri-ciri dan Langkah-langkah Narasi ... 16

(10)

v

3. Jenis-jenis Narasi ... 23

B. Kerangka Konseptual ... 23

C. Hipotesis Penelitian ... 26

BAB III. METODELOGI PENELITIAN ... 27

A. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 27

1. Lokasi Penelitian ... 27

2. Waktu Penelitian ... 27

B. Populasi dan Sampel Penelitian ... 27

C. Metode Penelitian... 29

D. Desain Eksperimen... 29

E. Instrumen Penelitian... 30

F. Jalan Eksperimen ... 33

G. Organisasi Pengolahan Data ... 35

H. Teknik Analisis Data ... 37

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 39

A. Hasil Penelitian ... 39

1. Data Kemampuan Menulis Karangan Narasi Model CIRC ... 39

2. Data Kemampuan Menulis Karangan Narasi Model Ekspositori ... 41

B. Analisis Data ... 42

1. Analisis Data Hasil Variabel X ... 42

2. Analisis Data Hasil Variabel Y ... 44

C. Uji Persyaratan Analisis Data ... 46

1. Uji Normalitas Kelas Eksperimen ... 46

2. Uji Normalitas Kelas Kontrol ... 48

D. Uji Homogenitas ... 49

1. Menhgitung Varians Terbesar Dan Varians Terkecil ... 50

2. Menghitung nIlai �ℎ� �� dan � �� ... 50

(11)

vi

E. Pengujian Hipotesis ... 50

F. Pembahasan Hasil ... 52

BAB V SIMPULAN DAN SARAN ... 55

A. Simpulan ... 55

B. Saran ... 56

DAFTAR PUSTAKA ... 58

(12)

vii

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 Perincian Keadaan Siswa Kelas X SMA 1 Lumban Julu

Tahun Ajaran 2016/2017 ... 28

Tabel 3.2 Design Penelitian ... 29

Tabel 3.3 Indikator Penilaian Menulis Karangan Narasi ... 30

Tabel 3.4 Jalannya Eksperimen Model CIRC ... 33

Tabel 3.5 Jalannya Pembelajaran Kelas Kontrol ... 34

Tabel 4.1 Skor Perolehan Nilai Kelas Eksperimen ... 40

Tabel 4.2 Skor Perolehan Nilai Kelas Kontrol... 41

Tabel 4.3 Distribusi Frekuensi Skor Kelas Eksperimen ... 43

Tabel 4.4 Identifikasi Kecenderungan Hasil Post-Test Kelas Eksperimen... 44

Tabel 4.5 Distribusi Frekuensi Skor Kelas Kontrol ... 44

Tabel 4.6 Distribusi Frekuensi Skor Kelas Kontrol ... 45

Tabel 4.7 Uji Normalitas Data Kelas Eksperimen ... 46

Tabel 4.8 Uji Normalitas Data Kelas Kontrol ... 48

(13)

viii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Silabus Pembelajaran ... 59

Lampiran 2 RPP ... 64

Lampiran 3 Instrument Test Menulis Karangan Narasi (Eksperimen) ... 70

Lampiran 4 Instrument Test Menulis Karangan Narasi (Kontrol) ... 71

Lampiran 5 Tabel wilayah Luas di Bawah Kurva Normal 0 ke Z ... 72

Lampiran 6 Tabel Uji Lilliefors ... 73

Lampiran 7 Tingkat Signifikansi ... 74

Lampiran 8 Dokumentasi Penelitian (Kelas Eksperimen) ... 77

Lampiran 9 Dokumentasi Penelitian (Kelas Kontrol) ... 79

(14)

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Bahasa merupakan alat komunikasi yang dibutuhkan manusia. Tanpa

bahasa manusia tidak akan dapat mengungkapkan segala yang ada dalam

pikirannya. Oleh karena itu bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan

manusia dalam kehidupan sehari-harinya. Kemampuan berbahasa dibagi atas dua,

yaitu kemampuan berbahasa lisan dan tertulis. Berbicara dan menyimak termasuk

dalam kemampuan bahasa lisan, sedangkan menulis dan membaca termasuk

dalam kemampuan bahasa tulis.

Kegiatan menulis sangat penting karena merupakan keterampilan yang

harus dimiliki oleh siswa, untuk mengungkapkan ide, gagasan, pengalaman

seseorang dengan menggunakan bahasa sebagai medianya sehingga pembaca

dapat memahami makna yang ingin disampaikan oleh penulis. Menulis

merupakan suatu kegiatan yang produktif dan ekspresif. Keterampilan menulis

tidak dapat secara otomatis, tetapi harus melalui latihan dan praktik yang banyak

dan teratur, Tarigan (1994 : 4). Keterampilan menulis merupakan keterampilan

yang paling sulit untuk dikuasai dibandingkan keterampilan yang lainnya. Untuk

itu strategi yang dipilihpun diharapkan dapat membuat siswa mempunyai

keyakinan bahwa dirinya mampu belajar. Selain itu , dalam memberikan tugas

dalam rangka melatih siswa untuk praktik menulis karangan narasi, sebaiknya

guru membimbing dan mengarahkan siswa sehingga hasilnya optimal.

(15)

2

Berdasarkan hasil wawancara antara peneliti dengan guru mata pelajaran

Bahasa Indonesia di kelas X SMA Negeri 1 Lumban Julu diketahui bahwa siswa

masih kesulitan dalam menulis. Hal ini terlihat ketika siswa ditugaskan menulis

suatu karangan narasi oleh guru mata pelajaran Bahasa Indonesia berdasarkan

pengalaman siswa itu sendiri. Sebagian besar siswa belum mampu menuliskan

karangan narasi dengan baik, siswa masih bingung dalam menentukan tema apa

yang akan diangkat dan mengembangkan karangan tersebut. Oleh sebab itu, nilai

yang diperoleh siswa belum semua dapat mencapai KKM, nilai KKM pada

Standar Kompetensi tersebut adalah 75, sedangkan nilai rata-rata siswa kelas X

untuk materi menulis adalah 68,7. Sehingga, pencapaian nilai menulis karangan

narasi siswa belum tercapai sesuai dengan KKM. Hasil penelitian yang dilakukan

oleh Ariningsih, dkk (2012:41) menyatakan “masalah-masalah yang dihadapi

siswa antara lain: (1) sulit menentukan tema; (2) keterbatasan informasi yang

disebabkan kurangnya referensi; (3) adanya rasa malas atau bosan; (4) penguasaan

kaidah yang kurang baik”.

Dari paparan di atas, dalam pembelajaran dibutuhkan suatu upaya yang

mampu mendorong siswa secara keseluruhan agar terlibat aktif dalam mengikuti

pembelajaran menulis narasi. Dalam meningkatkan latihan menulis pada siswa

khususnya menulis karangan narasi, perlu adanya suatu model pembelajaran yang

diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam menulis karangan

narasi. Model pembelajaran konvensional, seperti Ekspositori lebih

(16)

3

materi, lalu memberikan pertanyaan yang relevan dan kemudian memberikan tes

yang sesuai dengan materi pembelajaran yang telah disampaikan.

Ekspositori merupakan cara mengajar yang bertujuan untuk menjabarkan

pengetahuan guru kepada siswa secara tepat materi yang diajarkan kepada siswa

sudah disusun oleh guru secara sistematik dan dipersiapkan secara baik oleh guru,

sehingga yang terjadi dalam proses pembelajaran adalah guru memberi penjelasan

kepada siswa tentang fakta dan informasi penting. Menurut Wina (2010 : 179),

“Model pembelajaran ekspositori adalah model pembelajaran yang menekankan

kepada proses penyampaian materi secara verbal dan seorang guru kepada siswa

dengan maksud agar siswa dapat menguasai materi pelajaran secara optimal”.

Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti ingin memberikan solusi

untuk mengatasi kesulitan siswa dalam pembelajaran menulis karangan narasi,

yaitu dengan menerapkan model Cooperative Integrated Reading and

Composition (CIRC), CIRC merupakan suatu model pembelajaran kooperatif

yang mampu membuat siswa aktif untuk bertukar informasi dengan siswa lain,

karena dalam model ini siswa dituntut untuk membaca dan menulis apa yang

mereka pahami dari hasil membaca tersebut, kemudiaan menuliskannya dalam

bentuk karangan narasi.

Berbeda dengan model yang dikembangkan secara konvensial, model

CICR lebih mencakup materi yang diajarkan, yaitu dengan cara merangsang siswa

dengan bahan bacaan, untuk menambah pemahaman dan kosa kata siswa.

Kemudian siswa menuangkan apa yang mereka pahami dari hasil membaca

(17)

4

konvensional, seperti Ekspositori lebih mementingkan (materi) tentang

kemampuan menulis karangan narasi. Memahami inti dari materi, lalu

memberikan pertanyaan yang relevan dan kemudian memberikan tes menulis

karangan narasi.

Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti tertarik mengangkat hal tersebut

menjadi suatu penelitian skripsi yang berjudul “Efektivitas Model CIRC Terhadap

Kemampuan Menulis Narasi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Lumban Julu Tahun

Pembelajaran 2016/2017”.

B. Identifikasi Masalah

Sesuai dengan latar belakang penelitian ini, maka masalah yang dapat

diidentifikasi sebagai berikut:

1) Kurangnya minat siswa dalam pembelajaran menulis karena kesulitan

dalam menentukan tema, keterbatasan informasi, adanya rasa malas atau

bosan, dan penguasaan kaidah yang kurang baik.

2) Kurangnya pelatihan menulis narasi bagi siswa.

3) Kurang tepatnya model pembelajaran yang digunakan dalam proses

pembelajaran menulis karangan narasi.

4) Penerapan model CIRC (Cooperative Integrated Reading and

Composition) terhadap kemampuan menulis karangan narasi.

C. Batasan Masalah

Mengingat luasnya masalah-masalah yang dikemukakan tentang menulis,

(18)

5

Terhadap Kemampuan Menulis Karangan Narasi Siswa Kelas X SMA Negeri 1

Lumban Julu Tahun Pembelajaran 2016/2017.

D. Rumusan Masalah

Berdasarkan identifikasi dan batasan masalah di atas, maka yang menjadi

masalah penelitian ini adalah:

1. Bagaimana kemampuan menulis karangan narasi dengan model CIRC

siswa kelas X SMA N.1 Lumban Julu Tahun Pembelajaran 2016/2017 ?

2. Bagaimana kemampuan menulis karangan narasi dengan model

ekspositori siswa kelas X SMA N.1 Lumban Julu Tahun Pembelajaran

2016/2017?

3. Apakah model CIRC lebih efektif digunakan dalam pembelajaran menulis

karangan narasi dengan model ekspositori pada siswa kelas X SMA N.1

Lumban Julu Tahun Pembelajaran 2016/2017?

E. Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka yang menjadi tujuan

penelitian ini adalah:

1. Untuk mengetahui kemampuan menulis karangan narasi dengan model

CIRC siswa kelas X SMA N.1 Lumban Julu Tahun Pembelajaran

2016/2017 ?

2. Untuk mengetahui kemampuan menulis karangan narasi dengan model

ekspositori siswa kelas X SMA N.1 Lumban Julu Tahun Pembelajaran

(19)

6

3. Untuk menjelaskan keefektifan model CIRC dengan model ekspositori

dalam pembelajaran menulis karangan narasi pada siswa kelas X SMA

N.1 Lumban Julu Tahun Pembelajaran 2016/2017?

F. Manfaat Penelitian

Dengan tercapainya tujuan penelitian di atas, diharapkan hasil penelitian

ini memiliki beberapa manfaat sebagai berikut:

1. Manfaat Teoritis

Penelitian mengenai pembelajaran menulis karangan narasi melalui

model pembelajaran CIRC diharapkan dapat bermanfaat untuk

menemukan model pembelajaran yang tepat dalam menulis karangan

narasi pada kelas X.

2. Manfaat Praktis

 Memperbaiki persepsi siswa terhadap mata pelajaran bahasa

Indonesia khususnya menulis.

 Memanfaatkan hasil penelitian mengenai pembelajaran menulis

karangan narasi menggunakan model pembelajaran CIRC dalam

(20)

55

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

A. Simpulan

Berdasarkan hasil analisis data pembahasan maka dapat diberikan

kesimpulan sebagai berikut:

1. Kemampuan menulis karangan narasi dengan model CIRC pada siswa

kelas X SMA Negeri 1 Lumban Julu Tahun Pembelajaran 2016/2017

diketahui nilai rata-rata siswa yaitu 77,5. Berdasarkan perhitungan

data kemampuan menulis karangan narasi dengan model CIRC

termasuk sangat baik sebanyak 10 siswa atau 31%, kategori baik

sebanyak 13 siswa atau 41%, kategori cukup sebanyak 9 siswa atau

28%. Dengan demikian menulis karangan narasi dengan model CIRC

ini tergolong baik dan efektif untuk diterapkan.

2. Kemampuan menulis karangan narasi dengan model ekspositori pada

siswa kelas X SMA Negeri 1 Lumban Julu Tahun Pembelajaran

2016/2017 diketahui nilai rata-rata siswa yaitu 71. Berdasarkan

perhitungan data kemampuan menulis karangan narasi dengan model

ekpositori termasuk kategori sangat baik sebanyak 4 siswa atau 12%,

kategori baik sebanyak 9 siswa atau 28%, kategori cukup sebanyak 13

siswa atau 41%, dan kategori kurang sebanyak 6 siswa atau 19%.

Dengan demikian menulis karangan narasi dengan model ekspositori

ini tergolong kategori cukup.

(21)

56

3. Model CIRC dianggap peneliti lebih efektif dalam meningkatkan

kemampuan siswa menulis karangan narasi dibandingkan model

ekspositori. Hasil nilai rata-rata yang diperoleh siswa dengan model

CIRC adalah 77,5 dengan identifikasi kecenderungannya kategori baik

yaitu sebanyak 13 orang siswa atau 41%, sedangkan nilai rata-rata

yang diperoleh siswa dengan model ekspositori adalah 71 dengan

identifikasi kecenderungannya kategori cukup yaitu sebanyak 13 orang

siswa atau 41%. Hal ini didasarkan karena model pembelajaran CIRC

mampu memenuhi fungsinya untuk membangkitkan motivasi dan

minat siswa. Bukan hanya itu, model pembelajaran tersebut dapat

membantu terhadap hasil belajar menulis karangan narasi siswa kelas

X SMA Negeri 1 Lumban Julu Tahun Pembelajaran 2016/2017.

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis menyarankan.

1. Agar model CIRC digunakan dalam proses belajar mengajar di

sekolah, terutama dalam pembelajaran menulis karangan narasi untuk

mencapai tujuan pembelajaran.

2. Selain menggunakan model pembelajaran, guru hendaknya

menggunakan sumber-sumber belajar yang bervariasi dan menarik

perhatian siswa. Salah satu model pembelajaran yang efektif

khususnya dalam pembelajaran menulis karangan narasi adalah model

(22)

57

3. Disarankan agar peneliti selanjutnya tetap memperhatikan

perkembangan model-model pembelajaran yang digunakan di sekolah

(23)

58

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi.2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Darmadi, Kaswan. 1996. Meningkatkan Kemampuan Menulis. Yogyakarta: Andi

Depdikbud. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Djamarah, Syaiful Bahri, Zain Aswan, 2002. Strategi Belajar Mengajar . Jakarta: PT Rineka Cipta.

Enre, Fachrudin Anbo. 1988. Dasar-dasar Keterampilan Menulis. Jakarta: Depdikbud.

Istarani, 2012. 58 Model Pembelajaran Inovatif. Medan : Media Persada.

Keraf, Gorys, 1980. Komposisi. Nusa Indah : Ende Flores.

Nazir, Mohammad. 1983. Metode Penelitian.Jakarta Ghalia Indonesia.

Slavin, Robert. 2005. Cooperative Learning Teori, Riset, dan Praktik. Bandung: Nusa

Media.

Sudijono , Jane. 2007. Penghantar Statistik Pendidikan. Jakarta : PT Raja Grafindo.

Sudjana. 2002. Metode Statistika. Bandung : Tarsito.

Sugiyono. 2011. Metode-metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sulistyaningsih, dkk. 2012. Model Pembelajaran Kooperatif Tipe CIRC Dengan Pendekatan kontruktivisme Untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematik.Unnes Journal of mathematies Education Research (2) (2012).

Tarigan, Henry Guntur. 2008. Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

Referensi

Dokumen terkait

Tesis ini berjudul “Peningkatan Kemampuan Menulis Narasi Melalui Model CIRC ( Cooperative Integrated Reading and Composition )” pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri 055985

Model pembelajaran kooperatif tipe CIRC adalah komposisi terpadu membaca dan menulis secara kelompok. CIRC adalah suatu model dalam pembelajaran kooperatif

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran picture and picture terhadap kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas X SMA

“ Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Dalam Menulis Teks Anekdot Pada Siswa Kelas X SMA Dharmawangsa Medan

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilanan menulis narasi Melalui Model CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) pada Siswa Kelas VII SMP Negeri

Efektivitas Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Sub Materi Pencemaran Lingkungan Di Kelas X Sma

Sedangkan hasil tes Kemampuan Menulis Proposal siswa setelah menggunakan model pembelajaran Cooperative Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) diperoleh

Pada siklus dua nilai rata-rata untuk keseluruhan komponen menulis narasi yang dicapai siswa sudah mencapai indikator yang diharapkan dalam penelitian ini sesuai dengan standar KKM