LAPORAN TUGAS AKHIR
PROSEDUR TATA CARA PENEREBITAN SURAT TEGURAN BAGI WAJIB PAJAK PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA
KARANGANYAR
DisusunOleh : AMELIA FERAMASARI
D1513004
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Guna Memperoleh Gelar Ahli Madya (A.Md.) Dalam Bidang Manajemen Administrasi
PROGRAM STUDI DIPLOMA III MANAJEMEN ADMINISTRASI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
PERSETUJUAN
PROSEDUR TATA CARA PENERBITAN SURAT TEGURAN BAGI WAJIB PAJAK PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA
KARANGANYAR
Disusun Oleh : AMELIA FERAMASARI
D1513004
Disetujui Untuk Dipertahankan di hadapan Panitia Ujian Tugas Akhir Program Studi Diploma III Manajemen Administrasi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta
Surakarta,... Pembimbing,
MOTO
”Kalau hari ini kita menjadi penonton bersabarlah
menjadi pemain esok hari” (penulis)
”Harap
an kosong itu lebih menyakitkan
daripada kenyataan yang pahit
sekalipun” (penulis)
PERSEMBAHAN
Penulis persembahkan karya ini kepada: 1. Bapak Ibu tersayang dan tercinta 2. Keluarga besarku semua
3. Temen-temen, sahabatku, serta orang-orang yang aku sayangi semua
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, atas berkat rahmatnya penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini yang berjudul “Prosedur Tata Cara Penerbitan Surat Teguran Bagi Wajib Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Karanganyar”
Penyusunan Tugas Akhir ini bertujuan untuk memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan perkuliahan dan memperoleh gelar Diploma III pada Program Studi Manajemen Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Dalam penyelesaian Tugas Akhir ini, penulis telah banyak mendapat bantuan, bimbingan dan arahan dari berbagai pihak, oleh karena itu, izinkanlah penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
1. Kepada kedua orang tua yang tidak pernah bosan-basan memberikan dukungan dan do’a hingga Tugas Akhir ini dapat diselesaikan.
2. Ibu Prof. Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, M.Si. selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik atas segala bantuannya yang telah memudahkan proses administrasi dalam megurus surat izin riset dalam rangka penyelesaian Tugas Akhir ini.
3. Bapak Drs. Ali, M.Si Selaku Ketua Program Studi Diploma III Manajemen Administrasi dan Sekretaris Jurusan yang telah banyak memberikan motivasi dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini
4. Dra. Hj. Lestariningsih, M.Si. Dosen Pembimbing yang telah banyak memberikan bantuan berupa motivasi dan masukan yang berharga dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini.
6. Bapak Drs. Iskandar Widodo selaku Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Karangayar serta seluruh pegawai, terimakasih atas ijin, bantuan, keramahan, serta pengalaman berharga selama melaksanakan praktik kerja/magang.
7. Seluruh pegawai di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Karanganyar yang telah banyak membantu memberikan data untuk mendukung Penyusunan Tugas Akhir ini
8. Semua pihak yang membantu penulisan dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini yang tidak bisa di sebutkan satu persatu.
BAB II. TINJAUAN PUSTAKA & METODE PENGAMATAN
A. Tinjauan Pustaka ... 5
1. Prosedur ... 5
2. Pajak ... 9
3. Penagihan Pajak ... 17
4. Penagihan Pajak dengan Surat Teguran... 23
B. Metode Pengamatan ... 23
6. Penarikan Kesimpulan... 30
BAB III. DESKRIPSI INSTANSI A. Sejarah Umum KPP Pratama Karanganyar ... 31
B. Wilayah Kerja KPP Pratama Karanganyar ... 32
C. Visi dan Misi KPP Pratama Karanganyar... 34
D. Tugas dan Fungsi KPP Pratama Karanganyar... 35
E. Struktur Organisasi KPP Pratama Karanganyar ... 35
F. Deskripsi Jabatan... 37
B. Pelaksanaan Penagihan Piutang Pajak di KPP Pratama Karanganyar....45
C. Tata Cara Penerbitan Surat Teguran di KPP Pratama Karangnyar... 46
D. Analisis Jadwal Waktu Pelaksanaan Penagihan Piutang Pajak di KPP Pratama Karanganyar ... 50
E. Analisis Prosedur Penagihan Piutang Pajak di KPP Pratama Karanganyar ... 51
F. Kondisi Saat Penerbitan Surat Teguran ... 52
G. Kendala Lapangan Saat Penerbitan Surat Teguran ... 52
H. Contoh Kasus Penerbitan Surat Teguran dengan Surat Paksa ... 53
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan ... 56
B. Saran ... 57
DAFTAR PUSTAKA ... 58 Lampiran
Halaman Gambar 2.1 Model Analisis Interaktif.. ... 25
Gambar 3.1 Struktur Organisasi KPP Pratama Karanganyar... 31 Gambar 4.1. Bagan Alur Penerbitan dan Penyampaian Surat Teguran. ... 44
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1. Jumlah Wajib Pajak di KPP Pratama Karanganyar... 3
Tabel 3.1. Wilayah Kerja KPP Pratama Karanganyar.. ... 28
DAFTAR LAMPIRAN
2. Form Absensi Magang
3. Form Monitoring Magang Minggu Pertama 4. Form Monitoring Magang Minggu Kedua 5. Form Monitoring Magang Minggu Ketiga 6. Form Monitoring Magang Minggu Keempat 7. Surat Keterangan
8. Form Penilaian Magang
9. Standard Operating Procedure (SOP) Tata Cara Penerbitan Dan
Penyampaian Surat Teguran 10.Bagan Alur (Flowchart)
ABSTRAK
KARANGANYAR”. Tugas Akhir : Program Diploma III Manajemen Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. (59 Halaman)
Pengamatan ini dilaksanakan dan difokuskan terhadap pelaksanaan tata cara penerbitan surat teguran pada Kantor Pelayanan Pratama Karanganyar. Pajak merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah yang memberikan kontribusi cukup besar bagi pembiayaan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Penulis memperoleh data yang diperlukan dari hasil pengamatan di lapangan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif yaitu dengan menggambarkan keadaan dilapangan kemudian membandingkan keadaan di lapangan dengan teori-teori yang relevan guna memperoleh hasil yang terkait dengan tata cara penerbitan surat teguran pada Kantor Pelayanan Pratama Karanganyar
Surat teguran merupakan bagian dari serangkaian tindakan penagihan agar penanggung pajak melunasi hutang pajak dan biaya penagihan pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur penagihan piutang pajak di Kantor Pelayaan Pajak Pratama Karanganyar sudah disesuaikan dengan standar prosedur operasi (Standar Operating Procedures) yang dimiliki oleh Direktorat Jenderal Pajak dan diterapkan oleh Jurusita Pajak yang ada di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Karanganyar dan menjadi format KPP Pratama Karanganyar dalam pelaksanaan piutang pajak. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala saat penerbitan surat teguran seperti, surat teguran lama sampai karena lokasi tempat tinggal terpencil atau petugas pos kesuitan menemukan dan kurangnya kesadaran penanggung pajak dalam pembayaran tunggakan pajak lewat surat teguran.
Kata Kunci: Surat Teguran, Wajib Pajak, dan Penagihan Pajak
Amelia Feramasari, D1513004, 2017, “PROCEDURES OF ISSUANCE OF THE STREAM OF TAXES FOR TAXPAYERS AT TAX SERVICE OFFICE PRATAMA KARANGANYAR”. Final Assignment : Diploma III Administrative Management on Faculty of Sosial and Political Science, Sebelas Maret University. (59 pages)
This observation was conducted and focused on the implementation of the procedure of issuing warning letter to the Office of Pratama Karanganyar Service. Tax is one of the original source of Revenue that contributes substantially to the financing of governance and regional development.
The author obtained the necessary data from the results of observation in the field. The data obtained are analyzed descriptively qualitative by describing the situation in the field then compare the situation in the field with the relevant theories in order to obtain the results related to the procedure of issuing warning letter to the Office of Pratama Karanganyar
The warning letter is part of a set of billing actions to allow the taxpayer to pay off the taxes payable and tax collection fees. The result of the research shows that the collection procedure of tax receivable in Pratama Karanganyar Tax Office has been adjusted to standard operating procedure (Procedure of Operating Procedures) owned by Directorate General of Taxes and applied by the existing tax authorities in Tax Office Pratama Karanganyar and become the format of KPP Pratama Karanganyar In the implementation of tax receivables. Nevertheless, there are still some obstacles when issuing warning letters such as old letters of reprimand until the location of a remote residence or postal officer of kesuitan finds and the lack of awareness of the taxpayer in the payment of tax arrears by warning letter.