• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pertanggungjawaban Pidana Atas Terbitnya Akta Nikah Karena Poliandri Di Sumatera Utara Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Pematang Siantar No. 141/Pdt.G/2011/PA.PSt)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pertanggungjawaban Pidana Atas Terbitnya Akta Nikah Karena Poliandri Di Sumatera Utara Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Pematang Siantar No. 141/Pdt.G/2011/PA.PSt)"

Copied!
296
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar  di  atas  dimodifikasi  berdasarkan  model  hierarki  perundang-undangan  (stufenbau

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan penelitian maka saran dalam penelitian ini adalah: (1) Pada masa mendatang hendaknya pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku tindak pidana penyalahgunaan

Pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku tindak pidana pemalsuan bilyet deposito dalam perkara Putusan Nomor: 1343/Pid/Sus/204/PN-Tjk adalah terdakwa melakukan perbuatan

Simons telah merumuskan pengertian mengenai pelaku suatu tindak pidana adalah orang yang melakukan tindak pidana yang bersangkutan, dalam arti orang yang dengan suatu

Setiap orang yang melakukan tindak pidana, haruslah bertanggungjawab akan perbuatannya. Tidak terlepas apakah pelaku tindak pidana tersebut merupakan orang yang

Seseorang yang melakukan tindak pidana baru boleh dihukum apabila si pelaku sanggup mempertanggungjawabkan perbuatan yang telah diperbuatnya, masalah penanggungjawaban erat

Para pelaku kejahatan atau tindak pidana sedikit banyak membuat resah masyarakat lainnya sehingga membuat masyarakat melakukan aksi main hakim sendiri kepada pelaku

Yang melakukan suatu perbuatan , subyek dalam suatu kalimat atau sebagainya; yang merupakan pelaku utama dalam perubahan situasi tertentu.20 Tindak pidana dalam Kitab Undang-undang

Ruang lingkup dalam penelitian ini adalah bagaimana pertanggung jawaban Pidana bagi pelaku tindak pidana yang menyuruh melakukan dan turut serta melakukan perbuatan, penanggungjawab