Aktivitas sediaan gel dari ekstrak lidah buaya (Aloe barbadensis Mill.) pada proses persembuhan luka mencit (Mus musculus albinus)
Teks penuh
Dokumen terkait
FORMULASI SEDIAAN GEL EKSTRAK LIDAH BUAYA (Aloe vera (L.) Webb) DENGAN GELLING AGENT KITOSAN.. DAN UJI EFEK PENYEMBUHAN
Berdasarkan kriteria toksisitas yang digolongkan oleh Hodge dan Sterner dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun lidah buaya, baik tikus jantan maupun betina berada pada rentang
Penelitian dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh maserat lidah buaya (Aloe vera) terhadap histologi pankreas mencit (Mus musculus) jantan yang diinduksi aloksan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan konsentrasi gelling agent karbopol 934 menyebabkan penurunan homogenitas, daya lekat, daya sebar, peningkatan viskositas, sedikit
Optimasi merupakan tahap yang penting di dalam formulasi, dalam penelitian ini penulis ingin melakukan optimasi CMC-Na sebagai gelling agent dan PEG 400 sebagai
Mencit jantan (20 ekor) yang sudah dilukai dengan scalpel steril sepanjang 1,5 cm dibagi menjadi 5 kelompok masing-masing 4 ekor dan mendapat perlakuan salep ekstrak
Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa sediaan gel lidah buaya (Aloe vera L.) dalam penelitian terbukti lebih baik dalam mempercepat proses penyembuhan luka
Masing-masing kelompok mencit men- dapat perlakuan full-thickness skin wound dengan gunting bedah yang sebelumnya diberikan anestesi lokal agar tidak menyakiti hewan