• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK SECANG (Caesalpinia sappan L.) TERHADAP KUALITAS DODOL GARUT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK SECANG (Caesalpinia sappan L.) TERHADAP KUALITAS DODOL GARUT"

Copied!
56
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2.1. Syarat Mutu Berbagai Jenis Dodol
Gambar 2.1. Struktur Brasilin (Anonim4, 2009)
Gambar 2.2.  Kerangka Berpikir Penggunaan Ekstrak Secang (Caesalpinia sappan L.) pada Produk Olahan Dodol Garut
Gambar 3.1. Diagram Alir Proses Pembuatan Bubuk Ekstrak Secang
+7

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol kayu secang ( Caesalpinnia sappan L.) yang telah disimpan selama kurang lebih 1

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol kayu secang ( Caesalpinnia sappan L.) yang telah disimpan selama kurang lebih 1

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol kayu secang (Caesalpinia sappan L.) yang telah disimpan selama kurang lebih satu tahun terhadap

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol kayu secang (Caesalpinia sappan L.) yang telah disimpan selama kurang lebih satu tahun terhadap

antioksidan terlihat bahwa ekstrak daun maupun ekstrak metabolit sekunder fungi endofit yang berhasil diisolasi dari daun Secang ( C. sappan L.) dapat menghasilkan

Dari Grafik 2 terlihat bahwa ekstrak kulit kayu secang mampu menghambat aktivitas enzim xantin oksidase yang cukup tinggi, sedangkan allopurinol sebagai obat

Hasil penelitian dengan uji DPPH menghasilkan aktivitas antioksidan sangat kuat pada perlakuan K1S3 (kayu manis 3gr dan kayu secang 8gr) dengan parameter IC 50

Pada uji kuantitatif aktivitas antioksidan kayu secang dan kayu manis dilakukan dengan cara membuat larutan induk terdahulu yaitu melarutkan 0,01 gram ekstrak kayu