• Tidak ada hasil yang ditemukan

EVALUASI KINERJA BUS PATAS ANTAR KOTA DALAM PROPINSI TRAYEK PROBOLINGGO MALANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "EVALUASI KINERJA BUS PATAS ANTAR KOTA DALAM PROPINSI TRAYEK PROBOLINGGO MALANG"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

EVALUASI KINERJA BUS PATASANTAR KOTA DALAM

PROPINSITRAYEK PROBOLINGGOMALANG

Oleh: ANIK SEPNAWATI ( 07520028 )

Civil Engineering

Dibuat: 2009-06-23 , dengan 7 file(s).

Keywords: Angkutan Umum, Indikator Pelayanan, Jumlah Armada

ABSTRAK

Bus patas adalah salah satu sarana transportasi perkotaan yang digunakan masyarakat

Probolinggo yang ingin ke malang maupun sebaliknya, keberadaannya sangat potensial untuk dilayani karena aktifitas yang sering dilakukan oleh masyarakat seperti sektor perdagangan, pendidikan, sosial budaya dan lain-lain. Sebagai sarana transportasi bus patas tidak lepas dari permasalahan yang mempengaruhi kinerja pelayanan. Adanya kekosongan tempat duduk, jumlah penumpang yang meningkat pada hari-hari sibuk, semakin tajamnya persaingan antar armada pada rute yang sama, adalah indikasi dimana kondisi kinerja angkutan bus patas memerlukan evaluasi. Maka perlu dilakukan studi untuk mengetahui tingkat kinerja angkutan, kebutuhan angkutan dan analisa untuk mendapatkan keseimbangan antara demand dan supply saat ini. Studi evaluasi ini mengacu pada parameter kinerja yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Hasil evaluasi diketahui load factor rata-rata untuk rute Probolinggo-Malang adalah 0.78, kecepatan perjalanan rata-rata rute Probolinggo-Malang 45.66 km/jam, headway rute

Probolinggo-Malang 30.30 menit, waktu perjalanan rata-rata untuk rute Probolinggo-Malang sebesar 1.31 menit/km serta nilai frekuensi untuk rute Probolinggo-Malang sebesar 1.98 kend/jam. Dan dari hasil analisa keseimbangan antara supply dan demand didapat kebutuhan armada yang diperlukan saat ini adalah 40 armada.

ABSTRACT

Fast Bus is one of City transportation facility used by Probolinggo society who wanted to go to Malang or in the opposite. Its existence was really potential to be served since the activity which was done often by the society like trading, education, social-culture etc. As transportation facility, Fast bus has some problems influenced their performance. Empty seat, the increasing amount of passengers in busy days, rapid competition among cluster in the same route. So that there needed a study to find out the level of public transportation performance, the transportation needs, and analysis to get balance between demand and supply this time.

The evaluation study aimed to performance parameters by Directorate General of Land Transportation

Referensi

Dokumen terkait

Bus Eksekutif AKAP Trayek Malang-Denpasar merupakan salah satu sarana transportasi yang sangat diperlukan oleh masyarakat untuk mencapai tempat kerja atau belajar, untuk berwisata,

Angkutan Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) yang dikhususkan pada bus ekonomi trayek Malang-Surabaya berperan besar dalam menyelenggarakan angkutan umum.. Jarak tempuh yang dilalui

Dalam kaitan ini tingginya minat masyarakat disektor pariwisata dan pendidikan dikota Malang dan Bandung berdampak pada tingginya tinggkat mobilitas transportasi antar kedua

Angkutan umum penumpang ini adalah bagian dari transportasi yang merupakan salah satu kebutuhan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan Antar Kota Antar Propinsi (AKAP),

Sehingga disini perlu dilakukan analisis kinerja dan analisis tarif yang bertujuan untuk mengetahui kinerja secara keseluruhan bus AKAP trayek Malang-Jakarta,

Melakukan analisis terhadap kinerja teknis, operasional serta kinerja layanan angkutan perkotaan (load factor, headway, circulation time, travel speed, analisis kelambatan,

Sehingga disini perlu dilakukan analisis kinerja dan analisis tarif yang bertujuan untuk mengetahui kinerja secara keseluruhan bus AKAP trayek Malang-Jakarta,

Untuk rute Surabaya – Pare – Blitar dari Sembilan parameter evaluasi, yang mendapatkan nilai 3 (baik) yaitu kecepatan perjalanan, rata-rata waktu perjalanan,