• Tidak ada hasil yang ditemukan

Respons pertumbuhan dan imunitas udang vaname litopenaeus vannamei terhadap pemberian hormon pertumbuhan rekombinan ikan kerapu kertang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Respons pertumbuhan dan imunitas udang vaname litopenaeus vannamei terhadap pemberian hormon pertumbuhan rekombinan ikan kerapu kertang"

Copied!
143
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1   Primer spesifik yang dirancang dan sekuen nukleotidanya.
Gambar 1  Hasil analisis badan inklusi Escherichia coli  yang mengandung  rElGH  menggunakan  SDS-PAGE  (ditunjukkan  dengan  tanda  kepala  panah)
Gambar 3   Tingkat  ekspresi  gen  single  insulin  binding  domain  (SIBD),  moult
Gambar 5     Elektroforegram produk amplifikasi primer spesifik qPCR gen  single
+7

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan data produksi udang vaname didapatkan bahwa daya dukung lingkungan terhadap produksi udang vaname pada tambak biocrete dapat mencapai 11.735 kdha dengan

Penambahan minyak ikan dalam formula pakan memberikan pengaruh terhadap to- tal sel hyalin udang vaname yang dipeliha- ra selama 30 hari (Gambar 2) dengan mi- nyak lemuru maupun

Pertambahan biomassa, laju pertumbuhan spesifik, sintasan, rasio konversi pakan, dan produksi udang vaname pada masing-masing perlakuan selama 85 hari pemeliharaan dengan

Subt it usi pakan pelet dengan 30% bioflok m em berikan pertumbuhan dan sintasan udang vaname yang relatif sama dengan udang vaname yang diberi 100% pakan pelet dalam kondisi

Pertambahan biomassa, laju pertumbuhan spesifik, sintasan, rasio konversi pakan, dan produksi udang vaname pada masing-masing perlakuan selama 85 hari pemeliharaan dengan

pada udang vaname PL 15 memberikan efek yang berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap laju pertumbuhan relatif, pertumbuhan panjang mutlak, bobot biomass udang vaname (

Penambahan minyak ikan dalam formula pakan memberikan pengaruh terhadap to- tal sel hyalin udang vaname yang dipeliha- ra selama 30 hari (Gambar 2) dengan mi- nyak lemuru maupun

Pola pertumbuhan udang vaname pada perlakuan pakan A kandungan protein 40-37% selama proses budidaya memiliki pola pertambahan bobot yang lebih tinggi dibandingkan udang yang