• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN KULIAH KERJA PRAKTEK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "LAPORAN KULIAH KERJA PRAKTEK"

Copied!
38
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN

KULIAH KERJA PRAKTEK

ANALISIS WEBSITE DINAS PARIWISATA KOTA PALEMBANG MENGGUNAKAN METODE SYSTEM

USABILITY SCALE

Jl. Dr. Wahidin No.3, Talang Semut, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30121

Oleh : Iqbal Kurniawan

(171420159)

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS BINA DARMA 2020

(2)

ii

HALAMAN PENGESAHAN LAPORAN KULIAH KERJA PRAKTEK

Dinas Pariwisata Kota Palembang

Jl. Dr. Wahidin No.3, Talang Semut, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30121

Disusun sebagai salah satu syarat wajib dalam menempuh Mata Kuliah Kuliah Kerja Praktek

Oleh : Iqbal Kurniawan

(171420159)

Palembang, 25 April 2020

Mengetahui, Menyetujui,

Ketua Program Studi Teknik Informatika Dosen Pembimbing,

Alex Wijaya, S. Kom, M.I.T Fatoni, MM., M.Kom.

NIDN. 0203057301 NIDN. 0207077301

(3)

iii

KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, dengan ini kami panjatkan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP) yang berjudul “Analisis Website Pada Dinas Pariwisata Kota Palembang Menggunakan System Usability Scale".

Adapun laporan Kuliah Kerja Praktek tentang " Analisis Website Pada Dinas Pariwisata Kota Palembang Menggunakan System Usability Scale " ini telah dilakukan semaksimal mungkin dan tentunya dengan bantuan dari banyak pihak, sehingga dapat memperlancar proses pembuatan laporan kuliah pengenalan industri. Oleh sebab itu, kami juga ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam pembuatan laporan kuliah pengenalan industri ini.

Akhirnya penyusun mengharapkan semoga dari laporan Kuliah Kerja Praktek tentang " Analisis Website Pada Dinas Pariwisata Kota Palembang Menggunakan System Usability Scale " ini dapat diambil manfaatnya sehingga dapat memberikan informasi terhadap pembaca. Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon kritik dan saran Anda demi perbaikan laporan ini di waktu yang akan datang.

Terima Kasih.

Palembang, 25 April 2020

Penulis

(4)

iv

DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PENGESAHAN ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... iv

DAFTAR GAMBAR ... v

DAFTAR TABEL ... vi

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ... 7

B. Tujuan Magang ... 9

C. Manfaat Magang ... 9

BAB II PROFIL LENGKAP LOKASI MAGANG A. Sejarah Berdirinya Dinas Pariwisata Kota Palembang ... 10

B. Visi Dan Misi ... 11

C. Struktur Organisasi ... 12

D. Tugas Dan Tanggung Jawab ... 13

BAB III KEGIATAN MAGANG A. Hasil Kegiatan Magang ... 17

B. Pembahasan ... 18

C. Rekomendasi ... 30

BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan... 31

B. Saran ... 31

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN Foto Kegiatan Magang ... 33

A. Formulir Pengajuan Judul KKP ... 35

(5)

v

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1 Struktur Organisasi Dinas Pariwisata Kota Palembang ... 13

Gambar 3.1 Tampilan Website Dinas Pariwisata Kota Palembang ... 19

Gambar 3.2 Tools Tampilan Beranda Website ... 19

Gambar 3.3 Tools Tampilan Organisasi Website ... 20

Gambar 3.4 Tools Tampilan Destinasi Website ... 20

Gambar 3.5 Tools Tampilan Sarana Website ... 21

Gambar 3.6 Tools Tampilan Berita Website ... 21

Gambar 3.7 Tools Tampilan Kontak Website ... 22

Gambar 3.8 Tools Tampilan Akses Website ... 22

Gambar 3.9 Tools Tampilan Event Website ... 23

Gambar 3.10 Tools Tampilan Galeri Website ... 23

Gambar 3.11 Tools Tampilan Interface Admin Website ... 24

Gambar 3.12 Tools Tampilan Halaman Admin ... 24

Gambar 3.13 Tools Tampilan Halaman Admin Berita ... 25

Gambar 3.14 Tools Tampilan Halaman Admin Manajemen User ... 22

Gambar 3.15 Penentuan Hasil Penilaian ... 30

(6)

vi

DAFTAR TABEL

Halaman Tabel 3.1 Instrumen Pengujian SUS pada web Dinas Pariwisata ... 26 Tabel 3.2 Karakteristik Responden berdasarkan Asal Sekolah atau Universitas 27 Tabel 3.3 Karakteristik Responden berdasarkan Jenis Kelamin ... 27 Tabel 3.4 Hasil Perhitungan Seluruh Responden ... 28

(7)

7

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Kuliah Kerja Praktek oleh Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Bina Darma yang dilaksanakan di Dinas Pariwisata Kota Palembang, dalam hal ini mahasiswa Bina Darma mendapatkan informasi tentang instansi salah satunya tentang teknologi informasi website Dinas Pariwisata Kota Palembang yang digunakan. Teknologi informasi merupakan salah satu elemen yang berkembang dengan cepat di era globalisasi ini. Peran teknologi informasi semakin luas dengan berkembangnya beberapa media informasi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia akan informasi yang baik salah satunya Website .

Website merupakan kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar, data animasi, suara, video atau gabungan dari semuanya.

Beragam website bermunculan dengan aneka corak dan ragamnya. Mulai dari website yang sederhana dengan hanya mengandalkan beberapa halaman statis HTML sampai website dinamis yang menggunakan teknik pengembangan yang kompleks. (Bekti, 2015)

Website Dinas Pariwisata Kota Palembang dengan alamat URL http://palembang-tourism.com/ yang digunakan untuk memberi informasi destinasi, sarana dan berita tentang Kota Palembang. Untuk Dinas Pariwisata Kota Palembang, website ini merupakan salah satu media pemasaran yang membantu mencapai target dalam jumlah wisatawan yang datang ke Palembang baik dalan kota maupun luar kota untuk meningkatkan pendapatan daerah.

(8)

8

Untuk itu kemudahan dalam mengakses website tidak lepas dari usability website tersebut. Usability yang baik sangat berpengaruh bagi pengguna website, semakin baik usabilitynya semakin mudah pengguna menggunakan website tersebut untuk memberi informasi.

Dalam pembuatan website Usability adalah syarat penting agar suatu website dapat bertahan dalam waktu yang cukup lama. Usability sebuah website perlu dilakukan karena seiring dengan berkembangnya teknologi, pengguna menuntut adanya kenyamanan dan kemudahan dalam sebuah website. Website yang memiliki usability tinggi memiliki peluang yang sangat besar untuk sering dikunjungi oleh para pengguna internet. (Nielsen, 2012)

Usability yang kurang baik dapat disebabkan oleh beberapa faktor dan permasalahan yang dialami pengguna. Jika sebuah situs gagal dalam menunjukkan secara jelas apa yang dapat dilakukan dengan situs tersebut, pengguna cenderung akan langsung meninggalkan situs. Usability dapat juga menjadi faktor yang membedakan pengguna untuk dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik atau tidak dan juga ada tidaknya kepuasan dari pengguna ketika menyelesaikan tugasnya (W. U. Martoyo and F. Suprapto, 2015).

Untuk itu penting bagi website perusahaan atau instansi yang memiliki usability yang baik agar pengguna lebih mudah untuk mempelajari dan menggunakan website dalam menemukan informasi yang diinginkan.

Dari latar belakang diatas maka penulis membuat suatu penelitian dengan topik “ Analisis Website Pada Dinas Pariwisata Kota Palembang Menggunakan Metode System Usability Scale “ agar dapat mengetahui sejauh mana pemanfaatan

(9)

9

website Dinas Pariwisata Kota Palembang oleh mahasiswa Bina Darma maupun Karyawan di Dinas Pariwisata Kota Palembang.

B. Tujuan Magang

Adapun tujuan penulisan laporan penelitian ini adalah:

1. Mengembangkan pengetahuan di bidang Teknologi Informasi.

2. Untuk mengetahui tingkat kemudahan penggunaan website Dinas Pariwisata Kota Palembang yang digunakan sekarang dengan metode system usability scale.

C. Manfaat Magang

Adapun manfaat dari magang ini adalah untuk menambah referensi dan dapat menambah informasi dalam upaya analisis website yang dapat membantu meningkatkan kualitas website.

(10)
(11)

10

BAB II

PROFIL LENGKAP LOKASI MAGANG

A. Sejarah Berdirinya Dinas Pariwisata Kota Palembang

Dinas Pariwisata Kota Palembang dibentuk pada tahun 1991 dengan nama Badan Pariwisata Kota Palembang. Pada tahun 2001, Badan Pariwisata Kota Palembang berubah nama menjadi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Palembang. Pada tahun 2008, terjadi sedikit perubahan nama menjadi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palembang. Pada tahun 2017, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palembang dipecah menjadi 2 dinas, yaitu Dinas Kebudayaan Kota Palembang dan Dinas Pariwisata Kota Palembang. Dinas Pariwisata dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Walikota dan Sekretaris Daerah.

Dinas pariwisata Kota Palembang bertugas untuk membuat perumusan kebijakan teknis, melaksanakan kebijakan sesuai dengan lingkup tugasnya, menyelenggarakan urusan pemerintah dan pelayanan umum, melaksanakan evaluasi dan pelaporan sesuai dengan lingkup tugasnya, melaksanakan administrasi dinas sesuai dengan lingkup tugasnya, dan melakasanakan fungsi lain yang diberikan oleh Walikota terkait dengan tugas dan fungsinnya. (Pariwisata Kota Palembang, 2014)

(12)

11

B. Visi Dan Misi 1. Visi

Dalam rangka mendukung Visi pemerintah kota Palembang “ Palembang Emas Tahun 2018 “, maka ditetapkan Visi yang ingin diwujudkan oleh Dinas Pariwisata Kota Palembang Tahun 2013 - 2018 sebagai berikut :

“Destinasi Wisata Sungai Berbasis Nilai Budaya dalam menunjang Palembang Emas 2018 “

Pengertian:

a. Destinasi Wisata Sungai menjadi tujuan utama Dinas Pariwisata Kota Palembang dalam rangka meningkatkan pembangunan Kota Palembang yang Elok, Palembang Kota Metropolitan bertaraf Internasional.

b. Dinas Pariwisata Kota Palembang memberikan perhatian khusus pada Sungai Musi untuk pengembangan Kepariwisataan dalam rangka menarik wisatawan dalam negeri dan luar negeri. Pengembangan kepariwisataan tidak dapat dipisahkan dengan pelestarian kebudayaan.

2. Misi

Dalam rangka mengantisipasi kondisi dan permasalahan yang dihadapi serta memperhatikan tantangan kedepan dengan memperhitungkan peluang yang dimiliki, maka untuk mencapai Visi Dinas Pariwisata Kota Palembang, dirumuskan menjadi 5 (lima) Misi sebagai berikut :

a. Mengembangkan Destinasi Pariwisata sepanjang Sungai Musi.

b. Melestarikan Nilai Budaya dan Kearifan Lokal Palembang.

(13)

12

c. Meningkatkan pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan yang berbasis kepariwisataan dan kebudayaan.Memperkenalkan Periwisata dan Budaya Palembang ketingkat Nasional dan Internasional.

d. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam mewujudkan Sapta Pesona dan Sadar Wisata.

C. Struktur Organisai

Struktur organisasi dalam setiap perusahaan atau instansi mempunyai karakteristik berbeda sesuai dengan jenis usaha, volume operasi dan luas perusahaan tetapi hal ini yang perlu diperhatikan dalam menyusun struktur organisasi adalah harus lebih fleksibel dan dapat menunjukkan garis-garis wewenang dan tanggung jawab yang jelas antara bagian - bagian di dalam perusahaan. Untuk mencapai tujuan tersebut perlu disusun struktur organisasi yang mengatur tentang pembagian tugas, hubungan kerjasama dari masing -masing komponen dan penggarisan saluran tanggung jawab dari masing - masing pejabat dan suatu organisasi dengan maksud dapat melaksanakan tugas.

Dalam Struktur instansi ini terdapat beberapa Bidang yang mempunyai karyawan masing - masing yang berkaitan agar instansi ini berjalan dengan sesuai yang telah ditentukan. Berikut bagan Struktur Organisasi Dinas Pariwisata Kota Palembang :

(14)

13

Gambar 2.1 Struktur Organisasi Dinas Pariwisata Kota Palembang.

D. Tugas Dan Tanggung Jawab 1. Kepala Dinas.

Kepala Dinas mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan urusan pemerintahan bidang pariwisata berdasarkan ketentuan peraturan perundang - undangan yang berlaku dan petunjuk pelaksanaannya.

2. Sekretaris Dinas.

Sekretaris mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam mengkoordinasikan perencanaan keuangan dan pelaporan serta

(15)

14

menyelenggarakan urusan administrasi umum, perkantoran, kehumasan dan kepegawainan.

3. Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata.

Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan sebagian tugas dinas dibidang Destinasi dan Industri Pariwisata. Untuk melaksanakan tugasnya, bidang Destinasi dan Industri Pariwisata mempunyai tugas sebagai berikut.

a. Penyiapan rumusan kebijakan di bidang pengelolaan pengembangan destinasi pariwisata.

b. Penyiapan bahan penyusunan rencanan dan program, pemantauan, evaluasi, laporan ,dan analisis kegiatan dibidang pengembangan destinasi dan industripariwisata.

c. Koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan sektor pengembangan destinasi wisata budaya, alam, dan buatan serta industry pariwisata dan tata kelola destinasi.

4. Bidang Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia.

Bidang Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia mempunyai tugas yang melaksanakan urusan Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia mempunyai tugas sebagai berikut.

a. Penyiapan dan perumusan di bidang program pengembangan kerjasama kepariwisataan, pengembangan sumber daya manusia kepariwisataan serta pengembangan potensi dan sumber masyarakat.

b. Koordinasi pelaksanaan kebijakan di bidang program pengembangan kerjasama kepariwisataan,pengembangan sumber daya manusia

(16)

15

kepariwisataan serta pengembangan potensi dan sumber daya masyarakat.

c. Pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan urusan di bidang program pengembangan kerjasama kepariwisataan, pengembangan sumber daya manusia kepariwisataan serta pengembangan potensi dan sumber daya manusia.

5. Bidang Ekonomi Kreatif.

Bidang ekonomi kreatif memiliki tugas di bidang Ekonomi Kreatif dan mempunyai tugas sebagai berikut.

a. Pelaksanaan kebijakan dibidang ekonomi pengembangan industry dan ekonomi kreatif berbasis seni, budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pengembagan industry dan kewirausahaan di bidang pariwisata.

b. Memberikan saran dan pertimbangan kepada atasan.

c. Pelaksanaan tugas dan fungsi lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tujuan dan fungsinya.

d. Pelaksanaan koordinasi dan kerjasama dengan instansi terkait.

6. Bidang Pemasaran Pariwisata.

Bidang Pemasaran Pariwisata mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas dinas di bidang Pemasaran Pariwisata. Untuk melaksanakan tugasnya, Bidang Pemasaran Pariwisata mempunyai tugas sebagai berikut.

a. Penyiapan perumusan kebijakan dan strategi pemasaran pariwisata baik luar negeri maupun dalam negeri, sertas bahan promosi dan

informasi pariwisata.

(17)

16

b. Penyiapan bahan penyusunan rencanan dan program, pemantauan, evaluasi laporan dan analisis kegiatan di bidang pemasaran.

c. Koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang pemasaran pariwisata baik luar negeri, dalam negeri serta sarana promosi dan informasi pariwisata.

(18)
(19)

17

BAB III

KEGIATAN MAGANG

A. Hasil Kegiatan Magang Yang Telah Dilakukan

Didalam pelaksanaan kegiatan magang, peraturan yang berlaku pada perusahaan wajib dipatuhi serta bertanggung jawab dalam pelaksanaan tugas yang diberikan oleh atasan maupun pegawai yang bersangkutan. Setiap tugas atau perintah yang diberikan oleh pimpinan instansi harus dilaksanakan dan dipatuhi sebagai bentuk loyalitas kepada instansi serta dapat menambah wawasan kepada mahasiswa selaku pelaksana magang sebagai tambahan ilmu yang belum pernah didapatkan sebelumnya selama mengikuti kegiatan perkuliahan. Adapun Kegiatan Rutin dan Non Rutin yang telah dilaksanakan.

1. Kegiatan Rutin

Adapun kegiatan rutin yang dilaksanakan selama magang di Dinas Pariwisata antara lain :

a. Update berita rutin di web dinas pariwisata sebagai salah satu media pemasaran untuk meningkatkan daya tarik terhadap pariwisata di Palembang.

b. Mengikuti kegiatan apel wajib yang dilaksanakan setiap hari senin sebagai bentuk loyalitas kepada instansi oleh Mahasiswa magang.

2. Kegiatan Non Rutin

Selain kegiatan rutin penulis juga melakukan kegiatan non rutin yang dilaksanakan selama magang di Dinas Pariwisata antara lain :

a. Mengikuti kegiatan dan mendukung event yang diadakan Dinas Pariwisata sebagai loyalitas kepada instansi oleh mahasiswa magang.

(20)

18

b. Mengikuti kegiatan rapat di Dinas Pariwisata dalam membantu meningkatkan daya tarik terhadap pariwisata di Palembang.

c. Melakukan pendataan wisatawan dalam kota dan luar kota yang hadir di setiap event yang diadakan Dinas Pariwisata Palembang sebagai data eveluasi untuk meningkatkan daya tarik terhadap pariwisata di Palembang.

B. Pembahasan

1. Analisis Website Dinas Pariwisata

System Usability Scale merupakan bagian pengujian Usability

dikembangkan sebagai tanggapan terhadap kurangnya solusi yang hemat biaya atau praktis untuk analisis kegunaan kontekstual yang lengkap.

(Brooke, 1996) Sedangkan System Usability Scale pengujian antarmuka yang dilakukan langsung oleh pengguna akhir (end user). (Martoyo &

Falahah, 2015)

2. Metode Pengumpulan Data

Metode Pengumpulan Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Metode dekriptif adalah suatu metode yang mengemukakan masalah dengan cara mengumpulkan data – data yang disajikan untuk mengambarkan karateristik suatu keadaan atau objek penelitian dan mengambil kesimpulan. (Arikunto, 2006)

(21)

19

3. Interface Umum Website Dinas Pariwisata Kota Palembang Tampilan Website Dinas Pariwisata Kota Palembang

Gambar 3.1 Tampilan Website Dinas Pariwisata Kota Palembang Pada Gambar 3.1 merupakan tampilan umum website pada saat pertama masuk halaman website palembang, dengan beberapa tombol menu seperti diatas. Adapun beberapa tombol menu pada tampilan umum website tersebut.

a. Beranda

Gambar 3.2 Tools Tampilan Beranda Webiste

(22)

20

Beranda merupakan tools halaman website yang menampilkan informasi terbaru di website.

b. Organisasi

Gambar 3.3 Tools Tampilan Organisai Website

Organisasi merupakan tools halaman website yang menampilkan informasi tentang visi dan misi Dinas Pariwisata Kota Palembang.

c. Destinasi

Gambar 3.4 Tools Tampilan Destinasi Website

(23)

21

Destinasi merupakan tools halaman website yang menampilkan informasi tentang destinasi wisata di Palembang.

d. Sarana

Gambar 3.5 Tools Tampilan Sarana Website

Sarana merupakan tools halaman website yang menampilkan informasi tentang Biro Pejalanan Wisata yang ada di Palembang.

e. Berita

Gambar 3.6 Tools Tampilan Berita Website

(24)

22

Berita merupakan tools halaman website yang menampilkan informasi tentang berita pariwisata di Palembang.

f. Kontak

Gambar 3.7 Tools Tampilan Kontak Website

Kontak merupakan tools halaman website yang menampilkan informasi tata cara untuk menghubungi admin website Dinas Pariwisata dengan tujuan untuk menjalin hubungan kerjasama dalam hal Pariwisata.

g. Akses

Gambar 3.8 Tools Tampilan Akses Website

(25)

23

Akses merupakan tools halaman website yang menampilkan informasi akses transportasi ke Kota Palembang.

h. Event

Gambar 3.9 Tools Tampilan Event Website

Event merupakan tools halaman website yang memberikan dan menampilkan informasi agenda event yang ada di Kota Palembang.

i. Galeri

Gambar 3.10 Tools Tampilan Galeri Website

(26)

24

Galeri merupakan tools halaman website yang menampilkan foto – foto event dan objeck wisata Kota Palembang.

4. Interface Admin Website Dinas Pariwisata Kota Palembang Interface Admin Website Dinas Pariwisata Kota Palembang

Gambar 3.11 Tampilan Interface Admin

Pada Gambar 3.11 merupakan tampilan Admin website pada saat ingin login website. Adapun tampilan halaman Admin setelah login seperti di bawah ini:

Gambar 3.12 Tampilan halaman Admin

Dari Gambar 3.12 terdapat tools untuk Admin yang sebagai berikut :

(27)

25

a. Berita

Gambar 3.13 Tampilan halaman Berita Admin

Berita merupakan tools halaman Admin yang mempunyai fungsi mengelola berita atau informasi tentang Pariwisata Kota Palembang.

b. Manajemen User

Gambar 3.14 Tampilan halaman Manajemen User

Manajemen User merupakan tools halaman admin yang mempunyai fungsi untuk mengelola data User Admin.

(28)

26

5. Metode Perhitungan System Usability Scale

Untuk menganalisa situs website www.palembang-tourism.com menggunakan metode perhitungan System Usability Scale sebagai dasar untuk memperoleh data analisis website yang efektif dan efisien mengenai situs tersebut. Adapun kuisoner yang akan digunakan untuk pengujian System Usability Scale pada penggunaan website Dinas Pariwisata Kota Palembang tersbut.

Tabel 3.1 Instrumen Pengujian SUS pada web Dinas Pariwisata.

No Intrumen Skala

1. Saya pikir bahwa saya akan lebih sering menggunakan web ini 0 s/d 4 2. Saya menemukan bahwa web ini, tidak harus dibuat serumit ini 0 s/d 4 3. Saya pikir web ini mudah untuk digunakan 0 s/d 4 4. Saya pikir bahwa saya akan membutuhkan bantuan dari orang

teknis untuk dapat menggunakan web ini 0 s/d 4

5. Saya menemukan berbagai fungsi di web ini diintegrasikan dengan

baik 0 s/d 4

6. saya menemukan bahwa web ini lambat proses 0 s/d 4 7. Saya bayangkan bahwa kebanyakan orang akan mudah untuk

mempelajari web ini dengan sangat cepat 0 s/d 4 8. Saya menemukan web ini sangat rumit untuk digunakan 0 s/d 4 9. Saya merasa web ini terlalu ribet digunakan 0 s/d 4 10. Saya perlu belajar banyak hal sebelum saya bisa memulai

menggunakan web ini 0 s/d 4

Pada tabel 3.1 di atas dijelaskan bahwa skala pengujian dimulai dari 0 sampai dengan 4, yang berarti 0 sangat tidak setuju dan 4 sangat setuju terhadap pernyataan System Usability Scale.

6. Penentuan Hasil Perhitungan

Hasil perhitungan seluruh responden dapat dilihat pada tabel dibawah, nilai skala akhir berdasarkan aturan metode System Usability Scale.

(29)

27

Tabel 3.2 Karakteristik Responden berdasarkan Asal Sekolah atau Universitas

No Asal Sekolah / Universitas Jumlah

1 POLITEKNIK PARIWISATA MEDAN 1

2 SMK BSI PALEMBANG 7

3 SMKN 3 PALEMBANG 1

4 SMKN 5 PALEMBANG 3

5 SMKN 8 PALEMBANG 6

6 UNIVERSITAS BINA DARMA 10

7 UNSRI 2

Total 30

Pada Tabel 3.2 Menunjukan responden berdasarkan Asal Sekolah atau Universitas dengan POLITEKNIK PARIWISATA MEDAN 1 orang, SMK BSI PALEMBANG 7, SMKN 3 PALEMBANG 1 orang SMKN 5 PALEMBANG 3 orang, SMKN 8 PALEMBANG 6 orang, Universitas Bina Darma 10 orang, Universitas Sriwijaya 2 orang dengan total jumlah 30 orang.

Tabel 3.3 Karakteristik Responden berdasarkan Jenis Kelamin

No Jenis Kelamin Jumlah Persentase

1 Laki - laki 20 67%

2 Perempuan 10 33%

Total 30 100%

Pada Tabel 3.3 Menunjukan responden berdasarkan Jenis Kelamin dengan 20 responden adalah Laki - laki dan 10 responden adalah perempuan.

(30)

28

Tabel 3.4 Hasil Perhitungan Seluruh Responden

Selanjutnya adalah menentukan nilai rata – rata dari penilaian responden.

Dimana dari 30 responden didapat jumlah nilai sebesar 2612 dan di bagi 30, maka nilai rata – rata yang didapat adalah 87.

Setelah mendapatkan hasil akhir selanjutnya adalah menentukan grade hasil penilaian. Untuk menentukan grade hasil penilaian ada 2 cara yang dapat digunakan. Penentuan pertama dilihat dari sisi tingkat penerimaan pengguna, grade skala dan adjektif rating yang terdiri dari tingkat penerimaan. Penentuan yang kedua dilihat dari sisi percentile range (SUS skor) yang memiliki grade penilaian yang terdiri dari A, B, C, D dan F.

Dari cara penentuan hasil penilaian tersebut maka dapat dilihat hasil penilaian sebagai berikut:

(31)

29

1. Acceptability, Grade Scale, Adjective Rating

Penentuan Acceptability, grade scale, adjective rating digunakan untuk melihat sejauh mana perspective pengguna terhadap website Dinas Pariwisata Kota Palembang. Untuk menentukan Acceptability, grade scale, adjective rating maka dilakukan perbandingan hasil penilaian rata-rata responden sebesar 90 dengan System Usability Scale skor. Untuk itu dari hasil penilaian yang diberikan responden maka hasil penilaian terhadap website Dinas Pariwisata Kota Palembang sebagai berikut:

a. Tingkat penerimaan penggunaan masuk kategori Acceptable.

b. Tingkat grade skala masuk dalam kategori B.

c. Adjektif ratting masuk dalam ktegori Excellent.

Sesuai dengan hasil penilaian tersebut maka website Dinas Pariwisata Kota Palembang dapat digunakan dengan mudah oleh pengguna untuk mendapatkan layanan informasi serta terdapat tiga kategori yaitu not acceptable, marginal dan acceptable.

Sedangakan dari sisi tingkat grade skala terdapat enam skala yaitu A, B, C, D, F dan dari adjektif rating terdiri dari worst imaginable, poor, ok, good, excellent dan best imaginable seperti yang diperlihatkan pada gambar dibawah ini.

(32)

30

(Bangor, Kortum & Miller, 2009)

Gambar 3.15 Penentuan Hasil Penilaian

Berdasarkan ketentuan penentuan hasil penilaian System Usability Scale skor maka hasil penilaian responden terhadap website Dinas Pariwisata Kota Palembang sebesar 87 berada pada grade B, sehingga website Dinas Pariwisata Kota Palembang yang digunakan sekarang dinilai mudah oleh pengguna untuk mendapatkan layanan informasi tentang Pariwisata Kota Palembang.

C. Rekomendasi

Adapun rekomendasi dari pembahasan diatas adalah untuk menambah referensi atau informasi dalam kemudahan website, sehingga dapat membantu meningkatkan kualitas mutu website agar dapat memenuhi tujuan dari pembuatan website tersebut.

(33)
(34)

31

BAB IV PENUTUP

A. Kesimpulan

Sytem Usability Scale dapat dijadikan sebagai alat evaluasi penilaian website yang terukur dan terstruktur secara akurat. Memiliki beragam cara dalam menentukan hasil evaluasi penilaian seperti yang diperlihatkan ketika melakukan analisis penilaian website Dinas Pariwisata Kota Palembang. Dari hasil analisis penilaian yang dilakukan terhadap website Dinas Pariwisata Kota Palembang mendapatkan skor 87 yang berarti website Dinas Pariwisata Kota Palembang dinyatakan acceptable termasuk dalam grade B dengan rating excellent, sehingga website Dinas Pariwisata Kota Palembang dapat digunakan dengan mudah oleh pengguna untuk mendapatkan layanan informasi tentang Pariwisata Kota Palembang.

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan, maka Saran yang penulis rekomendasikan adalah untuk tingkat Usability website Dinas Pariwisata Kota Palembang sudah baik, tetapi website ini harus tetap diperbarui tingkat kemudahan pengguna agar tetap memberikan pelayanan yang mudah mendapatkan informasi dan terupdate.

(35)

32

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi. 2006. Metodelogi Penelitian. Bina Aksara. Yogyakarta.

Bangor, A., Kortum, P. T., & Miller, J. 2009. Determining what individual SUS Scores mean: Adding an adjective rating scale. Journal of usability studies, 114-123.

Bekti, Humaira. 2015. Mahir Membuat Website dengan Adobe Dreamweaver CS6, CSS, dan JQuery. Yogyakarta.

Brooke, J. 1996. SUS – A quick and dirty usability scale. United Kingdom:

Redhatch Consulting Ltd.

Nielsen, jakob. Usability 101 : Introduction to usability.http://www.nngroup.com/articles/usability-101-introduction-to- usability/. (di akses tanggal 26 Februari 2020)

Palembang-tourism.Visi dan Misi Dinas Pariwisata Kota Palembang.https://www.palembang-tourism.com/statis-29-

visidanmisi.html/. (di akses tanggal 2 Maret 2020)

W. U. Martoyo and F. Suprapto, “ Kajian Evaluasi Usability dan Utility pada Situs Web,” SESINDO 2015, vol. 8, 2015.

(36)

33

LAMPIRAN

A. Foto Kegiatan Magang

Event Pariwisataan Bidar Mini yang dilakukan pada tanggal 15 Maret 2020

(37)

34

Rapat Dinas Pariwisata Kota Palembang untuk mengadakan event Bidar Mini

Kegiatan Senam Rutin Dinas Pariwisata Kota Palembang

(38)

35

B. Formulir Permohonan Pengajuan Judul KKP

Gambar

Gambar 2.1 Struktur Organisasi Dinas Pariwisata Kota Palembang.
Gambar 3.1 Tampilan Website Dinas Pariwisata Kota Palembang  Pada Gambar 3.1 merupakan tampilan umum website pada saat pertama  masuk  halaman  website  palembang,  dengan  beberapa  tombol  menu  seperti  diatas
Gambar 3.4 Tools Tampilan Destinasi Website
Gambar 3.6 Tools Tampilan Berita Website
+7

Referensi

Dokumen terkait

Seluruh staff HRD yang telah banyak membantu dalam hal pengaturan jadwal induksi semua departemen selama.. pelaksanaan Praktek Kerja Profesi Apoteker di

5.1.1 Metode perawatan luka modern menjaga kondisi sekitar luka tetap lembab untuk proses penyembuhan yang lebih cepat sementara metode konvensional lebih pada kondisi

[r]

- Babak final diikuti oleh 10 (sepuluh) grup terbaik dengan membawakan lagu wajib dan 1 (satu) lagu pilihan yang berbeda dari yang telah dibawakan pada babak penyisihan. - Pada

[r]

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN 2012.. Efektivitas Model Kooperatif Tipe STAD Terhadap Kemampuan Menganalisis Unsur Intrinsik Cerpen ‘HORJA’ Karya Hasan Al -Banna oleh Siswa

Lingkungan perpustakaan USU memiliki tingkat kenyamanan yang sesuai dilihat dari gedung perpustakaan yang meliputi ruang perpustakaan yang terdapat pencahayaan, ruangan