• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Perubahan Kinerja(Studi pada Perusahaan Makanan dan Minuman Yang Terdaftar Di BursaEfek Indonesia)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Perubahan Kinerja(Studi pada Perusahaan Makanan dan Minuman Yang Terdaftar Di BursaEfek Indonesia)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Perubahan Kinerja(Studi pada

Perusahaan Makanan dan Minuman Yang Terdaftar Di BursaEfek

Indonesia)

Oleh: YENNI SASMITO ( 06620175 ) accounting

Dibuat: 2011-01-24 , dengan 7 file(s).

Keywords: rasio keuangan, perubahan kinerja.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan menguji secara empiris pengaruh rasio keuangan [Average Day’s

Inventory (ADI), Long Term Debt to Equity Ratio (LTDTER), Working Capital Turnover (WCTO), Gross Profit Margin (GPM), dan Return on Investment (ROI)] terhadap perubahan kinerja [Operating Profit (OP) dan Earning After Tax (EAT)] pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis yang digunakan yaitu menghitung variabel dependen dan perubahan laba, melakukan uji asumsi klasik, kemudian melakukan pengujian hipotesis. Apakah rasio keuangan berpengaruh signifikan terhadap perubahan kinerja dapat diketahui dengan cara, jika: nilai signifikansi dibawah 0,05 maka rasio keuangan berpengaruh signifikan; nilai signifikansi diatas 0,05 maka rasio keuangan tidak berpengaruh signifikan.

Hasil penelitian menyebutkan bahwa ADI tidak berpengaruh signifikan terhadap perubahan kinerja. Hal ini bisa disebabkan oleh naik turunnya angka rasio ADI selama lima tahun sehingga tidak mempengaruhi perubahan laba dari tahun ke tahun. LTDTER tidak berpengaruh signifikan terhadap perubahan kinerja. Hal ini bisa disebabkan bertambah tingginya pendanaan jangka panjang yang diperoleh dari kreditor. WCTO tidak berpengaruh signifikan terhadap perubahan kinerja. Hal ini bisa disebabkan perputaran modal kerja yang rendah sehingga laba yang dihasilkan juga tidak terlalu besar. GPM tidak berpengaruh signifikan terhadap perubahan kinerja. Hal ini bisa disebabkan rendahnya GPM sehingga laba yang diperoleh juga tidak terlalu besar. ROI tidak berpengaruh signifikan terhadap perubahan kinerja. Hal ini bisa disebabkan rendahnya kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan seluruh aktiva yang tersedia di perusahaan sehingga keuntungan yang diperoleh juga tidak terlalu besar.

(2)

ABSTRACT

This study aims to examine empirically the effect of financial ratios [Average Day's Inventory (ADI), Long Term Debt to Equity Ratio (LTDTER), Working Capital Turnover (WCTO), Gross Profit Margin (GPM), and Return on Investment (ROI)] against changes in performance

[Operating Profit (OP) and Earning After Tax (EAT)] on food and beverage companies listed in Indonesia Stock Exchange. The population in this study is that all food and beverage companies listed in Indonesia Stock Exchange. The analysis technique used is to calculate the dependent variable and changes in earnings, to test the classical assumption, then perform hypothesis testing. Are the financial ratios significantly influence changes in performance can be described by way of, if: the significance value below 0.05 has a significant financial ratios; value above 0.05, the significance of financial ratios is not significant.

The results mentioned that ADI does not significantly influence the performance changes. This can be caused by the fluctuation ADI ratios for five years so as not to affect the earnings change from year to year. LTDTER no significant effect on performance changes. This could be due to the high increase long-term financing from creditors. WCTO no significant effect on

performance changes. This could be due to low turnover of working capital so that the income generated is not too large. GPM does not significantly influence the performance changes. This could be due to low profits from the GPM so not too big. ROI does not significantly influence the performance changes. This could be due to the low ability of the company in utilizing all available assets in companies that profit is not too large.

Based on the above conclusions, the suggestions can be given: We recommend that the number of variables of the study need to be added again with a longer period so that results can be more useful, need to be added again the other performance measures so that all aspects can be

evaluated, and copied again the object of research to investors and creditors can know more of company performance will be a place for investment and lending.

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah rasio keuangan (current ratio, debt to equity ratio, total asset turnover, dan gross profit margin).. berpengaruh

Lampiran 2 Data Perubahan Laba Lampiran 3 Data Current Ratio Lampiran 4 Data Inventory Turnover Lampiran 5 Data Total Asset Turnover Lampiran 6 Data Gross Profit Margin

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio keuangan yang terdiri dari Current Ratio, Inventory Turnover,Total Asset Turn Over, Gross Profit Margin, Operating

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan yang meliputi: Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), Gross Profit Margin (GPM) terhadap Nilai

Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menguji pengaruh current ratio, debt ratio, return on asset, total asset turnover, gross profit margin baik secara parsial

Untuk mengetahui apakah current ratio, debt to equity ratio, gross profit margin, dan total asset turnover, secara individu berpengaruh dalam memprediksi

Predictors: (Constant), Gross Profit Margin, Return on Asset, Current Ratio, Total Asset Turnover,

Secara parsial net profit margin memiliki kemampuan yang lebih unggul daripada current asset, debt to equity ratio, debt ratio, total asset turnover, working capital.. turnover