• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peluang Pengembangan Usaha Sapi Perah di Daerah Dataran Rendah Kabupaten Cirebon

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Peluang Pengembangan Usaha Sapi Perah di Daerah Dataran Rendah Kabupaten Cirebon"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1.  Potensi ketersediaan hijauan dari berbagai sumber di Kabupaten Cirebon, 2000
Tabel 2.   Jumlah populasi ternak dan kebutuhan hijauan di Kabupaten Cirebon, 2000
Tabel 3.   Skala usaha sapi perah di Kabupaten Cirebon, tahun 2000
Tabel 4.   Penerimaan, biaya produksi dan keuntungan usaha sapi perah di Kabupaten Cirebon, 2000

Referensi

Dokumen terkait

Sapi Friesian Holstein (FH) merupakan bangsa sapi perah jenis Bos taurus yang umum dipelihara di Indonesia, karena mempunyai kemampuan untuk memproduksi susu dalam

sapi perah akan lebih bagus apabila dipelihara di daerah di dataran tinggi/ bertemperatur rendah (dingin) dari pada dataran rendah. Karena susu akan lebih mudah rusak jika berada

Skor kondisi tubuh ternak sapi dalam penelitian ini mencerminkan pemberian pakan yang cukup baik secara kuantitas dan kualitasnya dimana dalam jumlah pemberian yang sama sapi

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji strategi pengembangan usaha peternakan sapi perah rakyat. Metode dasar yang digunakan metode deskriptif. Penentuan daerah penelitian secara

“ EFISIENSI REPRODUKSI AKSEPTOR INSEMINASI BUATAN PADA SAPI PERAH Friesian Holstein DI KUD SUMBER MAKMUR NGANTANG PERIODE 2014 ”.. Penelitian ini dilaksanakan

Kemampuan reproduksi ternak dipengaruhi oleh beberapa faktor sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai kinerja reproduksi sapi perah Peranakan Friesian Holstein

Asumsi fakor teknis dan koefisien sapi perah yang diukur melalui beberapa data sebagai berikut: Faktor Teknis Usaha Sapi Perah Bagi Hasil Paro Jumlah sapi perah awal dipelihara oleh