district Evaluasi hasil persilangan, analisis daya gabung serta pendugaan nilai heterosis tujuh genotipe pepaya (carica papaya l.)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Pada kondisi cekaman kekeringan, genotipe MR 14 mempunyai daya gabung umum yang baik untuk karakter bobot biji per tanaman dan jumlah tongkol per tanaman, sedangkan genotipe CML
Berdasarkan nilai DGU, DGK, heterosis dan tingkat ketahanan persilangan yang dihasilkan, tetua yang baik untuk pembentukan cabai hibrida tahan terhadap P.. capsici adalah IPB C4
Di bawah ini adalah beberapa saran untuk pengembangan selanjutnya: (1) berdasarkan nilai daya gabung umum, untuk keperluan persilangan dapat menggunakan tetua 6 untuk karakter bobot
Di bawah ini adalah beberapa saran untuk pengembangan selanjutnya: (1) berdasarkan nilai daya gabung umum, untuk keperluan persilangan dapat menggunakan tetua 6 untuk karakter bobot
Penelitian daya gabung dan tipe aksi gen menggunakan metode partial diallel dengan tiga tetua pepaya yang dilakukan oleh Sukartini & Budiyanti (2009), menunjukkan bahwa
Analisis ragam untuk daya gabung umum (dgu) berbeda nyata pada seluruh sifat yang diamati, sedangkan analisis daya gabung khusus (dgk) berbeda nyata pada panjang buah, panjang
Kombinasi persilangan Genotipe IPB C-2 x IPB C-3 (produksi 639.04 g per tanaman) menghasilkan hibrida terbaik karena memiliki DGK yang tinggi dan nilai heterosis
DGU yang besar dan positif menunjukan bahwa genotipe tetua mempunyai daya gabung yang baik, sedangkan nilai DGU negatif berarti genotipe tetua tersebut mempunyai daya gabung