• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Jumlah Pengusaha Kena Pajak dan Penagihan Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (Studi Kasus di KPP Pratama Majalaya 2010-2014)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Jumlah Pengusaha Kena Pajak dan Penagihan Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (Studi Kasus di KPP Pratama Majalaya 2010-2014)"

Copied!
48
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.1 Paradigma Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

a) Tempat pelaporan kegiatan usaha pengusaha untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak adalah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal

Dari hasil analisa dan pengolahan data pada penelitian tentang “Pengaruh Pengetahuan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Terhadap Kepatuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP)” yang telah

Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah keseluruhan data jumlah pengusaha kena pajak dan jumlah penerimaan berkas Surat Pemberitahuan Masa yang diterima, serta

Laporan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui Karakteristik Kepatuhan dan Status SPT Pengusaha Kena Pajak (PKP) dengan menggunakan objek Pajak Pertambahan Nilai di

Tujuan penelitian adalah untuk menguji kembali apakah terdapat pengaruh antara variabel – variabel independen (Jumlah Pengusaha Kena Pajak (PKP), SSP PPN, SPT Masa PPN Kurang

Masithoh, A.A., (2011), “Pengaruh Penambahan Pengusaha Kena Pajak, Surat Pemberitahuan Masa PPN yang dilaporkan, dan Surat Setoran Pajak yang dilaporkan terhadap Penerimaan

Secara simultan self assessment system yang tercermin dalam Pengusaha Kena Pajak (PKP), SPT Masa PPN, SSP PPN memiliki pengaruh signifikan positif terhadap

Kantor Pelayanan Pajak tempat Pengusaha Kena Pajak pembeli atau penerima Jasa Kena Pajak dikukuhkan wajib melakukan penelitian atas Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan