• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hotel Bisnis dan Pasar Kuliner Lau Cih

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Hotel Bisnis dan Pasar Kuliner Lau Cih"

Copied!
177
0
0

Teks penuh

  • Sekolah: Universitas
  • Mata Pelajaran: Arsitektur
  • Topik: Hotel Bisnis dan Pasar Kuliner Lau Cih
  • Tipe: tesis
  • Tahun: 2023
  • Kota: Medan

I. METODOLOGI

Bagian ini menjelaskan tentang metodologi yang digunakan dalam penelitian ini. Metodologi yang diterapkan meliputi pengumpulan data primer dan sekunder, di mana data primer diperoleh melalui survei lapangan dan dokumentasi, sedangkan data sekunder diambil dari studi literatur yang relevan. Proses analisis perancangan juga dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti analisa proyek, tapak, pencapaian, sirkulasi, view, program ruang, kebutuhan parkir, struktur, dan utilitas.

1.1 Pengumpulan Data

Pengumpulan data dilakukan melalui dua pendekatan utama, yaitu data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari survei lapangan yang mencakup observasi langsung dan wawancara dengan pihak terkait, sedangkan data sekunder bersumber dari literatur yang relevan untuk memberikan konteks dan dukungan terhadap analisis yang dilakukan.

1.2 Analisa Perancangan

Analisa perancangan dilakukan dengan mengkaji berbagai aspek penting yang mempengaruhi desain hotel dan pasar kuliner. Ini mencakup analisa proyek, kondisi tapak, dan sirkulasi yang bertujuan untuk memastikan bahwa desain yang dihasilkan tidak hanya fungsional tetapi juga estetis dan ramah lingkungan.

II. PERUMUSAN IDE / GAGASAN

Pada bagian ini, ide dan gagasan yang mendasari perancangan Hotel Bisnis dan Pasar Kuliner Lau Cih dijelaskan. Proses ini mencakup pencarian ide, pemilihan ide perancangan, dan pengembangan ide. Setiap langkah penting untuk memastikan bahwa desain yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan pengguna dan konteks lokal.

2.1 Pencarian Ide

Pencarian ide dilakukan dengan menganalisis tren pasar dan kebutuhan pengguna. Ini melibatkan studi tentang hotel bisnis dan pasar kuliner yang sudah ada, serta melakukan survei untuk memahami preferensi dan harapan calon pengguna. Hasil dari pencarian ini menjadi dasar untuk merumuskan konsep desain yang inovatif.

2.2 Pemilihan Ide Perancangan

Setelah ide-ide dikumpulkan, tahap selanjutnya adalah pemilihan ide yang paling relevan dan aplikatif. Proses ini melibatkan evaluasi terhadap setiap ide berdasarkan kriteria seperti kelayakan, biaya, dan dampak lingkungan. Pemilihan yang tepat akan memastikan bahwa desain akhir dapat diterima oleh pengguna dan masyarakat.

III. ANALISA PERANCANGAN

Analisa perancangan merupakan tahap penting dalam proses desain yang bertujuan untuk memahami dan mengevaluasi berbagai aspek yang mempengaruhi bangunan. Ini mencakup analisa kondisi tapak, pencapaian, sirkulasi, view, dan kebutuhan ruang. Setiap analisa memberikan informasi yang krusial untuk pengambilan keputusan dalam desain.

3.1 Analisa Kondisi Tapak dan Lingkungan

Analisa kondisi tapak dilakukan untuk memahami karakteristik fisik dan lingkungan sekitar yang dapat mempengaruhi desain. Ini termasuk studi tentang iklim, topografi, dan aksesibilitas, yang semuanya berperan dalam menciptakan bangunan yang responsif terhadap konteksnya.

3.2 Analisa Pencapaian dan Sirkulasi

Analisa pencapaian dan sirkulasi berfokus pada bagaimana pengguna akan mengakses dan bergerak di dalam bangunan. Ini mencakup perancangan jalur akses bagi kendaraan dan pejalan kaki, serta memastikan bahwa sirkulasi di dalam bangunan efisien dan nyaman untuk pengguna.

IV. KONSEP PERANCANGAN

Konsep perancangan merupakan gambaran umum tentang bagaimana desain akan diimplementasikan. Ini mencakup tema desain, zonasi, dan penggunaan ruang yang diusulkan. Penerapan prinsip-prinsip desain yang baik akan memastikan bahwa bangunan tidak hanya memenuhi fungsi tetapi juga menarik secara visual.

4.1 Konsep Proyek

Konsep proyek menjelaskan visi dan misi dari perancangan Hotel Bisnis dan Pasar Kuliner. Ini mencakup tujuan untuk menciptakan ruang yang tidak hanya fungsional tetapi juga memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi pengguna, serta berkontribusi positif terhadap lingkungan sekitar.

4.2 Penerapan Tema Sustainable Architecture

Penerapan tema sustainable architecture menjadi fokus utama dalam desain ini. Ini meliputi penggunaan material ramah lingkungan, efisiensi energi melalui sistem panel surya, dan penciptaan ruang hijau yang mendukung keberlanjutan. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan bangunan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

V. ANALISA TEKNOLOGI

Analisa teknologi berfokus pada aspek teknis dari perancangan, termasuk struktur, utilitas, dan sistem mekanikal. Ini penting untuk memastikan bahwa bangunan tidak hanya aman dan nyaman tetapi juga efisien dalam operasionalnya.

5.1 Struktur

Struktur bangunan dirancang untuk memenuhi kebutuhan fungsional dan estetika. Pemilihan jenis struktur yang tepat, seperti pondasi tiang pancang dan sistem struktur grid, akan memastikan bahwa bangunan mampu menahan beban dan tahan terhadap bencana alam seperti gempa bumi.

5.2 Utilitas

Aspek utilitas meliputi sistem penyediaan air bersih, pembuangan limbah, dan sistem listrik. Desain sistem ini harus mempertimbangkan efisiensi dan keberlanjutan, seperti penggunaan teknologi ramah lingkungan dalam pengolahan air dan pengelolaan energi.

VI. PERANCANGAN ARSITEKTUR

Bagian ini menyajikan hasil akhir dari perancangan arsitektur yang mencakup gambar kerja, maket, dan visualisasi lainnya. Hal ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana bangunan akan terlihat dan berfungsi.

6.1 Sketsa Suasana

Sketsa suasana memberikan gambaran visual tentang keseluruhan kawasan Hotel Bisnis dan Pasar Kuliner. Ini mencakup tampilan eksterior dan interior yang dirancang untuk menciptakan suasana yang menarik dan nyaman bagi pengunjung.

6.2 Foto Maket

Foto maket menunjukkan model fisik dari desain yang diusulkan. Maket ini berfungsi sebagai alat komunikasi untuk membantu pemangku kepentingan memahami konsep desain dan bagaimana elemen-elemen bangunan akan berinteraksi satu sama lain.

Gambar

Gambar 5.8 Penerapan Tanaman Hydroponic pada bangunan Pasar Kuliner
Gambar 5.12
Gambar 5.14 Zonasi Pasar Kuliner
Gambar 6.1 (a) Perspektif Hotel Bisnis dan Pasar Kuliner Lau Cih, (b) tampak depan hotel, (c) tampak belakang hotel,
+7

Referensi

Dokumen terkait

Kajian dari kedua fungsi bangunan komersil ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami bentuk ruang sirkulasi, zona fungsi ruang, pola desain sirkulasi ruang dan beberapa

Dan pada hasil rancangan bangunan dapat terpenuhi fungsi bangunan yang maksimal, sistem struktur yang diperhitungkan, dan estetika desain bentuk bangunan yang

Hotel dan Shopping Mall di Purwokerto dengan Pendekatan Arsitektur Hijau adalah suatu bangunan yang memiliki dua fungsi kegiatan di dalamnya yang berupa wadah

Standar Kompetensi : Pada akhir perkuliahan, mahasiswa dapat mengaplikasikan praktik akuntansi di lingkungan hotel yaitu memahami pemrosesan akuntansi di manajemen

Kajian dari kedua fungsi bangunan komersil ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami bentuk ruang sirkulasi, zona fungsi ruang, pola desain sirkulasi ruang dan beberapa

Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa, jika seandainya desain geometri persimpangan dan akses yang diusulkan dalam laporan akhir Master Plan UKP jadi

Dari analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa konsep dan desain Integrasi Terminal dan Pasar di Kabupaten Polewali Mandar menggabungkan dua fungsi bangunan

Kajian dari kedua fungsi bangunan komersil ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami bentuk ruang sirkulasi, zona fungsi ruang, pola desain sirkulasi ruang dan beberapa