• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

(1)

9

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1.Konsep Dasar Sistem

Aparatur Sipil Negara Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 11Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil Bab 1 Ketentuan Umum pasal 1 ayat ke-3 “Pegawai Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disebut Pegawai ASN adalah pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian dan diserahi tugas dalam suatu jabatan pemerintahan atau diserahi tugas negara lainnya dan digaji berdasarkan peraturan perundang -undangan.

2.1.1.Pengertian Sistem

Secara garis besar sistem merupakan suatu kumpulan komponen dan elemen yang saling terintegrasi, komponen yang terorganisir dan bekerja sama dalam mewujudkan suatu tujuan tertentu.

Menurut Sutanto dalam Djahir dan Pratita (2015:6) menjelaskan bahwa “sistem adalah kumpulan/grup dari subsistem/ bagian/ komponen apapun, baik fisik ataupun nonfisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara baik harmonis untuk mencapai satu tujuan tertentu”.

Sedangkan menurut Mulyani (2016:2) mengemukakan bahwa “sistem dapat diartikan sebagai sekumpulan sub sistem, komponen ataupun elemen

(2)

yang saling bekerja sama dengan tujuan yang sama untuk menghasilkan output yang sudah ditentukan sebelumnya”.

Menurut Hutahaean (2015:2) mengatakan bahwa “sistem adalah suatu jaringan yang bekerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan kegiatan atau untuk melakukan sasaran yang tertentu”.

Berdasarkan pendapat dari para ahli diatas, dapat disimpulkan bahwa sistem merupakan sekumpulan komponen-komponen dari subsistem yang saling bekerja atau melakukan kegiatan yang sama dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan untuk menghasilkan output dalam mencapai tujuan tertentu.

Menurut Romney dan Steinbart (2015:3) menjelaskan bahwa Sistem adalah rangkaian dari dua atau lebih komponen-komponen yang saling berhubungan dan saling yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Sebagian besar sistem merupakan terdiri dari sub sistem yang lebih kecil yang mendukung untuk sistem yang lebih besar.

Menurut Mulyadi (2016:5) mengemukakan bahwa Sistem adalah suatu jaringan prosedur yang dibuat menurut pola yang terpadu untuk melaksanakan kegiatan pokok perusahaan”

Menurut Jaluanto (2016:1) menjelaskan bahwa sistem adalah suatu kumpulan dari komponen-komponen yang membentuk satu kesatuan.

(3)

” Informasi adalah transpormasi nilai-nilai serta menjelaskan sesuatu yang bertujuan mencerdaskan dan mencerahkan manusia, dan dalam proses penyampaiakan informasi tersebut sesuai dengan kadar pemikiran masa” (Agustin, 2019:23).

Menurut Romney Dan Steinbart (2015:4) , menyatakan bahwa Informasi (information) adalah sebuah data yang telah dikelola dan diproses untuk memberikan arti dan memperbaiki proses pengambilan keputusan. Informasi sangat penting dalam suatu organisasi.

“ Informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi si penerima dan mempunyai nilai yang nyata yang dapat dirasakan dalam keputusan – keputusan yang sekarang atau keputusan – keputusan yang akan datang” (Gardon B Darwis, (2015:8).

Menurut Rudy Bretz (2019:24) dalam bukunya “A Taxonomy of Communication Media” Menyatakan informasi adalah apa yang harus dipahami.

Menurut Gardon B. Darwis (2019:24) dalam buku sistem informasi manajemen : “informasi adalah sebuah data yang telah diproses dalam suatu bentuk yang mempunyai arti bagi si penerima dan mempunyai nilai nilai nyata dan bermanfaat bagi keputusan saat itu atau keputusan mendatang”.

Menurut Tata Sutabri (2016:25) “ informasi adalah data yang telah diklasifikasi atau diolah atau di interpretasi untuk digunakan dalam pengambilan proses keputusam sistem pengolahan informasi mengolah data

(4)

menjadi informasi atau mengolah data dari bentuk tak berguna menjadi berguna bagi penerimanya”.

2.1.3 Pengertian Sistem Informasi

Sistem informasi merupakan sebuah aplikasi computer yang digunakan untuk mendukung operasi dari suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatan computer, perangkat lunak, dan data

“ sistem informasi itu adalah cara-cara yang diorganisasi untuk mengumpulan, memasukan dan mengolah serta menyimpan data dan cara-cara yang diorganisasikan untuk menyimpan mengelola, mengendalikan dan melaporkan informasi sedemikan rupa sehingga sebuah organisasi dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan” (Krismaji,2015:15).

Menurut Aswati dkk dalam Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 2 (2015:80) Sistem Informasi merupakan seperangkat fungsi operasional manajemen kepada yang mampu untuk menghasilkan suatu keputusan yang tepat, cepat dan jelas sehingga menjadi suatu susunan yang disusun secara sistematik dan teratur.

Menurut Andy Nur Rachman Jurnal Siliwangi Vol.4. No.2, 2018 Seri Sains dan Teknologi menyatakan bahwa Sistem Informasi adalah Sistem Informasi adalah cara-cara untuk mengumpulkan, memasukkan, dan mengolah serta menyimpan data, dengan cara mengendalikan, dan melaporkan informasi sedemikian rupa sehingga sebuah organisasi dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

(5)

Menurut Mc Leod mengemukakan bahwa “sistem informasi merupakan sistem yang mempunyai kemampuan untuk mengumpulkan informasi dari semua sumber dan menggunakan berbagai media untuk menampilkan suatu informasi tersebut” ( Agustin,2019:27).

Menurut Tafri D. Muhyuzir mengemukakan bahwa “sistem informasi merupakan data yang akan dikumpulkan, dikelompokkan, dan akan dikelola sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah satu kesatuan informasi yang saling terkait dan saling mendukung sehingga menjadi suatu informasi yang berharga bagi yang menerimanya” ( Agustin, 2019:27)

Menurut O’Brie menyatakan bahwa “sistem informasi adalah suatu kombinasi teratur dari people(orang), hardware(perangkat keras), software (piranti lunak), computer networks dan data communications (jaringan komunikasi), dan database (basis data) yang mengumpulkan, mengubah suatu informasi dan menyebarkan informasi didalam suatu bentuk organisasi” (Agustin, 2019:27)

2.1.4. Karakteristik sistem

Suatu sistem mempunyai ciri-ciri karakteristik yang terdapat pada sekumpulan elemen yang harus dipahami dalam megidentifikasi pembuatansistem. Adapun karakteristik sistem (Hutahaean, 2015:3) yang dimaksud adalah sebagai berikut:

(6)

Sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi dan bekerja sama untuk membentuk satu kesatuan. Komponen sistem dapat berupa sub sistem atau bagian-bagian dari sistem..

2. Batasan sistem (boundary)

Daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem lainnya atau dengan lingkungan luar dinamakan dengan batasan sistem. Batasan sistem ini memungkinkan sistem dipandang sebagai satu kesatuan dan juga menunjukkan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut.

3. Lingkungan luar sistem (environment)

Apapun yang berada di luar batas dari sistem dan mempengaruhi sistem tersebut dinamakan dengan lingkungan luar sistem. Lingkungan luar yang bersifat menguntungkan wajib dipelihara dan yang merugikan harus dikendalikan agar tidak mengganggu kelangsungan sistem.

4. Penghubung sistem (interface)

Media penghubung diperlukan untuk mengalirkan sumber-sumber daya dari sub sistem ke sub sistem lainnya dinamakan dengan penghubung sistem.

5. Masukkan sistem (input)

Energi yang dimasukkan ke dalam sistem dinamakan dengan masukan sistem (input) dapat berupa perawatan dan masukan sinyal. Perawatan ini berfungsi agar sistem dapat beroperasi dan masukan sinyal adalah energi yang diproses untuk menghasilkan keluaran (output)

(7)

Hasil dari energi yang telah diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dinamakan dengan keluaran sistem (output). Informasi merupakan contoh keluaran sistem.

7. Pengolah sistem

Untuk mengolah masukan menjadi keluaran diperlukan suatu pengolah yang dinamakan dengan pengolah sistem.

8. Sasaran sistem

Sistem pasti memiliki tujuan atau sasaran yang sangat menentukan input yang dibutuhkan oleh sistem dan keluaran yang dihasilkan.

2.1.5. Pengertian Pengajuan

Berdasarkan keputusan Nomor 18/PUU-XV/2017 dalam perkara pengujian Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang perbendaharaan Negara terhadap Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Pengaju atau Pemohon itu adalah pemohon harus mengerti adanya perorangan yang mempunyai kepentingan sama sedang mengajukan apabila kemungkinan.pemohon digabungkan dalam satu perkara Uji Materi Pasal 40 nomor 1/2004 tentang UUD 1945

2.1.6. Pengertian Pensiunan

Menurut berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol.13 No 1,Juni 2017 menjelaskan bahwa Pensiun merupakan suatu hal yang pasti akan dialami oleh pegawai negeri maupun swasta jika sudah memasuki usia non produktif atau usia senja yang sudah berkurang frekuensi pekerjaan yang bisa dilakukan. Pensiun atau jaminan hari tua merupakan suatu upaya pemerintah atau lembaga

(8)

yang bertujuan untuk memberikan penghasilan kepada semua pegawai atau karyawan yang telah setia mengabdi dan berjasa kepada negara atau lembaga Tayibnapis (1994)

2.1.7. Pengertian PNS

Menurut Yuridika Volueme 31 No.2 mei 2016 PNS ( pegawai negeri sipil) adalah warga negara indonesia yang memenuhi syarat tertentu, diangkat sebagai pegawai aparatur sipil negara secara tetap oleh penjabat pembina kepegawaian untuk menduduki jabatan pemerintah.

Aparatur Sipil Negara Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 11Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil Bab 1 Ketentuan Umum pasal 1 ayat ke-3 “Pegawai Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disebut Pegawai ASN adalah pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian dan diserahi tugas dalam suatu jabatan pemerintahan atau diserahi tugas negara lainnya dan digaji berdasarkan peraturan perundang -undangan.

2.1.8 Website

Menurut Puspitosari dalam Kesuma & Rahmawati (2017:3) bahwa “Website itu adalah halaman informasi yang disediakan melalui jalur internet sehingga bisa diakses diseluruh dunia, selama terkoneksi dengan melalui jaringan internet”

Bahwa Berdasarkan penjelasan diatas itu penulis dapat menyimpulkan bahwa Website itu adalah sebuah aplikasi yang berisikan terdiri dari

(9)

dokumen-dokumen multimedia teks, gambar, suara, video dan bisa diakses oleh seluruh dunia dengan melalui jaringan internet.

a. Www (World Wide Web)

Menurut Fathansyah dalam Prayitno & Safitri ( 2015:2) menjelaskan bahwa,“World Wide Web (WWW atau web) merupakan sistem informasi terdistribusi yang berbasis hypertext “

Berdasarkan, bahwa penjelasan yang diatas itu penulis dapat menyimpulkan bahwa www itu adalah ada pada web server yang dapat diakses dari suatu jaringan browser.

b. Web browser

Menurut Winarno dan Utomo dalam Prayitno & Safitri (2015:2) mengatakan bahwa, web browser adalah alat yang digunakan untuk melihat halaman web .

bahwa, web browser itu adalah suatu perangkat lunak web editor keluaran Adobe System yang akan digunakan untuk membangun atau mendesign suatu website tersebut dengan fitur- fitur yang menarik dan sangat mudah dalam penggunaannya tersebut (Sadeli dalam Wasiyanti & Talaohu 2016:50).

Berdasarkan dari penjelasan menurut para ahli diatas tersebut penulis itu dapat menyimpulkan bahwa Web browser itu adalah suatu alat yang akan digunakan untuk melihat suatu halaman web dengan menggunakan fitur- fitur yang menarik dan sangat mudah dalam penggunaannya tersebut

(10)

2.1.9. Bahasa pemrograman

a. HTML (Hypertext Markup Language)

bahasa standar yang akan digunakannya masih sangat standar yang digunakan untuk menampilkan halaman web adalah pengertian dari HTML (Hidayatullah dan kawistara, 2017:15).

b.PHP

Bahasa pemrograman berbasis web yang memiliki file dengan extensi file.php dan tidak dapat diakses tanpa adanya web server adalah PHP. Menurut Hidayatullah dan Kawistara dalam bukunya yang berjudul Pemrograman Web (2017:223) mengatakan bahwa “PHP Hypertext Preprocessor adalah suatu bahasa scripting khususnya digunakan untuk membuat web development”.

Menurut MADCOMS (2016:186) bahwa “PHP (Hypertext Preprocessor) adalah aplikasi Open Source yang berfungsi untuk memudahkan manajemen MySQL. Dengan menggunakan PhpMyAdmin, dapat membuat database, membuat tabel, meng-insert, menhapus dan meng-update data dengan GUI dan terasa lebih mudah, tanpa perlu mengetikkan perintah SQL secara manual”

c. CSS

CSS (cascading style sheet) itu merupakan salah satu Bahasa pemrograman web yang digunakan untuk mempercantik halaman web dan mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam (Bekti 2015:47).

(11)

Wahana Komputer (2015:2), menjelaskan bahwa “CSS atau cascading style sheet adalah sekumpulan kode pemrograman web yang berfungsi untuk mengendalikan beberapa komponen di dalam web sehingga menjadi tampak seragam, berstruktur, dan teratur”.

d. Sublime Tex

Menurut Faridl (2015:3) mengatakan bahwa Sublime text adalah teks editor yang berbasis Python, sebuah teks editor yang elegan, kaya fitur, cross platform, mudah dan simpel yang cukup terkenal di kalangan developer (pengembang), penulis dan desainer. Para programmer biasanya menggunakan sublime text untuk menyunting source code yang sedang ia kerjakan. Sampai saat ini sublime text sudah mencapai versi 3.

Sublime text mempunyai beberapa keunggulan-keunggulan yang dapat membantu pengguna dalam suatu membuat sebuah web development. Berdasarkan definisi di atas, dapat disimpulkan sublime text adalah suatu aplikasi yang digunakan untuk membangun sebuah web.

2.1.10.Basis Data

a. Sukamto dan Shalahuddin (2018:43) menyatakan bahwa Basis data adalah sistem yang komputerisasi yang tujuan utamanya adalah memelihara data yang sudah ada yang diolah atau informasi dan membuat informasi tersedia saat dibutuhkan.”

Elex Media Komputindo (2016:54), “Database adalah tempat untuk menyimpan data dan nantinya data ini bisa anda ambil lagi. Tanpa database, aplikasi akan kesulitan menyimpan data tersebut.

(12)

b . Mysql

Menurut Priyanto Hidayatullah dan Jauhari Khairul kawistara (2015:180) “MySQL adalah salah satu aplikasi DBMS yang sudah banyak digunakan oleh para pemrogram aplikasi web.”

c. PhpMyAdmin

Menurut Hikmah (2015:2) menjelaskan bahwa “PhpMyAdmin merupakan aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat database, pengguna (user), memodifikasi tabel, maupun mengirim database secara cepat dan mudah tanpa harus menggunakan perintah (command) SQL”

d. Xampp

Menurut Raharjo (2018:20) menyatakan bahwa“ XAMPP adalah software yang membungkus Apache HTTP Server, MariaDB, PHP dan Perl. Dengan menggunakan XAMPP installasi paket software yang dibutuhkan untuk proses pengembangan web (Apache HTTP Server, MariaDB dn PHP) dapat dilakukan dengan sangat mudah, tanpa harus dilakukan secara terpisah (sendiri-sendiri)”.

2.1.11. Model Pembangunan Perangkat Lunak

Metode yang penulis pilih sebagai dasar untuk menentukan pembuatan aplikasi berdasarkan model pengembangan perangkat lunak yaitu model air terjun 7 (waterfall). Menurut sukamto dan Shalahuddin (2016:28), “Model air terjun menyediakan pendekatan alur hidup perangkat lunak secara sekuensial

(13)

atau terurut dimulai dari analisis,desain pengodean,pengujian dan tahap pendukung (support)”.

sumber : Sukamto dan shalahudin (2016:29)

Gambar II. 1 Metode Waterfall

Adapun metode air terjun menurut Sukamto dan Shalahuddin (2016:29) yaitu:

a. Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak

Proses pengumpulan kebutuhan dilakukan secara insentif untuk menspesifikasikan kebutuhan perangkat lunak agar dapat dipahami perangkat lunak seperti apa yang dibutuhkan oleh user. Spesifikasi kebutuhan perangkat lunak pada tahap ini perlu untuk didokumentasikan. b. Desain

Desain perangkat lunak yang dihasilkan pada tahap ini juga perlu didokumentasikan.

c. Pembuatan Kode Program

Desain harus ditranslasikan ke dalam program perangkat lunak. Hasil dari tahap ini adalah program komputer sesuai dengan desain yang telah dibuat pada tahap desain.

(14)

Pengujian fokus pada perangkat lunak secara dari segi logic dan fungsional serta memastikan bahwa semua bagian sudah diuji. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kesalahan (error) dan memastikan keluaran yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan.

e. Pendukung (support) atau Pemeliharaan (maintenance)

Tidak menutup kemungkinan sebuah perangkat lunak mengalami perubahan ketika sudah dikirimkan ke user. Perubahan bisa terjadi karena adanya kesalahan yang muncul dan tidak terdeteksi saat pengujian atau perangkat lunak harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Tahap pendukung atau pemeliharaan dapat mengulangi proses pengembangan mulai dari analisis spesifikasi untuk perubahan perangkat lunak yang sudah ada, tapi tidak untuk membuat perangkat lunak baru.

2.1.12. Jurnal Terkait

Berikut beberapa jurnal dari hasil penelitian dan pembahasan yang digunakan oleh penulis :

1. Jurnal penelitian Vol. 8 No. 1 (2018), yang disusun oleh Ade Hermawan dan Linda Puspaningsih dengan berjudul “Pelayanan Pensiun Pegawai Negeri Sipil Yang Mencapai Batas Usia Pensiun Pada Kantor Regional Viii Badan Kepegawaian Negara Banjarmasin” mengatakan bahwa Prosedur pelayanan pensiun pegawai negeri sipil yang mencapai batas usia pensiun pada Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Negara Banjarmasin dimulai dengan usulan pensiun oleh Badan Kepegawaian Daerah provinsi dan Kabupaten/ kota, penerimaan berkas usul pensiun, penganggendaan berkas usul pensiun, pengecekan kelengkapan berkas usul pensiun,

(15)

meregister dan mencetak SK pensiun, pemeriksaan kembali SK pensiun, penandatanganan SK pensiun, menstempel dan mengarsipkan SK pensiun, membuat surat pengantar kepada Badan Kepegawaian Daerah sebagai pengusul pensiun pegawai, dan menyerahkan SK pensiun pegawai negeri sipil kepada Badan Kepegawaian Daerah sebagai pengusul pensiun pegawai negeri sipil. 2. Kualitas pelayanan pensiun PNS yang memasuki batas usia pensiun pada Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Negara kepada Badan Kepegawaian Derah Provinsi dan Kabupaten/ Kota di wilayah kerjanya adalah baik, buktinya adalah pelayanan yang diberikan oleh Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Negara tepat waktu, mudah, akurat, tidak mahal, hasil pelayanan sesuai harapan, dan transparan dalam memberikan pelayanan.( Ade Hermawan dan Linda Puspaningsih 2018)

2. Jurnal penelitian No. 31 (2019) yang disusun oleh Pusat Pengkajian dan Penelitian Kepegawaian dengan berjudul “Inovasi Sistem Pelayanan Pensiun Pegawai Negeri Sipil”mengatakan bahwa Dalam implementasi percepatan proses pelayanan pensiun PNS mengedepankan inovasi dengan berbasis aplikasi dimana aplikasi tersebut sudah dapat disempurnakan sesuai dengan fungsinya sebagai wadah database identitas PNS yang sudah mencapai batas usia pensiun dalam pembaharuan data baik rekam jejak jabatan/ karir maupun identitas pribadi lainnya. Dalam penggunana aplikasi untuk pelayanan pensiun PNS diperlukan adanya sinergisitas dengan direktorat Sistem Informasi Kepegawaian dan melakukan sosialisasi untuk penggunaan aplikasi di instansi lainnya. Berbagai faktor tersebut akan mempermudah Direktorat Pensiun PNS

(16)

dan Pejabat Negara dalam memberikan pelayanan pensiun yang terus meningkat tiap tahunnya dengan berorientasi pada kualitas dan mutu pelayanan.

3. Jurnal Vol. 3 No. 3 (2019) yang disusun oleh Tommy Halim Wijaya dengan berjudul “Pengajuan Artikel Jurnal Analisis Pengembangan Bisnis Kafe District Resto & Bar Untuk Mengatakan Daya Saing” Mengatakan bahwa Hasil matriks IFE menunjukkan bahwa factor yang menjadi kekuatan utama adalah memiliki berlokasi di wilayah strategis yang mudah dijangkau oleh konsumen. Sedangkan kelemahan utama adalah harga jual yang tergolong tinggi dari para pesaing-pesaing. Hasil matriks EFE yang menunjukan bahwa faktor yang menjadi peluang utama adalah meningkatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berpengaruh kepada gaya hidup masyarakat. Sedangkan ancaman utama adalah ancaman bagi pendatang baru yang memiliki konsep lebih baik dari District Resto & Bar dan persaingan industri yang tinggi karena banyaknya para pesaing yang memiliki konsep resto dan menu makanan yang sama. Hasil matriks IE menunjukan bahwa berada pada kuadran V yang disebut dengan Hold & Maintain (Tumbuh dan Kembangkan). Berdasarkan hasil tersebut maka alternatif strategi yang dapat diterapkan oleh District Resto & Bar adalah dengan melakukan penetrasi pasar dan pengembangan produk.

4. Jurnal Volume 26 Nomor 2, April - Juni 2020 : h. 162 – 175 yang disusun oleh Fiqi Fatichadiasty dengan judul “ Reformasi Sistem Pensiun Pasca Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara Guna Mewujudkan Kesejahteraan Bagi Pegawai Negeri Sipil” mengatakan bahwa

(17)

Perbandingan pengaturan pensiun bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 Tentang Pokok-Pokok Kepegawaian dan pengaturan pensiun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara yaitu secara spesifik terdapat perubahan terhadap ketentuan Batas Usia Pensiun (BUP) Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pada UndangUndang Nomor 43 Tahun 1999 Tentang Pokok-Pokok Kepegawaian yang juga diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun 1979 tentang Pemberhentian PNS, yaitu 56 (lima puluh enam) tahun, 65 tahun untuk PNS yang memangku jabatan peneliti madya dan peneliti utama , 60 tahun untuk PNS yang memangku golongan struktural eselon I dan II serta jabatan dokter. Dana untuk membayar manfaat pensiun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menggunakan sistem pay as you go menjadi problem karena membebani keuangan negara dan terus mengalami peningkatan. Pada UU Nomor 5 Tahun 2014 ketentuan mengenai batas usia pensiun berubah menjadi 58 (lima puluh delapan) tahun bagi Pejabat Administrasi dan 60 (enam puluh) tahun bagi Pejabat Pimpinan Tinggi. Dibandingkan dengan UU Nomor 8 Tahun 1974, norma BUP dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 menggunakan batasan yang lebih ketat dan lebih operasional. Batasan yang lebih ketat dan operasional ini membuat ketentuan itu bisa langsung dilaksanakan tanpa harus menunggu terbitnya peraturan pelaksanaanya ketika mereka harusnya membuat keputusan yang “berbeda” dengan definisi ketat aturan UU ini. Disatu sisi ketentuan hukum yang ketat ini lebih baik karena menciptakan kepastian hukum yang seragam dan mudah dilaksanakan. Kebijakan baru

(18)

sistem pensiun PNS akan diubah dengan sistem fully funded. Skema fully funded menggunakan pola iuran pasti, dimana terdapat iuran yang ditetapkan diawal yang harus dibayarkan bersama antara PNS dengan pemerintah selaku pemberi kerja.

5. Pada jurnal yang bejudul “Sistem Pensiun Dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Di Indonesia” disusun oleh Putri Safitry mengatakan bahwa Dalam hal pemberhentian PNS pada prinispnya memiliki pendekatan yang sama yaitu sama-sama menjelaskan tentang penyimpangan-penyimpangan yang terjadi akibat dari kekurangan yuridis. Dalam kaitan ini, dampaknya sama tetapi cara penerapan/perlakuannya yang berbeda, baik itu dilihat dari penyimpangan akibat pertentangan aturan, pelaksanaan wewenang ataupun melebihi dari apa yang sepatutnya dengan ketentuan. Hal ini dimaknai bahwa penyalahgunaan wewenang sangat erat kaitannya dengan kedudukan subyek dan obyek pemberhentian PNS yang didasarkan pada cacat wewenang, cacat prosedur dan cacat substansi. Ketiga hal tersebutlah yang menjadi hakikat timbulnya penyalahgunaan wewenang yang berimplikasi pada batal demi hukum dan dapat dibatalkannya KTUN yang disengketakan. sistem pensiun PNS ke depan sebagai berikut: 1. Isu-isu seputar Sistem Pensiun PNS men-cakup isu ketidakadilan dan ketidaklayakan, terutama dari sisi besaran/jumlah pensiun yang diterima oleh PNS (kecilnya uang pensiun PNS), inkonsistensi penerapan kebijakan, program/perencanaan pensiun (pension plan), metode dan kelembagaan dana pensiun terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku serta berbagai persoalan terkait lainnya, termasuk yang bersumber dari lingkungan eksternal PNS dan Pemerintah. 2. Secara historis, Sistem Pensiun

(19)

PNS dengan pay as you go system yang diterapkan oleh Pemerintah merupakan pilihan alternatif Pemerintah untuk ”terhindar” dari kewajiban untuk membayar iuran (hutang) Pensiun PNS (ke PT. Taspen). Padahal, pada kebanyakan negara, termasuk negara-negara ASEAN, Sistem Pensiun PNS diarahkan pada sistem fully funded, yakni dengan pendanaan sendiri dengan iuran bersama dari peserta program pensiun (PNS) dan pemberi kerja (Pemerintah). 3. Berdasarkan benchmarking yang dilakukan pada beberapa negara dan institusi dalam tulisan ini memperlihatkan bahwa trend reformasi pensiun PNS yang dilakukan oleh berbagai negara adalah cenderung.

2.2 Peralatan Pendukung (tools system)

Dalam membuat perancangan system dibutuhkan peralatan yang dapat membantu atau mendukung dalam membantu rancangan sistem yang baru, agar sistem rancangan dapat mendesain sebagai model sistem yang akan di rancangan adalah sebagai berikut :

2.2.1. Entity Relationship Diagram

Menurut Eka Wida Fridayanthie , Tias Mahdiati dalam jurnal Khatulistiwa informasi Informatika , Vol, IV , NO 2 Desember 2016 ERD (entity Relationship Diagram) adalah model Teknik pendekatan yang akan menyatakan atau menggambarkan suatu hubungan sebuah model. Dalam hubungan ini tersebut dinyatakan yang paling utama dari ERD adalah menunjukan objek data (entity) dan hubungan (Relationship) yang ada pada entity berikutnya.

(20)

Menurut andri sukmaindrayana / rahmat sidik. Jurnal manajemen informatika vol 4 No.4 no.2 (2017) 31-40 erd adalah model jaringan yang menggambarkan rancangan atau susunan data sore dari sistem level yang tinggi . jadi didalam nya akan terdapat informasi apa saja yang terkandung didalam data store dan juga hubungan apa yang ada di antar store.

Sumber : Dahlia 2008

Gambar II.2 Entity Relationship Diagram

Erd berfungsi untuk memodelkan suatu struktur data dan saling hubungan antar data, untuk menggambarkan yang akan digunakan beberapa notasi dan simbol , pada dasarnya ada tiga komponen yang digunakan, yaitu:

(21)

Entity merupakan objek yang mewakili sesuatu yang nyata dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain. Simbol dari entity ini biasanya digambarkan dengan persegi Panjang.

b. Atribut

Setiap entitas pasti mempunyai elemen yang disebut atribut yang berfungsi untuk mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Isi dari atribut tersebut mempunyai sesuatu yang dapat mendeskripsikan isi elemen satu dengan yang lain. Gambar atribut diwakili ileh symbol elips.

c. Hubungan / relasi

Hubungan antara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda

Relasi yang terjadi diantara dua himpunan entitas (misalkan A dan B) dalam satu basis data yaitu :

1) Satu ke satu ( one to one)

Sumber : Siti Nuerbaety 2010

(22)

Hubungan relasi satu kesatu yaitu setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B.

2) Satu ke banyak ( one to many)

Sumber : Siti Nurbaety 2010

Gambar II.4 Cardinality one to many

Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunann entitas B , tetapin setiap entitas pada entitas B dapat berhubungan dengan satu entitas pada himpunan entitas A.

3) Banyak ke banyak (many to many)

Sumber : Siti Nurbaety 2010

Gambar II.5 Cardinality many to many

Setiap entitas pada himpuann A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B.

(23)

B . LRS (Logical Record Structured )

Menurut taufik (2017) dalam (friyadie,2007) menjelaskan bahwa LRS adalah “sebelum table dari field atau atribut entitas secara fisik atau level internal,maka yang harus dibuatkan suatu bentuk relational model yang dibuat secara logic atau level external dan konsep, dari pernyataan tersebut dibutuhkan yang disebut dengan logical record structure (LRS)”.

Menurut andri sukmaindrayana / rahmat sidik. Jurnal manajemen informatika vol 4 No.4 no.2 (2017) 31-40 lrs adalah digambarkan kotak persegi Panjang dan dengan nama yang unik. file record pada lrs ditempatkan dalam kotak. LRS terdiri dari link diantara tipe record lainnya, banyak link dari LRS yang diberi nama oleh filed filed yang keliatan pada kedua link tipe record.

(24)

Sumber : Suci Wulandari 2015

Gambar II.6 logical record structure

Berikut adalah cara membentuk skema database atau LRS (Logical Record Strutured) berdasarkan Entity Relationship Diagram:

a. Jika relasinya satu-ke-satu, maka foreign key diletakan pada salah

satu dari dua entitas yang ada tau menyatukan kedua entitas tersebut.

(25)

entitas Many.

c. Jika relasinya banyak-ke-banyak, maka dibua “file konektor” yang

berisi dua foreign key yang berasal dari kedua entitas.

2.2.2. Unified Modeling Language

Menurut Sukamto dan Shalahuddin (2015:133) “UML (Unified Modelling Language) adalah salah satu standar bahasa yang banyak digunakan didunia industry untuk mendefinisikan requirement, membuat suatu analisis dan desain, serta menggambarkan arsitektur dalam pemrograman berorientasikan objek.

Menurut Sukamto dan Shalahuddin dalam Aprianti (2016:22) mengatakan bahwa UML (unified Modeling Language) adalah standarisasi bahasa pemodelan untuk membangun perangkat lunak yang dibangun dengan menggunakan teknik pemrograman berorientasi objek .

Menurut Sukamto dalam Taufik dan Ernmawati (2017:2) mengemukakan bahwa “UML merupakan bahasa visual untuk pemodelan dan untuk komunikasi yang mengenai sebuah sistem dengan menggunakan diagram berupa teks-teks pendukung”. Tujuan dari Unified Modeling Language (UML) sebagai berikut:

a. Memodelkan suatu sistem (bukan hanya perangkat lunak) yang akan menggunakan konsep berorientasi objek.

b. Akan Menciptakan suatu bahasa pemodelan yang dapat digunakan baik oleh manusia maupun mesin.

(26)

c. Memberikan suatu bahasa yang akan bebas dari berbagai bahasa pemrograman. UML terdiri dari banyak diagram antara lain : Use Case Diagram, Activity Diagram, Sequence Diagram

1. Activity Diagram

Menurut Sukamto dan Shalahuddin dalam Aprianti (2016 : 23) activity diagram menggambarkan workflow (aliran kerja) atau aktivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis. Diagram aktivitas menggambarkan aktivitas – aktivitas sistem bukan apa yang akan dilakukan actor.

Sumber : Asep Suharyanto 2012

Gambar II.7 Activity Diagram

2.Use case diagram

Menurut Andy Nur Rachman Jurnal Siliwangi Vol.4. No.2, 2018 Seri Sains dan Teknologi mengatakan bahwa Use case adalah deskripsi proses utama dari sebuah sistem dilihat dari sudut pandang pengguna. Berikut adalah daftar use case sistem pada tabel dibawah.

(27)

Sumber dari : A Rizki Iskandar 2017

Gambar II.8 Uce Case Diagram 3. Class diagram

Menurut Andy Nur Rachman Jurnal Siliwangi Vol.4. No.2, 2018 P-ISSN 2477-3891 Seri Sains dan Teknologi Class diagram merupakan diagram class yang digunakan dari sistem yang dibuat. Berikut class diagram dari sistem dapat dilihat pada gambar dibawah.

(28)

Sumber : A Rizki Iskandar 2017

Gambar II.9 Class Diagram 4. Sequence diagram

Menurut Andy Nur Rachman Jurnal Siliwangi Vol.4. No.2, 2018 P-ISSN 2477-3891 Seri Sains dan Teknologi Sequence diagram merupakan diagram yang menjelaskan alur proses dari setiap use case yang sudah dibuat.

(29)

Sumber : Asep Suharyanto 2012

Gambar 10. Sequeunce Diagram 5. Pengertian black box

Menurut Gerry Aris Munandar, Amarudin Jurnal TEKNOINFO, Vol. 11, No. 2, 2017, 54-58. ISSN 1693-0010 Blackbox merupakan pengujian dengan metode tes dari persfektif eksternal, tidak ada informasi mengenai struktur internal software atau aplikasi baik desain maupun source code program. Fungsi testing ini adalah untuk mengetahui kemungkinan terjadinya kesalahan dan untuk memastikan fungsi-fungsi yang terdapat dalam aplikasi berjalan dengan baik.

(30)

Sumber : Prayogi 2015

Gambar

Gambar II. 1 Metode Waterfall
Gambar II.2 Entity Relationship Diagram
Gambar II.3 Cardinality one to one
Gambar II.4 Cardinality one to many
+7

Referensi

Dokumen terkait

Keterangan : : tidak di teliti : di teliti Kinerja Perawat (hasil yang diharapkan dalam asuhan keperawatan) • Pengkajian • Diagnosa • Perencanaan •

Salah satu contoh program yang memfasilitasi pekerja untuk mempersipkan materi finansial adalah Dapenbun (Dana Pensiun Perkebunan), yang dipakai oleh PT. Perkebunan Nusantara

bunga deposito dan tabungan serta diskonto sertifikat Bank Indonesia yang diterima atau diperoleh Dana Pensiun yang pendiriannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan

1) Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan. 2) Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi

Sebuah kategori umum inovasi adalah untuk membedakan antara produk inovasi (hal-hal yang ditawarkan perusahaan) dengan proses inovasi (cara-cara dimana produk

Penelitian yang dilakukan oleh Gobel, dkk (2019) menjelaskan bahwa reliability berpengaruh terhadap kepuasan peserta aktif dan pensiun pada PT Taspen Cabang

Bagian-bagian sebuah cermin lengkung (termasuk cermin cembung) adalah : (1) titik pusat cermin, O; (2) titik pusat kelengkungan cermin, M, yaitu titik

Arkaleedka loo yaqabta kooxda iyo kooxaanka