• Tidak ada hasil yang ditemukan

Induksi Keragaman Dua Varietas Krisan (Dendranthema grandiflora Tzvelev) Dengan Iradiasi Sinar Gamma Secara In Vitro

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Induksi Keragaman Dua Varietas Krisan (Dendranthema grandiflora Tzvelev) Dengan Iradiasi Sinar Gamma Secara In Vitro"

Copied!
151
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 4. Alat yang Digunakan dalam Penelitian; (A) Gamma Chamber 4000A  dan (B) Mikroskop Cahaya
Gambar 5. Alur Kegiatan Penelitian
Tabel 1. Rekapitulasi Sidik Ragam Pengaruh Varietas, Dosis Iradiasi, dan  Interaksinya terhadap Beberapa Peubah Krisan In Vitro
Tabel 3. Interaksi antara Varietas dengan Dosis Iradiasi terhadap Tinggi Tunas Krisan In Vitro pada 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11 dan 12 MSI
+7

Referensi

Dokumen terkait

Perbandingan kontras orthogonal (Tabel 3) menunjukkan bahwa peubah tinggi tanaman antara varian hasil induksi mutasi melalui radiasi sinar gamma tidak berbeda

Untuk mendapatkan variabilitas tanaman yang tinggi, dosis anjuran iradiasi sinar gamma pada biji kecombrang antara 20-40

Perlakuan iradiasi sinar gamma dosis 3 Gy dan 6 Gy tidak berbeda nyata terhadap kandungan klorofil a bawang merah, namun berbeda nyata dengan dosis 0 Gy..

yang di uji di lapangan pada tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L) yang diiradiasi sinar gamma dosis 2 Gy, 4 Gy, 6 Gy, 8 Gy dan 10 Gy terjadi perubahan genotipe

Untuk mendapatkan variabilitas tanaman yang tinggi, dosis anjuran iradiasi sinar gamma pada biji kecombrang antara 20-40

Untuk mendapatkan variabilitas tanaman yang tinggi, dosis anjuran iradiasi sinar gamma pada biji kecombrang antara 20-40

Variabel persentase kalus nodular membentuk tunas dan waktu membentuk tunas pada dosis 0–40 Gy memiliki keragaman fenotipik luas, jumlah pasang daun dan jumlah tunas yang

Perbandingan kontras orthogonal (Tabel 3) menunjukkan bahwa peubah tinggi tanaman antara varian hasil induksi mutasi melalui radiasi sinar gamma tidak berbeda