Informasi Dokumen
- Penulis:
- Pandu Naro Putra
- Pengajar:
- Prof. Dr. Badaruddin, M.Si
- Ibu Hairani Siregar, S.Sos, MSP
- Bapak Agus Suriadi, S.Sos, MA
- Sekolah: Universitas Sumatera Utara
- Mata Pelajaran: Ilmu Kesejahteraan Sosial
- Topik: Respon Masyarakat Dalam Program Beras Miskin Untuk Keluarga Miskin Di Kelurahan Mutiara Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan
- Tipe: Skripsi
- Tahun: 2011
- Kota: Medan
Ringkasan Dokumen
I. PENDAHULUAN
Bab ini menjelaskan latar belakang masalah kemiskinan yang masih menjadi isu penting di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara. Ditekankan bahwa kemiskinan bukan hanya masalah ekonomi, tetapi juga terkait dengan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memahami respon masyarakat terhadap Program Beras Miskin (Raskin) yang merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengatasi kemiskinan. Melalui pendekatan deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data dari 55 kepala keluarga di Kelurahan Mutiara, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.
1.1. Latar Belakang
Latar belakang penelitian ini menggarisbawahi situasi kemiskinan yang melanda masyarakat Indonesia, dengan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan tingginya angka kemiskinan. Penjelasan tentang program Raskin sebagai intervensi pemerintah untuk membantu keluarga miskin dalam memenuhi kebutuhan pangan juga disampaikan. Penelitian ini berfokus pada respon masyarakat terhadap program tersebut, yang diukur melalui persepsi, sikap, dan partisipasi.
1.2. Perumusan Masalah
Masalah yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah bagaimana respon masyarakat terhadap Program Beras Miskin (Raskin) di Kelurahan Mutiara. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang persepsi, sikap, dan partisipasi masyarakat dalam program tersebut, serta bagaimana program ini mempengaruhi kehidupan mereka sehari-hari.
1.3. Tujuan dan Manfaat Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon masyarakat terhadap Program Raskin. Manfaat dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi berharga bagi pemerintah dan lembaga terkait dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menambah khasanah ilmu pengetahuan di bidang kesejahteraan sosial.
1.4. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan dibagi menjadi enam bab, yang mencakup pendahuluan, tinjauan pustaka, metodologi penelitian, deskripsi lokasi penelitian, analisis data, dan penutup. Setiap bab dirancang untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang penelitian ini.
II. TINJAUAN PUSTAKA
Bab ini mengulas teori-teori yang relevan dengan penelitian, termasuk definisi respon masyarakat, pengertian program, dan konteks Program Raskin. Teori-teori ini memberikan kerangka untuk memahami bagaimana masyarakat berinteraksi dengan program pemerintah dan faktor-faktor yang mempengaruhi respon mereka.
2.1. Respon Masyarakat
Respon masyarakat didefinisikan sebagai tanggapan terhadap stimulus yang diberikan, dalam hal ini adalah Program Raskin. Beberapa pendekatan, seperti pendekatan kognitif dan fenomenologi, dijelaskan untuk menunjukkan bagaimana individu memproses informasi dan membentuk respon. Persepsi, sikap, dan partisipasi dijelaskan sebagai elemen penting dalam memahami respon masyarakat terhadap program.
2.2. Pengertian Program
Program didefinisikan sebagai serangkaian tindakan terencana yang bertujuan untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam konteks Raskin, program ini bertujuan untuk memberikan bantuan pangan kepada keluarga miskin. Pentingnya memahami struktur dan mekanisme program untuk mengevaluasi dampaknya terhadap masyarakat juga ditekankan.
2.3. Program Beras Miskin (Raskin) Untuk Keluarga Miskin
Raskin adalah program pemerintah yang menyediakan beras bersubsidi untuk keluarga miskin. Diuraikan bagaimana program ini dijalankan, termasuk penentuan sasaran dan mekanisme distribusi. Ditekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dan dukungan dari berbagai pihak.
2.4. Kemiskinan
Kemiskinan dijelaskan sebagai masalah multidimensi yang mempengaruhi kualitas hidup masyarakat. Indikator kemiskinan di Indonesia, termasuk pendidikan dan kesehatan, dibahas untuk memberikan konteks bagi penelitian ini. Pemahaman tentang kemiskinan penting untuk mengevaluasi efektivitas program Raskin dalam mengurangi beban keluarga miskin.
III. METODOLOGI PENELITIAN
Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif untuk menggambarkan respon masyarakat terhadap Program Raskin. Penelitian dilakukan di Kelurahan Mutiara dengan melibatkan 55 kepala keluarga sebagai responden. Teknik pengumpulan data meliputi angket, observasi, dan wawancara.
3.1. Tipe Penelitian
Tipe penelitian yang digunakan adalah deskriptif, yang bertujuan untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang respon masyarakat terhadap program. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk mengumpulkan data kualitatif dan kuantitatif yang relevan.
3.2. Lokasi Penelitian
Penelitian dilakukan di Kelurahan Mutiara, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan. Lokasi ini dipilih karena menjadi salah satu daerah yang menerapkan Program Raskin, sehingga memberikan konteks yang relevan untuk analisis.
3.3. Populasi dan Sampel
Populasi penelitian terdiri dari seluruh kepala keluarga di Kelurahan Mutiara, dengan sampel sebanyak 55 kepala keluarga yang dipilih secara acak. Pemilihan sampel ini bertujuan untuk mendapatkan representasi yang baik dari masyarakat setempat.
3.4. Teknik Pengumpulan Data
Data dikumpulkan melalui angket yang disebarkan kepada responden, serta observasi dan wawancara langsung untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam. Teknik ini diharapkan dapat memberikan data yang akurat dan komprehensif.
3.5. Teknik Analisis Data
Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif dengan mengklasifikasikan jawaban responden ke dalam tabel frekuensi. Skala Likert digunakan untuk mengukur variabel-variabel yang terkait dengan persepsi, sikap, dan partisipasi masyarakat.
IV. DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN
Bab ini memberikan gambaran umum tentang lokasi penelitian, termasuk sejarah, kondisi geografis, dan demografis Kelurahan Mutiara. Informasi ini penting untuk memahami konteks sosial dan ekonomi masyarakat yang menjadi subjek penelitian.
4.1. Sejarah Kelurahan
Sejarah Kelurahan Mutiara diuraikan untuk memberikan konteks mengenai perkembangan sosial dan ekonomi masyarakat. Sejarah ini mencakup informasi tentang perubahan demografis dan kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kehidupan masyarakat.
4.2. Kondisi Geografis
Kondisi geografis Kelurahan Mutiara dibahas, termasuk luas wilayah, sumber daya alam, dan infrastruktur. Informasi ini penting untuk memahami tantangan yang dihadapi masyarakat dalam mengakses program pemerintah.
4.3. Kondisi Demografis
Data demografis mengenai jumlah penduduk, komposisi usia, dan struktur rumah tangga di Kelurahan Mutiara disajikan untuk memberikan gambaran tentang karakteristik masyarakat yang menjadi sasaran Program Raskin.
V. ANALISIS DATA
Bab ini menyajikan analisis data yang diperoleh dari responden mengenai Program Raskin. Data dianalisis untuk mengidentifikasi persepsi, sikap, dan partisipasi masyarakat dalam program tersebut.
5.1. Identitas Umum Responden
Identitas umum responden dijelaskan untuk memberikan konteks demografis yang relevan. Data ini mencakup informasi tentang usia, jenis kelamin, pendidikan, dan pekerjaan responden yang berpartisipasi dalam penelitian.
5.2. Karakteristik Jawaban Responden
Analisis karakteristik jawaban responden dilakukan untuk memahami bagaimana mereka merespon Program Raskin. Kategori yang dianalisis termasuk persepsi, sikap, dan tingkat partisipasi dalam program.
5.3. Analisis Data Kuantitatif Responden
Data kuantitatif yang diperoleh dari angket dianalisis untuk mendapatkan nilai rata-rata respon masyarakat terhadap Program Raskin. Hasil analisis menunjukkan bahwa respon masyarakat cenderung netral, dengan harapan agar program ini dilanjutkan dan kualitas beras ditingkatkan.
VI. PENUTUP
Bab ini menyimpulkan temuan penelitian dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan program di masa depan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan sosial di Kabupaten Asahan.
6.1. Kesimpulan
Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa respon masyarakat terhadap Program Raskin adalah netral, dengan beberapa aspek yang perlu diperbaiki. Masyarakat berharap program ini dapat terus berjalan dan kualitas beras yang disalurkan dapat ditingkatkan.
6.2. Saran-saran
Saran-saran diberikan kepada pemerintah dan lembaga terkait untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program, serta memperbaiki mekanisme distribusi agar lebih efektif dan efisien. Ini diharapkan dapat meningkatkan dampak positif dari Program Raskin terhadap kesejahteraan masyarakat.