• Tidak ada hasil yang ditemukan

Identifikasi Keragaman Dna Mikrosatelit Lokus CSSM066, ILSTS029 Dan ILSTS061 Pada Sapi Katingan Di Kalimantan Tengah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Identifikasi Keragaman Dna Mikrosatelit Lokus CSSM066, ILSTS029 Dan ILSTS061 Pada Sapi Katingan Di Kalimantan Tengah"

Copied!
95
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 10.  Pola Pita Lokus ILSTS029
Gambar 12.  Pola Pita Lokus ILSTS061
Tabel 3.  Jenis dan Ukuran Alel Lokus CSSM066 pada Sapi Katingan
Tabel 4. Jenis dan Ukuran Alel Lokus ILSTS029 pada Sapi Katingan
+7

Referensi

Dokumen terkait

Kegiatan penelitian di lakukan di tiga lokasi penelitian (Pendahara, Buntut Bali dan Tumbang Lahang) pada peternak yang memiliki jumlah sapi 20-60 ekor dalam 1 ranch.

Pengukuran keragaman genetik sampel sapi bali dengan menggunakan 3 lokus mikrosatelit, menunjukkan lokus yang digunakan pada sapi bali di Pulau Bali dan Pulau

Darah dari 37 ekor sapi pedaging berasal dari empat bangsa di BET Cipelang diambil sebagai pembanding, yaitu Simmental (13), Limousin (14), Brahman (5), dan Angus (5)..

Kegiatan penelitian di lakukan di tiga lokasi penelitian (Pendahara, Buntut Bali dan Tumbang Lahang) pada peternak yang memiliki jumlah sapi 20-60 ekor dalam 1 ranch.

pada MTsN Katingan Tengah Kabupaten Katingan, yang sedang diselesaikan penulisannya dalam rangka memenuhi salah satu persyaratan untuk menyelesaikan Program

Secara umum sapi lokal Kalimantan Tengah mempunyai ciri bergelambir dan berpunuk. Karakteristik morfologi sebagai penciri ditunjukkan pada sapi betina, berupa

Sampel darah yang digunakan dalam penelitian ini adalah darah yang berasal dari sapi FH laktasi yang telah diketahui data produksi dan kualitas susunya dari BPPT-SP

Pemodelan dinamika sistem untuk pengelolaan hutan dan lahan gambut di Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan