Unsur unsur golongan utama

66 

Teks penuh

(1)

Unsur – Unsur Golongan Utama

* A

DE

HA

RLE

YAN

A

* R

INA

ND

O A

RFI

TUA

LA

* S

YLV

IA

LEO

NY

(2)

IA

(LOGAM

ALKALI)

Golongan alkali terdiri atas

unsur hidrogen, litium, natrium,

kalium, rubidium, dan sesium.

Semua unsurnya berupa unsur

logam. Logam alkali mampu

bereaksi dengan air, oksigen,

hidrogen, halogen dan belerang.

(3)

 Semua unsur berwujud padat pada suhu

ruangan, kecuali Sesium (Cs) berwujud cair pada suhu di atas 28°

 Unsur Li, Na, dan K sangat ringan. Logam

Natrium termasuk logam lunak sehingga dapat dipotong dengan pisau (seperti gambar)

 konduktor panas yang baik  titik didih tinggi

 permukaan berwarna abu-abu keperakan.

 

 Setiap unsur memiliki warna yang jelas dan khas

, yaitu :

 Litium (Li)  merah  Natrium (Na)  kuning  Kalium (K)  ungu

 Rubidium (Rb)  merah  Sesium (Cs)  biru

Sifat fisika logam alkali

IA

(4)

Sifat kimia logam alkali

 Sangat reaktif

 Dapat membentuk senyawa basa kuat

 Mudah larut dalam air (kelarutannya semakin ke bawah semakin besar)

 Termasuk zat pereduksi kuat (memiliki 1 buah elektron) sehingga mudah mengalami oksidasi  Membentuk kation dengan muatan +1

 Bila dibakar akan mengubah warna nyala api menjadi warna lain, sifat ini yang dapat

dijadikan cara analisis kualitatif logam alkali dan dikenal dengan tes warna nyala.

 Golongan alkali termasuk golongan yang wajib untuk dihapalkan karena termasuk unsur yang banyak membentuk basa dan garam yang banyak ditemukan di laboratorium. Semua unsur adalah pembentuk basa kuat yang pasti ditemukan di setiap laboratorium seperti NaOH dan KOH. Selain pembentuk basa kuat,

persenyawaan logam alkali lainnya adalah garam yang jumlahnya sangat banyak seperti NaCl, NaBr, KCl, dll. Khusus untuk natrium “semua garamnya bersifat larut dalam air”

IA

(5)

MANFAAT LOGAM ALKALI

Litium: Digunakan pada proses yang terjadi pada tungku peleburan logam (misalnya baja)

Digunakan untuk mengikat karbondioksida

dalam sistem ventilasi pesawat dan kapal selam Digunakan pada pembuatan bom hydrogen

Litium karbonat digunakan pada proses perawatan penyakit atau gangguan sejenis depresi

Digunakan sebagai katalisator dalam reaksi organic

Natrium: Digunakan dalam proses pembuatan TEEL (Tetra etil lead)

Digunakan dalam alat pendingin reaktor nuklir Garam dapur (NaCl) digunakan sebagai bumbu masak

Natrium bikarbonat (soda kue) digunakan dalam pembuaran kue

Natrium hidroksida (soda api) digunakan dalam proses pembuatan sabun, kertas, penyulingan minyak, industry tekstil dan industry karet

Natrium florida (NaF) digunakan sebagai anti septic, racun tikus, dan obat pembasmi

serangga (misalnya kecoa)

IA

(6)

MANFAAT LOGAM ALKAKI

Kalium: Kalium Nitrat (KNO3) digunakan dalam pembuatan korek api, bahan peledak, petasan dan pengawetan daging

Kalium Karbonat (K2CO 3) digunakan dalam pembuatan kaca dan sabun

Kalium hydrogen tartrat (KHC4H4O6) yang dikenal dengan krim tartar digunakan sebagai pengembang kue dan sebagai obat.

Kalium sulfat (K2SO4) dan kalium klorida (KCl) digunakan sebagai pupuk

Rubidium: Digunakan sebagai katalis pada beberapa reaksi kimia

Digunakan sebagai sel fotolistrik

Sifat radioaktif rubidium -87 digunakan dalam bidang geologi (untuk menentukan unsure batuan atau benda-benda lainnya)

Cesium: Digunakan untuk menghilangkan sisa oksigen dalam tabung hampa

Karena muda memencarkan electron ketika disinari cahaya, maka cesium digunakan

sebagai keping katoda photosensitive pada sel fotolistrik

IA

(7)

PENGGUNAAN

ALKALI

       Aliasi Na / K : pendingin reaktor atom, aliasi

Li / Pb : pembungkus kabel lunak, Aliasi Li / Al : penambah daya tahan korosi aluminium, Rb dan Cs membentuk aliasi dengan Na dan K : sel

fotolistrik, dan Na : mereduksi TiCl4 menjadi logam Ti.

IA

(8)

KELIMPAHAN ALKALI

        Kelimpahan Golongan IA, 1A, Alkali, di

Alam, Senyawa, Unsur Kimia - Sumber utama logam alkali adalah air laut. Air laut merupakan larutan garam-garam alkali dan alkali tanah

dengan NaCl sebagai zat terlarut utamanya. Jika air laut diuapkan, garam-garam yang terlarut akan membentuk kristal. Selain air laut, sumber utama logam natrium dan kalium adalah deposit mineral yang ditambang dari dalam

IA

(9)

Pengertian

Logam alkali tanah terdiri atas Berilium ,

magnesium , Kalsium , Stronsium , dan

Radium.Unsur Unsur dalam golongan alkali

tanah mempunyai banyak kemiripan sifat

dengan golongan alkali yaitu sama sama

dapat membentuk basa,namun basa yg di

hasilkan lebih lemah.

IIA

(10)

SIFAT FISIKA ALKALI TANAH

Unsur-unsur logam alkali tanah agak

lebih keras, kekerasannya berkisar dari

barium yang kira-kira sama keras

dengan timbal, sampai berilium yag

cukup keras untuk menggores

kebanyakan logam lainnya. Golongan

ini mempunyai struktur elektron yang

sederhana, unsur-unsur logam alkali

tanah mempunyai 2 elektron yang

relatif mudah dilepaskan. Selain energi

ionisasi yang relatif rendah,

keelektronegatifan rata-rata golongan

ini juga rendah dikarenakan ukuran

atomnya dan jarak yang relatif besar

antara elektron terluar dengan inti.

IIA

(11)

Sifat kimia

Dari atas ke bawah logam alkali

tanah semakin reaktif namun

kurang reaktif jika di bandingkan

logam alkali. Hal ini karena jari jari

atom lebih kecil dari jari jari atom

logam alkali.Senyawa alkali tanah

sukar larut dalam air . Kelarutan

logam alkali tanah tergantung

nomor atom ionnya dan jenis

ionnya.

IIA

(12)

Manfaat

Berilium: merupakan logam yang ringan dan

keras. oleh karena itu, paduan tembaga dengan berilium digunakan untuk pegas dan klip

berilium mempunyai penampang lintang dengan daya absorpsi yang kecil terhadap radiasi sehingga digunakan pada industri tenaga nuklir. berilium transparan terhadap sinar X sehingga digunakan dalam tabung sinar X.

Magnesium: digunakan untuk membuat paduan logam (alies) terutama paduan magnesium dengan aluminium. Aliase ini digunauntuk bahan konstruksi pesawat terbang dan mobil karena aliase ini kuat,ringan,tahankorosi,serta tahan asam dan basa.

Kalsium: Senyawa kalsium seperti kapur dan batu kapur banyak digunakan sebagai bahan

bangunan, seperti pada semen yang dibuat dengan memanaskan campuran kapur, pasir, dan tanah liatuntuk membentuk kalsium silikat, kapur juga digunakan untuk membuat karbid. karbid digunakan untuk menghasilkan gas esetilena. Gas esetilena bermanfaat untuk mempercepat pematangan buah

Stronsium : digunakan untuk membuat kembang api aliase Ba-N1 digunakan untuk tabung vakum

IIA

(13)

PENGGUNAAN ALKALI

TANAH

       Be : industri nuklir dan tabung sinar X, Mg :

campuran pembuatan badan pesawat terbang dan mobil, pereaksi Grignard dan pereduksi, Ca : memperkeras timbal, dan senyawa alkali tanah banyak dipakai untuk campuran kembang api.

       Senyawa yang penting CaO (kapur tohor /

gamping) dan Ca(OH)2 : bahan baku industri, pengolahan air limbah dan air sadah, industri gula, dan pembuatan soda.

       CaCO3 : pada industri kertas, makanan dan

gula, campurannya dengan MgCO3 dan

Mg(OH)2 sebagai basa penetral asam lambung (antasida).

       CaSO4 (gips / batu tahu) : sebagai cetakan,

pembalut tulang patah, pembuatan kapur tulis, bahan warna dalam industri cat.

       MgSO4.7H2O (garam inggris) : obat

pencahar. 

IIA

(14)

KELIMPAHAN ALKALI

TANAH

 Di alam unsur-unsur alkali tanah terdapat dalam

bentuk senyawa. Magnesium dan kalsium

terdapat dalam batuan silikat dan aluminosilikat sebagai kationiknya. Oleh karena kation-kation dalam silikat itu larut dalam air dan terbawa oleh air hujan ke laut maka ion-ion Ca2+ dan Mg2+ banyak ditemukan di laut, terutama pada kulit kerang sebagai CaCO3. Kulit kerang dan hewan laut lainnya yang mati berakumulasi membentuk deposit batu kapur. Magnesium

dalam air laut bereaksi dengan sedimen kalsium karbonat menjadi dolomit, CaCO3.MgCO3.

 Mineral utama berilium adalah beril,

Be3Al2(SiO3)6, mutiara dari jenis aquamarin (biru terang), dan emerald (hijau tua). Stronsium

terdapat dalam celestit, SrSO4, dan stronsianat, SrCO3. Barium ditemukan dalam barit, BaSO4, dan iterit, BaCO3. Radium terdapat dalam

jumlah kecil pada bijih uranium, sebagai unsur radioaktif

IIA

(15)

PENGERTIAN BORON

 Golongan III A merupakan golongan yang terdiri

dari logam kecuali Boron (B) Yang bersifat

Metaloid. Konfigurasi elektron dari golongan ini adalah ns2np1 , n≥ 2 dan untuk mencari nomor atom golongan ini dapat digunakan rumus GM-5

IIIA

(16)

SIFAT FISIKA BORON

 Kecenderungan sifat logam golongan IIIA:

 Jari-jari logam cenderung berkurang dari Ga- Tl,

kecuali logam Al

 Jari-jari ion cenderung meningkat dari Al – Tl  Energi ionisasi pertama unsur golongan IIIA

cenderung berkurang dari Al – Tl

 Keelektronegatifan unsur golongan IIIA

cenderung bertambah dari Al – Tl

 Titik cair unsur golongan IIIA cenderung

bertambah dari Ga – Tl, kecuali Al memiliki titik cair yang besar

 Titik didih unsur golongan IIIA cenderung

berkurang dari Al – Tl

 Potensial reduksi negatif menyatakan bahwa

unsur lebih bersifat logam dibandingkan

hidrogen. Energi pengionan dari logam golongan IIIA hampir sama satu sama lain, kecuali energi hidrasi Al3+  merupakan yang terbesar di antara kation golongan IIIA. Hal ini menjelaskan bahwa Al3+ mempunyai potensial reduksi negatif yang paling besar di antara kation golongan IIIA dan bahwa Al adalah logam yang paling aktif.

IIIA

(17)

SIFAT FISIKA BORON

 Sifat menarik dari unsur Ga, In, dan Tl yang

tidak terdapat pada Al adalah kemampuan membentuk ion bermuatan satu. Kemampuan ini menunjukkan adanya pasangan elektron lembam, nS2, dalam atau dari unsur

pasca-peralihan (post-transition). Jadi, sebuah atom Ga dapat kehilangan elektron pada 4p dan

mempertahankan elektron 4s untuk membentuk ion Ga+, dengan konfigurasi elektron [Ar]3d104s2. Kemungkinan ini lebih mudah terjadi pada atom yang lebih berat dalam golongan. Dalam

kenyataannya , talium dengan bilangan oksidasi +1 lebih mantap dalam larutan berair dibanding taliuum dengan bilangan oksidasi +3.

 Ukuran ion yang kecil, besarnya muatan ion,

dan tingginya energi ionisasi menyebabkan logam golongan IIIA umumnya memiliki sifat kovalen yang tinggi ( ion Al3+ tidak dijumpai

kecuali dalam ALF3 padat). Dalam larutan berair, ion Al3+ berada dalam bentuk ion terhidrat

Al(H2O)63+ atau dalam bentuk kompleks lainnya. Al sangat stabil terhadap udara, karena

membentuk lapisan oksida pada permukaannya yang digunakan untuk melindungi logam dari oksidasi lebih lanjut.

IIIA

(18)

SIFAT KIMIA BORON

 Sifat kimia galium serupa dengan aluminium.

Talium mempunyai beberapa kesamaan dengan timbal, misalnya rapatannya yang tinggi (11,85 g/cm3), lunak, dan bersifat racun dari

senyawanya.  Pemanasan unsur golongan IIIA dalam oksigen menghasilkan seskuioksida (M2O3).

 M(s) + O2        M2O3(s)

 Semua logam golongan IIIA  dapat bereaksi

dengan halogen membentuk senyawa trihalida. Fluorida-fluorida Al, Ga, dan In adalah ionik, titik leleh tinggi ( berturut-turut 1290, 950, dan 1170 oC), sukar larut dalam air ( energi kisi tinggi); sedangkan klorida, bromida, dan iodidanya mempunyai titik leleh lebih rendah, bersifat kovalen dengan bilangan koordinasi yang bervariasi. Unsur-unsur golongan IIIA tidak dapat membentuk hidrida secara langsung dengan hidrogen, AlH3 ada dalam bentuk polimer ( AlH3)n, dimana antara atom Al

dihubungkan dengan jembatan hidrogen. AlH3  dibuat dengan mereaksikan LiH dengan AlCl3 dalam pelarut eter, bila LiH berlebih.

 LiH(s) + AlCl3        (AlH3)n(s)        LiAlH

4(s)

IIIA

(19)

MANFAAT BORON

 1. Kegunaan logam aluminium

 Dalam bidang rumah tangga, aluminium banyak

digunakan sebagai peralatan dapur, bahan

konstruksi bangunan dan ribuan aplikasi lainnya dimanan logam yangmudah dibuat, kuat dan ringan diperlukan.

 Walau konduktivitas listriknya hanya 60% dari

tembaga, tetapi ia digunakansebagai bahan transmisi karena ringan.

 Campuran logam aluminium dengan tembaga,

magnesium, silikon,mangan, dan unsur-unsur lainnya untuk membentuk sifat-sifat yang membuataluminium dapat dijadikan sebagai bahan penting dalam konstruksi

pesawatmodern dan roket. Sebagai pelapis pelindung logam lainnya, logam ini jika

diuapkan di vakummembentuk lapisan yang memiliki reflektivitas tinggi untuk cahaya yang tampakdan radiasi panas. Lapisan ini menjaga logam dibawahnya   proses oksidasisehingga tidak menurunkan nilai logam yang dilapisi. Lapisan ini digunakan untukmemproteksi kaca teleskop dan kegunaan lainnya.

IIIA

(20)

MANFAAT BORON

2. Kegunaan logam Galium

semikonduktor, terutama dalam bioda pemancar cahaya

menjadi alloy

3. Kegunaan logam Talium

Beberapa jenis reaksi gelombang dimanfaatkan dalam system komunikasi militer.

Talium sulfat, yang tak berwarna, tak berasa, dan sangat beracun sebagai obat pembasmi hama. Talium yang dihasilkan dari kristal natrium iodida

dalam tabung photomultiplier digunakan pada alat pendeteksi radiasi sinar gamma.

Kristal talium bromoiodide untuk memancarkan radiasi inframerah dan kristal talium oksisulfida untuk mendeteksi campuran talium dengan

raksa membentuk cairan logam yang membeku, pada suhu -60 0C digunakan untuk membuat thermometer suhu rendah dan RELAY.

Dipakai dalam pembuatan roket dan kembang api.

IIIA

(21)

MANFAAT BORON

 4. Kegunaan logam Indium

 Untuk industri layar datar (flat monitor).  Sebagai campuran logam.

 Sebagai batang control dalam reactor atom.

 Senyawa Indium (In) tertentu merupakan bahan

semikonduktor yang mempunyai karakteristik unik.

IIIA

(22)

PENGUNAAN BORON

 Natrium tetraborat pentaidrat (Na 2 B 4 O 7 . 5H 2 O)

yang digunakan dalam menghasilkan kaca

gentian penebat dan peluntur natrium perborat.

 · Asam ortoborik (H 3 BO 3 ) atau asam Borik yang

digunakan dalam penghasilan textil kaca gentian dan paparan panel rata.

 · Natrium tetraborat dekahidrat (Na 2 B 4 O 7 . 10H 2

O) atau yang dikenal dengan nama boras digunakan dalam penghasilan pelekat.

 · Asam Borik belum lama ini digunakan sebagai

racun serangga, terutamannya menentang semut atau lipas.

 · Sebagian boron digunakan secara meluas

dalam síntesis organik dalam pembuatan kaca borosilikat dan borofosfosilikat.

IIIA

(23)

PENGUNAAN BORON

 · Boron-10 juga digunakan untuk membantu

dalam pengawalan reactor nuklir, sejenis pelindung daripada sinaran dan dalam pengesanan neutron.

 · Boron-11 yang dipatenkan (boron susut)

digunakan dalam pembuatan kaca borosilikat dalam bidang elektronik pengerasan sinaran.

 · Filamen boron adalah bahan berkekuatan

tinggi dan ringan yang biasanya digunakan dalam struktur aeroangkasa maju sebagai componen bahan komposit.

 · Natrium borohidrida (NaBH4) ialah agen

penurun kimia yang popular digunakan untuk menurunkan aldehid dan keton menjadi alcohol.

IIIA

(24)

KELIMPAHAN BORON

Aluminium terdapat melimpah dalam kulit bumi, yaitu sekitar 7,6 %.Dengan kelimpahan sebesar itu,

aluminium merupakan unsur ketiga terbanyak

setelah oksigen dan silikon, serta merupakan unsur logam yang paling melimpahtetapi tidak ditemukan dalam bentuk unsur bebas di alam. Walaupun

senyawaaluminium ditemukan paling banyak di alam, selama bertahun-tahun tidakditemukan cara yang ekonomis untuk memperoleh logam aluminium darisenyawanya. Oleh karena itu aluminium tetap merupakan logam yang mahal karena

pengolahannya sukar. Mineral aluminium yang bernilai ekonomis adalahbauksit yang merupakan satu-satunya sumber aluminium. Bauksit

mengandung aluminium dalam bentuk aluminium oksida (Al2O3). Kriloit digunakan padapeleburan aluminium, sedang tanah liat banyak digunakan untuk membuat batubata, keramik. Di Indonesia, bauksit banyak ditemukan di pulau Bintan dan di tayan(Kalimantan Barat). Aluminium (Al) adalah unsur logam yang biasa dijumpai dalam kerak bumi yang terdapat dalam batuan seperti felspar dan mika. Umumnya juga dalam bentuk aluminium silikat dan campurannya dalam logam lain seperti natrium, kalium, furum, kalsium & magnesium. Kelimpahan Aluminium dalam kulit bumi (ppm) sebesar 81,300.

IIIA

(25)

KELIMPAHAN BORON

Galium (Ga) terdapat dalam jumlah yg sedikit di alam, yaitu dalam bentuk bauksit, pirit,

magnetit dan kaolin. Biji Galium(Ga)sangat langka tetapi Galium (Ga)terdapat di logam-logam yang lain. Kelimpahan Galium dalam kulit bumi (ppm) sebesar  15.Indium tidak pernah ditemukan dalam bentuk logam bebas di alam, tetapi dalam bentuk sulfida (In2S3) dan dalam bentuk campuran seng, serta biji tungsten,

timah dan besi. Kelimpahan Indium  dalam kulit bumi (ppm) sebesar  0,1. Di alam talium

terdapat dalam bentuk batu-batuan dan merupakan keluarga logam aluminium yang terdapat dalam bentuk gabungan dengan pirit, campuran seng dan hematit. Kelimpahan

Talium dalam kulit bumi (ppm) sebesar  2.

IIIA

(26)

PENGERTIAN KARBON

Unsur golongan IVA merupakan unsur yang sangat penting, seperti karbon yang merupakan basis dari kehidupan di bumi dan  silikon yang sangat vital bagi struktur fisik bagi lingkungan dalam bentuk kerak bumi.Golongan IVA pada tabel sistem periodik disebut pula golongan karbon karena unsur pertama dan umum

ditemukan.Diantara unsur-unsur Golongan IVA adalah karbon (C), silikon (Si), germanium (Ge), timah (Sn), dan timbal (Pb) yang menunjukkan keanekaragaman yang patut dipertimbangkan dalam hal sifat kimia dan fisiknya.

IV A

(27)

SIFAT FISIKA KARBON

IV A

(KARBON)

Unsur golongan IVA merupakan unsur

yang sangat penting, seperti karbon

yang merupakan basis dari kehidupan

di bumi dan silikon yang sangat vital

bagi struktur fisik bagi lingkungan

dalam bentuk kerak bumi.Golongan IVA

pada tabel sistem periodik disebut pula

golongan karbon karena unsur pertama

dan umum ditemukan.Diantara

unsur-unsur Golongan IVA adalah karbon (C),

silikon (Si), germanium (Ge), timah

(Sn), dan timbal (Pb) yang

(28)

SIFAT KIMIA KARBON

IV A

(29)

SIFAT KIMIA KARBON

IV A

(30)

SIFAT KIMIA KARBON

 6) Reaksi Halogen dengan Nonlogam dan

Metaloid Tertentu Halogen bereaksi secara langsung dengan sejumlah nonlogam dan

metaloid. Unsur nonlogam fosfor dan metaloid boron, arsen, dan stirium (misal Y) bereaksi dengan unsur halogen (X),

 Fluorin mudah bereaksi tetapi iodin sukar

bereaksi. Adapun nitrogen tidak langsung bersatu dengan halogen karena

ketidakaktifannya.

 c. Kereaktifan

 Kereaktifan golongan halogen menurun secara

teratur mulai fluor hingga iod. Kereaktifan ini dikaitkan dengan kemampuannya menerima elektron membentuk ion negatif. . Daya Oksidasi

IV A

(31)

MANFAAT KARBON

IV A

(32)

KEGUNAAN KARBON

 Karbon menjadi unsur yang memiliki banyak

manfaat didunia ini. Berbagai macam

aplikasinya baik dalam bentuk senyawaan maupun dalam bentuk unsur memiliki banyak manfaat. Untuk karbon dalam bentuk

senyawaan adalah sebagai sumber makanan untuk kelangsungan makhluk hidup di bumi, kita tahu bahwa berbagai mcam makanan yang kita konsumsi adalah tersusun atas karbon.

  Hidrokarbon yang merupakan senyawaan

karbon dan hydrogen dipakai untuk bahan bakar, petroleum dipakai untuk produksi gasoline dan kerosin. Celulosa merupakan polimer yang mengandung karbon dalam bentuk katun, wool, linen, dan sutra dipakai sebagai bahan pakaian. Plastik merupakan

sintetik polimer karbon dengan banyak manfaat penggunaan.Karbon dapat membentuk alloy atau paduan logam dengan besi yang

membentuk baja.Karbon hitam dipakai sebagai pigmen dalam tinta, cat, dan dipakai juga

sebagai pengisis dalam industri ban dan

plastic.Karbon dipakai sebagai agen pereduksi dalam berbagai reaksi kimia pada suhu yang sangat tiggi.

IV A

(33)

KELIMPAHAN KARBON

IV A

(34)

DAMPAK KARBON

IV A

(35)

PENGERTIAN NITROGEN

Unsur pada golongan VA adalah Nitrogen (N), dimana bentuk diatomik dari nitrogen adalah unsur yang paling utama dari udara. Unsur-unsur yang lain adalah termasuk Fosfor (P), Arsen (As), Antimon (Sb), Bismut (Bi). Unsur-unsur golongan ini menunjukkan bahwa semua komponen-komponen dari unsur ini mempunyai 5 elektron pada kulit terluarnya, 2 elektron

terletak di subkulit s dan 3 terletak di subkulit p. Oleh karena itu mereka kekurangan 3 elektron di kulit terluarnya.

V A

(36)

SIFAT NITROGEN

V A

(37)

SIFAT NITROGEN

V A

(38)

MANFAAT NITROGEN

Dalam beberapa tahun terakhir, asam fosfor yang mengandung 70% – 75% P2O5, telah menjadi bahan penting pertanian dan produksi tani

lainnya. Permintaan untuk pupuk secara global telah meningkatkan produksi fosfat yang

banyak. Fosfat juga digunakan untuk produksi gelas spesial, seperti yang digunakan pada lampu sodium. Kalsium fosfat digunakan untuk membuat perabotan China dan untuk

memproduksi mono-kalsium fosfat. Fosfor juga digunakan dalam memproduksi baja, perunggu fosfor, dan produk-produk lainnya. Trisodium fosfat sangat penting sebagai agen pembersih, sebagai pelunak air, dan untuk menjaga korosi pipa-pipa. Fosfor juga merupakan bahan penting bagi sel-sel protoplasma, jaringan saraf dan

tulang. Kegunaan fosfor yang terpenting adalah dalam pembuatan pupuk, dan secara luas

digunakan dalam bahan peledak, korek api, kembang api, pestisida, odol dan deterjen. Kegunaan fosfor yang paling umum ialah pada ragaan tabung sinar katoda (CRT) dan

lampu pendar, sementara fosfor dapat

ditemukan pula pada berbagai jenis mainan yang dapat berpendar dalam gelap (glow in the dark).

V A

(39)

PENGGUNAAN NITROGEN

 Nitrogen memiliki berbagai keperluan. Selain

pembuatan ammonia, penggunaan terbesar, digunakan dalam industri nitrogen elektronik untuk flush udara dari tabung vakum sebelum tabung dimeteraikan. Dalam operasi pengerjaan logam, nitrogen digunakan untuk mengontrol tungku atmosfer selama pemanasan dan

pendinginan logam. Nitrogen digunakan untuk membuat berbagai bahan peledak termasuk ammonium nitrate, amonium nitrat,

nitroglycerin, nitrogliserin, nitrocellulose, and nitroselulosa, dan trinitrotoluene (TNT).

trinitrotoluene (TNT). Hal lain digunakan sebagai refrigerant(zat pendingin) baik untuk

pembekuan, perendaman produk makanan dan untuk transportasi makanan, dan dalam bentuk cair digunakan industri minyak untuk

membangun tekanan dalam sumur untuk memaksa. minyak mentah ke permukaan.

V A

(40)

PENGUNAAN NITROGEN

 Penggunaan gas amonia bermacam-macam ada

yang langsung digunakan sebagai pupuk, pembuatan pulp untuk kertas, pembuatan garam nitrat dan asam nitrat, berbagai jenis bahan peledak, pembuatan senyawa nitro dan berbagai jenis refrigeran. Dari gas ini juga dapat dibuat urea, hidrazina dan hidroksilamina.

 Gas amonia banyak juga yang langsung

digunakan sebagai pupuk, namun jumlahnya masih terlalu kecil untuk menghasilkan jumlah panen yang maksimum. Maka dari itu diciptakan pupuk campuran, yaitu pupuk yang

mengandung tiga unsur penting untuk

tumbuhan (N + P2O5 + K2O). Pemakaian yang intensif diharapkan akan menguntungkan semua pihak.

 Nitrogen dapat mempercepat penyulingan

minyak, N2 cair digunakan untuk mendinginkan hasil makanan dan ban yang memakai nitrogen punya banyak manfaat dibanding jika ban yang masih menggunakan angin biasa.

V A

(41)

KELIMPAHAN NITROGEN

V A

(42)

PENGERTIAN OKSIGEN

Oksigen dan belerang merupakan unsur-unsur golongan VIA. Anggota golongan VIA yang lain adalah selenium (Se), tellurium (Te), polonium (Po). Oksigen dan belerang adalah dua unsur yang sangat umum di antara unsur-unsur golongan VI A.

VI A

(43)

SIFAT KIMIA OKSIGEN

 Oksigen membentuk senyawa dengan semua

unsur, kecuali gas-gas mulia ringan. Biasanya oksigen bereaksi dengan logam membentuk ikatan yang bersifat ionik dan bereaksi dengan bukan logam membentuk ikatan yang bersifat kovalen sehingga akan membentuk oksida.

 Terdapat enam macam oksida, yaitu:  a) Oksida asam

 Oksida asam adalah oksida dari unsur nonlogam

dan oksida unsur blok d dengan bilangan oksidasi besar.

  

 d) Oksida netral

 Oksida ini tidak bereaksi dengan asam maupun

basa, misal NO, N2O, dan CO.

 e) Oksida campuran

 Oksida ini merupakan campuran dari oksida

sederhana, misalnya P3O4 merupakan

campuran PbO (dua bagian) dan PbO2 (satu bagian).

 f) Peroksida dan superperoksida

 Oksigen membentuk peroksida H2O2, N2O2 dan

BaO2 dengan bilangan oksidasi oksigen –1 serta RbO2, CsO2 dengan bilangan oksidasi oksigen – 1/2.

 2) Sifat Kimia Belerang

 Belerang hanya memerlukan dua elektron lagi

untuk mencapai konfigurasi s2p4 dari gas mulia. Jika belerang bereaksi dengan logam maka

belerang bertindak sebagai penerima elektron. Belerang mudah bereaksi dengan semua unsur kecuali emas, platinum dan gas mulia. Reaksi-reaksi pada belerang, antara lain seperti

berikut.

VI A

(44)

SIFAT KIMIA OKSIGEN

 Oksida ini merupakan campuran dari oksida

sederhana, misalnya P3O4 merupakan

campuran PbO (dua bagian) dan PbO2 (satu bagian).

 f) Peroksida dan superperoksida

 Oksigen membentuk peroksida H2O2, N2O2 dan

BaO2 dengan bilangan oksidasi oksigen –1 serta RbO2, CsO2 dengan bilangan oksidasi oksigen – 1/2.

 2) Sifat Kimia Belerang

 Belerang hanya memerlukan dua elektron lagi

untuk mencapai konfigurasi s2p4 dari gas mulia. Jika belerang bereaksi dengan logam maka

belerang bertindak sebagai penerima elektron. Belerang mudah bereaksi dengan semua unsur kecuali emas, platinum dan gas mulia. Reaksi-reaksi pada belerang, antara lain seperti

berikut.

VI A

(45)

MANFAAT OKSIGEN

 1.      Oksigen terdapat dalam senyawa oksida

unsur, garam karbonat, basa, asam nitrat, dan asam karbonat. Oksigen digunakan untuk

pernafasan makhluk hidup, pembakaran, oksidator untuk membuat senyawa-senyawa kimia, bahan bakar roket, serta bahan bakar pesawat ruang aangkasa bersama hidrogen.

 2.      Belarang terdapat dalam senyawa H2SO4.

Belerang dimanfaatkan untuk membuat asam sulfat, vulkanisasi karet, membasmi penyakit tanaman, dan senyawa CS2

 3.      Selenium dan Telurium untuk membuat

alloy dan sebagai fotokonduktor. Senyawa

selenium dan telurium digunakan sebagai aditif untuk mengontrol warna kaca. Polonium jarang digunakan karena kelimpahannya sangat sedikit dan bersifat radioaktif.

VI A

(46)

PENGGUNAAN OKSIGEN

 ·       Telurium dapat memperbaiki kemampuan

tembaga dan baja tahan karat untuk digunakan dalam permesinan.

 ·       Pada Timbal yang ditambahkan Telurium

dapat mengurangi reaksi korosi oleh asam sulfat, dan juga memperbaiki kekuatan serta kekerasannya.

 ·       Digunakan sebagai  pelapis besi pada

menara pendingin.

 ·       Telurium juga digunakan dalam campuran

warna keramik.

VI A

(47)

KELIMPAHAN OKSIGEN

 Unsur Ununheksium ini tidak ditemukan di bumi

secara bebas, selain itu unsur ini termasuk unsur radioaktif dengan waktu paruh lebih pendek dari bumi. Sehingga atom-atom dari

unsur-unsur ini jika terdapat di bumi, maka telah  terjadi peluruhan. Unsur-unsur transuranium yang ditemukan dibumi yang sekarang ini

merupakan hasil sintesis melalui reaktor nuklir atau pemerceat partikel.

 Elemen ini tidak dapat diamati di alam secara

bebas.  ilmuwan yang ingin belajar harus

mensintesis dalam sebuah laboratorium. Proses sintesisnya yang mahal membuat ununheksium tidak mungkin diproduksi secara komersil.

Tampilan pertama ununheksium di laboratorium terjadi pada tahun 2000, ketika para peneliti Rusia berhasil menghasilkan sejumlah kecil

dengan membombardir kalsium dengan Kurium. Reaksinya adalah :

 24896 Cm + 4820 Ca 292116 Lv + 4n

VI A

(48)

DAMPAK OKSIGEN

Oksigen mempunyai dampak negatif yaitu dapat menyebabkan kkebakaran, iritasi pada kulit (wujud cair), mempercapat pembsukan buah-buahan dan sayur-sayuran, serta menyebabkan perkaratan. Oksigen dibuat secara industri

dengan cara sulingan bertingkat udara cair dan elektrolisis air. Di laboratorium, oksigen

diperoleh dengan pemanasan campuran MnO2 dan H2SO, pemanasan HgO, pemanasan KCl3, atau pemanasan peroksida.

VI A

(49)

Pengertian

Unsur Halogen adalah unsur-unsur

nonlogam yang reaktif. Halogen terdiri

dari unsur Fluor (F), Klor (Cl), Brom

(Br), Iod (I), dan Astatin (At). Astatin

adalah unsur radioaktif dengan waktu

hidup (

life time

) yang sangat singkat

dan mudah meluruh menjadi unsur

lain. Dalam pembahasan ini, kita

hanya akan membicarakan empat

unsur pertama Halogen. Secara

umum, unsur Halogen bersifat toksik

dan sangat reaktif. Toksisitas dan

reaktivitas Halogen menurun dari

Fluor sampai Iod.

VIIA

(50)

Sifat Fisika Halogen

  semua unsur halogen ada

dalam bentuk molekul diatomik,

yang berwujud gas, cair, dan

padat. F

2

berwujud gas dan

berwarna kuning pucat, Cl

2

berwujud gas dan berwarna hijau

kekuningan, Br

2

berwujud cair

dan berwarna merah coklat dan

I

2

berwujud padat dan berwarna

ungu hitam. Tapi I

2

dapat berubah

wujud pada suhu kamar menjadi

gas berwarna ungu-biru

VIIA

(51)

Sifat Kimia Halogen

 Semua unsur halogen dapat membentuk senyawa

dengan penarikan satu elektron dari luar,

maupunsecara kovalen.Umumnya unsur-unsur halogen memiliki tingkat oksidasi -1, namun demikian halogen dapat pulamemiliki tingkat oksidasi +1, +3, +5 dan +7, kecuali flourin.

 Semua unsur halogen merupakan oksidator yang

sangat kuat. Kekuatan oksidator ini berkurang darifluorin ke iodin.

 Semua unsur halogen dapat bereaksi dengan semua

unsur logam dan beberapa unsur non logam.Fluorin merupakan unsur yang paling reaktif dan

kereaktifannya berkurang untuk unsur-unsur

halogenyang lain sesuai dengan kenaikan nomor atom.

 Semua unsur halogen dapat bereaksi dengan hidrogen

membentuk asam halida (HX).Kecuali fluorin, semua unsur halogen dapat membentuk asam oksi dengan rumus HXO, HXO2, HXO3 danHXO4 yang disebut sebagai asam hipohalit, asam halit, asam halat, dan asam perhalat.

 Unsur-unsur halogen dapat pula bergabung dengan

sesama unsur halogen membenuk senyawa

antarhalogen. Senyawa-senyawa ini dapat dibedakan ke dalam empat kelompok senyawa yaitu :

Kelompok AX, contoh : ClF, BrCl, Icl Kelompok AX3, contoh : ClF3, BrF3, IF3 Kelompok AX5, contoh : BrF5, IF5

Kelompok AX7, contoh : IF7

VIIA

(52)

Manfaat (flour)

Asam flourida digunakan untuk mengukir

(mengetsa) gelas

 

Natrium heksafluoroksilikat ( Na2SiF6)

digunakan untuk bahancampuran pasta gigi.

Natrium fluorida ( NaF ) untuk

mengawetkan kayu.

Belerang hexafluorida ( SF6) sebagai

insulator.

Kriolit ( Na3AlF6) sebagai bahan pelarut

dalam pengolahan bahanalumunium.

Freon-12 ( CF2Cl2) sebagai zat pendingin

pada kulkas dan AC.

Teflon digunakan sebagai pada peralatan

mesin

Create by toni at sman22bdg

VIIA

(53)

Manfaat (Klor)

Asam klorida ( HCl ) digunakan pada industri

logam. Untuk mengekstrasi logam tersebut.

Natrium klorida ( NaCl ) digunakan sebagai

garam dapur.

Kalium klorida ( KCl ) sebagai pupuk tanaman.

Amoniumklorida ( NH4Cl ) sebagai bahan

pengisi batu baterai.

Natrium hipoklorit ( NaClO ) digunakan sebagai

pengelontang( breaching agent ) untuk kain dan kertas.

CaOCl2 sebagai serbuk pengelontang atau

kapur klor.

Kalsium hipoklorit ([Ca( OCl2)2] sebagai zat

disenfekton pada air ledeng.

Kalium klorat (KCl) bahan pembuat mercon dan

korek api.

Seng klorida (ZnCl2) sebagai bahan pematri

(solder)

VIIA

(54)

Manfaat (Brom)

Natrium bromide (NaBr)

sebagai

obat penenang saraf 

Perak bromide (AgBr)

disuspensikan dalam gelatin untuk

film fotografi

Metil bromide(CH3Br)

zat pemadam

kebakaran

Etilen dibromida(C2H4Br 2)

ditambahkan pada bensin untuk

mengubah Pb menjadi PbBr 2

VIIA

(55)

Manfaat (Iod)

Sebagai obat antiseptic

Mengidentifikasi amilum

Kalium Iodat(KIO3)

ditambahkan

pada garam dapur 

Iodoform(CHI3)

merupakan zat

organic

Perak Iodida(AgI)

digunakan dalam

film fotografi

VIIA

(56)

KEGUNAAN UNSUR

HALOGEN

       Fluorin (F) : Freon / CFC (zat pendingin pada

kulkas / AC, pendorong pada spray), teflon (politetra fluoro etena), plastik tahan panas, HF (mengetsa

kaca), NaF (pengawet kayu dari gangguan serangga), Na2SiF6(campuran pembuatan pasta gigi).

       Klorin (Cl) : HCl (industri logam / pembersih

permukaan logam dan pengekstraks logam dari bijihnya), NaCl (bahan masakan dan bahan baku industri kimia), KCl (pupuk tanaman), NH4Cl (pengisi

batu baterai), CaOCl2 (bahan pemutih serat),

Ca(OCl)2 (bahan pembunuh kuman / disinfektan),

KClO3 (bahan pembuat korek api dan mercon),

ZnCl2 (bahan solder / pematri), pelarut organik

kloroform (CHCl3), karbon tetraklorida (CCl4), dan

plastik (poly vinyl chloride = PVC).

       Bromin (Br) : bahan baku pembuat senyawa

NaBr (obat penenang), AgBr (bahan pembuat negatif film), CH3Br (bahan pemadam kebakaran).

       Iodin (I) : KIO3 (pada garam dapur), CHI3 (zat

antiseptik), AgI (dalam film fotografi).

VIIA

(57)

Sifat-sifat Aluminium

 @  Banyak terdapat di alam sebagai

mineral, misal bauksit (Al

2

O

3

.2H

2

O),

kriolit (Na

3

AlF

6

), feldspar

(K

2

O.Al

2

O

3

.3SiO

2

), dan tanah liat

(Al

2

Si

2

O

7

.2H

2

O).

@  Sifatnya yang ringan banyak

dimanfaatkan untuk peralatan rumah

tangga, kerangka pesawat terbang

dan bangunan modern.

@  Berwarna putih mengkilat, daya

hantar panas dan listrik yang baik,

amfoter, tahan korosi (membentuk

lapisan oksida, mencegah reaksi lebih

lanjut), reduktor kuat.

VIIA

(58)

KELIMPAHAN ALUMUNIUM

VIIA

(59)

Pengertian

Gas Mulia (

Noble Gas

) adalah bagian

kecil dari atmosfer. Gas Mulia terletak

pada Golongan VIIIA dalam sistem

periodik. Gas mulia terdiri dari unsur

Helium (He), Neon (Ne), Argon (Ar),

Kripton (Kr), Xenon (Xe), dan Radon

(Rn).

VIIIA

(60)

Sifat Fisika Gas Mulia

Tidak Berwarna, tidak berbau, tidak

berasa, sedikit larut dalam air.

Mempunyai elektron valensi 8, dan

khusus untuk Helium elektron

valensinya 2, maka gas mulia bersifat

kekal dan diberi valensi nol.

Molekul-molekulnya terdiri atas satu

atom (monoatom).

VIIIA

(61)

Sifat Kimia Gas Mulia

1.

Gas mulia sukar bereaksi (bersifat

Inert) karena konfigurasi elektronnya

stabil sehingga jarang di temukan

dalam bentuk senyawa.

2.

Gas mulia sedikit larut dalam

air,kecuali Helium dan Neon karena

ukuran atomnya terlalu kecil.

VIIIA

(62)

Manfaat

Helium digunakan sebagai pengisi balon

gas

Neon digunakan untuk pengisi lampu dan

memberikan warna merah yang terang

Argon digunakan untuk pengelasan logam

Kripton dan Xenon digunakan untuk pengisi

lampu iklan yang berwarna-warni

Campuran 10 % Xe, 89 % Ar, dan 1 % F2

digunakan sebagai lampu emisi untuk

menghasilkan sinar laser.

VIIIA

(63)

KEGUNAAN GAS

MULIA

       Helium (He) : pengisi balon udara (ringan dan

tidak dapat terbakar), isi tabung udara bagi penyelam (80% He + 20% O), He cair : pendingin (refrigerant), pada reaktor nuklir, menciptakan lingkungan yang inert untuk mencegah oksidasi (penyepuhan).

       Neon (Ne) : lampu reklame (warna merah), Ne cair

: pendingin dalam reaktor nuklir, membuat indikator tekanan tinggi, penangkal petir, dan tabung televisi.

       Argon (Ar) : pengisi ruangan dalam bola lampu

listrik biasa karena tidak bereaksi dengan kawat wolfram, menciptakan lingkungan inert, lampu neon (warna merah muda pada tekanan rendah dan biru pada tekanan tinggi).

       Kripton (Kr) : dengan Ar untuk mengisi lampu

fluoresensi, spektrum atom Kr untuk menetapkan ukuran panjang “satu meter” standar, lampu kilat fotografi kecepatan tinggi.

       Xenon (Xe) : pembuatan tabung elektron,

pembiusan pada pembedahan, bahan baku pembuatan senyawa-senyawa xenon.

       Radon (Rn) : bersifat radioaktif, digunakan dalam

terapi radiasi bagi penderita kanker.

VIIIA

(64)

KELIMPAHAN GAS MULIA

VIIIA

(65)

DAMPAK GAS MULIA

VIIIA

(66)

THANK’S FOR

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...