Evaluasi Penambahan Ragi Bir Saccharomyces cerevisiae dalam Pakan terhadap Kinerja Pertumbuhan dan Daya Tahan Tubuh Ikan Mas Cyprinus carpio terhadap Infeksi Bakteri Aeromonas hydrophila
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Tingkat kelangsungan hidup ikan mas selama pemeliharaan diamati mulai dari perlakuan pemberian probiotik (A), prebiotik (B) dan sinbiotik (C) serta setelah
Perendaman larutan temulawak dengan konsentrasi yang berbeda dapat mempengaruhi laju pertumbuhan harian ikan mas ( C. Carpio L.), laju pertumbuhan harian tertinggi
Penambahan ekstrak daun sirih merah ( P.crocatum ) dengan berbagai dosis dalam pakan berpengaruh nyata terhadap total eritrosit, total leukosit, persentase limfosit,
Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk menghindari serangan bakteri tersebut adalah penggunaan anti bakterial yang bersifat alami dan efektif untuk membunuh
Berdasarkan hasil yang diperoleh, penambahan bakteri probiotik Bacillus NP5 melalui pakan pada pemeliharaan ikan mas selama 30 hari menunjukkan total eritrosit
Konversi pakan ikan nila sesudah uji tantang (Tabel 2) menunjukkan hasil tidak berbeda nyata antara perlakuan yang diberikan simplisia daun sembukan dengan kontrol (P>0,05)..
Nilai Relative Percent Survival/ RPS Berdasarkan Tabel 1 penghitungan Relative Percent Survival RPS, pada perlakuan A dengan dosis kepadatan bakteri 104 didapat nilai RPS sebesar
Sedangkan pada jumlah rata-rata sel darah eritrosit ikan kontrol sebelum diberi perlakuan sebesar 14,1 × 106 sel/mm3, sedangkan setelah diinfeksi menggunakan bakteri Aeromonas