1 BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Seiring dengan berkembangnya dunia industri, dunia kerja selalu dihadapkan pada tantangan-tantangan baru yang harus bisa segera diatasi bila perusahaan tersebut ingin tetap eksis. Berbagai macam tantangan baru muncul seiring dengan perkembangan jaman. Namun masalah yang selalu berkaitan dan melekat dengan dunia kerja sejak awal dunia industri dimulai adalah timbulnya kecelakaan kerja. Terjadinya kecelakaan kerja tentu saja menjadikan masalah yang besar bagi kelangsungan sebuah perusahaan. Kerugian yang diderita tidak hanya berupa kerugian materi yang cukup besar namun lebih dari itu adalah timbulnya korban jiwa yang tidak sedikit jumlahnya. Kehilangan sumber daya manusia ini merupakan kerugian yang sangat besar karena manusia adalah satu-satunya sumber daya yang tidak dapat digantikan oleh teknologi apapun. Kerugian yang langsung yang nampak dari timbulnya kecelakaan kerja adalah biaya pengobatan dan kompensasi kecelakaan. Sedangkan biaya tak langsung yang tidak nampak ialah kerusakan alat-alat produksi, penataan manajemen keselamatan yang lebih baik, penghentian alat-alat produksi, dan hilangnya waktu kerja (Patria, 2003).
2 pengaman. Diduga karena kelebihan beban, tali gondola (sling) putus. Kapasitas tampung gondola sendiri sebenarnya adalah 3 orang, tapi kali ini gondola menampung sebanyak 5 orang. Akhirnya, gondola pun tidak kuat menahan beban tidak sesuai dengan kapasitas tampungnya dan terlepas dari tali (sling) sehingga terjatuh. Pimpinan RPI (kontraktor) yang dianggap paling bertanggung jawab juga menjalani pemeriksaan intensif karena dianggap lalai dalam menerapkan standar keselamatan kerja untuk pekerjanya. Peristiwa serupa terakhir terjadi pada 20 Agustus 2008 di Menara MT Haryono. Satu pekerja bangunan tewas setelah terjatuh dari gondola. Saat itu pekerja tersebut sedang memasang kaca di gedung yang sedang dibangun. Seorang rekannya selamat karena menggunakan pengaman.
3 kerja bagi para karyawannya, khususnya bagi pekerja konstruksi yang memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Tetapi perubahan cara kerja yang mengutamakan keselamatan pekerja ini terkadang tidak semuanya disikapi dengan baik oleh para karyawan.
Program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang diterapkan di PT. Lintang Buana Perkasa adalah program yang bersifat preventif, antara lain: pemasangan rambu-rambu atau peringatan bahaya (seperti ”Awas Tegangan Tinggi!”, ”Utamakan Keselamatan Kerja”, ”Awas Kaca”, ”Cat Basah”), melakukan fogging (penyemprotan jentik-jentik nyamuk), mengadakan diklat prosedur K3, dan pengenalan terhadap pengaman peralatan kerja. Sedangkan Program K3 yang diterapkan di PT. Lintang Buana Perkasa yang bersifat kuratif adalah penyediaan peralatan pengaman kerja (baju kerja, helm, sepatu boot, sarung tangan, dan sebagainya), penyediaan obat-obatan P3K (anti septik, perban, alkohol, dan sebagainya), menyelenggarakan simulasi penyelamatan dalam kebakaran, serta melakukan pengawasan penggunaan peralatan kerja kepada para pekerja ketika sedang bekerja.
Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3 adalah suatu sistem program yang dibuat bagi pekerja maupun pengusaha sebagai upaya pencegahan (preventif) timbulnya kecelakaan kerja dan penyakit akibat hubungan kerja dalam lingkungan kerja dengan cara mengenali hal-hal yang berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja dan penyakit akibat hubungan kerja, dan tindakan antisipatif bila terjadi hal demikian. Tujuan dari dibuatnya sistem ini adalah untuk mengurangi biaya perusahaan apabila timbul kecelakaan kerja dan penyakit akibat hubungan kerja. Namun, patut disayangkan tidak semua perusahaan memahami arti pentingnya K3 dan bagaimana implementasinya dalam lingkungan perusahaan (Situmorang, 2003).
4 terkadang tetap saja terdapat karyawan yang bertindak sembrono, lupa, bahkan meremehkan bahaya yang timbul dari peralatan kerja yang mereka pergunakan.
Maksud diselenggarakannya program keselamatan kerja oleh perusahaan adalah untuk meminimalisasi terjadinya kecelakaan kerja yang tinggi bagi karyawan. Terjadinya kecelakaan kerja tentu menjadi masalah yang besar bagi kelangsungan sebuah perusahaan. Kerugian yang diderita tidak hanya berupa kerugian materi yang cukup besar namun lebih dari itu adalah timbulnya korban jiwa yang tidak sedikit jumlahnya. Kehilangan sumber daya manusia ini merupakan kerugian yang sangat besar karena manusia adalah satu-satunya sumber daya yang tidak dapat digantikan oleh teknologi apapun. Kerugian yang langsung yang nampak dari timbulnya kecelakaan kerja adalah biaya pengobatan dan kompensasi kecelakaan. Sedangkan biaya tak langsung yang tidak nampak ialah kerusakan alat-alat produksi, penataan manajemen keselamatan yang lebih baik, penghentian alat produksi, dan hilangnya waktu kerja (Patria, 2003).
Program keselamatan dan kesehatan kerja tentu berdampak terhadap karyawan selaku pihak yang wajib melaksanakan program tersebut. Meskipun tujuan dilakukannya suatu program dalam perusahaan adalah mengarah pada efektifitas dan efisiensi organisasi. Namun pelaksanaannya tergantung kepada karyawan yang menerima dan menjalani perubahan tersebut. Perilaku karyawan dalam pelaksanaan program K3 tentu dipengaruhi oleh sikapnya terhadap program tersebut. Hal ini disebabkan sikap seseorang muncul melalui adanya perubahan terhadap lingkungan kerja atau organisasinya.
Sebagaimana dikemukakan oleh Dayakisni dan Hudaniah (2009) bahwa pada dasarnya sikap bukan merupakan suatu pembawaan, melainkan hasil interaksi antara individu dengan lingkungan sehingga sikap bersifat dinamis. Artinya sikap hanya muncul ketika terjadi suatu hal yang penting dan harus dijalankan. Sikap karyawan dapat menentukan lancar tidaknya perubahan yang dilakukan oleh organisasi, artinya sikap karyawan menentukan tercapai tidaknya tujuan dilakukannya perubahan dalam suatu organisasi yakni efektifitas dan efisiensi perusahaan. Hal inilah yang menjadi alasan peneliti mengambil masalah tentang sikap.
5 adanya tuntutan perilaku yang baru pada karyawan akan mengakibatkan munculnya berbagai dampak pula, khususnya dampak psikologis yang muncul bagi karyawan itu sendiri. Sikap setiap karyawan yang memberikan tanggapan yang dikondisikan oleh perasaan terhadap perubahan. Menurut Dayakisni dan Hudaniah (2009) sikap merupakan kecenderungan untuk bertindak untuk bereaksi terhadap rangsang. Oleh karena itu manifestasi sikap tidak dapat langsung dilihat, akan tetapi harus ditafsirkan terlebih dahulu sebagai tingkah laku yang masih tertutup. Menurut Asfahl (dalam Winarsunu, 2009) bahwa sikap adalah determinan paling penting dalam keselamatan kerja.
Wismanto (2004) berhasil mengumpulkan 31 hasil penelitian yang meneliti keterkaitan antara sikap terhadap sesuatu dengan perilaku. Koefisien korelasi yang diperoleh dari ke 31 objek hasil penelitian tersebut sangat bervariasi, koefisien korelasi yang terendah adalah 0,084 dan koefisien korelasi yang tertinggi adalah 0,96. Dari hasil penelitian yang menghubungkan antara sikap dan perilaku tersebut tampak bahwa variabel sikap berkorelasi dengan perilakunya secara tidak konsisten dan memiliki koefisien korelasi yang berbeda-beda, ada hasil yang korelasinya signifikan namun ada pula yang tidak signifikan meskipun semuanya berkorelasi secara positif. Jika dikaitkan dengan penelitian ini maka dapat dimungkinkan bahwa sikap seorang karyawan terhadap program K3 yang diselenggarakan oleh perusahaan memiliki korelasi dengan perilaku karyawan tersebut yakni bersedia mematuhi prosedur keselamatan dan kesehatan kerja selama menjalankan pekerjaannya.
6 B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang penelitian, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: bagaimana sikap karyawan terhadap program keselamatan dan kesehatan kerja yang diselenggarakan oleh perusahaan?
C. Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan dari penelitian ini adalah: untuk mengetahui sikap karyawan terhadap program keselamatan dan kesehatan kerja yang diselenggarakan oleh perusahaan.
D. Manfaat Penelitian 1. Manfaat teoritis
Secara umum diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu, khususnya dalam bidang keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
2. Manfaat praktis
i
SIKAP KARYAWAN TERHADAP PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DI PT. LINTANG BUANA PERKASA
SIDOARJO
SKRIPSI
Oleh :
Anita Juwita Wijayanti 05810027
FAKULTAS PSIKOLOGI
ii
SIKAP KARYAWAN TERHADAP PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DI PT. LINTANG BUANA PERKASA
SIDOARJO
SKRIPSI
Diajukan Kepada Universitas Muhammadiyah Malang Sebagai Salah Satu Persyaratan Untuk Memperoleh
Gelar Sarjana Psikologi
Oleh :
Anita Juwita Wijayanti 05810027
FAKULTAS PSIKOLOGI
iii
LEMBAR PERSETUJUAN
1. Judul Skripsi : Sikap Karyawan Terhadap Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( K3 ) Di PT. Lintang Buana Perkasa Sidoarjo
2. Nama Peneliti : Anita Juwita Wijayanti 3. Nomor Induk Mahasiswa : 05810027
4. Fakultas / Jurusan : Psikologi / Psikologi
5. Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang 6. Waktu Penelitian : 09-11 November 2011
Malang, 6 Januari 2012 Disetujui,
Pembimbing I
Drs. Tulus Winarsunu, M.Si.
Pembimbing II
iv
LEMBAR PENGESAHAN
Skripsi ini telah diuji oleh Dewan Penguji Skripsi Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang dan diterima untuk memenuhi syarat
memperoleh gelar Sarjana (S-1) Psikologi Tanggal : 6 Januari 2012
Dewan Penguji
Ketua Penguji : Dra. Djudiyah, M.Si. (_______________)
Anggota : 1. Tri Muji Ingarianti, S.Psi., M.Psi. (_______________)
2. M.Shohib, S.Psi., M.Si. (_______________)
Mengesahkan, Dekan Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang
v
SURAT PERNYATAAN
Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Anita Juwita Wijayanti NIM : 05810027
Fakultas / Jurusan : Psikologi / Psikologi
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
Menyatakan bahwa Skripsi / Karya Ilmiah yang berjudul :
SikapKaryawanTerhadap Program Keselamatan Dan KesehatanKerja (K3) Di PT. LintangBuana Perkasa Sidoarjo :
1. Adalah bukan karya orang lain baik sebagian maupun keseluruhan kecuali penulisan dalam bentuk kutipan yang digunakan dalam naskah ini dan telah disebutkan sumbernya.
2. Hasil Tulisan Karya Ilmiah / Skripsi dari penelitian yang saya lakukan merupakan hak bebas Royalti non eksklusif, apabila digunakan sebagai sumber pustaka.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan apabila pernyataan ini tidak benar, maka saya bersedia mendapat sanksi sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
Mengetahui, Malang, 6 Januari 2012
Ketua Program Studi Yang Menyatakan
i
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr.Wb.
Segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan segala kebesaranNya, dan shalawat serta salam selalu tercurah pada junjungan Nabi besar Muhammad SAW. Teriring puji syukur Alhamdullilah senantiasa terpanjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahNya serta telah memberikan berkah berupa petunjuk, kesehatan, serta kesabaran kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Sikap Karyawan Terhadap Program Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Di PT. LintangBuana Perkasa Sidoarjo”, sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana psikologi di Universitas Muhammadiyah Malang.
Dalam proses penyusunan skripsi ini, penulis menyadari bahwa tidak akan dapat terselesaikan tanpa bimbingan, bantuan, serta arahan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. Dra. Cahyaning Suryaningrum, M.Si. selaku Dekan Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang.
2. Drs. Tulus Winarsunu, M.Si dan Tri Muji Ingarianti S.Psi.,M.Psi selaku dosen pembimbing I dan pembimbing II yang telah banyak meluangkan waktu terima kasih atas kesabaran, arahan dan masukan-masukan yang sangat berarti, hingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik.
3. Cahyaning Suryaningrum, Dra., M.Si. selaku dosen wali di fakultas Psikologi yang selalu memberi saya motivasi dan pengarahan pada saya.
4. Seluruh Dosen dan Staff Tata Usaha Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang yang telah berbagi ilmu dan kebersamaan selama ini. 5. Bapak Kusno Hadi selaku Kepala Pengawas PT. Lintang Buana Perkasa
Sidoarjo atas izinnya untuk melakukan penelitian.
ii
7. Kedua orang tuaku “Papa&Mama” tercinta yang selalu memberikan kasih sayang serta do’a yang luar biasa, kesabaran dan dukungan yang selalu mengalir menjadi semangat dalam menyelesaikan skripsi ini.
8. Buat seseorang yang setia mendampingi serta selalu memberikan semangat selama ini.
9. Seluruh teman fakultas psikologi khususnya angkatan ’05, teman-teman sebimbingan terima kasih atas segala kebersamannya, atas segala cerita yang telah kita rangkai.
10.Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu, terima kasih semuanya. Semoga Allah SubhanahuWaTa’ala memberikan rakhmat yang terbaik bagi kita semua.
Akhir kata tiada satupun karya manusia yang sempurna, penulis juga menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan sehingga kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan untuk mewujudkan penyusunan skripsi yang lebih baik. Semoga karya ilmiah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.
Wassalamualaikum Wr .Wb.
Malang, 6 Januari 2012
Penulis
iii INTISARI
Wijayanti, Anita Juwita. 2011.Sikap Karyawan Terhadap Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT. Lintang Buana Perkasa Sidoarjo. Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang.
Pembimbing: (1)TulusWinarsunu (2) Tri Muji Ingarianti Kata kunci: sikap, program keselamatan dan kesehatan kerja INTISARI
Adanya program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di perusahaan kemudian disikapi oleh masing-masing karyawan yang bekerja di PT. Lintang Buana Perkasa Sidoarjo. Program K3 sudah diterapkan di perusahaan ini sejak tahun 2010.Hal ini disebabkan banyaknya terjadi kecelakaan kerja yang dialami oleh karyawan, khususnya bagian pelaksana konstruksi pada tahun-tahun sebelumnya. Perusahaan tersebut menerapkan dan mensosialisasikan program keselamatan dan kesehatan kerja bagi para karyawannya, khususnya bagi pekerja konstruksi yang memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Tetapi perubahan cara kerja yang mengutamakan keselamatan pekerja ini terkadang tidak semuanya disikapi dengan baik oleh para karyawan. Program keselamatan dan kesehatan kerja tentu berdampak terhadap karyawan selaku pihak yang wajib melaksanakan program tersebut. Meskipun tujuan dilakukannya suatu program dalam perusahaan adalah mengarah pada efektifitas dan efisiensi organisasi. Namun pelaksanaannya tergantung kepada karyawan yang menerima dan menjalani perubahan tersebut. Perilaku karyawan dalam pelaksanaan program K3 tentu dipengaruhi oleh sikapnya terhadap program tersebut. Hal ini disebabkan sikap seseorang muncul melalui adanya perubahan terhadap lingkungan kerja atau organisasinya.
Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan lapangandi PT. Lintang Buana Perkasa. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh atau sensus, di mana sampelnya berjumlah 36 orang yang merupakan karyawan lapangan yang rentan mengalami kecelakaan kerja. Subjek diambil keseluruhan karena jumlah subjek yang terbatas atau dibawah 100.
Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala yaitu skala sikap terhadap program K3. Adapun metode analisis data yang digunakan yaitu menggunakan rumus T-Score yang dibantu progran SPSS for windows. Dari hasil uji reliabilitas diketahui variabel sikap terhadap program K3 memiliki Cronbach Alpha sebesar 0,844> 0,60.
iv ABSTRACT
Wijayanti, Anita Juwita. 2011. Employees attitude to program safety and health of job (K3) in PT. LintangBuana Perkasa of Sidoarjo. Thesis.Psychology faculty of University of Muhammadiyah Malang.
Counselors: (1) TulusWinarsunu, (2) Tri MujiIngarianti. Keywords: attitude, program safety and health of job
Existence of is safety program and health of job (K3) in company then worker of construction owning high job risk of accident. But change of way of work majoring safety of this worker sometimes not all attitudes better by all employees. Safety program and health of job of course affect to employees as party, which is obliged to execute the program. Though the target of doing of a program in company is to aim at organizational efficiency and effectively. But its execution depends on employees accepting and experiencing those changes. Behavior of employees in execution of program of K3 is of course influenced by its attitude to program. Someone attitude emerges to through change to work environment or its organization causes this matter.
This research is represent non-experiment research. Population in this research is field employee in PT LintangBuana Perkasa. Sampling technique that used is saturated sampling or census, whereas its sample by 36 respondents that represent field employee which is always experience of accident of job. Subject taken by overall is because amount of limited subject or under 100.
Data collecting method that used in this research is using scale that is attitude scale to K3 program. Data analysis method that used in this research is using T-Score formula, which helps with SPSS program for windows. Result of reliability test known that attitude variable to K3 program have Cronbach alpha is 0,844 > 0,60.
v
5. Faktor-Faktor Yang MempengaruhiDanMembentukSikap... .. 10
B. Program KeselamatandanKesehatanKerja (K3)... ... 12
1. Pengertian Program K3... 12
2. Manfaat Program Keselamatan Dan KesehatanKerja… ... 13
3. TujuanKeselamatan Dan KesehatanKerja... . 13
4. PerspektifDalam Program K3... 14
5. Undang-UndangTentangKeselamatanKerja... .. 15
vi
Kerja (K3)... 17
D. Kerangka Pemikiran... 19
BAB III. METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian... 20
B. Variabel Penelitian... 21
1. Identifikasi Variable Penelitian... 21
2. Defenisi Operasional... 21
C. Populasi Dan Sampel... 21
D. Jenis Data dan Instrumen... 23
1. Jenis Data... 23
2. Instrumen Penelitian... 23
E. Prosedur Penelitian... 25
1. Tahap Persiapan... 25
2. Tahap Pelaksanaan... 25
F. Validitasdan Reliabilitas...26
1. Validitas ... 26
2. Reliabilitas... 27
G. Analisa Data... 29
BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. DeskripsiData .. ... 30
B. Analisa Data ... 32
C. Pembahasan... 33
BAB V. PENUTUPAN A. Kesimpulan ... 37
B. Saran-Saran ... 37
DAFTAR PUSTAKA... . 39
vii
DAFTAR TABEL
NomorTabel Halaman
Tabel3.1 :Blue Print SkalaSikapTerhadapPogram K3 ... 24
Tabel3.2 :SkorPilihanJawaban ... 25
Tabel3.3 :HasilUjiValiditas Item SkalaSikapTerhadap Program K3 ... 27
Tabel3.4 :HasilUjiReliabilitasIndikatorSikapTerhadap Program K3 ... 28
Tabel3.5 :HasilUjiReliabilitasSkalaSikapTerhadap Program K3 ... 28
Table 4.1 : Data JenisKelaminResponden………... . 30
Table 4.2 : Data UsiaResponden……….. . 31
Table 4.3 : Data Lama BekerjaResponden……… 31
viii
DAFTAR GAMBAR
NomorGambar Halaman
ix
DAFTAR LAMPIRAN
x
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. (1992). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Azwar, Saifuddin. (2010). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. _______________. (2010). Reabilitas dan Validitas. Yogyakarta : Pustaka Pelajar Barthos, Basir. (1990). Manajemen Sumber Daya Manusia: Suatu Pendekatan
Makro (Cetakan pertama). Jakarta: Bumi Aksara.
Dayakisni, Tri dan Hudaniah. (2009). Psikologi Sosial. Malang: UMM Press.
Ghozali, Imam. (2007). Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: BP Universitas Diponegoro.
Kerlinger, Fred. (1993). Asas-asas Penelitian Behavioral. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Mangkunegara, A. Anwar Prabu. (2003). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Patria, Bhina. (2007). Bagaimana Behavioural Safety Mengurangi Angka Kecelakan Kerja. Diakses 20 Agustus 2011 dari http://www.ssc-work.com/news.php. Poerwanti, Endang. (1998). Dimensi-dimensi Riset Ilmiah. Malang: Universitas
Muhammadiyah Malang Press.
Simamora, Bilson. (2004). Panduan Riset Perilaku Konsumen. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Situmorang, Chaidir. (2003). Mengikuti Prosedur Menjaga Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional. Suara Karya. 29 Agustus 2008. Gondola di Menara RCTI Jatuh, 5 Tewas. Online,
diakses 25 Agustus 2011 dari http://www.suarakaryaonline.co.id/. Sugiyono. (2004). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.
Tresnaningsih. Erna. (2005). Kesehatandan Keselamatan Kerja Laboratorium Kesehatan. Diakses 25 Agustus 2011 dari http://www.depkes.go.id/index.php.
xi
Winarsunu, Tulus. (2009). Statistik Dalam Penelitian Psikologi dan Pendidikan. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang Press.
Wismanto, Y. Bagus. (2004). Pengaruh Sikap Terhadap Perilaku: Kajian Meta Analisis Korelasi. Universitas Katolik Soejiapranata.
Wisnu, Dicky dan Siti Nurhasanah. (2005). Teori Organisasi: Struktur dan Desain. Malang: UMM Press.