• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan Harga Diri dengan Interaksi Sosial Pada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di RSUP H. Adam Malik Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Hubungan Harga Diri dengan Interaksi Sosial Pada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di RSUP H. Adam Malik Medan"

Copied!
115
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 3.2  Definisi operasional variabel penelitian “Hubungan harga diri
Tabel 4.2
Tabel 5.1. Distribusi Frekuensi dan Persentase Data Demografi berdasarkan
Tabel 5.2. Distribusi Frekuensi dan Persentasi Karakteristik Harga Diri
+5

Referensi

Dokumen terkait

1) Untuk mengetahui karakteristik pasien HIV/AIDS dengan kandidiasis oral di bangsal rawat inap RSUP H. Adam Malik Medan. 2) Untuk melihat gambaran klinis pasien, jenis jamur,

Dari hasil penelitian yang di lakukan terhadap 17 pasien HIV/AIDS yang menjalani perawatan yang dilihat dari fungsi fisik, keterbatasan peran fisik, nyeri, keterbatsan secara

Mendorong setiap komunitas atau LSM HIV-AIDS untuk memasukkan materi-materi yang berhubungan dengan konsep diri seperti mengenali diri sendiri, menceritakan tentang diri

Tujuan dari penelitian dengan judul “Konsep Diri Orang Dengan HIV- AIDS (ODHA) di kota Medan” ini adalah untuk mengetahui pengembangan konsep diri ODHA dalam interaksi sosialnya

Stuart dan Sundeen (1991) menjelakan beberapa perilaku individu dengan harga diri rendah, yaitu mengkritik diri sendiri dan orang lain, putus asa, kecewa, malu, menarik diri

Untuk mengetahui seberapa besar prevalensi masing-masing faktor risiko penyebaran HIV/AIDS pada pasien-pasien HIV/AIDS di RSUP H Adam Malik Medan dari bulan Januari 2012 sampai

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa hubungan dukungan keluarga dengan tingkat harga diri pada Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yang berada dalam

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 832/Menkes/SK/X/2006 Tentang Penetapan Rumah Sakit bagi Orang dengan HIV/AIDS dan Standar Pelayanan Rumah Sakit