• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kajian Agronomi Pengembangan Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (Tabela) dan Kedelai

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kajian Agronomi Pengembangan Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (Tabela) dan Kedelai"

Copied!
177
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2.  Pengaruh jumlah benih terhadap hasil padi Tabela
Tabel 3.  Hasil padi pada berbagai cara Tabela
Tabel 4. Produksi GKG pada budidaya padi OTS dan TOT di beberapa       tempat dan musim tanam
Tabel 5.  Kehilangan hasil padi Tabela yang disebabkan oleh        kompetisi dari kolompok gulma yang berbeda
+7

Referensi

Dokumen terkait

Pupuk yang digunakan dalam usahatani padi sawah di daerah penelitian adalah pupuk dasar yaitu Urea, ZA, SP36, KCL dan pupuk majemuk. Dosis penggunaan pupuk

Bobot Biji Panen Tanaman Kedelai pada Pertanaman Turnpangsari Kedelai-padi di Lahan Sawah dengan Pola Baris Padi yang Babeda. Tanaman kedelai varietas Bromo nyata

Faktor pertama adalah dosis pupuk urea sebagai petak utama yang terdiri dari 2 (dua) taraf yaitu 250 kg ha -1 dan 400 kg ha -1 , faktor kedua adalah varietas padi sebagai anak

Pengaruh pola tanam, pupuk anorganik NPK dan cara pemanfaatan jerami padi terhadap porositas dan air tersedia tanah setelah panen kedelai varietas Sinabung pada lahan sawah

Perlakuan pemupukan dengan 400 kg/ha pupuk majemuk Phonska + 152 kg/ha urea mengakibatkan tanaman padi sawah kultivar IR 64 di Jatinangor Sumedang mempunyai rata-rata jumlah

Perlakuan pemupukan dengan 400 kg/ha pupuk majemuk Phonska + 152 kg/ha urea mengakibatkan tanaman padi sawah kultivar IR 64 di Jatinangor Sumedang mempunyai rata-rata jumlah

Hal tersebut diduga karena penggunaan pupuk Urea (100%) oleh petani tidak ditunjang oleh penggunaan pupuk SP18 (66% untuk padi sawah non hibrida dan 32% untuk padi sawah

KESIMPULAN Kesimpulan penelitian yang dapat ditarik tentang faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi teknologi sistem TABELA pada pada usahatani padi sawah di Desa Kukuluri Kecamatan