• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGEMBANGAN LKS IPA DENGAN PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI ENERGI PANAS DAN BUNYI KELAS IV SDN KANGEAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGEMBANGAN LKS IPA DENGAN PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI ENERGI PANAS DAN BUNYI KELAS IV SDN KANGEAN"

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)

PENGEMBANGAN LKS IPA DENGAN PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI ENERGI PANAS DAN BUNYI

KELAS IV SDN KANGEAN

SKRIPSI

OLEH: INNA SAFITRI NIM: 201010430311004

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

(2)

i

PENGEMBANGAN LKS IPA DENGAN PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI ENERGI PANAS DAN BUNYI

KELAS IV SDN KANGEAN

SKRIPSI

Diajukan Kepada Universitas Muhammadiyah Malang Sebagai Salah Satu Syarat Mendapatkan Gelar Sarjana Pendidikan Guru Sekolah Dasar

OLEH: INNA SAFITRI NIM: 201010430311004

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

(3)
(4)
(5)
(6)

v MOTTO

“Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Maka apabila engkau telah selesai ( dari satu urusan), tetaplah bekerja keras ( untuk urusan yang lain).

Dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap’’ (Terjemahan Q.S.Al-Insyirah ayat 6-8)

“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalatmu sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”.

(Terjemahan QS. Al-Baqarah : 153)

(7)

vi

PERSEMBAHAN

Dengan mengucapkan puji Syukur kehadirat-Nya, kupersembahkan karya sederhana ini teruntuk:

1. Untuk Ibu dan Ayah ( Alm Suhama dan Saini) terima kasih selalu membuatku termotivasi dan selalu menyirami kasih sayang, segala dukungan yang tiada terhingga dan tiada batasnya selalu mendoakanku.

2. Untuk Bibi dan Suaminya ( Mariatun dan Sunoto) terima kasih atas doa dan kasih sayangnya yang selalu memberiku motivasi dalam belajar.

3. Untuk kakak dan istrinya Sainori dan Sanawiyah terima kasih atas doa dan kasih sayangnya yang selalu memberiku motivasi dalam belajar.

4. Untuk adik-adikku (Ira, Ain dan Azzam) tiada hari yang paling mengharukan saat kumpul bersama kalian,terima kasih atas doa dan bantuan kalian selama ini.

5. Untuk My Sweet Heart (Gofranurrida) terima kasih atas kasih sayang, perhatian, dan kesabaranmu yang telah memberikanku semangat dan inspirasi dalam mneyelesaikan tugas akhir ini, semoga engkau pilihan yang terbaik buatku dan masa depanku.

6. Untuk sahabat- sahabatku terima kasih atas dukungannya yang senantiasa menjadi penyemangat. Saat–saat indah bersama kalian semua tak akan pernah terlupakan. “Tiada hari yang indah tanpa kalian semua”.

7. Untuk teman-teman SI PGSD UMM angkatan 2010 khususnya kelas A, yang selalu membantu , berbagi keceriaan dan melewati setiap suka dan duka selama kuliah, terima kasih banyak atas dukungannya . Aku akan selalu merindukan canda tawa kalian.

8. Almamater Universitas Muhammadiyah Malang, tempatku menimba ilmu. 9. Seluruh keluarga besar SDN Duko I Kangean (khususnya kelas IV) selaku

(8)

vii ABSTRAK

Safitri, Inna. 2016. Pengembangan LKS IPA dengan Pendekatan Problem Based Learning pada Materi Energi Panas dan Bunyi Kelas IV SDN Duko 1

Kangean. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FKIP

Universitas Muhammadiyah Malang. Pembimbing: (1) Dr. Sugiarti, M.Si, (II) Drs. Atok Miftachul Hudha, M.Pd.

Kata Kunci: Pengembangan, LKS IPA, Pendekatan Problem Based Learning (PBL), Materi Energi Panas dan Bunyi

Pada pembelajaran IPA, bahan ajar yang digunakan hanya berupa buku paket dan LKS. LKS yang mereka gunakan kurang menarik dan penyajiannya kurang bangus. Hal ini menyebabkan siswa menjadi tidak tertarik untuk membaca dan menggunakannya. Oleh karena itu diperlukan bahan ajar yang dapat mengaktifkan siswa dalam proses belajar mengajar. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan produk pembelajaran berupa LKS IPA dengan pendekatan Problem Based Learning pada materi energi panas dan bunyi kelas IV SDN Duko 1 Kangean, dan untuk mengetahui tingkat kelayakan produk melalui beberapa validasi ahli dan uji coba produk

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model Borg & Gall yang dimodifikasi oleh Setyosari (2013). Model ini terdiri dari 10 tahap yaitu penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba lapangan awal, revisi produk, uji coba lapangan utama, revisi produk, uji coba pelaksanaan lapangan awal, revisi produk, diseminasi dan implementasi. Akan tetapi, karena keterbatasan waktu, peneliti ini berhenti sampai tahap revisi produk uji coba lapangan utama.

Hasil penelitian pada tahap validasi ahli materi meliputi aspek kelayakan isi diperoleh hasil dengan presentase 91%, sedangkan pada aspek kebahasaan diperoleh hasil dengan presentase 90%. Pada penilian validasi ahli media pembelajaran yang meliputi aspek penyajian diperoleh hasil dengan persentase hasil 98%, sedangkan pada aspek kegrafikan diperoleh hasil dengan presentase 100%. Pada ahli pembelajaran aspek kelayakan isi diperoleh hasil dengan 90%, pada aspek kebahasaan diperoleh hasil persentase 85% selanjutnya pada aspek penyajian di peroleh hasil persenatse 90% dan pada aspek kegrafikan diperoleh hasil dengan persentase 90%. Selain itu uji kelompok kecil pada 15 orang siswa menunjukkan respon cukup positif dengan prosentase 84% pada aspek penyajian LKS kualifikasi sangat baik dengan katagori sangat layak, sedangkan pada daya tarik siswa diperoleh nilai persentase 88% dengan kualifikasi sangat baik dengan katagori sangat layak. Pada uji coba kelompok besar yang dilakukan pada 36 siswa pada aspek penyajian LKS menunjukkan persentase 82,7% kualifikasi baik dengan katagori layak dan pada aspek daya tarik siswa diperoleh nilai persentase 90 % kualifikasi sangat layak dengan katagori sangat layak. Berdasarkan hasil keseluruhan dapat disimpulkan bahwa LKS dengan Pendekatan Problem Based

Learning pada materi energi panas dan bunyi dapat dijadikan sebagai bahan ajar

(9)

viii ABSTRACT

Safitri, Inna. 2016. Development of Science Students Worksheet by Using Problem Based Learning Approach in “Heat and Sound Energy” Material for Grade IV SDN Duko 1 State Elementary School of Kangean.

Undergraduate Thesis, Elementary School Teacher Study Program. Faculty of Education and Teacher Tranining, University of Muhammadiyah Malang. Advisor: (1) Dr. Sugiarti, M.Si, (II) Drs. Atok Miftachul Hudha, M.Pd.

Keywords : development, science worksheet, Problem Based Learning (PBL) approach, “Heat and Sound” Energy

In science, material used is only package book and worksheet. Worksheet they used commonly inappropriate for students needs It made the students more passive so that their thinking ability is not developed well. That’s why, it needs learning material which is able to activate students, demand students to do a good reasoning. The research purpose is to develop learning product in form of Science worksheet by Problem Based Learning approach in “Heat and Sound Energy” Material for grade IV SD Duko 1 State Elementary School of Kangean, and also find out about product appropriateness level through some validation of experts and product test.

The development research is development research using Borg & Gall model modified by Setyosari (2013). This model consist of 10 phases, they are information collection, planning, early product development, early field test, product revision, main field test, product revision, early field implementation test, product revision, dissemination and implementation. However, because of limited time, the researcher stopped until main field test product revision phase.

Research in material expert validation phase include content appropriateness aspect found result with percentage for 91%, while in language aspect found result with percentage for 90%. In learning media expert validation assessment which include serving aspect, there found result with percentage for 98%, while in graphic aspect found result with percentage for 100%. In content appropriateness aspect learning expert found 90% result, in language aspect found 85% percentage, next in serving aspect, it found percentage result for 90%, and in graphic aspect, it found result with percentage for 90%. Besides, small group test in 15 students shows quite positive response with percentage for 84% in Worksheet serving aspect with very good qualification and with appropriate category, while in students interest, there found 88% percentage assessment with vary good qualification with very appropriate category. In large group test done to 36 students in worksheet serving aspect, it shows percentage for 82.7% good qualification with appropriate category and students interest aspect found 90 % percentage value, the qualification is really appropriate with very appropriate category. According to overall result, it can be concluded that worksheet using

Problem Based Learning approach in “Heat and Sound Energy” material is able

(10)

ix

KATA PENGANTAR

Puji syukur ke hadirat ALLAH Subhanahu wa ta’ala penulis panjatkan karena hanya berkat rahmad, hidayah dan inayahNya skripsi dengan judul “Pengembangan LKS IPA Dengan Pendekatan Problem Based Learning pada Materi Energi Panas dan Bunyi Kelas IV SDN Duko I Kangean” dapat terselesaikan dengan baik. Sholawat serta salam tidak lupa selalu tercurahkan kepada junjungan kita, Nabiyullah Muhammad SAW.

Penulis menyadari bahwa skripsi ini dapat terselesaikan berkat bimbingan, bantuan dan dorongan dari berbagai pihak. Dengan segala kerendahan hati penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada yang terhormat:

1. Drs. Fauzan, M.Pd selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Malang yang telah menyediakan fasilitas belajar yang memadai.

2. Dr. Poncojari Wahyono, M.Kes selaku Dekan fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang yang telah memberikan izin dalam proses penelitian.

3. Dr. Ichsan Anshory AM, M.Pd, selaku Ketua Jurusan Pendidikan Ilmu Keguruan Sekolah yang telah membantu dalam proses penyelesaian segala urusan administrasi yang peneliti perlukan dalam menyusun skripsi.

4. Dr. Sugiarti, M.Si, selaku pembimbing I yang telah sabar dan penuh keikhlasan memberikan arahan, masukan, bimbingan, serta motivasi kepada penulis sehingga terselesaikan skripsi ini.

5. Drs. Atok Miftachul Hudha, M.Pd, selaku dosen pembimbing II yang memberikan motivasi dan pengarahan sehingga Peneliti ini berjalan dengan baik sesuai dengan yang diinginkan.

6. Bapak Moh. Hosaini, selaku Kepala Sekolah SDN Duko I Kangean yang telah memberikan izin kepada peneliti untuk melakukan penelitian.

7. Bapak Mohammad Suri, S.Pd, selaku guru kelas IV SDN Duko I Kangean yang memberikan bantuan dan bimbingan dalam penelitian.

(11)

x

9. Semua pihak yang telah mendukung yang tidak mungkin peneliti sebutkan satu-persatu.

Semoga apa yang telah diberikan kepada peneliti, senantiasa mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah SWT. Penulis sadar bahwa penelitian ini masih belum sempurna maka penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun. Akhirnya penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi peneliti lain maupun bagi orang lain yang membacanya.

(12)

xi

DAFTAR ISI

Halaman Judul ... i

Lembar Persetujuan ... ii

Lembar Pengesahan ... iii

Halaman Pernyataan Keaslihan ... iv

Halaman Motto ... v

Halaman Persembahan ... vi

Abstrak ... vii

Abstract ... viii

Kata Pengantar ... ix

Daftar Isi ... xi

Daftar Tabel ... xiv

Daftar Gambar ... xv

Daftar Lampiran... xvi

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Rumusan Masalah ... 4

C. Tujuan Penelitian dan Pengembangan ... 4

D. Spesifikasi Produk ... 4

E. Pentingnya Penelitian dan Pengembangan ... 5

F. Asumsi Keterbatasan Penelitian dan Pengembangan ... 6

G. Definisi Istilah ... 6

BAB II KAJIAN PUSTAKA ... 8

A. Penelitian Pengembangan ... 8

B. Pembelajaran IPA SD ... 9

1. Pembelajaran IPA ... 10

2. Tujuan Pembelajaran IPA ... 10

3. Ruang Lingkup Pembelajaran IPA ... 11

4. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar ... 11

(13)

xii

C. Lembar Kerja Siswa (LKS) ... 12

1. Defenisi Lembar Kerja Siswa (LKS) ... 12

2. Karakteristik Lembar Kerja Siswa (LKS) ... 13

3. Ciri- Ciri Lembar Kerja Siswa (LKS) ... 13

4. Komponen- Komponen Lembar Kerja Siswa (LKS) ... 14

5. Langkah- Langkah Lembar Kerja Siswa (LKS) ... 14

6. Kreteria Kualitas Lembar Kerja Siswa (LKS) ... 15

7. Fungsi dan Tujuan Lembar Kerja Siswa (LKS) ... 17

8. Kelebihan dan Kekurangan Lembar Kerja Siswa (LKS) ... 18

D. Problem Based Learning ... 19

1. Definisi Problem Based Learning ... 19

2. Ciri-Ciri Problem Based Learning ... 20

3. Langkah-Langkah Problem Based Laerning ... 21

4. Kelebihan dan Kelemahan Problem Based Learning ... 21

E. LKS IPA dengan Pendekatan Problem Based Learning ... 22

1. Desain Lembar Kerja Siswa dengan Pendekatan Problem Based Learning (PBL) ... 22

2. Langkah – Langkah Pembelajaran ... 23

3. Komponen Lembar Kerja Siswa IPA dengan Pendekatan Problem Based Learning ... 25

4. Materi dalam Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) .. 25

5. Hasil Penelitian Terdahulu ... 26

F. Kerangka Pikir ... 27

BAB III METODE PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ... 28

A. Jenis Penelitian ... 28

B. Prosedur Penelitian dan Pengembangan ... 29

1. Penelitian dan Pengumpulan Informasi ... 29

2. Perencanaan ... 30

3. Pengembangan Produk Awal ... 30

(14)

xiii

5. Revisi Produk Hasil Uji Coba Lapangan Awal ... 33

6. Uji Coba Lapangan Utama ... 34

7. Revisi Produk Uji Coba Lapangan Utama ... 34

8. Uji Pelaksanaan Lapangan ... 34

9. Revisi Produk Hasil Uji Pelaksanaan Lapangan ... 35

10. Diseminasi dan Implementasi ... 35

C. Uji Coba ... 35

1. Desain Uji Coba ... 35

2. Subjek Uji Coba ... 36

3. Jenis Data ... 37

4. Instrumen Pengumpulan Data ... 37

5. Teknis Analisis Data ... 39

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 42

A. Hasil Penelitian ... 42

1. Penelitian dan Pengumpulan Informasi ... 43

2. Perencanaan ... 45

3. Pengembangan Produk Awal ... 46

4. Uji Coba Lapangan Awal ... 46

5. Revisi Produk Hasil Uji Coba Lapangan Awal ... 61

6. Uji Coba Lapangan Utama ... 63

7. Revisi Produk ... 66

B. Pembahasan ... 66

BAB V PENUTUP ... 74

A. Kesimpulan ... 74

B. Saran ... 75

DAFTAR PUSTAKA ... 77

(15)

xiv

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar untuk Kelas IV

Semester II ... 11

Tabel 2.2. Komponen Evaluasi Bahan Ajar Cetak ... 16

Tabel 2.3. Sintak Pembelajaran Berdasarkan Masalah ... 21

Tabel 3.1. Subjek Uji Coba Ahli ... 36

Tabel 3.2. Tingkat Pencapaian dan Kualifikasi ... 40

Tabel 3.3. Interprestasi Skor Angket ... 41

Tabel 3.4. Interprestasi Skor Angket ... 41

Tabel 4.1. Rekapitulasi Penilaian Ahli Materi Sebelum Revisi ... 48

Tabel 4.2. Saran dan Komentar Ahli Materi ... 48

Tabel 4.3. Data Hasil Rekapitulasi Hasil Penilaian Ahli Materi Sesudah Revisi ... 49

Tabel 4.4. Rekapitulasi Penilian Ahli Media Pembelajaran Sebelum Revisi ... 51

Tabel 4.5. Komentar dan Saran Ahli Media Pembelajaran ... 51

Tabel 4.6. Data Hasil Rekapitulasi Hasil Komentar dan Saran Uji Kelompok Besar ... 52

Tabel 4.7. Rekapitulasi Penilian Ahli Pembelajaran Terhadap Kelayakan LKS sebelum Revisi ... 54

Tabel 4.8. Komentar dan Saran Ahli Pembelajaran ... 54

Tabel 4.9. Data Hasil Rekapitulasi Hasil Penilaian Ahli Pembelajaran Sesudah Revisi ... 55

Tabel 4.10. Rekapitulasi Hasil Uji Coba LKS Pada Kelompok Kecil .... 58

Tabel 4.11. Rekapitulasi Hasil Komentar dan Saran Pada Kelompok Kecil ... 58

Tabel 4.12. Rekapitulasi Data Kualitatif Hasil Validasi Ahli ... 60

Tabel 4.13. Rekapitulasi Hasil Pengujian Pada Kelompok Kecil ... 60

Tabel 4.14. Rekapitulasi Hasil Uji Coba LKS Pada Kelompok Besar ... 64

(16)

xv

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1. Bagan Desain Lembar Kerja Siswa dengan Pendekatan

Problem Based Learning ... 23 Gambar 2.2. Kerangka Pikir ... 27 Gambar 3.1. Model Prosedural Research and Development ... 28 Gambar 4.1. Grafik Perbandingan Hasil Penilaian Ahli Materi Sebelum

dan Sesudah Revisi ... 50 Gambar 4.2. Grafik Perbandingan Hasil Penilaian Ahli Media

Pembelajaran Sebelum dan Sesudah Revisi ... 53 Gambar 4.3. Grafik Perbandingan Hasil Penilaian Ahli

Pembelajaran Sebelum dan Sesudah Revisi ... 56 Gambar 4.4. Grafik Perbandingan Hasil Penilaian Ahli Uji Coba Pada

Kelompok Kecil ... 59 Gambar 4.5. Grafik Perbandingan Hasil Penilaian Ahli Uji Coba Pada

(17)

xvi

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Lembar wawancara ... 80

Lampiran 2. Angket Validasi Ahli Materi ... 84

Lampiran 3. Angket Validasi Ahli Media ... 90

Lampiran 4 Angket Validasi Ahli Pembelajaran ... 96

Lampiran 5. Angket Respon Siswa ... 102

Lampiran 6. Analisis Data Hasil Validasi Ahli ... 113

Lampiran 7. Analisis Data Hasil Uji Kelompok Kecil ... 128

Lampiran 8. Analisis Data Hasil Uji Kelompok Besar ... 133

Lampiran 9. Lembar Observasi ... 138

Lampiran 10. Produk LKS IPA Dengan Pendekatan Problem Based Learning ... 141

Lampiran 11. Dokumentasi Penelitian ... 142

Lampiran 12. Surat Keterangan Selesai Penelitian ... 145

(18)

77

DAFTAR PUSTAKA

Arends, R.I. 1997. Classroom Instruction and Management. New York: McGraw Hill Companies, Inc.

Arikunto, Suharsimi. 2008. Evaluasi Program Pendidikan : Pedoman Teoritis dan

Praktis Bagi Mahasiswa dan Praktisi Pendidikan. Jakarta: Bumi

Aksara.

Darmojo dan Kaligis, 1991; Depdiknas, 2004; Yuningsih, 2006, dalam Nurseha,2007, “Pengaruh Penggunaan Lembar Kerja Siswa Dalam Pembelajaran Berbasis Kompetensi Terhadap Prestasi Belajar Geografi Pada Siswa Kelas X Semester 2 SMA Negeri 8 Semarang Tahun Ajaran 2006/2007.” Skripsi. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Departemen Pendidikan Nasional. 2006. Standar Isi dan Standar Kompetensi

Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar SD/MI. Jakarta: BP Cipta

Jaya.

Depdiknas. 2005. Peraturan pemerintah republik indonesia nomor 19 tahun 2005 tentang standar pendidikan nasional.

Depdiknas. 2008. Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Depdiknas. Devi, P. K., R. Sofiraeni, & Khairuddin 2009. Pengembangan Perangkat

Pembelajaran untuk Guru SMP. Bandung: PPPPTK IPA.

Kamdi, W. 2007. Pembelajaran Berbasis Proyek: Model Potensial untuk Peningkatan Mutu Pembelajaran. (Online), (http://waraskhamdi.com/,

diakses 20 Januari 2016

Lalu Muhammad Azhar. (1933). Proses Belajar Mengajar CBSA. Surabaya: Usaha Nasional.

Lismawati. 2010. Pemanfaatan Media Specimen Melalui Pembelajaran Quantum Teaching Terhadap Hasil Belajar Pada Materi Keanekaragaman

Makhluk Hidup Di Smp 2 Kaliwungu Kudus. Under Graduates thesis,

Universitas Negeri Semarang (Online

Mulyasa, E. 2012. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosda karya.

Nur, M. 2003. Buku panduan keterampilan proses dan Hakikat Sains. Surabaya: University Press.

(19)

78

Prastowo, A. (2012). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif . YogyakartaI Diva Press.

Prastowo, Andi. 2013. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif.

Jogjakarta: Diva PRESS.

Sanjaya,wina,2007.strategi pembelajaran berorentasi standar proses pendidikan jakarta: kencana.

Samatowa, Usman. 2010. Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jakarta: Indeks. ________, Usman. 2011. Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jakarta: PT

Indeks.

Setyosari, Punaji. 2010. Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangan.

Jakarta: Kencana.

________, Punaji. 2013. Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangan.

Jakarta: Kencana.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

_______. 2011. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

_______. 2013. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,Kualitatif, Dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Sujiono, & A. Widyatmoko. 2014. Pengembangan Modul IPA Terpadu Berbasis Problem Based Learning Tema Gerak untuk Meningkatkan KemampuanBerpikir Kritis Siswa. Unnes Science Journal, 3(3). Sungkono. 2009. Pengembangan Bahan Ajar. Universitas Negeri Yogyakarta.

Yogyakarta.

Soegiranto,M.A.(2010). Acuan Penulisan Bahan Ajar Dalam Bentuk Modul. Pokja Kurikulum dan Supervisi Pusat Pengembangan Madrasah Kementrian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur

Sukmadinata, Nana Syaodih. 2008. Metode Penelitian. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Suprihatiningrum, Jamil. 2013. Strategi Pembelajaran Teori & Aplikasi.

Yogjakarta: Ar-Ruzz Media.

(20)

79

Trianto. (2009). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif: Konsep, Landasan, dan Implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan

Pendidikan, (KTSP). Jakarta: Prenada Media Group.

______. 2010. Model Pembelajaran Terpadu Konsep, Strategi, dan Implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan

(KTSP). Jakarta: Bumi Aksara.

_______. 2011. Desain Pengembangan Pembelajaran Tematik: Bagi Anak Usia

Dini TK/RA & Anak Usia Kelas Awal SD/MI. Jakarta: Kencana.

(21)

1 BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berkaitan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis, sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep, atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan (Depdiknas, 2006). Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam IPA diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari.

Pembelajaran IPA merupakan hal yang sangat penting untuk dipelajari siswa, karena melalui pembelajaran IPA diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik khususnya untuk mempelajari alam sekitar. Melalui pembelajaran IPA secara langsung diharapkan siswa dapat tanggap dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam kehidupannya.

(22)

2

Pada saat pembelajaran IPA bahan ajar yang digunakan guru masih terbatas pada buku paket dan LKS yang disediakan di sekolah, LKS yang digunakan saat ini lumayan bagus tapi kurang menarik dan kurang bagus penyajiannya, hanya berisi ringkasan materi dan pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa, siswa hanya diberi kesempatan untuk menjawab pertanyaan yang hanya terdapat dalam LKS, sebagian hanya memindahkan materi kedalam pertanyaan yang harus diselesaikan oleh siswa, sehingga mengakibatkan siswa menjadi pasif dan kurang tertarik untuk membaca dan menggunkannya.

Mempertimbangkan LKS yang biasa disajikan kurang menarik untuk dibaca , maka peneliti melakukan pengembangan LKS yang dapat menarik minat siswa untuk membaca dan menggunakannya. Alternatif untuk pemecahan masalah menurut peneliti adalah dengan mengembangkan LKS yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran dan karakteristik peserta didik sehingga dapat menarik minat siswa untuk membaca dan menggunakannya. LKS yang peneliti kembangkan menggunakan gambar-gambar yang konkrit, menggunakan warna-warna dan desain yang menarik, dengan begitu akan menjadikan LKS digemari siswa untuk ingin menggunakannya. LKS ini juga menggunakan pendekatan

Problem Based Learning yang akan mengajak siswa belajar secara mandiri atau

kelompok untuk mencari pemecahan masalah.

(23)

3

Adapun materi yang akan disampaikan yaitu materi energi panas dan bunyi karena materi tersebut berkaitan dengan dunia nyata dan kehidupan sehari-hari siswa sehingga akan memudahkan siswa dalam memahami materi energi panas dan bunyi.

Pemilihan pendekatan, model, metode, dan media sangat mendukung pembelajaran yang optimal. Model pembelajaran yang dirasa sesuai dengan karakteristik IPA, dimana dapat meningkatkan keterampilan proses dan berhubungan dengan pengalaman-pengalaman di kehidupan sehari-hari peserta didik adalah problem based learning (pembelajaran berbasis masalah).

(24)

4

B. Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Bagaimana pengembangan LKS IPA dengan pendekatan Problem Based

Learning pada materi energi panas dan bunyi kelas IV SD Duko 1

Kangean?

2. Apakah Kualitas LKS IPA dengan pendekatan Problem Based Learning

pada materi energi panas dan bunyi yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran IPA?

C. Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah yang telah disusun maka penelitian ini bertujuan untuk:

1. Menghasilkan LKS IPA dengan pendekatan Problem Based Learning pada materi energi panas dan bunyi kelas IV SDN Duko 1 Kangean.

2. Mengetahui kualitas LKS IPA dengan pendekatan Problem Based Learning pada materi energi panas dan bunyi yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran IPA.

D. Spesifikasi Produk yang Diharapkan

Produk pengembangan ini memiliki spesifikasi sebagai berikut:

1. LKS IPA dengan pendekatan Problem Based Learning berisi ringkasan materi energi panas dan energi bunyi kelas IV SDN Duko 1 Kangean.

(25)

5

peserta didik pada masalah, mengorganisasi peserta didik untuk belajar dan membantu siswa untuk mengembangakan kemampuan berpikirnya, memecahkan masalah, berpikir secara mandiri dan kritis.

3. LKS IPA dengan pendekatan Problem Based Learning ini dirancang secara menarik dilengkapi dengan kegiatan praktikum dan soal-soal yang lebih variatif dan mudah dipahami siswa.

4. LKS ini berbentuk Bahan Ajar Cetak.

E. Pentingnya Penelitian dan Pengembangan

Pengembangan LKS IPA dengan pendekatan Problem Based Learning

dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menunjang tercapainya tujuan pembelajaran bagi siswa kelas IV SDN Duko I Kangean pada mata pelajaran IPA materi energi panas dan bunyi. Adapun pentingnya pengembangan LKS IPA adalah sebagai berikut:

1. Bagi Siswa

Pengembangan LKS IPA ini dimaksudkan untuk membantu siswa memahami materi energi panas dan bunyi.

2. Bagi Guru

Pengembangan LKS diharapkan dapat memberikan inspirasi para guru untuk menerapkan pembelajaran IPA yang efektif.

3. Bagi Peneliti

(26)

6

ajar LKS lainnya sebagai perantara siswa dengan guru dan bermanfaat sebagai calon guru nantinya di masa depan.

4. Bagi Sekolah

Penelitian ini diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran khususnya dalam pelajaran IPA.

F. Asumsi dan Keterbatasan Penelitian dan Pengembangan

Keterbatasan penelitian dan pengembangan ini memiliki beberapa keterbatasan, di antaranya yaitu :

1. LKS IPA dengan pendekatan Problem Based Learning dapat digunakan sebagai alternatif bahan ajar yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran IPA.

2. LKS IPA dengan pendekatan Problem Based Learning ini hanya dirancang untuk kelas IV SD materi energi panas dan bunyi.

3. Pengembangan LKS dilakukan sampai tahap uji coba produk kepada siswa dan perbaikan produk setelah uji coba.

G. Definisi Istilah

Untuk menghindari kesalah pahaman dalam penelitian, berikut ini adalah definisi istilah :

1. Pengembangan

(27)

7

2. Lembar Kegiatan Siswa (LKS) adalah panduan siswa yang digunakan untuk melakukan kegiatan penyelidikan atau pemecahan masalah (Trianto, 2009: 222)

3. Problem Based Learning

Problem Based Learning atau biasa diartikan sebagai pembelajaran berbasis

Gambar

Gambar 2.1.  Bagan Desain Lembar Kerja Siswa dengan Pendekatan

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Scanned by CamScanner... Scanned

peristiwa yang terjadi di dalam keluarga yang memiliki aspek hukum perlu dicatatkan dan dibukukan, sehingga baik yang bersangkutan maupun orang lain yang

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti terkait pengaruh keamanan situs dan kepercayaan terhadap minat beli di situs belanja online shopee,

konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi (Almatsier, 2003). Masalah gizi merupakan masalah yang multi dimensi, dipengaruhi oleh berbagai faktor penyebab. Penyebab

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tugas dan fungsi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhan Batu adalah memberikan jalan

Terbimbing untuk meningkatkan kemampuan memahami kandungan ayat al- qur’an dan hadits di

Program strategis dalam bidang pengabdian pada masyarakat meliputi: (1) pelaksanaan pengabdian pada masyarakat oleh mahasiswa sebagai bagian dari prestasi/kegiatan akademik,