Perancangan
Promosi
Battersea Jeans
•
Bandung merupakan kota Busana.
•
Battersea jeans adalah produk jeans
baru di Bandung.
•
Battersea jeans sebagai produk baru
yang ingin produknya dikenal
masyarakat khusunya anak-anak muda.
•
Battersea jeans jarang membuat media-
media untuk promosi.
•
Minimnya biaya yang dikeluarkan untuk
pelaksanaan strategi promosi.
•
Masih kurangnya penyampaian informasi
kepada konsumen lewat media
–
media
yang lebih variatif.
•
Event sponsorship yang belum diterapkan
dengan baik.
•
Penyampaian informasi hanya fokus pada
media jejaring sosial seperti Facebook dan
Twitter.
“
Bagaimana membuat media promosi bagi
Battersea jeans kepada masyarakat di
Bandung untuk membangun citra yang
“Membuat media promosi untuk Battersea
jeans agar produk tersebut dikenal
masyarakat.”
Promosi
Promosi merupakan kegiatan terpenting,
yang berperan aktif dalam memperkenalkan,
memberitahukan dan mengingatkan kembali
manfaat suatu produk agar mendorong
Battersea Jeans merupakan salah satu
Produk lokal yang bergerak dalam industri
fashion jeans
,
sama seperti produk yang lain
Battersea membidik pasar anak muda.
Battersea Jeans mengkonsepkan produknya
sebagai produk asli Bandung
,
ini
dimaksudkan kualitas produk yang selalu
dijaga, ekslusif dan berbeda dengan produk
lain dalam memberikan produk
imagenya
kepada konsumen.
Battersea jeans mempunyai dua model jenis jeans yaitu
Skinny dan Slim fit.
Jenis Produk
Bluegold
Blueblack
Skinny
Bluegold
Skinny
Grey coated
Slim fit
Kemasan Produk
Kemasan/ Packaging Battersea jeans
Opini Masyarakat
Kesimpulan dari survei yang saya berikan melalui
quesioner
kepada 50 orang ternyata 80% persen
dari mereka menyukai celana jeans karena celana
jeans merupakan fashion yang cocok dipakai oleh
setiap kalangan masyarakat.
Produk Battersea jeans menduduki peringkat ke
empat pada
voting
hasil
questioner
dan mereka
mengaku mengetahui Battersea jeans dari
Analisis SWOT
Produk Battersea jeans
Strenght (kekuatan)
•
Kualitas produk yang memuaskan.
•
Harga lebih terjangkau.
•
Kemasan lebih menarik.
•
Fitguide yang nyaman dipakai.
Weakness (kelemahan)
•
Minimnya biaya untuk melakukan
promosi dan penambahan jenis
produk.
•
Hanya mempunyai ukuran genap.
•
Adanya kesalahan saat
memproduksi.
•
Belum adanya vendor pribadi.
Oppurtunity (kesempatan)
•
Dipakai oleh band-band indie
Bandung.
•
Melakukan konsinasi ke kota-kota
lainnya.
•
Mensponsori event-event musik di
Bandung.
Threat (ancaman)
•
Desain dan fitguide yang ditiru oleh
pesaing.
•
Makin banyak pesaing baru yang
bermunculan.
•
Pesaing lain yang mempunyai jam
terbang lebih awal.
Menurut kesimpulan analisis SWOT di atas
dapat diartikan bahwa Battersea berusaha
semaksimal mungkin untuk memuaskan
masyarakat dengan kualitas produk yang baik
serta melakukan kegiatan promosi yang rutin.
Mengawasi gerak-gerik para pesaing agar
Battersea tetap unggul di bidang celana jeans
dan membangun outlet agar masyarakat
Target Audiens
Demografi
•
Gender : Pria
•
Battersea hanya membuat produk untuk pria.
•
Usia : 17
–
25 tahun
Karena fitguide Battersea jeans hanya memproduksi fashion untuk pria
yang umumnya berusia 17 - 25 tahun.
•
Pekerjaan : Pelajar, Mahasiswa dan pekerja
•
Status Ekonomi Sosial : Menengah keatas, hal ini dikarenai harga cukup
terbilang mahal bagi sebagian masyarakat yang lain, yaitu sekitar harga
250-300 ribu.
Psikografi
•
Mereka yang menyukai fashion pasti memiliki jiwa bergaya yang lebih,
sehingga ingin menjadi pusat perhatian orang-orang sekitarnya yang
ingin bergaya dengan harga yang relatif terjangkau.
Geografis
Permasalahan yang ditemukan penulis pada
produk Battersea jeans adalah kurangnya
promosi dan pemecahan masalah tersebut,
disimpulkan bahwa dalam membuat strategi
perancangan pada media promosi produk
Battersea jeans diperlukan metode desain dan
panduan media agar diperoleh hasil yang optimal
atau maksimal
.
Media PromosiUtama
\
Media Pendukung
X- Banner
.
Aplikasi Media Utama
.
.
Laporan Pengantar Tugas Akhir
PERANCANGAN PROMOSI BATTERSEA JEANS
DK 26313/Tugas Akhir
Semester II 2011/2012
Oleh:
Ilham Rinaldi
52108042
Program Studi Desain Grafis
FAKULTAS DESAIN
UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA
BANDUNG
i
bstrak
PERANCANGAN PROMOSI BATTERSEA JEANS
Oleh :
Ilham Rinaldi
52109042
Program Studi Desain Grafis
Battersea Jeans adalah produk Jeans baru asal Bandung yang mengenalkan
produknya kepada masyarakat khususnya anak – anak muda. Pembahasan
dimulai dengan sistem perancangan promosi yang dilakukan melalui jejaring
sosial seperti Facebook dan Twitter, dengan cara promosi yang dibilang minim
biaya ini sangat berguna bagi proses pengenalan produk dan penjualan.
Diharapkan dengan penerapan promosi melalui jejaring sosial, produk Battersea
Jeans dapat lebih dikenal oleh masyarakat Bandung.
Terkait masalah yang dialami Battersea Jeans, maka dalam perancangan ini
Battersea Jeans melakukan kegiatan promosi yang rutin dengan dibuatkannya
data distribusi yang sudah ditentukan kemudian penyampain informasi media –
media yang lebih variatif, bertujuan agar produknya selalu diingat dan dikenal
masyarakat.
✁✁
Abstract
BATTERSEA PROMOTIONAL DESIGN JEANS
By :
Ilham Rinaldi
52108042
Study Program Graphic Design
Battersea Jeans is a new product jeans from Bandung to introduce its products to
the public, especially children - young children. The discussion starts with the
system design is done through the promotion of social networks like Facebook
and Twitter, by way of promotion are arguably minimal cost is very useful for the
introduction of products and sales. Expected with the implementation of
promotion through social networking, Battersea Jeans products can be better
known by the Bandung.
Related problems experienced Battersea Jeans, then Battersea Jeans in this
design do promotional activities that made her routine with a specified
distribution of data and informing the media - media are more varied, the
product aims to be remembered and known to the public.
iii
✄ ☎✆ ☎✝✞✟ ✠☎✟ ✆ ☎✡
Syukur Alhamdulillah, segala puji dansyukur kepada Allah SWT, yang
telah memberikan penulis kelancaran dalam menyelesaikan laporan makalah
tugas akhir ini. Tak lupa sholawat serta salam semoga selalu tercurah kepada
junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW beserta keluarganya dan para
sahabatnya juga seluruh umatnya hingga akhir zaman.
Laporan makalah tugas akhir ini diajukan sebagai salah satu syarat
kelulusan program studi Diploma III Desain Grafis, Fakultas Desain, Universitas
Komputer Indonesia, Bandung. Dalam karya tulis ini, penulis mengangkat
tentang media promosi yang berjudul
“PERANCANGAN
PROMOSI
BATTERSEA JEANS”.
Penulis menyadari Laporan makalah tugas akhir ini tidak luput dari
kekurangan. Oleh karena, penulis mengharapkan adanya saran ataupun kritik
yang positif dan membangun dari para pembaca. Besar harapan, semoga laporan
makalah tugas akhir ini akan bermanfaat serta menambah pengetahuan bagi
penulis pribadi dan para pembaca.
Bandung, Juli 2012
☛
v
☞✌✍✎ ✌✏✑ ✒✑
✓✔ ✕✖✗✓ ✘
………....
i
KATA PENGANTAR ………...
iii
DAFTAR ISI ………...
iv
DAFTAR GAMBAR ………..
vi
DAFTAR TABEL ………...
viii
DAFTAR LAMPIRAN ...
ix
BAB I PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang Masalah………...
1
1.2
Identifikasi Masalah………..
2
1.3
Fokus Masalah………...
3
1.4
Tujuan Perancangan………..
3
BAB II PROMOSI BATTERSEA JEANS DAN OPINI MASYARAKAT
2.1
Pengertian Promosi….………..
4
2.1.1
Jenis – Jenis Promosi…..…..………...
6
2.2
Sejarah Jeans……….………
7
2.3
Perkembangan Jeans di Bandung……….. ………..
8
2.4
Battersea Jeans………..
10
2.4.1
Profil Battersea Jeans…..………….………...
10
2.4.2
Jenis Produk…..………
11
2.4.3
Kemasan Produk…..……….
………
12
2.5
Opini Masyarakat tentang Battersea Jeans…..……….
13
2.6
Analisis SWOT………...
14
2.7
Target Audiens………..
16
BAB III STRATEGI KONSEP PERANCANGAN DAN VISUAL
1
✙ ✚✙✛
✜✢ ✣✤✚
HULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Bandung merupakan kota busana yang terus berkembang secara dinamis
dan selaras dalam mengikuti perubahan zaman. Dengan berkembangnya industri
✥✦ ✧★ ✩✪✫
yang semakin maju dan bersaing. Pusat perbelanjaan di Bandung sendiri
telah banyak mengeluarkan produk
✥✦✧★ ✩✪✫salah satunya adalah jeans yang
berada di Cihampelas. Cihampelas adalah sebuah ruas jalan panjang yang
terkenal sebagai sentral pembuatan dan penjualan jeans yang merupakan salah
satu daerah
✥✦✧★ ✩✪✫yang menjadi barometer tempat perbelanjaan bagi
masyarakat Bandung maupun luar kota.
Seiring perkembangan zaman dalam dunia
✥✦✧★ ✩✪✫sekarang ini, Battersea
Jeans merupakan produk baru di industri
✥✦ ✧★✩✪✫jeans di kota Bandung, yang di
produksi oleh sekelompok anak-anak muda kreatif dan inovatif yang mampu
memberikan suatu perubahan baru dalam dunia
✥✦✧★ ✩✪✫. Battersea jeans ini
dirintis sejak tanggal 20 November 2009 dan bertempat di jl. Siliwangi
no.31/155b Bandung. Battersea Jeans ini di bentuk oleh tiga orang mahasiswa
asal Bandung.
Battersea Jeans merupakan salah satu produk lokal yang bergerak dalam
industri
✥✦ ✧★ ✩✪✫jeans yang berkonsepkan sebagai produk asli Bandung dengan
kualitas produk yang baik dan selalu dijaga. Produk jeans yang di produksi oleh
Battersea di pasarkan melalui jejaring sosial yang banyak di kunjungi oleh
anak-anak muda di Indonesia seperti Facebook dan Twitter serta situsnya yaitu
batterseadream.com.
Data penjualan Battersea Jeans pada edisi pertama di tahun 2010
mencapai 80% dikarenakan harga lebih terjangkau dari produk – produk pesaing
yang lebih awal berkarir di kota Bandung. Pada tahun 2010, di Bandung industri
✥✦ ✧★ ✩✪✫
jeans
masih sedikit peminatnya disebabkan masih kurangnya
pengetahuan tentang
✥✦✧★✩✪✫jeans dan keuntungan berbisnis produk celana jeans,
2
yang masih terjangkau, sedangkan pada edisi ke tiga di pertengahan tahun 2011
terjadi penurunan yang cukup signifikan sebesar 50% dikarenakan kesalahan
pada sistem penjualan yang diterapkan yaitu dengan membiyarkan kebebasan
kepada konsumen untuk membeli produk secara kredit tetapi kebanyakan dari
mereka yang tidak membayar dengan harga yang sudah ditentukan, dan di edisi
ke empat yang sekarang ini di tahun 2012 penjualan kembali meningkat menjadi
80% karena ditingkatkannya promosi melalui jejaring sosial dan mengikuti event
– event musik di Bandung yang dilakukan oleh Battersea Jeans.
Idealnya Battersea Jeans sebagai produk baru yang ingin produknya
dikenal masyarakat khusunya anak-anak muda, oleh karena itu Battersea
melakukan promosi yang terus menerus melalui jejaring sosial, selain itu
Battersea harus lebih banyak menjadi media
✬✭ ✮✯✰ ✱✮di event – event musik dan
mensponsori band – band lokal yang sedang naik daun agar nama Battersea Jeans
lebih dikenal dan terkenal.
Kondisi saat ini, Battersea Jeans jarang membuat media-media untuk
promosi sehingga masyarakat tidak semua mengenal produk ini di karenakan
faktor ekonomi yang terbatas untuk melakukan promosi dan mengakibatkan
kurang gesitnya daya kerja mempromosikan. Battersea jeans saat ini mulai
banyak mensponsori
✱✲✱✰ ✯✳✱✲✱✰✯musik, perlombaan BMX, Skateboard dan juga
melakukan
✴ ✵ ✬✬✶ ✮✯terhadap band-band lokal di Bandung, ini merupakan salah
satu strategi promosi yang dilakukan oleh Battersea Jeans agar sedikit demi
sedikit bisa dikenal masyarakat.
1.2 Identifikasi Masalah
Berdasarkan gambaran latar belakang di atas maka dapat di identifikasi
masalah sebagai berikut :
Minimnya biaya yang dikeluarkan untuk pelaksanaan strategi promosi.
Terjadinya data penurunan penjualan pada edisi ke tiga di pertengahan
tahun 2011.
Masih kurangnya penyampaian informasi kepada konsumen lewat media
– media yang lebih variatif.
3
Penyampaian informasi hanya fokus pada media jejaring sosial seperti
Facebook, Twitter.
1.3 Fokus Masalah
Berdasarkan hasil identifikasi masalah diatas, fokus masalah ini dapat
dirumuskan sebagai berikut ; “Bagaimana membuat media promosi bagi
Battersea jeans kepada masyarakat di Bandung untuk meningkatkan penjualan”
1.4 Tujuan Perancangan
Adapun maksud dari tujuan perancangan adalah membuat media promosi
untuk Battersea, ini bertujuan untuk memperkenalkan produk Battesea jeans
dengan cara membuat promosi agar produk tersebut dikenal masyarakat. Selain
itu mendukung dan meningkatkan penjualan produk Battersea jeans terhadap
para konsumen. Dengan masuknya produk Battersea Jeans ke dalam industri
✹✺ ✻✼ ✽✾✿
, diharapkan dapat memberikan suatu sentuhan baru yang dapat diterima
4
❀ ❁❀ ❂❂
❃❄❅ ❆❅ ❇❂❀ ❁❈ ❈ ❉❄ ❇❉ ❁❊ ❉ ❁❋❇●❁❋❅❃❂ ❋❂ ❆ ❁❇❍ ❁❄ ❁■ ❁❈
❏ ❑▲❃▼
n
g
▼r
ti
◆❖❃r
o
mo
si
P◗ ❘◗ ❙ ❚
r
❘❯❱ ❲❳❨❳r
n
❨ ❯❩ ❚❳❳t
n
t
❯r
❲❯❚n
t
❩ ❬n
❳ ❭❩y
❪ ❯❯rp
❳r
n
❳❨ ❫❚❴ ❵❳ ❛❳ ❘ ❘❯ ❘ ❲❯r
❨ ❯ ❭❳ ❛❨ ❳ ❭❬ ❘❯ ❘❪ ❯r
❚t
❳❜❱ ❨❳n
❵❳n
❘❯❩ ❚n
❩❳n
❨ ❳t
n
❨❯ ❘❪❳ ❛❚ ❘❳ ❭❴❳ ❳t
❙❱ ❳tu
p
r
◗❵ ❱❨ ❳❩❳
r
❘❯ ❭❵ ◗❝o
n
❩ ❨ ◗ ❭ ❙❱❘❯n
❱❭❛❱ ❨ ❘❯ ❘❪ ❯ ❛❚p
◗❵ ❱❨r
y
❳n
❩ ❵❚◗❘◗❙ ❚❨❳p
r
n
t
❯
r
❙❯❪ ❱ ❫❞“
P❜ ❚❛❚
p
❡o
t
❛❯r
❘❯ ❭❩ ❯ ❘❱❨ ❳❨❳n
❵❯ ❴ ❚❭❚❙ ❚p
ro
❘◗❙❚ ❵ ❳ ❛❳ ❘ ❪❱ ❨❱❭❳y
❢❳ ❭❳❣❯ ❘❯n
P❯ ❘❳ ❙❳❳r
n
❪ ❳❜❤❳❬“
P◗r
❘◗❙❚ ❳❵ ❳ ❛❳❜ ❳ ❛❳t y
❳n
❩ ❘❯ ❘❳ ❚p
u
n
y
p
❯r
❳ ❭❳n
❲❯n
t
❚❭❩❵❳ ❛❳ ❘ ❘❯❩ ❳❵❳❨ ❳n
n
❨◗❘❱❭❚❨ ❳ ❙❚y
❳❩n
❙❚❴❳❳tn
y
❘❯ ❘❪❱❣❱ ❨ ✐❞(Philip Kotler
1999:80).“Promosi adalah arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat
untuk mengarahkan seseorang atau organisasi kepada tindakan yang menciptakan
pertukaran dalam pemasaran.Promosi adalah semua jenis kegiatan pemasaran
yang ditujukan untuk mendorong permintaan”. (Bayu Swastha,2003:349).
Menurut Basu Swastha dalam bukunya Manajemen Pemasaran Modern,
dalam prakteknya, promosi dilakukan dengan tujuan untuk :
1.
Modifikasi tingkah laku
Orang-orang yang melakukan komunikasi itu mempunyai beberapa alasan,
antara lain: mencari kesenangan, mencari bantuan, memberikan pertolongan atau
instruksi, memberikan informasi, serta mengemukakan ide dan pendapat.
Promosi dari segi lain berusaha merubah tingkah-laku dan pendapat dan
memperkuat tingkah-laku yang ada. Penjual sebagai sumber selalu berusaha
menciptakan kesan baik tentang dirinya (promosi kelembagaan) atau mendorong
pembelian barang dan jasa perusahaan
2.
Memberitahu
Kegiatan promosi itu dapat ditujukan untuk memberitahukan pasar yang
dituju tentang penawaran perusahaan.Promosi yang bersifat informasi umumnya
lebih sesuai dilakukan pada tahap-tahap awal di dalam siklus kehidupan produk.
Hal ini merupakan masalah penting untuk meningkatkan permintaan primer.
5
p
r
❥ ❦❧ ♠ ♥
t
♦♥ ♣❧ qr
❦ rn
rp
r s r♥ ❦rt✉r✈y
✇❥ ①❥ ♦ ②r
y
r✉ ③ ♣♥♦ ② srr
t
②✉so
①rr
t
② s ②n
② ④❧ ③ r ⑤♥②✉③n
t
♣ r③② ♠❥ ✉♦ ❧ ①♥n
♠ rr
♥✉ r ❦ r⑤ rt
① ♥① ♣ rn
tu
❦r⑥r① ⑤♥✉③r① ♣② ⑥rn
♠♥p
u
t
❧♦ rn
u
n
t
❧ ♠① ♥① ♣♥ ⑥② ✈
⑦✈ ⑧♥① ♣❧④❧♠
✇❥ ①❥ ♦ ②
r
y
rn
③♣♥♦ ② srr
t
①♥①♣❧ ④❧ ♠(persuasif) umumnya kurang disenangi oleh
sebagian masyarakat, namun kenyataannya sekarang ini yang banyak muncul
adalah promosi yang bersifat persuasif.Promosi seperti ini terutama diarahkan
untuk mendorong pembelian.Sering
perusahaan tidak ingin memperoleh
tanggapan secepatnya, tetapi lebih mengutamakan untuk menciptakan kesan
positif.Hal ini dimaksudkan agar dapat memberi pengaruh dalam waktu yang
lama terhadap perilaku pembeli. Promosi yang bersifat persuasif ini akan menjadi
dominan jika produk yang bersangkutan mulai memasuki tahap pertumbuhan di
dalam siklus kehidupannya.
4. Mengingatkan
Promosi yang bersifat bertujuan untuk mengingatkan terutama dalam
mempertahankan merek produk di hati masyarakat dan perlu dilakukan selama
tahap kedewasaan di dalam siklus kehidupan produk.Ini berarti perusahaan
berusaha paling tidak mempertahankan pembeli yang ada.
(Bayu Swastha 2003;358) menjelaskan promosi terjadi bukan semata-mata secara
kebetulan, tetapi direncanakan dengan matang supaya berjalan efektif dan
efisien. Pelaksanaan rencana promosi, melibatkan beberapa tahap, yaitu :
Menentukan tujuan.
Mengidentifikasikan pasar yang dituju.
Menyusun anggaran.
Memilih berita.
Menentukan promotional mix.
Memilih media mix.
Mengukur efektifitas
6
⑨ ⑩❶ ⑩❶❷ ❸n
is
❹❷ ❸n
is
❺r
o
mo
si
❻❼ ❽❾❽
p
❿o
t
❾➀r
➁➂n
➃u
➂y
➄➅t
n
➁ ➂ ❾➂ ➆ ➇ ➈➉ ➈➊➂y
➁➂➂s
r
➋➁➂➌ ➂r
➍ ➀➆ ➂➌ ➂➂r
n
➍ ➂➁➂ ➁➂➌ ➂➂y
rn
v
➂r
❽➂➇➀❾ ➋➎➂r
❽➂➇➀❾➁ ➂ ❾➂➆➇➂➂u
r
n
p
r
➄➆ ➄➌ ❽➂➁➂➀➆➍ ➂t
➅➂ ❽y
t
➈➏
❻ ➀r
❽➉ ❾➂➊ ➂n
(advertising
) : Segala bentuk perjanjian dan promosi bukan
pribadi mengenai gagasan, barang atau jasa yang dibayar ole sponsor
tertentu.
Promosi Penjualan
(sales promotion)
: insentif jangka pendek untuk
mendorong pembelian atau penjualan dari suatu produk atau jasa.
Penjualan Perseorangan
(personal selling)
: presentasi lisan dalam suatu
percakapan dengan satu calon pembeli atau lebih yang ditujukan untuk
menciptakan penjualan.
Publisitas
(publicity)
: membina hubungan baik dengan berbagai kelompok
masyarakat yang berhubungan dengan perusahaan melalui publisitas yang
mendukung dan membina citra perusahaan yang baik dan menangani atau
menangkal isu-isu negatif yang dapat merugikan perusahaan”. (Philip
Kotler, 1998:77)
Pemasaran Langsung (
direct marketing)
:merupakan sistem pemasaran
yang menggunakan saluran langsung untuk mencapai konsumen dan
menyerahkan barang dan jasa kepada konsumen tanpa melalui perantara
pemasaran. Untuk menghasilkan tanggapan dan atau transaksi yangdapat
diukur pada suatu lokasi. (Suyanto, 2007:219)
Dari pengertian promosi diatas bisa diartikan bawah promosi adalah usaha
komunikasi yang menjembatani kesenjangan antara produsen dan konsumen.
Usaha komunikasi tersebut dapat dibagi dalam bagian-bagian yang terdiri atas
periklanan publisitas, humas danproyek-proyek khusus, seperti
door to door
(pintu ke pintu),
direct mail
(iklan pos langsung),
sampling
(percontohan), Karena
pengertian promosi inidapat mencakup beberapa cara yang akan digunakan
7
➐ ➑➐➒➓j
➔→ ➔➣ ↔ ➓➔↕s
➙➛➜➝➞ ➟ ➛
r
➠s
➠➡ ➢ ➠➝r
➤ ➠t
➠Serge de Nimes
➥ ➛➟ ➦➠➧ ➤ ➨➩ ➠➢ ➝ ➫➛r
➠➜➭➝➥ ➯ ➲➛➟ ➦ ➠➧ ➞ ➠t
➛➝ ➠➡r
y
➠➳n
➢ ➝➥ ➛➟ ➦➩Serge
➠y
➳n
➟➛r
➠➥ ➠➡➢ ➠➝r
➢ ➠➛r
➠➧Nimes
➯ ➲➛➞u
➠ ➵➠➝st
➥ ➦➢➠➧t
➝➢ ➠➤ ➠➥ ➝ ➜➳ ➢ ➛➳➠
n
n
➙➛n
➝➞➸ ➠t
➠u
y
➠➳n
➟ ➝ ➠➥ ➠o
r
➠➳n
s
➛➟➦ ➩ ➺➛➠➜➥ ➯ ➺➛➠n
s
➞ ➛➦➵➠➤ ➠r
n
➻➠➥ ➧➝o
n
➝t
➛➞y
➠➳n
t
➝➢➠➤ ➡➛➤➠➳n
➨➡➛➧w
➠➤ ➩u
➢ ➠n
t
➛➡➠➧t
➛➟ ➦➤ ➩➝r
➢➠➝r
➦ ➥ ➝ ➠n
y
➠y
➠➳n
➤➝ ➜➝ ➧ ➠➞➵➝
r
➞ ➛➜➳➝ ➜➼➠➤ ➢ ➦ ➠➠➟➠➢ ➯ ➙➝➭➝➠➤➠t
p
n
➨➡➛➧ ➺➠➭ ➨➟ ➙➠➽➝s
➢➠n
Levi Strauss
pada tahun 1873 untuk dikenakan para pekerja tambang Amerika, kini jeans
berevolusi, menjadi salah satu fashion item lintas generasi yang dikenakan
anak-anak hingga orang dewasa. Sejarah jeans sebagai celana memang bermula di
Amerika, namun bahan pembuat jeans atau denim, memiliki sejarah yang lebih
panjang, kembali ke abad ke-17 di Italia.
Gambar II.1 Sosok Gambar Jacob Davis dan Levi Strauss
Sumber:http://www.jimteens.com/.htm (8 Mei 2012)
Gambar II.2 Tempat Produksi Levi’s pada tahun 1873
8
Gambar II.3 Levi’s merupakan pelopor pertama produk jeans di dunia
Sumber:http://www.jimteens.com/.htm (8 Mei 2012)
Kurator pameran Francois Girbaud yang juga seorang desainer
menyebutkan, terdapat cerita sejarah denim di daerah utara Italia. ”Ada sebuah
daerah bernama Genoa yang kerap disebut dengan nama Prancis, Genes, di mana
di daerah tersebut juga diproduksi bahan kasar dan tebal layaknya denim dan
menjadi asal mula nama ‘jeans’,” terang Girbaud.
Namun sayangnya, tidak terdapat catatan lebih lanjut mengenai
bagaimana ”jeans” dan ”denim” didistribusikan ke seluruh dunia hingga
mencapai Amerika. ”Di Inggris tercatat bahan denim sudah digunakan sejak abad
ke-17,” papar Girbaud.Kendati demikian, saat ditanya di mana bahan denim
berasal, Girbaud menggelengkan kepala.”Soal asal jeans di Genoa atau Nimes,
saya belum punya jawabannya karena dokumen yang terpecah-pecah.Namun satu
hal yang pasti, jeans sudah ada sejak tahun 1650 papar Girbaud.
➾➚ ➪➶➹
r
k
➹m
➘➴➷➬ ➴➷➮ ➹➴s
n
➱i
✃ ➴n
➱u
n
g
Pertumbuhan
dan
perkembangan
jeans
di
Bandung
pertama
berlangsungnya di sepanjang Jalan Cihampelas pada tahun 1985. Begitu pesat
perkembangan yang terjadi, sehingga dalam waktu “hanya” lima tahun sajah
perubahan di sepanjang jalan ini telah memberi warna unik pada sebagian wajah
Kota Bandung. Secara visual, penampakan arsitektur pertokoan member kesan
khas pada kota ini. Spesialisasi kegiatan dalam penjualan jeans dapat dikatakan
9
❐ ❒❮❰ Ï❰ ÐÑ❰o
t
Ñ❒Ò ❮❰n
ÏÓÔ❰r
Ðs
Van Java, Kota ATLAS, kini boleh sajah ditambah
dengan Kota Jeans.
Gambar II.4 Sepanjang jalan Cihampelas
Sumber : Dokumen Pribadi (2012)
Kegiatan perdagangan jeans di Jalan Cihampelas beroerientasi ekspor.
Permintaan dan spesifikasi model jeans ini ditetapkan oleh eksportir. Saat itu
skala penjualan dilakukan dalam jumlah besar, stingkat grosir. Namun kemudian
secara perlahan para pedagang mulai melayani permintaan konsumen dalam
negeri dengan spesifikasi model ekspor. Ternyata konsumen dalam negeri
menggemarinya, sehingga permintaan pun terus melonjak. Dari sinilah awal
pertumbuhan perdagangan jeans di jalan Cihampelas Bandung. Sebenarnya,
sebelum jalan Cihampelas bekembang menjadi jalur perdagangan jeans, telah ada
kawasan penjualan jeans di bagian lain Kota Bandung, seperti di Jalan Pajajaran.
Namun akhirnya jalur jalan Cihampelas mampu lebih pesat bertumbuh, bahkan
10
Õ Ö×ØÙ Út
Ûr
ÜÛÙ ÝÛÙ Þs
Gambar II.5 Logo Battersea Jeans
Sumber : Dokumen Pribadi (2012)
Battersea Jeans merupakan salah satu produk lokal yang bergerak dalam
industri
ßàá âãä åjeans
æBattersea membidik pasar anak muda seperti pelajar dan
mahasiswa. Battersea Jeans mengkonsepkan produknya sebagai produk asli
Bandung
æini dimaksudkan kualitas produk yang selalu dijaga ekslusif dan
berbeda dengan produk lain dalam memberikan produk imagenya kepada
konsumen, hal yang menarik kebanyakan produk - produk lokal lain lebih
menonjolkan kelebihan produk pada tagline nya ataupun pada promonya dalam
media promosi. Battersea Jeans berbeda, produk ini lebih memberikan suatu
makna atau memberikan suatu gambaran positif tentang anak muda saat ini.
Battersea Jeans memiliki Tagline “The New Denim in Bandung” yang
mempunyai arti produk jeans baru di Bandung yang ingin dikenal masyarakat
sebagai produk jeans yang mempunyai kualitas jeans yang baik.
ÕÖ× Öçè
r
éêil
ØÙÚÛt
Ü ÛÙr
ÝÛÙÞs
Battersea jeans dibentuk oleh tiga orang mahasiswa di Bandung yaitu
Ardi,Luki dan Angga pada tanggal 6 Februari 2010. Ardi sebagai founder
sekaligis bergerak di bidag produksi lalu Luki bergerak dibagian sales promotion
dan Angga bergerak dibagian desain produk. Battersea sendiri mempunyai arti
“Lautan luas” yang memberi pesan kepada anak muda bahwa “sebagai generasi
muda kita harus mempunyai mimpi yang besar dan mewujudkannya”. Kantor
Battersea terletak di jln. Siliwangi no.31/155b, Bandung. Produk jeans yang di
produksi oleh Battersea di pasarkan melalui jejaring sosial yang banyak di
kunjungi oleh anak muda di Indonesia seperti Facebook dengan situsnya
11
Website nya yaitu batterseadream.com. Battersea mempunyai tiga contact person
yang dapat dihubungi dengan mudah oleh para konsumen yaitu via telepon di
(085795695490), via Yahoo Messenger (batterseadream), dan via BlackBerry
Messenger (249EA54). Produk celana Battersea Jeans bersekitaran harga dari
Rp. 275.000 – Rp. 300.000.
ë ìíìëîïðñ
s
òóô õu
k
Battersea Jeans mempunyai dua model jenis jeans yaitu Skinny dan
Slim fit. Skinny adalah jenis jeans yang sangat banyak di sukai anak muda jaman
sekarang, fittingnya yang ketat namun tetap nyaman dipakai menjadi faktor
larisnya model jeans jenis Skinny, Skinny jeans juga sering di pakai oleh
musisi-musisi band terkenal yang menjadi idola anak muda. Slim fit juga tidak kalah
laris, model jeans jenis ini banyak diantaranya sering di gunakan oleh para
Komunitas
ö ÷øùúûúSport seperti Skateboard, BMX dll. fittingnya tidak terlalu
ketat sehingga memudahkan para pecinta olahraga extreme leluasa untuk
melakukan trik-trik yang rumit.
Berikut adalah contoh dari Skinny dan Slim fit
Contoh
üin
n
y
k
:
12
ýþ ÿo
n
t
✁lim
it
✂Gambar II.6 Model Bluegrey Slimfit produk Battersea Jeans
Sumber : Dokumen Pribadi (2012)
✄ ☎✆ ☎✝✞ ✟
m
✠✡ ✠☛☞✌✍ ✎u
k
Kemasan adalah pelindung dari suatu barang, baik barang biasa maupun
barang-barang hasil produksi industri. Dalam dunia industri kemasan merupakan
pemenuhan suatu kebutuhan akibat adanya hubungan antara penghasil barang
dengan masyarakat pembeli. Battersea sendiri sudah membuat kemasan atau
packaging yang cukup menarik bagi masyarkat yang meliahatnya, karena
bentuknya yang terlihat mahal dan elegan membuat orang sekitar yang
melihatnya cukup tertarik.
13
✏✑n
u
ru
t
✒rs
✓✔✒ ✕✖ro
u
s
✗✔ ✘✑✙ ✚✛ ✚n
✜ ✚ru
s
✢ ✚✣ ✚t
✙✑n
y
✚✤✢ ✚n
✥✦✑✦ ✑r
✚✣✚ ✧★ ✤ ✥✛✩y
✚
n
✥✜ ✚ru
s
✢ ✩✙✩ ✪✩✘✩n
y
✚s
✑ ✣✑rt
✩✫
✬✑✙ ✣ ✚t
✚t
✚u
w
✚✢✚✜✢✚✪✚✙ ✦✑★ ✘n
t
✑t
rt
✑n
tu
✢ ✚n
✢✚✣ ✚t
✙✑ ✪✩ ✤✢ ★ ✤ ✥✩ ✦✚r
✚n
✥✢ ✚✩
r
✘✑✙ ★ ✤ ✥✘✩n
✚n
r
★ ✛ ✚✘ ✭ ✛✑ ✮✚✘ ✘ ✑ ✪★ ✚r
✢ ✚✩r
✣✚✦ ✯✩✘ ✛ ✚✙ ✣ ✚✩ ✘ ✑t
✚✤ ✥✚n
✣✑✙ ✦✑ ✪✩✭✦ ✚✜✘ ✚n
✙✚✛✩ ✜✢✚✣✚t
✢✩ ✥u
n
✚✘ ✚n
✛✑✦ ✚ ✥✚✩w
✚✢✚✜✛✑✑ ✪✚✜t
✩ ✛✩✦ ✚r
✚n
✥✜✚✦ ✩
s t
✑r
✣✚✘✚✩✭(dalam hal ini wadah terse
but masih menyandang fungsi
iklannya).
kemasan mempunyai kemudahan dalam pemakaiannya (buka, tutup,
pegang, bawa) tanpa mengurangi mutu ketahanannya dalam melindungi
barang.
melalui bentuk dan tata rupa yang dimilikinya kemasan berfungsi sebagai
alat pemasar untuk mempertinggi daya jual barang. Dalam fungsi ini
desain bentuk-kemasan harus mendapat dukungan penuh dari unsur
desain-grafisnya, sehingga bentuk kemasan selain menarik harus dapat
menyampaikan keterangan dan pesan-pesannya sendiri
✰ ✱✲✳
pin
i
✴ ✵ ✶✷✵ ✸✵ ✹✵ ✺t
✻✵ ✼t
n
g
✽ ✵✺✻t
r
✶ ✻✵✾✻✵✼s
Berikut ini adalah opini konsumen tentang Battersea Jeans yaitu :
Kesimpulan dari survei yang saya berikan melalui
questioner
yang mulai
di laksanakan pada tanggal 20 april 2012, dimana tempat penyebaran
questioner
tersebut dibagikan kepada anak – anak muda seperti SMA, Mahasiswa di sekitar
lingkungan sekolah atau kampus dan tempat tongkrongannya seperti kios – kios
dan di tempat jajanan lainnya. Hasil
questioner
yang dilakukan kepada 50 orang
ternyata 80% persen dari mereka menyukai celana jeans karena celana jeans
merupakan fashion yang cocok dipakai oleh setiap kalangan masyarakat,
kebanyakan dari mereka pertama kali hanya menggunakan celana yang bermerk
Levis namun setelah industri celana jeans berkembang mereka pun mempunyai
banyak pilihan dalam memilih produk jeans di antaranya Petter Says Denim
dengan jumlah
voting
tertinggi dari hasil survei dan merupakan produk jeans
lokal pertama yang dikenal oleh kalangan anak muda karena banyak mensponsori
14
p
r
✿ ❀❁ ❂ ❃✿ ❀❁ ❂
p
r
❄❅❆n
s
❇❆ru
y
❆❈tu
❉
o
t
❊❅❅ts
❉✿ ❋● ❊❈ ❍ ■❏❈❑● ▲o
o
ts
▼ ❅❆n
s
● ❀❆n
◆❆❅tt
r s
❅❆▼ ❅❆n
s
❖P❆
r
❈p
✿❀❁❂r
❃✿ ❀❁ ❂p
r
❀❈❆t
❆s
◆ ❆❅tt
❍❅r
❆▼ ❅❆n
s
◗❅❘❀❁ ❀❁ ❂❈ ❋❅❈r
❙❂❆n
t
❂❅❅◗❋❆t
❋❆ ❀❆ ❚❯❱❲❳ ❨ ❏❆ ❍❈❩questioner
❀❆n
◗❅❅ ❂❆r
◗❅n
❙❆ ❂❁ ◗❅❙❅n
❆ ❏❁❈t
◆❆❅tt
r
❍❅❆ ❄❅❆n
s
❀❆❈
r
❈❅n
t
r
❘❅t
❍❅❅p
❈rt
❬❆ ■❅❇ ✿✿❂● ❭❪❈❅tt
r
❀❆n
◗❁❩u
t
❂❅ ◗❁❩u
t
❖40% dari mereka
menyukai model dari produk yang di produksi oleh Battersea Jeans namun
mereka pun sedikit mengeluh karena Battersea Jeans belum mempunyai toko dan
tidak melakukan konsinasi ke distro-distro di Bandung sehingga mereka pun
sedikit kesulitan untuk mendapatkan produk Battersea Jeans, karena Battersea
masih merupakan produk
home industry
sehingga mereka kesulitan dalam
mendapatkan produk Battersea Jeans.
❫ ❴❵❛
n
❜ ❝isis
❞❡❢❣Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan
untuk mengevaluasi kekuatan (
strengths
), kelemahan (
weaknesses
), peluang
(
opportunities
), dan ancaman (
threats
) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi
bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT (
strengths
,
weaknesses
,
opportunities
, dan
threats
). Proses ini melibatkan penentuan tujuan
yang spesifik dari spekulasi bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor
internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan
tersebut. Analisis SWOT dapat diterapkan dengan cara menganalisis dan
memilah berbagai hal yang mempengaruhi keempat faktornya, kemudian
menerapkannya dalam gambar matrik SWOT, dimana aplikasinya adalah
bagaimana kekuatan (
strengths
) mampu mengambil keuntungan (
advantage
) dari
peluang (
opportunities
) yang ada, bagaimana cara mengatasi kelemahan
(
weaknesses
)
yang
mencegah
keuntungan
(
advantage
)
dari
peluang
(
opportunities
)yang ada, selanjutnya bagaimana kekuatan (
strengths
) mampu
menghadapi ancaman (
threats
) yang ada, dan terakhir adalah bagimana cara
mengatasi kelemahan (
weaknesses
) yang mampu membuat ancaman (
threats
)
menjadi nyata atau menciptakan sebuah ancaman baru.
Analisis SWOT dilakukan penulis sebagai studi analisa produk untuk
1
5
❤ ✐ ❥ ❦
❧
tr
♠nght
♥k
♠ku
♦t
♦n
♣q ♠♦
kn
♠ss
♥k
♠l
♠m
♦h
♦n
♣r
p p ortunity
♥k
♠s
♠m p
♦t
♦n
♣s
hr
♠ ♦t
♥♦n
t♦m
♦n
♣✉ ✈
tt
✇rs
✇ ✈ ① ✇ ✈ns
② ③
u
④ ⑤⑥t
④s pro
⑦u
⑧y
④n
⑨ ⑩ ❶ ⑩u
④s
⑧ ④n
❷ ②Harga lebih terjangkau.
- Kemasan Battersea jeans lebih
menarik.
- Fitguide yang nyaman di pakai.
- Minimnya biaya untuk melakukan promosi
dan penambahan jenis produk.
- Hanya mempunyai ukuran genap.
- Adanya kesalahan saat memproduksi.
- Belum adanya vendor pribadi.
- Dipakai oleh band-band indie Bandung.
- Melakukan konsinasi ke kota-kota lainnya.
- Mensponsori event-event musik di
Bandung.
- Desain dan fitguide yang ditiru oleh para
pesaing.
- Makin banyak pesaing baru yang
bermunculan.
- Pesaing lain yang mempunyai jam terbang
lebih awal.
- Jasa pengiriman barang ke luar kota yang
terkadang mengecewakan.
❸ ✇
v is
- Produk levis banyak pilihannya.
- Kualitas produk lebih memuaskan.
- Mempunyai vendor sendiri.
- Produk yang sudah terkenal di seluruh dunia.
- Ukuran yang lebih komplit.
- Harga lebih mahal bila produk yang asli.
- Fitguide nya yang kurang disukai oleh anak
muda.
- Dipakai oleh semua kalangan.
- Mempunyai outlet di seluruh dunia.
- Disetiap mall pasti tersedia produk levis.
- Media promosi sudah tersebar di seluruh
dunia, baik media elektronik, maupun
jejaring sosial.
- Produk levis banyak tiruannya.
- Mempertahankan kualitas produk
untuk kedepannya.
- Penjualan dengan harga yang
terjangkau, memicu masyarakat untuk
berkeinginan membeli produk tersebut.
- Pembuatan kemasan yang menarik
sebagai daya tarik pembeli.
- Fit guide yang nyaman dan pas, agar
si pembeli tidak usah merombak
kembali jeans yang sudah dibelinya.
-Menyisihkan sedikit modal untuk
melakukan media promosi yang variatif
agar produk lebih dikenal.
- Memproduksi lebih banyak lagi agar
ukuran jeans bisa lebih komplit.
- Sering melakukan kontrol rutin saat
produksi supaya hasil yang diinginkan
memuaskan.
- Masih mencari-cari tempat vendor yang
lebih baik dan profesional.
Memperluas pengenalan produk ke
kota - kota lain dan lebih banyak
mensponsori acara agar nama
Battersea jeans lebih terkenal.
❦
in
❹ ✈k
✈n
16
❺❻n
u
ru
t
❼ ❽❾❿➀ ❽➁ ❽➀❿ ❾❿s
➂❿ ❽t
❽s
➂❽➃ ❽t
➂❿ ❽rt
❿➄ ❽n
➅ ❽❼ ➆❽ ➇ ❽❻tt
r
❾❻ ❽ ➅❻ru
s
❽❼❽ ❾❻ ➈ ❽➄ ❾❿ ➈ ❽➀➈➉➁ ➊➄❿n u
n
t
➉➄ ➈❻ ➈➉ ❽❾➄❽n
➈ ❽sy
❽r
❽➄ ❽t
➂❻➁ ➊ ❽n
➄➉❽➀❿t
❽s p
r
➋ ➂➉ ➄y
❽n
➊➅❽❿➄ ❾❻
rt
❽ ➈❻➀ ❽➄➉ ➄ ❽n
➄❻ ➊❿ ❽t
❽n
p
r
➋➈➋ ❾❿y
❽➊n
ru
❿➁➌t
❺❻➁➊❽w
❽❾❿ ➊❻r
❽ ➄➍➊❻❿➄r
➃ ❽r
❽ ➃❻ ❾ ❽❿➁➊ ❽➊ ❽r
➇ ❽❻tt
❾❻ ❽r
t
❻t
❽p
➉➁ ➊➊➉ ➀ ➂❿ ➅❿ ➂❽n
➊ ➎❻➀ ❽➁❽ ➏❻ ❽n
s
➂❽n
➈❻ ➈➅ ❽➁➊u
n
➐ ➑➒➓➔➒ ❽➊❽
r
➈❽sy
❽r
❽➄❽t
➂❽➃ ❽t
➈❻➀❿❼❽t
❾❻➎❽❽r
➀ ❽➁➊su
n
➊p
ro
➂➉ ➄ ➂ ❽r
❿ ➇ ❽❻tt
r
❾❻ ❽ →❻ ❽➁ ❾➌➣↔↕➙ ➛➜➝ ➞
t
➟➠u
i
➞n
s
➡➞➛➢
mo
g
r
i
s
Gender : Pria
Battersea hanya membuat produk untuk pria.
Usia : 17 – 25 tahun
Karena
➤➥➒➦➑➥➧➔Battersea Jeans hanya mengeluarkan
➤➨ ➩➫ ➥➐➭untuk pria
yang umumnya berusia 17 - 25 tahun.
Pekerjaan : Pelajar, Mahasiswa.
Status Ekonomi Sosial : Menengah keatas, hal ini dikarenai harga cukup
terbilang mahal bagi sebagian masyarakat yang lain, yaitu sekitar harga
250 - 300 ribu.
➯
sik
o
g
r
➛➢i
s
Mereka yang menyukai
➤➨➩➫ ➥➐➭pasti memiliki jiwa bergaya yang lebih,
sehingga ingin menjadi pusat perhatian orang-orang sekitarnya yang ingin
bergaya dengan harga yang relatif terjangkau.
➲ ➞
o
g
r
➛➢is
Berdasarkan tempat yaitu kota Bandung, karena sebagai pusat busana dan
17
➳ ➵➳➸ ➸ ➸➺➻ ➼➵➻ ➽➾ ➸➚➪➶➺ ➽➹➹➽ ➼➵➶
C
➵➶➾ ➵➶➘ ➵➶➴➸➺ ➷➵➬3.1
➺tr
➮➱✃❐ ❒➹✃r
➮❮❰➮ ❮❐ ➮ ❮ÏÐÑÒ ÓÔ ÓÕÓÖ Ó×
y
Ó× Ø ÙÚÛÐÒ Ü Ý Ó× Þ ÓÙ Ó Þ Ñß ÙÜ Ý à ÓÛÛÐÑ ÔÐ Ó á Ð Ó× Ô ÓÙ ÓÕÓÖ ÝÜ Ñ Óר×Óy
Þ ÑßÒ ß ÔÚy
ÓרÙÚ ÕÓÝÜ Ý Ó× â ÙÚ ÔÚÒÞ Ü ÕÝ Ó× ã ÓÖäÓÙÓÕÓÒÒ ÐÒ ãÜ ÓÛ ÔÛÑ ÓÛÐ ØÚ ÞÐÑÓ×åÓרÓ× Þ ÓÙ Ó ÒÐ ÙÚ Ó ÞÑß ÒßÔÚ Þ Ñß ÙÜ Ý àÓÛÛÐÑ ÔÐ Ó áÐ Ó×Ô ÙÚÞÐÑ ÕÜÝÓ× Ò ÐÛß ÙÐÙÐ Ô ÓÚ× ÙÓ×Þ Ó×ÙÜÓ×ÒÐ ÙÚ ÓÓ ØÓÑÙÚÞ ÐÑß ÕÐ ÖÖ ÓÔÚ Õ
y
Ó× ØßÞ ÛÚÒ ÓÕÓÛ Óu
ÒÓÝÔÚÒÓÕæ3.1.1
➹✃n
ç✃k
➮➱ ➮❮ ➚o
mu
➮è❒n
ik
ÏÐ× ÙÐ ÝÓÛ Ó× Ýß ÒÜ× Ú ÝÓÔÚ ÙÓÕÓÒ ÞÐÒãÜÓÛ Ó× Ýß × ÔÐÞ Þ ÐÑ Ó×åÓרÓ× Þ ÑßÒ ß ÔÚ
àÓÛÛÐÑ ÔÐ Ó éÐ Ó×Ôâ ÓØ ÓÑ ÞÐÔÓ×
y
Ó× Ø Ú× ØÚ× ÙÚ Ô ÓÒ Þ ÓÚ Ý Ó× ÝÐ Ò ÓÔy
ÓÑ ÓÝ ÓÛ ÕÜ ÓÔ Ù ÓÞ ÓÛ ÙÚÒ Ð× ØÐ ÑÛÚ Ù Ó× ÙÚÛÐÑÚÒ Ó ÙÐרÓ× ã ÓÚ Ýæ ÏÐ× ÙÐ ÝÓÛÓ× Ýß ÒÜ× Ú ÝÓÔÚy
Óר ÙÚ ÕÓÝÜ Ý Ó× Þ ÓÙ Ó ÞÑß ÒßÔÚ àÓÛÛÐÑ ÔÐ Ó á Ð Ó× Ô Ú×Úy
ÓÚÛu
ãÐÑ ÔÚ êÓÛ Ò Ð× ØÐ× ÓÕÝ Ó׿ ëÚÒÓ× Ó ÔÛÑÓÛÐ ØÚy
Óר ÙÚ ÕÓÝÜÝÓ× Ü× ÛÜ Ý Ò Ð×
y
ÓÛ ÓÝ Ó× ã ÓÖäÓ àÓÛÛÐÑ ÔÐ Ó áÐ Ó×Ô ÓÙ ÓÕÓÖ Þ Ñß ÙÜÝ ãÓÑu
y
Óר ÚרÚ× ÙÚ ÝÐ×ÓÕ ßÕÐ Ö Ò ÓÔ
y
ÓÑ ÓÝ ÓÛ ÙÚ àÓ×ÙÜ ×Ø Ý ÖÜÔÜ Ô×y
Ó Ó× ÓÝ ì Ó× ÓÝ Ò Ü Ù Ó ÔÐÞ ÐÑÛÚ Þ Ð ÕÓéÓÑ Ù Ó× ÒÓÖÓÔÚ Ô äÓæ íÐ ÔÚÒÞ Ü ÕÓ× ÙÓÑ Ú ÞÐÒãÓÖ ÓÔ Ó× ÙÚÓÛ ÓÔ ÙÓÞÓÛÙÚ ØÓÒãÓÑ ÝÓ× ã ÓÖäÓ î ïðñò ó
t
y
Óר ÓÝ Ó× ÙÚ ØÜ×ÓÝÓ×ây
ÓÚÛu
“
ôÖÐ õÐw
ëÐ× ÚÒ Ú× àÓ×ÙÜ × Øöæ3.1.1.1
➹✃n
ç✃k
➮➱ ➮❮➺✃ ❰➮÷➮➴✃ø ➮ùr
àÐÑÙÓÔ ÓÑ Ý Ó× ÖÓÔÚ Õ ÙÓÑÚ Ó× ÓÕÚ Ô Ó ÞÐÑÒÓÔ ÓÕÓÖÓ× ÔÐÞ ÜÛ ÓÑ àÓÛÛÐÑ ÔÐ Ó áÐ Ó× Ô Þ ÓÙ Ó
Ò ÓÔ
y
ÓÑ ÓÝ ÓÛ Ù Ó× Ó×ÓÕÚ Ô Ó Û ÓÑ ØÐÛ ÝÖ ÓÕÓy
ÓÝ Óרy
ÙÚÛÜéu
ÔÐ ãÓØ ÓÚ Þ Ð×ÐÑ ÚÒ Ó ÞÑ ßÒ ß ÔÚ Ú×Úâ ÒÓÝÓ ÙÓÕÓÒ ÞÐÑÓ×åÓרÓ× Ò Ð ÙÚ Ó ÞÑß ÒßÔÚ Ú× Ú ÓÝÓ× ÙÚ ÕÓÝÜ Ý Ó× ÞÐ×ÙÐ Ý ÓÛ Ó×Ýß ÒÜ ×Ú Ý ÓÔÚ ÙÐרÓ× åÓÑ Ó ÒÐרÐ×ÓÕÝ Ó× ÝÐÞÓÙÓ ÒÓÔ
y
ÓÑÓÝÓÛ ÙÚ àÓ×ÙÜ ×Ø ÒÐ ÕÓÕÜ Ú éÐéÓÑÚ× Ø ÔßÔÚ ÓÕæ àÐÑ Ù ÓÔÓÑÝÓ× ÙÓÛ Ó Ù ÓÑÚ ÔÜÒãÐÑ Ú × êß ÑÒÓÔÚ ÛÐ× Û Óר Þ Ð× Ø ØÐ×ÓÕÓ×ÞÑ ß ÙÜ Ý à ÓÛÛÐÑ ÔÐ ÓáÐ Ó× ÔÞ ÓÙ ÓÒ ÓÔÓÑ ÓÝ ÓÛ
y
Ù ÓÑÚ ÔÜÒãÐÑy
Óר Þ ÓÕÚרÑÐ ÕÐ ú Ó׿ ûÐÒ Ü Ó ÒÐ ÙÚ Ó ÞÑ ßÒ ß ÔÚ Óרy
ÓÝÓ× ÙÚ Ô ÓÒÞÓÚ ÝÓ× ÒÐרØu
× ÓÝ Ó× ã ÓÖ ÓÔÓ ü×Ùß ×Ð ÔÚ Óy
Óר ãÓÝÜ Ù Ó× éÐ ÕÓÔæ ý ÓÕ þ ÿ✁ÿ ✂✄þ ☎✆ ☎✝ ✞ÿ✞✟ÿ ✞✄✠☎✡ þ ☎ ☛ÿ þ✆✡ ☎☞☎✌☎✆ ✄✝þ✄✆ ✞ÿ ✝✍ÿ ✝☎18
3.1.1.2
✓✔n
✕✔k
✖ ✗✖ ✘ ✙✔ ✚✖ ✛✖✜✖ ✢isu
✣✤✥✦✤✧★ ✩ ✪✧✫ ✬✧✭✦✤✦✫✮ ✩✯✰ ✦✱ ✪✦ ✬✦✲✧ ✬ ✩✦ ✪✥✳✲ ✳ ✯ ✩✩✫ ✩ ✲✧✫★ ★✰ ✫✦✭ ✦✫ ✩✱✰✯✤✥✦ ✯ ✩
✴✳ ✤✳ ★✥ ✦✴✩ ✵✧✱✦✫ ✦ ✶✧✦✫✯ ✦✫★
y
✵✰✭ ✰ ✪ ✬✧✤✦ ✩✱ ✬✦✫ ✲ ✧✫✦✥✩✭ ✱✦✱u
✳✷ ✶✧✭ ✤✧✲ ✪✦✤y
✦✫ ★ ✯✤✥ ✦✤✧★ ✩✯✬ ✩✭ ✳✤✦✸✦✫✬✰ ✫★ ✬✦✫✪✧✫ ✦✲✷✦✹✦✫ ✩✱✰✯✤✥ ✦ ✯ ✩✮ ✧✭✤✳✥ ✪✧✥✦✹✰✭ ✧✥✤✦ ✯ ✯✧✷✦★✦ ✩✺✻✼ ✽ ✸✦✤✤✧✥ ✯✧✦ ✾✧✦✫✯✿ ❀✧ ✫✦✲ ✪✦ ✩✦✫
y
✪✧ ✯✦✫ ✲✧✱✦✱u
✩✴✳✤✳ ★✥✦✴✩ ✱✦✱u
✬ ✩✤✦✲✷✦✹ ✯✧ ✬✩✭✩✤ ✩✱✰ ✯✤✥✦ ✯ ✩ ✬✦ ✪✦✤ ✲✧✲✪✧✥✲ ✰ ✬✦✹ ✪✧ ✯✦✫ ✩✫✴✳✥ ✲✦ ✯ ✩✤✧✥✯✧✷✰✤ ✬✩✪✦✹✦✲✩✳ ✱✧✹ ✪✧✫ ✧✥ ✩✲✦✿ ❁✦ ❂✦ ✮ ✩✯✰ ✦✱ ✴✳✤✳ ★✥✦✴✩ ✯✧✫✬✩✥✩✲ ✧✥✰ ✪✦✭✦✫ ★✦❂✦ ✮✩✯✰✦✱ ❂✦✫ ★ ✥✧✱✦✤ ✩✴ ✬✦ ✪✦✤ ✬✩✤✧✥✩✲✦ ✬✦✫ ✬ ✩✫ ✩✭ ✲✦✤ ✩✳ ✱✧✹✭✦✱✦✫ ★✦✫ ✥✧✲✦✶✦✿ ❃ ✩✯✦✲ ✪ ✩✫★ ✩✤✰ ❄✩✱✰ ✯✤✥✦ ✯ ✩ ✬✧✫ ★✦✫ ★✦❂✦✮ ✩✯✰✦✱ ✴✳ ✤✳ ★✥ ✦✴✩✦✭✦✫ ✲✧✫✶✦ ✬✩✭ ✦✫✲ ✧ ✬✩✦✪✥✳ ✲✳ ✯ ✩✤✧✥ ✯✧✷✰✤✲✧✫✶✦ ✬✩✤✧✥✱ ✩✹✦✤✱✧✷✩✹✲✧✫ ✦✥ ✩✭ ✬✦✫✤ ✩✬✦✭✲ ✧✫✶✧✫ ✰✹✭✦✫✷✦★ ✩❂✦✫ ★✲ ✧✱ ✩✹✦✤✫❂✦✿ ❁✦ ❂✦ ✮✩✯✰✦✱ ✴✳✤✳ ★✥✦✴✩ ✬✩ ✪✩✱ ✩✹ ✬✧✫ ★✦✫ ✦✱✦ ✯✦✫ ✦✫ ✦✭ ✲✰✬✦ ✦✤✦✰ ✥✧✲ ✦✶✦ ✯✦✦✤ ✩✫ ✩ ✬✩ ✸✦✫✬✰ ✫★ ✯✦✫ ★✦✤ ✷✦✫❂✦✭ ❂✦✫ ★ ✲✧✫❂✰✭ ✦ ✩ ✴✳ ✤✳★✥ ✦✴✩ ✬✦✫ ✭ ✧✲✰✬✩✦✫ ✲ ✧✫✶✦ ✬ ✩ ✯✦✱✦✹ ✯✦✤✰ ✹✳✷✩ ✲ ✧✥✧✭✦ ❄ ✯✧✱✦ ✩✫ ✩✤✰ ★✦✲✷✦✥ ✪✥ ✳ ✬✰✭ ✸✦✤✤✧✥ ✯✧✦ ✾✧✦✫✯ ❂✦✫ ★ ✤✧✥✱ ✩✹✦✤ ✦ ✯✱ ✩ ✲✧✫✶✦ ✬✩ ✬✦ ❂✦ ✤✦ ✥ ✩✭ ✪✧✫ ★✱ ✩✹✦✤✫❂✦✿ ❃✧✫ ★✦✫ ✯✤✥✦✤✧★✩ ✪✧✫ ✬✧✭✦✤✦✫ ✮ ✩✯✰ ✦✱ ✯✧ ✪✧✥✤ ✩ ✩✫ ✩❄ ✬✩✹✦✥✦ ✪✭ ✦✫ ✲✦✤✧✥ ✩ ✩✫✴✳ ✥✲✦ ✯ ✩ ❂✦✫★ ✬ ✩✯✦✲✪✦ ✩✭ ✦✫ ✭✧ ✪✦ ✬✦ ✲✦ ✯ ❂✦✥ ✦✭✦✤ ✭✹✰ ✯✰ ✯✫❂✦✦✫ ✦✭✲ ✰ ✬✦ ✯✧✱✦✭✰✤✦✥ ★✧✤✰✤✦✲ ✦✬✦ ✪✦✤✤✧✥ ✯✦✲ ✪✦ ✩✭✦✫✬✧✫★ ✦✫✲✰✬✦✹✬✦✫ ✬✦ ✪✦✤✬✩✩✫ ★✦✤✿3.1.2
✙✖✗✔❅ ❆tr
❇✔✖r
❈ti
19
3.1.3
■❏ ❑▲▼ ◆tr
❖▲ P❏i
◗❘❙❘❚❯❱ ❲❘ ❳❯ ❨ ❩❯ ❨❬ ❭❙ ❳❯❙ ❘❬❪ ❫❴❲ ❵ ❨❪ ❫❯❭ ❪ ❛❯ ❨ ❭ ❙ ❳❯❙❘❬❪ ❫❳❘❯❙❪❜ ❲❯ ❫❯
y
❯ ❨❬ ❛❪❝❵❙❵ ❱ ❫❯ ❨ ❯❛ ❯❚❯❱ ❝❯❬ ❯❪❲❯ ❨❯ ❲❘ ❳❯ ❨ ❩❯ ❨❬ ❭❙ ❳❯❙❘❬❪ ❲❘❛ ❪❯ ❞❳❴ ❲❴ ❭❪ ❫❴❲ ❵ ❨❪ ❫❯❭ ❪❫❯ ❳❘❨❯ ❛❯❚❯❲ ❲ ❘ ❨❯❲❞❯ ❪ ❫❯ ❨
y
❭ ❵❯❙u
❞❘❭ ❯ ❨ ❫❘❲ ❯❭❯ ❳❯ ❫❯❙y
❚❵ ❯❭❛❪❝❵❙❵ ❱ ❫❯ ❨❭ ❘❝❵ ❯❱ ❲❘❛ ❪❯❡ ❞❘❲ ❪❚❪❱❯ ❨ ❲ ❘❛❪❯ ❪ ❨❪ ❝❘ ❳❙❵❢❵ ❯ ❨ ❯❬ ❯ ❳ ❞❘❭ ❯ ❨y
❯ ❨❬ ❛ ❪❭❯❲❞❯❪ ❫❯ ❨ ❴❚❘❱ ❣❯❙❙❘ ❳❭ ❘❯❤❘❯ ❨❭ ❝❪❭❯❛❪ ❨❪ ❫❲ ❯❙❪❴❚❘❱❙❯ ❳❬ ❘❙❭ ❯❭❯❳❯ ❨✐❥❪❛❯❭ ❯ ❳❫❯ ❨ ❞❯❛ ❯ ❞❘ ❳❲ ❯❭ ❯❚❯❱❯ ❨ ❯ ❨❬
y
❲❘ ❨❢❯❛❪ ❞❘❲ ❪ ❫❪ ❳❯ ❨❡ ❲❯ ❫❯ ❛ ❯❚❯❲ ❞❘❲ ❪❚❪❱❯ ❨ ❭ ❵❯❙u
❲ ❘❛❪❯ ❛ ❪❱❯ ❳❯❞❫❯ ❨ ❛ ❯❞❯❙ ❲❘ ❨❢❯❛❪ ❭ ❴ ❚❵ ❭ ❪ ❛❯ ❨ ❲ ❘❨❢❯w
❯❝ ❞❘ ❳❲❯❭ ❯❚❯❱❯ ❨✐❣❘ ❳❪ ❫❵❙❪ ❨❪ ❞❘❲❪❚❪❱ ❯ ❨❲❘❛ ❪❯❦3.1.3.1
❖▲ P❏i
❧ ♠o
mo
♥si
❏t
❏m
♦❏❑t
▲r
♣ ▲❏q ▲❏rs
s❴ ❭❙❘ ❳❥❪❬❪❙❯❚❛ ❯ ❨t❘❙❯ ❫s❴❭ ❙❘ ❳❲ ❘ ❳❵❞❯ ❫❯ ❨❲ ❘❛❪❲
u
❫❴ ❲❵❨❪ ❫❯❭❪y
❯ ❨❬ ❘❜ ❘ ❫❙❪❜ ❵ ❨❙❵ ❫ ❲ ❘ ❨❯❲y
❞❯❪ ❫❯ ❨ ❞❘❭ ❯ ❨ ❯ ❨❬y
❭ ❪ ❨❬ ❫❯❙ ❙❘❙❯❞❪ ❞❯❛❯❙❡ ❛❯ ❨ ❪❲❞❳❘❭❪❜ ❫❯ ❳❘ ❨❯ ❵ ❫❵ ❳❯ ❨❨❯y
y
❯ ❨❬ ❳❘❚❯❙❪❜ ❝❘❭ ❯ ❳✐ s❴❭ ❙❘ ❳ ❛❪❬❪❙❯❚y
❯ ❨❬ ❛ ❪❲ ❯ ❫❭ ❵ ❛ ❯❛❯❚❯❱ ❫❯ ❳❯y
❞❴ ❭❙❘ ❳ ❛❪❝❵❯❙ ❛❘ ❨❬❯ ❨ ❲❘ ❨❬❬❵❨❯ ❫❯ ❨ ❞❳❴ ❬ ❳❯❲ ❬❳❯❜❪❭❛ ❪ ❫❴ ❲❞❵❙❘ ❳ ❯❙❯u
❛ ❪❝❵ ❯❙ ✉ ❛ ❪❬❯❲❝❯ ❳❭ ❘ ❩❯ ❳❯ ❲❯ ❨❵❯❚ ❫❘❲ ❵❛ ❪❯ ❨❛❪✈ ✇①②②③④❯❙❯u
❛ ❪❜❴❙❴❛ ❪❬❪❙❯❚❯❬❯ ❳❝❘ ❳❵❢❵❛w
❛ ❪❬❪❙❯❚✐⑤❵❢❵ ❯ ❨❛ ❪❬❪❙❯❚❪❭ ❯❭❪ ❪ ❨❪ ❯❛❯❚❯❱ ❯ ❬❯ ❳❲❘❲❞❘ ❳ ❩❘❞❯❙❡ ❲ ❘❲❞❘ ❳❲ ❵❛ ❯❱ ❛❯ ❨❲ ❘ ❨❬ ❵ ❳❯ ❨❬❪ ❞❘ ❨❬❘❚❵ ❯ ❳❯ ❨ ❝❪❯❯y
❞❘ ❳ ❩❘❙ ❯ ❫❯ ❨✐ s❴ ❭ ❙❘ ❳ ❛❪❬ ❪❙❯❚❡ ❞❴❭ ❙❘ ❳y
❯ ❨❬ ❛❪❝❯ ❩❯ ❲❘❚❯❚❵ ❪ ❫❴ ❲❞❵❙❘ ❳ ❛ ❯ ❨ ❝❪❭❯ ❛ ❪ ❛❴ ⑥ ❨❚❴ ❯❛ ❭ ❘ ❩❯ ❳❯ ❬ ❳❯❙❪❭,
❞❴ ❭❙❘ ❳❯ ❫❯ ❨❛❪❙❯❲❞❪❚ ❫❯ ❨❛ ❪w
❘❝❭ ❪❙❘ ❨❯y
❛❯ ❨❛ ❪❙❯❲❝❯❱❫❯ ❨ ❲❘❚❯❚❵ ❪❢❘❢❯ ❳❪ ❨❬❭ ❴❭ ❪❯❚❭ ❘❞❘ ❳❙❪⑦❯ ❩❘❝❴❴❫❡⑤⑥❪❙❘ ❳✐s❴❭ ❙❘ ❳❩❘❙❯ ❫❲ ❘ ❳❵❞❯ ❫❯ ❨ ❞❴❭ ❙❘ ❳
y
❯ ❨❬ ❛ ❪ ❛ ❘❭ ❯❪ ❨ ❲❘ ❨❬❬❵❨❯ ❫❯ ❨❭ ❴ ❜❙w
❘❯ ❳❛ ❪ ❫❴ ❲❞❵❙❘ ❳❚❯❚u
❭ ❘❙❘❚❯❱❛❘❭ ❯❪ ❨❭ ❵ ❛❯❱❭ ❪❯❞ ❫❘❲❵ ❛❪❯ ❨❛❪ ❞❳❪ ❨❙ ❲❘❚❯❚❵ ❪❞❳❪ ❨❙❪ ❨❬❯ ❨❛ ❯ ❨ ❱❯❭ ❪❚y
❯❨❬ ❭ ❵ ❛❯❱ ❢❯❛ ❪ ❝❪❭ ❯ ❚❯ ❨❬ ❭❵❨❬ ❫❪❙❯ ❞❘❬❯ ❨❬✐M
❘❛ ❪❯ ❪ ❨❪ ❛❪❬ ❵ ❨❯ ❫❯ ❨ ❫❯ ❳❘ ❨❯ ❲❘❲ ❪❚❪ ❫❪ ❫❘❲❯❲❞❵ ❯ ❨u
❨❙❵❫ ❙❯❲❞❪❚ ❚❘❝❪❱ ❙❘ ❳❝❵ ❫❯❡ ❛❘ ❨❬❯ ❨ ❫❴ ❨❭ ❘❞ ❛ ❘❭❯❪❨ ❯ ❨❬y
❝❘ ❳❝❘❛❯ ❛❯ ❳❪ ❚❯❪ ❨❨❯✐y
s❴ ❭❙❘ ❳ ❪ ❨❪ ❯ ❫❯ ❨ ❛❪❙❘❲❞❘❚ ❫❯ ❨ ❛❪ ❙❘❲❞❯❙⑧ ❙❘❲❞❯❙ ❫❘ ❳❯❲ ❯❪❯ ❨ ❭ ❘❞❘ ❳❙❪❛ ❪❙❘❲❝❴❫⑧❙❘❲❝❴❫❢❯❚❯ ❨❯ ❨❡❲ ❯❛❪ ❨❬❭❘ ❫❴❚❯❱❛ ❯ ❨③v
③②⑨ ⑩③v
③②⑨ ✐
❣❳❴❭ ❵❳❥❪❬ ❪❙❯❚❛❯ ❨t ❘❙❯ ❫❣❳❴ ❭ ❵ ❳❯❛ ❯❚❯❱ ❪ ❫❚❯ ❨❞❴❙❴❨❬❯ ❨ ❙❘ ❳❵ ❙❯❲❯❛ ❪❬❵❨❯ ❫❯ ❨❵❨❙❵❫❲❘❲❞❘ ❳ ❫❘ ❨❯❚ ❫❯❨
20
❶❷❸ ❹❺❻ ❹❻❼ ❽ ❾❻ ❺ ❿❺❶❺➀ ❿❾❺ ➁❺❶➂ ❶➂➃❺ ➄ ➅ ❽❺ ➄❾ ❶❷❸ ❹❺❻ ❿➂➆❷ ➄❺ ➁ ➃❺ ❿❺ ➁❷ ❿❾❺ ❽➂ ❽➂ ❿❺ ➇ ❿➂❶➂➃ ❺ ➄ ❸❷ ➇➈❺ ❿➂ ❿❾❺ ❹❺ ➉➂❺ ➇➊ ❿❺ ➇ ➄❻➂ ➋❶➂➃ ❺ ➄ ➅❽❺❸ ❺➌ ➄❷ ➄❺➃ ➂ ❿➂❶➂➃ ❺ ➄ ❸ ❷ ➇➈❺ ❿➂ ➄➂➉❺ ➊➍ ➎❷ ❹❾❺➀➀❺ ❽➂❶ ❹❻ ❼ ❽ ❾❻ ❿❾❺ ➁❺❶➂ ❶➂➃❺ ➄ ❿❺❶❺❸ ❷❸➃ ❺ ➄ ➃❺ ➇❷❶ ➅ ❿❾❺ ➃❺ ➇❷❶ ❿➂ ❽❷ ➄➂❺ ➃ ❽➂❽➂ ➊➌ ❽❷❸ ❷ ➇➄❺❻ ❺➄➂➉❺➁❺❶➂❶➂➃❺ ➄➀ ❺ ❽➂❶❿❺❶❺❸❷ ➇❺❸➃ ❺ ➇❷❶ ➅➄➂➉❺➃ ❺ ➇❷❶❿➂ ❽❷ ➄➂❺➃❽➂ ❽➂ ➊➍ ➏❻❼❽ ❾❻ ❿➂➉➂ ➄❺❶ ❿➂ ❿❷ ❽❺➂ ➇ ❿❷ ➇➉ ❺ ➇ ❸❷ ➇➉ ➉ ❾➇❺ ➁❺ ➇ ➃❻ ❼➉ ❻❺❸ ➉ ❻❺➐➂ ❽ ❺ ➄❺ ❾ ❽❼➐➄➑❷❺❻❿➂ ➁❼ ❸➃ ❾ ➄❷❻❿➂❿❷ ❽❺➂ ➇❽❷❸ ❷ ➇❺❻ ➂ ➁❸ ❾ ➇➉➁➂ ➇❺ ➄❺ ❾❹➂ ❽❺ ❿➂ ❹❾❺ ➄ ❿➂➐❼➄❼❿➂➉➂ ➄❺❶ ❺➉❺❻ ❹❷❻➑❾➈ ❾❿ ❿➂➉ ➂ ➄❺❶➍ ➏❻❼ ❽ ❾❻ ❿➂ ➉➂ ➄❺❶ ❺ ➁❺ ➇ ❿➂ ➄❺❸ ➃➂❶ ➁❺ ➇ ❿➂ ➑❷ ❹❽➂ ➄❷ ➇➒❺ ❿❺ ➇ ❿➂ ➄❺❸❹❺➀➁❺ ➇❸❷❶❺❶ ❾➂➈❷➈❺❻ ➂➇➉❽❼❽➂❺❶ ❽❷➃ ❷❻ ➄➂➓❺ ➆❷ ❹❼ ❼ ➁➌➔➑➂ ➄❷❻ ➍ ➏❻❼❽ ❾❻ ➆❷ ➄❺ ➁ ❹❻ ❼ ❽ ❾❻ ➒❺ ➇➉ ❿➂ ❿❷ ❽❺➂ ➇ ❿➂ ❽❼➐➄➑❷❺❻ ➁❼❸ ➃ ❾ ➄❷❻ ❽❷ ➄❷❶❺➀ ➈❺ ❿➂ ❿❷ ❽❺➂ ➇➒❺ ➇➉ ❿➂➂ ➇➉➂ ➇ ➁❺ ➇ ➁❷❸ ❾ ❿➂❺ ➇ ❿➂➃ ❻➂ ➇➄ ❹➂❺ ❽❺ ➇➒❺ ➃ ❻➂ ➇ ➄❶❺ ❽❷❻ ❺➉❺❻ ❹➂ ❽❺ ❿➂ ➃❻➂ ➇ ➄ ❹❼ ❶❺ ➁ ➋ ❹❺❶➂ ➁ ❿❷ ➇➉ ❺ ➇➁❷❻➄❺ ❽→➣ ❿❺ ➇ ❿➂ ❶➂➃ ❺ ➄❸ ❷ ➇➈❺ ❿➂➄➂➉❺ ❶➂➃❺ ➄❺ ➇❺ ➁❺ ➇ ❿➂➈❺ ❿➂ ➁❺ ➇ ❸❷ ❿➂❺ ➃❺ ➇ ❿❾❺ ➇➃ ❻❺ ➁➄➂ ❽ ❿❺❶❺❸ ❸ ❷ ➇➒❺❸ ➃ ❺➂ ➁❺ ➇ ➂ ➇➐❼ ❻❸ ❺ ❽➂ ❸❷ ❿➂❺ ❾ ➄❺❸❺ ➏❺ ➄➄❷❻ ❽❷❺ ↔ ❷❺ ➇❽➌ ❿❺ ➇ ❺ ➁❺ ➇ ❸ ❷ ➇➈❷❶ ❺ ❽➁❺ ➇ ➄❷ ➇ ➄❺ ➇➉ ➃❻ ❼ ❿ ❾➁ ➏❺ ➄➄❷❻ ❽❷❺ ➒❺ ➇➉ ❿➂➈ ❾❺❶ ❽❺❺ ➄ ➂ ➇➂
➄❷❻❸❺ ❽ ❾ ➁ ➀ ❺❻➉ ❺➌ ❺❶❺❸ ❺ ➄➌ ↕➙ ➛➜➝↕
t
➞ ➟➠➡➙➛ ➒❺ ➇➉ ❹➂ ❽❺ ❿➂➀ ❾ ❹❾ ➇➉ ➂ ❾➇ ➄❾➁ ➢➂❺➃❷❸ ❷ ❽❺ ➇ ➇❺ ➇➍➎❷ ❻ ➄❺➐❼➄❼➋➐❼➄❼➃ ❻❼❿❾ ➁➏❺ ➄➄❷❻ ❽❷❺↔❷❺➇❽➍
3.1.3.2
➤ ➥➦i
➧➨ ➩o
mo
➨ ➥si
n
➦➫u
k
u
n
➭❷❻➄➂ ➁❺❶➏❺ ➇➇❷❻➯➏❺ ➇ ➇❷❻➲❷ ❿➂❺ ➄❷❻ ❽❷ ❹❾ ➄ ❿➂➉ ❾➇❺ ➁❺ ➇ ➁❺❻❷ ➇❺ ❸ ❷ ❿➂❺ ➒❺ ➇➉ ❿❺➃ ❺ ➄ ❿➂ ➄❷❸ ➃❺ ➄➁❺ ➇ ❿➂ ❶ ❾❺❻
❻ ❾❺ ➇➉❺ ➇ ➅➙➳➜➵➙➠➊ ❺ ➄❺ ❾ ❿➂ ❿❺❶❺❸ ❻ ❾❺ ➇➉ ❺ ➇ ➅➸➛➵➙➙➠➊➍ ➭❷❻ ➄➂ ➁❺❶ ❹❺ ➇ ➇❷ ❻ ❺ ➄❺ ❾ ❹❺ ➇ ➇❷❻
❽❷ ➇ ❿➂❻ ➂ ❸❷❸ ➃ ❾ ➇➒❺➂ ➐❾➇➉ ❽➂ ❽❷ ❹❺➉ ❺➂ ❸❷ ❿➂❺ ➃❷ ➇➒ ❺❸➃ ❺➂❺ ➇ ➂ ➇➐❼❻❸ ❺ ❽➂ ➒❺ ➇➉ ➂ ❽➂ ➇➒❺
➠➟➺➝ ➜➸
v
➟ ❶❷ ❹➂➀ ❽➂ ➇➉ ➁❺ ➄❿❺ ➇❸ ❷ ➇➆❺ ➁ ❾➃ ➁❷ ❽❷❶ ❾❻❾➀ ❺ ➇❿❺❻➂ ➃❷ ❽❺ ➇❺ ➄❺ ❾➂ ➇➐❼ ❻❸ ❺ ❽➂➒❺ ➇➉❺ ➁❺ ➇ ❿➂ ❽❺❸ ➃❺➂ ➁❺ ➇➍ ➭❷❻➄➂ ➁❺❶ ❹❺ ➇➇❷❻ ❿❺ ➇ ❹❺ ➇ ➇❷❻ ❹➂❺ ❽❺ ➇➒❺ ❿➂➃❺ ❽ ❺ ➇➉ ➁❷ ➄➂ ➁❺ ❺ ❿❺
➟
v
➟➛➜–
➟➟v
n
t
➄❷❻ ➄❷ ➇➄❾ ❺ ➄❺ ❾ ❿➂ ➃ ❺ ❽❺ ➇➉ ❿➂ ➄❷ ❸➃ ❺ ➄ ❼❶❺➀ ❻❺➉ ❺ ❽❷➃❷❻ ➄➂ ➏➲ ➻➌➎➁❺ ➄❷ ❹❼❺❻ ❿➍
➲❷ ❿➂❺➼➟➠↕➽➝➛➵➸➡ ➟➼➟➠↕➽➝ ➛➵ ➸➡ ➟ ❹❷❻➐❾➇➉ ❽➂ ❾➇ ➄❾➁ ❸ ❷ ➇➉ ➂ ➇➉ ❺ ➄➁❺ ➇ ➁❷➃❺ ❿❺ ❽❷ ❽ ❾❺ ➄❾ ➒❺ ➇➉
❿➂➂ ➇➐❼ ❻❸❺ ❽➂ ➁❺ ➇ ➃ ❺ ❿❺ ❸ ❷ ❿➂❺ ❾➄❺❸❺➍ ➎❷ ❹❺➉ ❺➂ ❸ ❷ ❿➂❺ ➃❷ ➇➉➂ ➇➉❺ ➄ ➅➠➟➝➸➛➵➸➛➾
m
➊ ❺ ➁❺ ➇❿➂ ❹ ❾❺ ➄❸❷ ❿➂❺ ➃❷ ➇ ❿❾ ➁❾ ➇➉ ➒❺ ➇➉ ➄❷ ➄❺➃ ❹❷❻➂ ❽➂ ➁❺ ➇➂ ➇➐❼ ❻❸ ❺ ❽➂ ❿❷ ➇➉❺ ➇ ➃❼ ❻ ❽➂ ➒❺ ➇➉ ❶❷ ❹➂➀
➁➀❾❽ ❾❽ ❿❺ ➇ ❹❷❻ ❹❷ ❿❺➋❹❷ ❿❺ ❺ ➁❺ ➇ ➄❷ ➄❺➃ ➂ ❸❺ ➄❷❻ ➂ ➢➂❽ ❾❺❶ ➇➒❺ ➄❷ ➄❺➃ ➁❼ ➇ ❽➂ ❽ ➄❷ ➇ ❸❷ ➇➉❺➆ ❾
➁❷➃ ❺ ❿❺ ❸❷ ❿➂❺ ❾ ➄❺❸❺➍ ➚❷ ➇➒❷ ❹❺❻❺ ➇ ❸ ❷ ❿➂❺ ➂ ➇➂ ❿❺➃❺ ➄ ❿➂❶❺ ➁ ❾➁❺ ➇ ❿➂ ➑❺ ➁➄❾ ➋➑❺ ➁➄❾
21
-
➶ ➹➘➴➷➬r
➶ ➹➘➴➷➬
r
➮➱➮u
✃ ➮❐ ❒ ➮❮ ➱❰❐ Ï❰Ð ❐❰ ❮Ñ Ï ➮Ò ➮Ó ❐❰ ÔÕ ➮y
➮Ó✃ Ô➮Ï ➮➱ ÔÕ ➮ÏÐÕÒ➮ÖÕÒ➮Ó ÔÕ ❒❰ ❮❒➮✃ ➮Õ ➱❰❐ Ï ➮➱× ØÕ ➮y
➮y
➮Ó✃ ÔÕÒ ❰ÐÑ ➮❮Ò➮Ó ÏÑ Ó ❮❰Ð ➮➱ÕÙ ❐u
❮➮Ú Ô ➮Ó ➱❰ ❮Û➮ Ó✃Ò➮Ñ× ➶ ➹➘➴➷➬r
Ô ➮Ï➮➱ÔÕ ❒➮✃ÕÒ ➮ÓÒ ❰ Ï➮Ô ➮❐➮Ö➮❮ ➮Ò ➮➱y
Ö❰ Ü➮ ❮➮ ÜÑ ❐ ➮ÝÜÑ ❐ ➮Ï ➮Ô➮ÖÑ➮➱u
➬v
➬n
t
-
➬v
➬n
t
➱❰ ❮➱❰ Ó ➱u
Ô➮ÓÏ ➮Ô➮Ú➮❮Õ–
Ú➮❮Õ❒Õ ➮Ö ➮ÔÕÐÕ Ó✃ ÒÑÓ✃➮Ó❐➮Öy
➮❮➮Ò➮➱×-
Þ➮❐ßÕ Ó ÔÕ Ó✃Þ➮❐ ÔÕ Ó ÔÕ Ó✃ ❐❰ ❮ÑÏ➮Ò➮Ó ❒❰ ÓÔ ➮
y
➮Ó✃ Ö ❰ ➱Õ ➮Ï Ú➮❮Õ Ö ❰Ð ➮Ðu
Ô ➮Ï➮➱ ÔÕÐÕÚ ➮➱× Þ➮❐ ÔÕ Ó ÔÕ Ó✃ Ô➮Ï ➮➱ ❒❰ ❮➱➮Ú ➮Ó Ô ➮Ð ➮❐ Û➮Ó✃ Ò ➮w
➮Ò➱u
y
➮Ó✃ Ð❰ ❒Õ Ú Ð ➮❐ ➮× à➮❐➮ Ú➮Ð Óy
➮ Ô❰ Ó✃ ➮Ó Ò➮Ð❰ ÓÔ❰ ❮á ❐❰Ò➮ÓÕÖ❐ ❰ Ï❰❐ ❒ ➮✃Õ ➮Ó ❐ ❰ ÔÕ ➮ Õ ÓÕ ÏÑ Ó ❐❰Ð➮ÐÑÕ ÑÓÔÕ ➮Ó ➮➱➮u
Ðâ❐❒➮y
➮Ó✃ÔÕ ➮Ô ➮Ò ➮ÓÏ➮ Ô➮Ö Ñ➮➱u
➬v
➬n
t
× ãä➬n
t
➱❰ ❮Ö❰ ❒Ñ ➱Ô➮Ï ➮➱❒❰ ❮Ñ Ï ➮➬v
➬n
t
❐ ÑÖ ÕÒ á Ò❰ ÛÑ➮❮➮➮ÓâÐ ➮Ú❮ ➮✃ ➮Ö ❰ Ï❰ ❮➱ÕØ å æáàÒ ➮➱❰ ❒â ➮❮Ô×-
ç-
➶è➘rt
ç
-
➶è➘rt
Ñ Ó ➱ÑÒ Ø ➮➱➱❰ ❮Ö ❰ ➮ ❐❰ ❮ÑÏ➮Ò➮Ó ❐ ❰ ÔÕ ➮ Ï ❮â ❐â Ö Õy
➮Ó✃ ÜÑ ÒÑÏ ❰Ù ❰Ò ➱ÕÙ × ÔÕ ❒Ñ ➮➱Ï ➮Ô➮❒➮Ú ➮ÓÒ ➮Õ ÓÒ â❐❒❰ ➱éêÖ Ô❰ Ó✃ ➮Ó➱❰Ò ÓÕÒ Ï❮âÔÑ ÒÖ ÕÜ❰ ➱➮ÒÖ ➮❒ÐâÓÖ ❰ Ï➮❮➮Ö Õ❒❰ ❮ÑÒ Ñ ❮➮Ó àá å Ô ➮Ó ë× ç
-
➶è➘rt
ÔÕ ❒ ➮✃ÕÒ ➮Ó Ò❰ ÒâÓÖ Ñ ❐❰ Ó ì➮Ó✃ ❐ ❰❐ ❒❰ÐÕ éÏ ÜÖÏ❮â ÔÑÒ Ø ➮➱➱❰ ❮Ö❰➮ Þ❰ ➮ÓÖ Ö ❰ Ü➮❮ ➮ Ð ➮Ó✃Ö Ñ Ó✃ Ô ➮Ó ➮Ò➮Ó ❐ ❰ ÓÔ ➮Ï ➮➱Ò➮Ó Ö ➮➱Ñ
t-s
è➘rt
í➘
m
➘t
➬î➬î➘t
➘o
n
×-
ïÕ ÓïÕ Ó ❐ ❰ ❮Ñ Ï ➮Ò ➮Ó ❐❰ ÔÕ ➮ ì➮Ó✃ Ö Õ❐ Ï❰Ð Ñ Ó ➱ÑÒ Õ ÓÔ❰ Ó➱Õ ➱➮Ö Ø ➮➱➱❰ ❮Ö ❰ ➮ Þ❰ ➮ÓÖ × ïÕ Ó
➮Ò ➮ÓÔÕ ❒➮✃ÕÒ ➮Ó Ï➮Ô ➮Ö ➮➮➱Ï❰❐ ❒❰ÐÕ ➮ÓÏ❮âÔÑ ÒáÖ❰ ➱Õ ➮Ï➮Ô➮➬
v
➬n
t
➱❰ ❮➱❰ Ó ➱Ñ Ô ➮Ó➮Ò➮ÓÔÕ❒➮✃ ÕÒ➮ÓÖ ❰ Ü➮❮ ➮ÜÑ ❐ ➮ð ÜÑ ❐ ➮Ò❰ Ï ➮Ô➮ ❐ ➮Öì➮❮➮Ò➮➱Ï ➮Ô➮Ö ➮ ➮➱ÔÕ ➱❰❐Ï➮➱Ö ➮❮ ➮Ó➮âÐ ➮Ú
❮➮✃ ➮
t
ñ ò ➴➷ Øå æáàÒ ➮➱❰ ❒â➮❮Ô×-
ó➮Ó➱ÑÓ✃➮ÓôÑÓÜÕå❰ ÔÕ ➮ Õ ÓÕ Ö ➮Ó✃ ➮➱ ❐ÑÔ➮Ú Ñ Ó ➱ÑÒ ÔÕ ❒➮õ➮ ð ❒➮õ➮ â Ð❰ Ú Ï❰ Ó✃❰ Ó Ô➮ ❮➮ ❐â➱â ❮
Ò ➮❮❰Ó ➮ ❒Õ ➮Ö ➮Óì➮✃ ➮Ó ➱Ñ Ó✃ ➮ÓÒ Ñ Ó ÜÕÖ ❰Ð ➮ÐÑ ❐❰ Óì➮➱Ñ Ô❰ Ó✃ ➮ÓÒÑÓÜÕ ❐â➱â ❮ ➮➱➮Ñ ÒÑÓÜÕ
❮Ñ ❐ ➮Ú× ó➮Ó ➱Ñ Ó✃ ➮Ó Ò Ñ Ó ÜÕ ➮Ò➮Ó ÔÕ ❒➮✃ ÕÒ ➮ÓÏ ➮Ô➮Ö ❰ ➱Õ ➮ÏÒ â ÓÖ Ñ❐ ❰ Óì➮Ó✃
❐❰❐❒❰ÐÕ
Ï❮â ÔÑÒ Ø ➮➱➱❰ ❮Ö❰➮ Þ❰ ➮ÓÖ á Ô➮Ó ➮Ò➮Ó ÔÕ ❒ ➮✃Õ Ò ➮Ó Ö ❰ Ü➮❮➮ ÜÑ ❐ ➮ ð ÜÑ ❐ ➮ Ò ❰ Ï ➮Ô➮
❐ ➮Öì➮❮ ➮Ò ➮➱ Ï➮Ô ➮Ö ➮➮➱ÔÕ➱❰❐ Ï ➮➱Ö ➮❮➮Ó ➮âÐ ➮Ú❮ ➮✃ ➮ì➮Õ➱Ññ ò
t
➴➷ Øå æáàÒ ➮➱❰ ❒â➮❮Ô×-
åÑ✃öó❰Ð ➮ÖåÑ✃
Ö ❰ ❮Õ Ó✃ ÔÕ✃ Ñ Ó ➮Ò ➮ÓÑ Ó ➱ÑÒÖ ❰ Ú➮❮Õð Ú➮❮ÕÒ Õ➱➮❐Õ ÓÑ❐â Ð❰ ÚÒ➮❮❰ Ó ➮Õ ➱Ñ❐ Ñ✃
❒ÕÖ ➮ Ö❰ ❒ ➮✃ ➮Õ ❐ ❰ ÔÕ ➮ Ï❰ Ó✃ Õ Ó✃ ➮➱ Ò ➮❮❰ Ó ➮ ➮Ô ➮ Ðâ ✃â Ø ➮➱➱❰ ❮Ö ❰ ➮ ÔÕ ❐ Ñ✃ ➱❰ ❮Ö❰ ❒Ñ ➱× åÑ ✃
22
3.1.4
útr
ûüýþi
ÿistri u
si
✁✂✄ ☎✄ ✆ ✝
✞ ✝✟✠✡☛ ✡ ✠☞✞✠✟✠☎
w
✠✡✌u
✍ ✎☛ ✟✠☞ ✞ ✠☞ ✌✠✂ ✏✑ ✌☞✠y
✠✞ ✠✟ ✠✒ ✠☞✠✡ ✓ ✠☞ ✠✡ ☎☛ ✞ ✠ ✞ ✝ ✞✠✑✂ ✠✒ ✔ ✠w
✠ ✕ ✠✂ ✠✌ ✡✒ ☛ ✆☛✆☞✠y
✕✠☞ ✞☛ ☞ ✏ ✖ ✗✠✡ ✠ ✆✌✂✠✌✑✏ ✝ ✘✑☞✑ ✎ ✠✂ ✠☞ ☞y
✠y
✠✞ ✠✟✠✒ ✞ ✝ ✠✙ ✠✂ ✠ ☎☛✆ ✝✡✚ ✠✙✠✂ ✠ ✘✑✂ ✟✄☎✎ ✠✠☞ ✆✑ ✘✑✞ ✠ ✕ ✗✛ ✞✠☞ ✜ ✡✠✌✑ ✎✄ ✠✂ ✞ ✚✟✝☞✏ ✡☛☞ ✏ ✠☞ ✆✑ ✡✄ ✟✠✒ ✜✗✢✚ ✌✑ ☎✘ ✠✌ ✌✄☞ ✏ ✡✂✄ ☞✏✠☞ ✞✝ ✕ ✠☞✞ ☛☞ ✏ ✚ ✌✑ ☎✘ ✠✌
✡✑✂ ✠☎ ✠✝✠☞ ✞ ✠☞ ✞✝ ✒✠✂ ✠✘ ✡✠☞ ☎✑ ✟✠✟☛ ✝ ✘✂✄✆✑ ✆ ✘✂ ✄ ☎✄✆ ✝ ✝☞✝ ✡✄ ☞ ✆☛ ☎✑☞ ✌✑✂ ✌✠✂ ✝✡
u
☞ ✌☛✡ ☎✑ ☎✎✑ ✟✝ ✘✂ ✄✞ ☛ ✡✕✠✌✌✑✂✆✑ ✠✔✑ ✠☞ ✆ ✖✕✑✂✝✡☛ ✌✌✠✎✑ ✟✘✑☞✑ ✎✠✂✠☞
y
☎✑✞ ✝✠✞✠☞✞ ✠✌✠✡✑ ✏ ✝✠✌✠☞✕✠✌✌✑✂ ✆✑ ✠✔✑ ✠☞ ✆✣✤ ✥✦✧★✩ ✩✩✪ ✫✬ ✥✭ ✮ ✥★✯✧✰ ✱✧ ✦✥✲ ✥✰✳✧✭ ✴ ✥✭✥✰✵✧ ✶✴ ✥✷ ✥✰✸✥✷✷✧✲✹✧ ✥✬✧ ✥✰ ✹
23
3.2
❃❄ ❅o
n
p
❆isu
❇ ❈❉❊ ❋● ❍■ ❏❑● ▲ ▼◆
y
▼❋ ❖ P❑ ❖