• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN GAYA BELAJAR VISUAL AUDITORIAL KINESTETIK TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI KELAS VIII SMP SWASTA SATRIA DHARMA PERBAUNGAN T.P. 2016/2017.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "HUBUNGAN GAYA BELAJAR VISUAL AUDITORIAL KINESTETIK TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI KELAS VIII SMP SWASTA SATRIA DHARMA PERBAUNGAN T.P. 2016/2017."

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

HUBUNGAN GAY A BELAJA R V ISUAL AUD ITORIAL KI NESTE TIK TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI KELAS VIII SMP SWASTA

SATRIA DHARMA PERBAUNGAN T.P. 2016/2017

Oleh : Mawati Naipospos

NIM 4123341025

Program Studi Pendidikan Biologi

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

JURUSAN BIOLOGI

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)

HUBUNGAN GAYA BELAJAR VISUAL AUDITORIAL KINESTETIK TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI KELAS VIII SMP

SWASTA SATRIA DHARMA PERBAUNGAN TAHUN PEBELAJARAN 2016/2017

Mawati Naipospos (NIM 4123341025) ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi gaya belajar visual, auditorial, kinestetik dengan hasil belajar Biologi siswa kelas VIII SMP Swasta Satria Dharma Perbaungan Tahun Pembelajaran 2016/2017. Penelitian adalah penelitian deskriptif dengan sampel sebanyak 2 kelas masing-masing kelas 32 orang siswa dari populasi 2 kelas sebanyak 64 siswa. Instrumen penelitian non tes/angket untuk mengetahui jenis gaya belajar siswa dan instrumen tes untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan materi yang telah berlalu. Metode dengan analisis hipotetis teknik analisis jalur pada taraf ɑ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi gaya belajar visual terhadap hasil belajar (r = 0,34), auditorial terhadap hasil belajar(r = 0,24) dan kinestetik terhadap hasil belajar (r = 0,66). Korelasi X1, X2 dan X3 dengan Y atau hasil belajar siswa kelas

VIII SMP Swasta Satria Dharma Perbaungan (r = 0,25). Hasil penelitian ini mengimplikasi bahwa kontribusi gaya belajar dapat meningkatkan hasil belajar biologi siswa.

(5)

RELATION WITH LEARNING STYLES OUTCOMES BIOLOGY CLASS VIII SMP SWASTA SATRIA DHARMA PERBAUNGAN

T.P 2016/2017

Mawati Naipospos (4123341025)

The research was field which aims to determine the relationship of learning styles and learning outcomes Biology eighth grade students of SMP Swasta Satria Dharma Perbaungan Year 2016/2017 Learning. Methods this was a descriptive study with the hypotesis with the study sample was taken as many two classes totaling 64 students each class 32 students of a class VIII of the population two classes of eighth grade instrument is non test to determine of student learning style and learning outcomes use instrument tes from the lesson who passed. The analysis path analysis technique on ɑ level of 0.05. Research shows that there is a learning styles to outcomes biology students of SMP Swasta Satria Dharma Perbaungan (r = 0,25). These result imply that the conribution of learning styles can improve student learning outcomes Biology.

(6)

37

DAFTAR PUSTAKA

Anjani, R. (2013). Hubungan Intensitas Gaya Belajar Auditori Dengan Prestasim Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PKn Kelas V di SD Negeri Gugus 19 Kecamatan Muara Bangkahulu. Bengkulu: Skripsi. Fip. Universitas Bengkulu.

Arif, F. S. (2010). Media Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Arikunto. S.(2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.

Asih, P. (2012). Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Pada Kubus dan Balok Menggunakan Pendekatan VAK (Visual Auditorial Kinestetik) di Kelas VIII SMP Negeri 1 Stabat Tahun Ajaran 2011/2012. Medan: Skripsi Fmipa Unimed.

.

Dimyati. (2009). Belajar Dan Pembelajaran. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.

Hamalik, O. (2010). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Hasrul. (2009). Pemahaman Tentang Gaya Belajar. Jurnal Medtek Volume 1 (2).

Lestari, A., Yarman., Syafriandi.(2012). Penerapan Strategi Pembelajaran Matematika Berbasis Gaya Belajar VAK (Visual Auditorial Kinestetik). Jurnal Pendidian Matematika Volume 1 (1) :1-7.

Muam, CH. (2013). Pengaruh Modalitas Belajar Terhadap Hasil Belajar PAI Siswa Kelas IV-V SD Sidorejo 03 Brangsong Kendal. Semarang: Skripsi Fakultas Ilmu Tarbiyah.

Nuryanti, S., Indarini D. P.(2015). Hubungan Gaya Belajar Dengan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kemampuan Kognitif Siswa Pada Mata Pelajaran Kimia Di Kelas X SMKN 1 Bungku Tengah. e-Jurnal Mitra Sains Volume 3 (2): 24-33.

Purwanto. (2011). Evaluasi Hasil Belajar. Yokyakarta: Penerbit Pustaka Pelajar.

Sihaloho, D. (2015). Hubungan Motivasi Belajar Biologi Siswa dengan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Medan T.2014/2015. Medan: Skripsi Fmipa Unimed.

Sudjana, N.(2002). Metode Sataistika. Bandung: Penerbit Tarsito.

(7)

38

Supardi.(2013). Hasil Belajar Matematika Siswa Ditinjau dari Interaksi Tes Formatif Uraian dan Kecerdasan Emosional. Jurnal Formatif 3(2): 78-96.

(8)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas

rahmat dan berkat-Nya yang memberikan kesehatan, kemudahan dan hikmat

kepada penulis sehingga penelitian dapat diselesaikan dengan baik sesuai dengan

waktu yang direncanakan. Skripsi berjudul “Hubungan Gaya Belajar Visual

Auditorial Kinestetik Terhadap Hasil Belajar Biologi Kelas VIII SMP Swasta Satria Dharma Perbaungan Tahun Pebelajaran 2016/2017” yang disusun untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu

Pengetahuan Alam Universitas Negeri Medan.

Pada kesempatan ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada Ibu

Dra. Adriana Y.D.Lbn.Gaol, M.Kes. selaku dosen pembimbing yang telah banyak

memberikan bimbingan dan saran-saran kepada penulis dalam penyusunan

proposal penelitian, pelaksanaan penelitian sampai dengan selesainya penulisan

skripsi ini. Ucapan terima kasih juga penulis sampaikan kepada Bapak Dr.

Hasruddin, M.Pd, Ibu Dr. Elly Djulia, M.Pd dan Ibu Endang Sulistyarini,S.Si.,

M.Si., Apt. selaku dosen penguji yang telah banyak memberikan masukan dan

saran sehingga penulis mampu menyelesaikan skripsi ini. Ucapan terima kasih

juga penulis sampaikan kepada Ibu Dra. Erlintan Sinaga, M.Kes. selaku Dosen

Pembimbing Akademik yang selalu memberikan dukungan kepada penulis dan

kepada seluruh Bapak dan Ibu Dosen beserta Staf Pegawai Jurusan Biologi

FMIPA UNIMED yang sudah membantu penulis. Penulis juga mengucapkan

terima kasih kepada Bapak Abdul Kholik Lubis, S.Pd. selaku kepala sekolah SMP

Swasta Satria Dharma Perbaungan, Ibu Tri Suci Naibaho, M.Pd. selaku guru

biologi kelas VIII, dan juga kepada seluruh Bapak dan Ibu Guru beserta Staf Tata

Usaha SMP Swata Satria Dharma Perbaungan yang turut membantu sewaktu

penulis mengadakan penelitian di sekolah tersebut.

Ucapan terima kasih teristimewa kepada kedua orang tua, Ayah

(9)

memberikan kasih sayang, sabar dan tulus membimbing penulis, membiayai

perkuliahan penulis, dan selalu mendoakan penulis. Saudara-saudara terkasih Kak

Eva, Kak Uty, Bang Quin, Bang Kusanto, Kak Dewi dan Adik Susy, Reza,

Rachel, Kesya dan Claren yang telah mendukung penulis menelesaikan skripsi

penulis dan serta kepada kawan sekelas Biologi Ext-B 2012, teman-teman

terkasih Ringkot, Winda, Lorenta dan semua pihak yang telah membantu penulis

dalam penyelesaian studi di Unimed. Juga ucapan terima kasih juga kepada Kakak

Retni Lumban Gaol, S.Si., M.Pd. yang telah memberikan semangat dan

membantu dalam menyelesaikan skripsi ini.

Penulis telah berupaya semaksimal mungkin dalam penyelesaian skripsi

ini, namun penulis menyadari masih banyak kelemahan baik dari segi isi maupun

tata bahasa, untuk itu penulis mengharapakan saran dan kritik yang bersifat

membangun dari pembaca demi sempurnanya skripsi ini. Kiranya isi skripsi ini

bermanfaat dalam memperkaya ilmu pendidikan khususnya pendidikan biologi.

Medan, 23 Maret 2017

Penulis,

(10)

vi

1.2. Identifikasi Masalah ... 3

1.3. Batasan Masalah... 3

2.1.2.1. Jenis-jenis Gaya Belajar ... 8

2.1.2.1.1. Gaya Belajar Visual ... 8

2.1.2.1.2. Gaya Belajar Auditorial ... 10

2.1.2.1.3. Gaya Belajar Kinestetik ... 11

2.2. Kerangka Konseptual dan Hipotesis ... 12

2.2.1. Kerangka Konseptual ... 12

2.2.2. Hipotesis ... 13

BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 14

3.1.1. Lokasi Penelitian ... 14

3.1.2. Waktu Penelitian ... 14

3.2. Populasi dan Sampel ... 14

3.2.1. Populasi ... 14

3.2.2. Sampel ... 14

3.3. Variabel Penelitian ... 14

3.3.1. Variabel Bebas ... 14

3.3.2. Variabel Terikat ... 14

3.4. Jenis dan Desain Penelitian ... 15

3.4.1. Jenis Penilitian ... 15

3.4.2. Desain Penelitian ... 15

(11)

vii

3.5.1. Tahap Pra Penelitian ... 15

3.5.2. Tahap Penelitian ... 15

3.5.3. Tahap Pasca Penelitian ... 16

3.6. Teknik Pengumpulan Data dan Istrumen Penelitian ... 16

3.6.1. Teknik Pengupulan Data ... 16

2.6.2. Intrumen Pengumpulan Data... 16

2.6.2.1. Tes ... 16

2.6.2.2. Angket ... 17

3.7. Validasi Instrumen Penelitian ... 19

3.7.1. Validasi Pakar ... 19

3.8.3.2. Uji Kelinearan dan Keberartian Regresi ... 21

3.8.4. Koefisien Korelasi ... 22

3.8.5. Uji Hipotesis... 23

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian ... 24

4.1.1 Deskripsi Data Penelitian ... 24

4.1.1.1 Deskripsi Data Gaya Belajar Visual (X1), Gaya Belajar Auditorial (X2) dan Gaya Belajar Kinestetik (X3) ... 24

4.1.1.1 Deskripsi Data Hasil Belajar Siswa (Y) ... 25

4.1.2. Uji Persyaratan Data ... 25

4.1.2.1. Uji Normalitas ... 26

4.1.2.2. Uji Kelinieran dan Keberartian Regresi ... 27

4.1.2.3. Analisis Variansi ... 30

4.1.2.4. Uji Koefisien Korelasi... 32

4.1.2.4.1. X1 dengan Y ... 32

4.1.2.4.2 X2 dengan Y ... 33

4.1.2.4.3 X3 dengan Y ... 33

4.1.2.4.3 X1 , X2 dan X3 dengan Y ... 33

4.2. Pembahasan Hasil Penelitian ... 34

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan ... 36

5.2 . Saran ... 36

DAFTAR PUSTAKA ... 37

(12)

ix

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1. Kisi-kisi Tes ... 16

Tabel 3.2. Kisi-kisi Angket Gaya Belajar Siswa ... 18

Tabel 3.3. Uji Homogenitas ... 20

Tabel 3.4. Analisis Varians (ANAVA) Regresi Linear Sederhana ... 22

Tabel 3.5. Kriteria Tingkat Korelasi ... 23

Tabel 4.1. Uji Normalitas Variabel Penelitian ... 26

Tabel 4.2. Analisis Varians Untuk Pengujian Regresi Linier Y atas X1 ... 30

Tabel 4.3. Analisis Varians Untuk Pengujian Regresi Linier Y Atas X2 ... 30

Tabel 4.4. Analisis Varians Untuk Pengujian Regresi Linier Y Atas X3 ... 31

(13)

viii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1. Kerangka Konseptual: X:Gaya Belajar, Y:Hasil Belajar ... 13

Gambar 3.1. Skema Desain Penelitian ... 15

Gambar 4.1. Persenan gaya belajar siswa kelas VIII di SMP Satria Dharma Perbaungan T.P 2016/2017 ... 25

Gambar 4.2. Persenan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Satria Dharma Perbaungan ... 26

Gambar 4.3. Grafik Gaya Belajar Visual dan Hasil Belajar ... 28

Gambar 4.4. Grafik Gaya Belajar Auditorial dan Hasil Belajar... 28

Gambar 4.5. Grafik Gaya Belajar Kinestetik dan Hasil Belajar... 29

(14)

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Keberhasilan dan kegagalan proses belajar dipengaruhi oleh beberapa

faktor yang secara garis besar dibagi menjadi faktor internal dan faktor eksternal.

Faktor internal adalah semua faktor yang berasal dari dalam diri siswa itu sendiri

meliputi aspek fisiologis dan psikologis. Aspek fisiologis meliputi aspek yang

berhubungan dengan kondisi fisik misalnya kesehatan Syah (2009) dalam Muam

(2013) dan aspek psikologi meliputi inteligensi, sikap, bakat, minat, motivasi,

persiapan dan gaya belajar (Slameto, 2003). Faktor eksternal adalah faktor yang

berasal dari luar diri siswa antara lain faktor keluarga, sekolah, dan faktor

masyarakat (Slameto, 2003).

Salah satu faktor penting yang sangat mempengaruhi tingkat hasil belajar

siswa adalah gaya belajar (Hamalik, 2003). Gaya belajar adalah cara yang lebih

disukai dalam melakukan kegiatan berfikir memproses dan mengerti suatu

informasi. Keberagaman gaya belajar siswa memerlukan suatu pemilihan strategis

mengajar yang cocok agar kekuatan gaya belajar siswa berkembang dengan baik.

Dengan melibatkan aspek visual, auditorial dan kinestetik diharapkan mampu

meningkatkan aktivitas belajar (Lestari, 2012).

Setiap individu cenderung mempunyai gaya belajar yang berbeda. Gaya

belajar adalah cara yang lebih disukai dalam melakukan kegiatan berfikir,

memproses dan mengerti suatu informasi. Siswa yang belajar dengan

menggunakan gaya belajar mereka yang dominan, saat mengerjakan tes, akan

mencapai nilai yang jauh lebih tinggi dibandingkan apabila mereka belajar dengan

cara yang tidak sejalan dengan gaya belajar mereka (Muam, 2013).

Peserta didik adalah penentu terjadinya atau tidak terjadinya proses

belajar. Proses belajar terjadi berkat peserta didik memperoleh sesuatu yang ada di

lingkungan sekitarnya baik berupa keadaaan alam, benda-benda, hewan dan

(15)

2

(Hasrul, 2009). Untuk mencapai keberhasilan dalam belajar diperlukan suatu

bahan ajar agar siswa dapat aktif dalam belajar serta mudah dalam menerima

pelajaran. Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk

membantu guru dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas. Bahan ajar

sebaiknya mampu memenuhi syarat sebagai bahan pembelajaran karena banyak

bahan ajar yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran, umumnya cenderung

berisikan informasi bidang studi saja dan tidak terorganisasi dengan baik. Bahan

ajar akan lebih terorganisasi apabila digabungkan dengan gaya belajar yang

mengarahkan siswa untuk melakukan aktivitas, baik secara fisik maupun

intelektual dan mengoptimalkan penggunaan indra yang dimiliki siswa. (Pratiwi,

2014).

Siswa yang bergaya belajar visual akan lebih mudah melihat atau

membayangkan apa yang dibicarakan. Bagi siswa bergaya belajar visual, yang

memegan peranan penting adalah mata/ penglihatan (visual), dalam hal ini metode

pengajaran yang digunakan guru sebaiknya lebih banyak/ dititik beratkan pada

peragaan/ media, ajak mereka ke obyek-obyek yang berkaitan dengan pengajaran.

Gaya belajar auditorial merupakan salah satu gaya belajar yang dimiliki siswa

yang mempengaruhi prestasi belajar siswa. Belajar melalui mendengar sesuatu

dapat dilakukan dengan mendengarkan kaset audio, ceramah, diskusi, debat, dan

instruksi (perintah). Siswa dengan gaya belajar auditorial lebih mudah mencerna,

mengolah, dan menyampaikan informasi dengan jalan mendengarkan secara

langsung. Gaya belajar kinestetik lebih cenderung untuk melakukan aktivitas

selama proses berlangsung. Siswa yang bergaya belajar kinestetik sangat peka

terhadap perasaan atau emosi dan pada sensasi sentuhan dan gerakan. Misalnya

siswa tidak bisa duduk tenang untuk waktu yang lama tanpa aktivitas, siswa akan

belajar maksimal dalam suatu kondisi dimana banyak keterlibatan fisik dan

(16)

3

Perbedaan gaya belajar siswa mempengaruhi pemahaman siswa tentang

materi yang diajarkan guru. Gaya belajar yang terdiri dari visual, auditorial dan

kisestetik merupakan hal yang mempengaruhi keberhasilan siswa memahami

materi. Contoh yang dapat dilihat adalah seorang siswa yang memiliki gaya

belajar visual dapat memahami materi ketika guru mengajarkan materi dengan

media gambar. Kemudian siswa yang memiliki gaya belajar auditorial tidak akan

memahami materi sebab tidak sesuai dengan gaya belajar yang dipahami siswa

auditorial, begitu pula dengan siswa dengan gaya belajar kinestetik akan kurang

memahami materi ketika saat mengajar lebih menggunakan visual atau auditorial.

Jika hal ini terus berlanjut siswa akan semakin kesulitan memahami materi yang

diajarkan guru. Berdasarkan uraian diatas, penulis mengadakan penelitian yang

berjudul: “Hubungan Gaya Belajar Visual Auditorial Kinestetik Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas VIII SMP Swasta Satria Dharma Perbaungan Tahun Pembelajaran 2016/2017”.

1.2. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, masalah yang dapat

diidentifikasi dalam penelitian ini adalah;

1. Gaya belajar siswa yang berbeda-beda.

2. Guru tidak megetahui gaya belajar siswa.

3. Siswa jenuh belajar biologi.

1.3. Batasan Masalah

` Berdasarkan latar belakang, identifikasi maka batasan masalah penelitian

ini adalah gaya belajar siswa visual, gaya belajar siswa auditorial, gaya belajar

siswa kinestetik dan hasil belajar siswa. Gaya belajar di ukur menggunakan

(17)

4

1.4. Rumusan Masalah

Masalah yang diteliti dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut:

1. Apakah ada korelasi antara gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik

dengan hasil belajar biologi Siswa Kelas VIII SMP Swasta Satria Dharma

Perbaungan T.P. 2016/2017?

2. Seberapa besar kontribusi gaya belajar siswa terhadap hasil belajar Biologi

siswa SMP Swasta Satria Dharma Perbaungan T.P. 2016/2017?

1.5. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Untuk mengetahui korelasi antara gaya belajar siswa dan hasil belajar Siswa

Kelas VIII SMP Swasta Satria Dharma Perbaungan T.P. 2016/2017.

2. Untuk mengetahui kontribusi gaya belajar terhadap hasil belajar Biologi

siswa Siswa Kelas VIII SMP Swasta Satria Dharma Perbaungan T.P.

2016/2017.

1.6.Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini diharapkan akan memberikan manfaat sebagai berikut;

Secara teoritis; (1) Sebagai bahan literatur yang dapat digunakan untuk

memperoleh gambaran mengenai hubungan gaya belajar dengan hasil belajar; (2)

Sumbangan pemikiran bagi guru, pengelola, pengembang dan lembaga

pendidikan bahwa penting dan lembaga pendidikan gaya belajar dalam

peningkatan hasil belajar; dan (3) Sebagai bahan pertimbangan, landasan imperis

maupun kerangka acuan bagi peneliti pendidikan yang berkaitan dengan

penelitian ini.

Secara praktis; (1) Bagi siswa untuk mengetahui hubungan dan

pentingnya gaya belajar dengan hasil belajar; dan (2) Bagi guru sebagai

(18)

36

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasilpenelitian dan pengujian analisis data, maka diperoleh

kesimpulan sebagai berikut:

1. Terdapat korelasi positif dan signifikan antara gaya belajar visual,

auditorial dan kinestetik terhadap hasil belajar Biologi Siswa Kelas VIII

T.P. 2016/2017 sebesar 0,25.

2. Terdapat korelasi positif dan signifikan antara gaya belajar visual terhadap

hasil belajar Biologi Siswa Kelas VIII T.P. 2016/2017 sebesar 0,34.

3. Terdapat korelasi positif dan signifikan antara gaya belajar visual terhadap

hasil belajar Biologi Siswa Kelas VIII T.P. 2016/2017 sebesar 0,245.

4. Terdapat korelasi positif dan signifikan antara gaya belajar visual terhadap

hasil belajar Biologi Siswa Kelas VIII T.P. 2016/2017 sebesar 0,66.

5. Terdapat kontribusi gaya belajar siswa terhadap hasil belajar siswa Kelas

VIII SMP Satria Dharma Perbaungan T.P. 2016/2017 sebesar 6,25%.

5.2 Saran

Berdasarkan kesimpulan yang telah dikemukakan, maka sebagai tindak

lanjut penelitian ini disarankan beberapa hal sebagai beriut:

1. Dengan menyesuaikan teknik, media, metode belajar terhadap gaya belajar

siswa dapat juga meningkatkan hasil belajar.

2. Menyarankan pada peneliti berikutnya untuk mengembangkan hasil

penelitian ini agar dapat bermanfaat sebagai informasi terhadap dunia

Gambar

Tabel 3.1.       Kisi-kisi  Tes ..................................................................................
Gambar 2.1. Kerangka Konseptual: X:Gaya Belajar, Y:Hasil Belajar ............... 13
gambaran umum didalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik dengan prestasi belajar geografi siswa kelas XII IPS SMA

JUNIAN PAULUS LUBIS : Penerapan Model Pembelajaran VAK (Visual, Auditori, Kinestetik) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dribbling Bola Basket Pada Siswa Kelas VIII SMP

Dengan ini saya nyatakan bahwa skripsi dengan judul “Pembelajaran Seni Tari Melalui Gaya Belajar Visual, Auditori, dan Kinestetik di Kelas VIII SMP Pasundan 4 Bandung”

Analisis Kesesuaian antara Cara Mengajar dan Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran Matematika terhadap Gaya Belajar VAK (Visual, Auditorial dan Kinestetik) Siswa

Adanya kemudahan tersebut, program GeoGebra serta gaya belajar VAK (Visual, Auditorial, Kinestetik) menjembatani proses berpikir peserta didik untuk membantu

Santriwan, “Gaya belajar Visual, Auditorial dan Kinestetik” dalam http://santriw4an.wordpress.com /2010/02/23/gaya-belajar-visual-.. auditorial-kinestetik/, diakses

Ketiga, bagi sekolah, agar memperhatikan gaya belajar siswa yang mempengaruhi prestasi belajarnya, baik gaya belajar visual, auditorial, dan ki- nestetik sehingga

Berdasarkan simpulan di atas, maka disarankan kepada guru agar dapat menggunakan strategi pembelajaran berdasarkan gara belajar visual, auditorial, kinestetik untuk