Informasi Dokumen
- Sekolah: Universitas
- Mata Pelajaran: Pangan dan Gizi
- Topik: Evaluasi Mutu Cookies Campuran Tepung Kacang Hijau (Phaseolus Radiatus, Linn) dan Beras (Oryza Sativa) sebagai Pangan Tambahan bagi Ibu Hamil
- Tipe: tesis
- Tahun: 2023
- Kota: Jakarta
Ringkasan Dokumen
I. PENDAHULUAN
Bagian pendahuluan menjelaskan latar belakang masalah gizi yang dihadapi oleh ibu hamil di Indonesia. Ibu hamil memerlukan asupan gizi yang lebih tinggi karena perubahan metabolisme tubuh dan risiko gangguan kesehatan. Beberapa masalah gizi utama yang dihadapi adalah Anemi Gizi Besi, Kurang Energi Protein, Kurang Vitamin A, dan Gangguan Akibat Kekurangan Iodium. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan cookies campuran tepung kacang hijau dan beras sebagai pangan tambahan untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil.
1.1. Latar Belakang
Latar belakang penelitian menekankan pentingnya kecukupan gizi bagi ibu hamil dan dampak buruk dari kekurangan gizi terhadap kesehatan ibu dan bayi. Penelitian ini berusaha untuk mengatasi masalah gizi dengan menciptakan produk makanan yang bergizi.
1.2. Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan dan mengevaluasi cookies yang terbuat dari campuran tepung kacang hijau dan tepung beras sebagai pangan tambahan bagi ibu hamil, serta untuk menilai mutu produk yang dihasilkan.
1.3. Manfaat Penelitian
Manfaat dari penelitian ini adalah untuk memberikan alternatif pangan yang bergizi bagi ibu hamil, yang dapat membantu mengatasi masalah gizi di Indonesia dan memberikan kontribusi terhadap kesehatan masyarakat.
II. TINJAUAN PUSTAKA
Tinjauan pustaka mencakup informasi mengenai kebutuhan gizi ibu hamil, karakteristik kacang hijau dan tepung beras, serta proses pembuatan cookies. Pengetahuan ini penting untuk memahami bagaimana kombinasi bahan dapat memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil.
2.1. Ibu Hamil
Ibu hamil memerlukan asupan gizi yang lebih tinggi dibandingkan wanita tidak hamil. Nutrisi yang cukup penting untuk perkembangan janin dan kesehatan ibu. Kekurangan gizi dapat menyebabkan risiko tinggi bagi kesehatan ibu dan bayi.
2.2. Kacang Hijau
Kacang hijau sebagai sumber protein nabati memiliki kandungan gizi yang tinggi, termasuk asam amino esensial. Pengetahuan tentang komposisi kimia kacang hijau penting untuk merumuskan cookies yang bergizi.
2.3. Tepung Beras
Tepung beras merupakan bahan dasar yang umum digunakan dalam pembuatan cookies. Memahami sifat fisik dan kimia tepung beras akan membantu dalam formulasi produk yang diinginkan.
III. METODOLOGI PENELITIAN
Metodologi penelitian menjelaskan bahan dan alat yang digunakan, serta langkah-langkah dalam pembuatan cookies. Ini mencakup proses pengolahan kacang hijau, pembuatan adonan cookies, dan analisis kimia serta fisik dari produk akhir.
3.1. Bahan
Bahan utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah kacang hijau, tepung beras, margarin, dan bahan tambahan lainnya. Pemilihan bahan berkualitas tinggi penting untuk menghasilkan produk yang baik.
3.2. Alat
Alat yang digunakan dalam penelitian ini mencakup mixer, oven, dan alat analisis kimia. Penggunaan alat yang tepat sangat berpengaruh pada hasil penelitian.
3.3. Metode Penelitian
Metode penelitian meliputi perlakuan terhadap kacang hijau, pembuatan cookies, dan analisis mutu. Setiap tahap dilakukan dengan cermat untuk memastikan kualitas produk akhir.
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
Bagian ini menyajikan hasil dari pembuatan cookies dan analisis yang dilakukan. Hasil menunjukkan bahwa cookies yang dihasilkan memenuhi standar gizi yang diharapkan untuk ibu hamil.
4.1. Pembuatan Cookies
Cookies dibuat dengan mencampurkan bahan-bahan sesuai formula yang telah ditentukan. Proses pembuatan meliputi pencampuran, pencetakan, dan pemanggangan.
4.2. Analisis Kimia dan Fisik
Analisis kimia dan fisik dilakukan untuk menguji kadar protein, lemak, dan sifat organoleptik cookies. Hasil analisis menunjukkan cookies memiliki nilai gizi yang baik.
4.3. Uji Organoleptik
Uji organoleptik dilakukan untuk menilai penerimaan konsumen terhadap cookies. Hasil menunjukkan bahwa produk diterima dengan baik oleh panelis.