1
BAB I. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Sebagaimana diamanatkan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah bahwa setiap (Satuan Kerja Perangkat Daerah) SKPD berkewajiban menyusun Perencanaan Pembangunan Daerah. Salah satu dokumen perencanaan pembangunan daerah adalah Rencana Kerja (Renja) OPD. Rencana Kerja OPD ini berisi rancangan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh masing-masing OPD dalam waktu 1 (satu) tahun sesuai tugas pokok dan fungsinya dalam rangka menunjang visi dan misi Kepala Daerah. Renja OPD berfungsi untuk menjabarkan Rencana Strategis (Renstra) OPD yang merupakan dokumen rencana kerja pemerintah lima tahunan, yang juga dijadikan sebagai tolak ukur penilaian kinerja penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan sebagai dasar pertanggungjawaban Kepala Daerah.
Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor : 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah. Penyusunan Renstra dan Renja Perangkat Daerah dimulai dari penyusunan rancangan awal, penyusunan rancangan, pelaksanaan forum perangkat daerah, penyusunan rancangan akhir dan penetapan. Proses penyusunan Renja SKPD terdiri dari tiga tahapan utama yaitu tahap persiapan penyusunan, tahap penyusunan rancangan, dan tahap penetapan Renja SKPD. Tahapan persiapan meliputi pembentukan tim penyusun RKPD dan Renja SKPD, orientasi mengenai RKPD dan Renja SKPD, penyusunan agenda kerja, serta penyiapan data dan informasi. Penyusunan rancangan Renja OPD merupakan tahapan awal yang harus dilakukan sebelum disempurnakan menjadi dokumen Renja OPD yang definitif. Dalam prosesnya,
2
penyusunan rancangan Renja OPD mengacu pada kerangka arahan yang dirumuskan dalam rancangan awal OPD. Oleh karena itu penyusunan rancangan Renja OPD dapat dikerjakan secara simultan/paralel dengan penyusunan rancangan awal RKPD, dengan fokus melakukan pengkajian terlebih dahulu terhadap kondisi eksisting SKPD, evaluasi pelaksanaan Renja OPD tahun-tahun sebelumnya dan evaluasi kinerja terhadap pencapaian Renstra OPD. Tahap penetapan rancangan akhir Rencana Kerja OPD dilakukan dengan pengesahan oleh Kepala Daerah, selanjutnya Kepala OPD menetapkan Renja OPD untuk menjadi pedoman di lingkungan OPD dalam menyusun program dan kegiatan prioritas OPD pada tahun anggaran berkenaan.
Renja OPD mempunyai kedudukan yang strategis yaitu menjembatani antara perencanaan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), sebagai implementasi pelaksanaan strategis jangka menengah (RPJMD). Renja OPD digunakan sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Perangkat Daerah untuk penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten dan sebagai dasar pengusulan program/kegiatan yang akan dibiayai APBD Provinsi dan APBN.
1.2. Landasan Hukum
Landasan hukum dari perencanaan kinerja yang disusun oleh Dinas Sosial Kabupaten Lumajang yaitu :
1. Undang Undang Nomor 28 Tahun 1999 Tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme; 2. Undang Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional (SPPN);
3. Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;
5. Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 239/IX/6/ 8/2003 tentang Perbaikan Pedoman Penyusunan Pelaporan Kinerja Pemerintah (sebagaimana Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 589/IX/6/Y/99 tentang Pedoman Penyusunan
3
Pelaporan Kinerja Pemerintah); yang telah disempurnakan sebagaimana Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tanggal 31 Desember 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Kinerja Pemerintah;
6. Peraturan Pemerintah Dalam Negeri Republik Indonesi No.86 Tahun 2019 Tentang Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah.
7. Peraturan Daerah Kabupaten Lumajang Nomor 2 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah Kabupaten Lumajang Tahun 2018-2023
1.3. Maksud dan Tujuan
Penyusunan Rencana Kerja (Renja) Dinas Sosial Kabupaten Lumajang Tahun 2021 ini merupakan salah satu dari serangkaian proses pekerjaan penyusunan program pembangunan daerah. Rencana Kerja (Renja) Dinas Sosial Kabupaten Lumajang Tahun 2021 ini berisikan uraian mengenai evaluasi hasil pelaksanaan Rencana Kerja (Renja) Dinas Sosial Kabupaten Lumajang Tahun 2020 dan rencana kinerja tahun yang akan datang.
Berdasarkan hal diatas, maka Rencana Kerja (Renja) Dinas Sosial Kabupaten Lumajang Tahun 2021 ini disusun dengan maksud dan tujuan sebagai berikut :
a. Penjabaran tahunan dari Rancangan Rencana Strategi (RENSTRA) Dinas Sosial Kabupaten Lumajang yang telah disusun.
b. Mengukur dan melakukan evaluasi kinerja Dinas Sosial Kabupaten Lumajang pada tahun sebelumnya.
c. Menjabarkan gambaran tentang kondisi umum Dinas Sosial Kabupaten Lumajang sekaligus memahami tujuan dan sasaran yang akan dicapai dalam rangka mewujudkan visi dan misi Kabupaten Lumajang.
d. Memudahkan seluruh jajaran Aparatur Pemerintah Daerah untuk
memahami dan menilai sasaran, kebijakan dan program serta kegiatan operasional Dinas Sosial Kabupaten Lumajang
4
e. Untuk merumuskan program dan kegiatan pembangunan yang sesuai dengan tugas dan fungsi Dinas Sosial Kabupaten Lumajang yang dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
1.4. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan Rencana Kerja Perangkat Daerah berdasarkan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 adalah sebagai berikut :
BAB I : PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Landasan Hukum 1.3. Maksud dan Tujuan 1.4. Sistematika Penulisan
BAB II : HASIL EVALUASI RENJA PERANGKAT DAERAH TAHUN LALU 2.1.Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Tahun Lalu dan
Capaian Renstra Perangkat Daerah (Tabel T-C.29)
2.2. Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah (Tabel T-C.30) 2.3. Isu-isu penting Penyelenggaraaan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah
2.4. Review terhadap Rancangan Awal RKPD (Tabel T-C.31)
2.5. Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat (Tabel T-C.32)
BAB III : TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH 3.1. Telaahan terhadap Kebijakan Nasional
3.2. Tujuan dan sasaran Renja PD
3.3 Program dan Kegiatan (Tabel T-C.33)
BAB IV : RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH
5
BAB II. HASIL EVALUASI RENJA 2020 2.1 Hasil Evaluasi Renja Tahun 2020
Perangkat Daerah Dinas Sosial Kabupaten Lumajang terdiri dari satu sekretariat, tiga bidang, dan dua Unit pelayanan Terpadu. Hasil Renja Dinas Sosial Kabupaten Lumajang Tahun 2020 secara umum telah dilaksanakan dengan optimal dan semua kegiatan telah mencapai target yang ditetapkan. Hal ini dikarenakan dapat terlaksananya hampir semua kegiatan dan dapat memenuhi output dan outcome yang diharapkan. Secara rinci hasil kegiatan tahun 2020 diuraikan sebagai berikut:
6 Tabel T-C.29
Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah dan Pencapaian Renstra Perangkat Daerah s/d Tahun 2020 Dinas Sosial Kabupaten Lumajang
Dinas Sosial Kabupaten Lumajang
KODE Pemerintahan Daerah dan Urusan/Bidang Urusan Program/
Kegiatan
Indikator Kinerja Program (outcome)/ Kegiatan (output)
Target Kinerja Capaian Program (renstra perangkat Daerah 2023) Realisasi Target Kinerja Hasil Program dan Keluaran Kegiatan Tahun 2020
Target dan realisasi kinerja program dan kegiatan tahun 2020 Target program dan kegiatan renja perangkat daerah 2021 Perkiraan realisasi capaian target renstra
perangkat daerah s/d tahun berjalan Target renja perangkat daerah 2020 Realisasi renja perangkat daerah 2020 Tingkat realisasi (%) realisasi capaian program dan kegiatan s/d 2021 Tingkat capaian realisasi target renstra (%) 2 3 1.06.1. 06.01. 01 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Prosentase pemenuhan pelayanan administrasi dan operasional perkantoran 100% 100% 977.206.700 918.189.800 93,96% 100% 100% 1.06.1. 06.01. 01.02 1. Kegiatan Pelayanan Administrasi dan Operasional Perkantoran
Jumlah jenis Pelayanan Administrasi dan Operasional Perkantoran yang disediakan
30 30 977.206.700 918.189.800 30 30
1.06.1. 06.01. 02
Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
Prosentase Pemenuhan sarana dan prasarana Aparatur yang memadai
100% 100% 1.527.791.000 1.372.491.000 1 1 01.01. 02. 045 1. Kegiatan Pembangunan/Pengadaan dan Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Aparatur
Jumlah jenis Sarana dan
Prasarana yang disediakan 16 16 1.316.654.600 1.161.354.600 16 16
01.01. 02. 046
2. Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Sarana dan Prasarana Aparatur
Jumlah jenis Sarana dan Prasarana yang dipelihara
8 8 211.136.400 211.136.400 8 8 1.06.1. 06.01. 06 Program Peningkatan Pengembangan Sistem Prosentase pemenuhan pelaporan dan capaian kinerja
7 Pelaporan Capaian Kinerja dan
Keuangan 01.01.
06,001
1. Kegiatan Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD/LAKIP
Jumlah Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD / LAKIP yang disusun 1 dokumen 1 dokumen 1.180.000 1.062.000 1 dokumen 1 dokume n 1.06.1. 06.01. 06.002
2. Kegiatan Penyusunan Laporan Keuangan Semesteran dan Prognosis Realisasi Anggaran
jumlah Laporan Keuangan Semesteran dan Prognosis Realisasi Anggaran yang disusun 2 dokumen 2 dokumen 550.000 550.000 2 dokumen 2 dokume n 1.06.1. 06.01. 06.003
3. Kegiatan Penyusunan Laporan Keuangan Akhir Tahun
Jumlah Laporan Keuangan Akhir Tahun yang disusun
1 dokumen 1 dokumen 4.350.000 4.086.000 1 dokumen 1 dokume n 1.06.1. 06.01. 06.007
4. Kegiatan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran(RKA) SKPD
Jumlah Laporan Rencana Kerja dan Anggaran(RKA) SKPD 2 dokumen 2 dokumen 36.552.000 7.362.000 2 dokumen 2 dokume n 1.06.1. 06.01. 26 PROGRAM PENYELENGGARAAN PERLINDUNGAN DAN JAMINAN SOSIAL Prosentase PMKS yg mendapatkan Perlindungan dan Jaminan Sosial
90,9% 1.216.035.750 1.194.877.750 90,9% 90,9% 1.06.1. 06.01. 26
1.Kegiatan Fasilitasi dan Koordinasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam
208.165.000 203.990.000
Jumlah relawan sosial yg dilatih penanganan psikologis pasca bencana
380 orang 80 orang 80
orang jumlah pengurus KSB dalam
penanggulangan bencana
100 orang 100 orang 100
orang
Jumlah Tagana terlatih
penanganan pasca bencana
30 tagana dan 45 relawan 30 tagana 75 relawan Tagana 75 relawan Tagana 1.06.1. 06.01. 26.002
2.Fasilitasi dan Koordinasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial dan Orang Terlantar
142.330.000 134.185.000
Jumlah warga yang
mendapatkan santunan kematian 32600 ahli waris 7000 ahli waris penduduk 7000 ahli waris 7000 ahli waris
8 Jumlah masyarakat yg
mendapat sosialisasi
keserasian sosial dan kearifan lokal
1098 200
200 200
Jumlah aparat yg
mendapatkan sosialisasi penanganan orang terlantar
286 70
70 70
Jumlah masyarakat yg
mendapat sosialisasi desa berketahanan sosial
406 100
100 100
Jumlah orang terlantar yg
mendapatkan pelayanan 206 40 orang
40 40 1.06.1.
06.01. 26.003
3.Fasilitasi dan Koordinasi
Jaminan Sosial 865.540.750 856.702.750 Jumlah Pendamping PKH yang melakukan pendampingan KPM. 147 orang pendampi ng : 147 orang 147 orang 147 orang Jumlah pengurus KPM
(Keluarga Penerima Manfaat) PKH yang terfasilitasi 46256 orang Penerima : 46256 orang 46256 orang 46256 orang 1.06.1. 06.01. 28 PROGRAM PELAYANAN REHABILITASI SOSIAL Prosentase PMKS Yang Telah Mendapatkan
Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial 90,9% 952.791.250 938.616.250 90,9% 90,9% 1.06.1. 06.01. 28.001
1.Kegiatan Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Lansia
545.505.750 537.505.750
Jumlah Anak dengan kasus
sosial Tertangani
500 anak 500 anak 100 anak 100
anak Jumlah Lansia dengan kasus
sosial Tertangani 75 orang lansia 15 orang lansia 15 orang lansia 15 orang lansia 1.06.1. 06.01. 28.002
2.Kegiatan Pelayanan dan
Rehabilitasi Tuna Sosial 150.810.500 147.035.500
Jumlah PMKS yang tersosialisasi penanganan PMKS 410 orang 410 orang 410 orang 410 orang
9 Jumlah Tuna Sosial yang
ditangani
50 orang 50 orang 50 orang 50
orang 1.06.1.
06.01. 28.003
3.Kegiatan Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas
256.475.000
254.075.000 Jumlah Penyandang
Disabilitas yang tertangani 1590 orang 20 Disabilitas 396 orang 396 orang 1.06.1. 06.01. 27
PROGRAM PENANGANAN DAN PEMBERDAYAAN SOSIAL Prosentase PMKS dan PSKS yang mendapatkan Pembinaan dan Pemberdayaan Sosial 90% 1.825.970.700 1.818.970.700 1.06.1. 06.01. 27.001 1.Penanganan dan
Pemberdayaan Fakir Miskin 740.308.200 733.308.200
Jumlah Keluarga Miskin Yang
mendapat bantuan 2520 keluarga 1680 keluarga 1680 keluarga 1680 keluarga Jumlah KUBE yg
mendapatkan bimbingan dan pemantapan
43 KUBE 40 KUBE 40 KUBE 40
KUBE Jumlah peserta yg mendapat
sosialisasi dan koordinasi bantuan sosial pangan
399 399 399 399
Jumlah masyarakat yang
tersosialisasi bea siswa berprestasi gakin
68 orang 68 orang 68 orang 68
orang
Jumlah rumah tangga yg
diverval BDT
55247 55.244 Rumah Tangga
55.244 55.244
Jumlah KUBE Berprestasi
40
10 10 10
2.Pemberdayaan Kelembagaan
Sosial 841.053.000 841.053.000
Jumlah pengurus Karang
Taruna, yang dibina 226 org,
226 org, 226 org, 226
10
Jumlah pengurus LKS anak
dan psikotik yg dibina 60 org,
60 org,
60 org, 60 org,
Jumlah pengurus Karang
Werdha yang dibina 90 org,
60 org,
60 org, 60 org, Jumlah PSM (Pekerja sosial
Masyarakat)yang dibina 205 orang
205 orang 205 orang 205
orang
jumlah TKSK yang
diberdayakan 21 orang 21 orang 21 orang 21
orang
Jumlah dunia usaha yg
diberdayakan dalam
penyelenggaran kesejahteraan sosial
90 orang
- - -
Jumlah pelaku PUB
(pengumpulan uang dan barang) dan UGB (undian gratis berhadiah) 95 orang 80 orang 80 orang 80 orang Jumlah pengurus K3 S (Koordinator kegiatan kesejahteraan sosial) Kabupaten yg terfasilitasi 65 62 60 60
Jumlah tokoh agama dan
tokoh masyarakat yg tersosialisasi WKSBM
(Wahana kesejahteraan sosial berbasis masyarakat)
569 126 126 126
Jumlah tokoh agama dan
tokoh masyarakat yg tersosialisasi LK3 (Lembaga konsultasi kesejahteraan keluarga)
105 105 105 105
Jumlah pelaku usaha
kesejahteraan sosial yg dibina dalam melaksanakan jejaring sosial 100 100 - - 1.06.1. 06.01. 27.003 3.Peningkatan Nilai
Kepahlawanan, Keperintisan dan Kesetiakawanan Sosial
244.609.500 244.609.500
11
Jumlah Tempat Pemakaman
Umum yang dipelihara (TPU)
1 TPU 1 TPU 1 TPU 1 TPU
jumlah orang yg mengikuti event bertema kepahlawanan, keperintisan, kesetiakawanan sosial yang difasilitasi
550 orang 550 orang 110 orang 110
12
2.2. Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah
Kinerja Dinas Sosial Kabupaten Lumajang diukur berdasarkan Tingkat pencapaian indikator sasaran atau yang disebut dengan indikator kinerja utama (IKU) serta menggambarkan pula tingkat capaian pada program/kegiatan.
Dibawah ini disajikan tabel analisis pencapaian kinerja pelayanan dengan format tabel T-C.30 sebagai berikut :
Tabel T-C.30
Pencapaian Kinerja Pelayanan Perangkat Dinas Sosial Kabupaten Lumajang NO INDIKATOR TUJUAN / SASARAN RENSTRA PD IKK SPM/Stand ar Nasional
TARGET RENSTRA PERANGKAT DAERAH
Realisasi Proyeksi Catatan analisis
Tahun 2019 Tahun 2020 Tahun 2021 Tahun 2022 Tahun 2019 Tahun 2020 Tahun 2021 Tahun 2022 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) 1 Persentase Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) mandiri % 15,87 17,46 19,21 21,13 26,85 83,59 30 34 Sasaran 1.1 Persentase PPKS yang terpenuhi kebutuhan dasar % 15,87 17,46 19,21 21,13 26,43 78,76 19,21 21,13 2.1 Persentase peningkatan jumlah PSKS yang berperan dalam penanganan PPKS % 76 82 83 84 76,59 82 83 84
Persentase Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial di Kabupaten Lumajang, penyelenggaraan kesejahteraan sosial dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Sosial dengan program-program yang difokuskan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi Pemerlu pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Meskipun demikian, penanganan permasalahan sosial menjadi tanggung jawab tiga pilar pembangunan yakni pemerintah, masyarakat, dan dunia swasta.
Sesuai dengan misi ke dua Bupati Lumajang yaitu:“ Pemenuhan
Kebutuhan dasar untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri” maka Dinas Sosial sebagai Perangkat Daerah yang menangani urusan
13
INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU)
Instansi : DINAS SOSIAL KABUPATEN LUMAJANG
Tugas : membantu Bupati melaksanakan urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah di bidang sosial. Fungsi : a. Perumusan kebijakan teknis dibidang Sosial
b. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang Sosial
c. Pembinaan dan pelaksanaan tugas sesuai dengan lingkup tugasnya
d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati Tujuan : Meningkatnya Kualitas dan Jangkauan Pelayanan Sosial Indikator Tujuan : Persentase Penyandang masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang memperoleh bantuan sosial untuk
pemenuhan kebutuhan dasar
Sasaran Strategis
Indikator
Kinerja Utama Rumus / Formula
Sumber Data Penanggung Jawab 1 2 3 4 5 1. Meningkatnya Kesejahteraan PMKS % Peningkatan Penanganan PMKS ∑ PMKS yg ditangani ∑ PMKS seluruhnya × 100% Penjelasan : yang dimaksud dengan PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) adalah seseorang, keluarga atau kelompok masyarakat yang karena suatu hambatan, kesulitan atau gangguan, tidak dapat melaksanakan fungsi sosialnya, sehingga tidak dapat terpenuhi kebutuhan hidupnya (jasmani, rohani, dan sosial) secara memadai dan wajar. Hambatan, kesulitan dan gangguan tersebut dapat berupa kemiskinan,
keterlantaran, kecacatan, ketunaan sosial, keterbelakangan, keterasingan dan perubahan lingkungan (secara mendadak) yang kurang mendukung, seperti terjadinya bencana. PMKS Terdiri dari 26 item antara lain Fikir Miskin, anak jalanan,Tuna Susila
Laporan Data
14
gelandangan pengemis , anak terlantar,anak dengan
kedisabilitasan,korban bencana alam,korban bencana sosial,korban Napza dll . Penanganan para
Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) sudah seharusnya menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Hal ini sudah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial. 2.Meningkatnya jumlah dan peran PSKS % Peningkatan Jumlah dan Peran PSKS
∑ PSKS yg mendapatkan fasilitasi atau bantuan dari pemerintah ∑ PSKS yg seharusnya mendapatkan fasilitasi atau bantuan dari pemerintah × 100%
Penjelasan :
Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) adalah Perseorangan,
Keluarga, Kelompok dan atau masyarakat yang dapat berperan serta untuk menjaga, menciptakan, mendukung dan memperkuat penyelenggaraan kesejahteraan sosial, terdiri atas 15 Kategori , antara lain Pekerja Sosial Masyarakat
(PSM), Tagana, TKSK, Karang Taruna,LKS(Lembaga Kesejahteraan Sosial) dll.
Dinas Sosial
Kepala Dinas Sosial
Dra. DEWI SUSIYANTI
NIP. 19640617 199603 2 002
15
Mengingat adanya review indikator kinerja pada dokumen perencanaan perangkat daerah kabupaten lumajnag tahun 2021 maka kami juga mereview IKU Dinas Sosial sesuai dengan yang kita ajukan pada Bagian Organisasi sebagai berikut :
INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU)
Instansi : DINAS SOSIAL KABUPATEN LUMAJANG
Tugas : membantu Bupati melaksanakan urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah di bidang
sosial.
Fungsi : a. Perumusan kebijakan teknis dibidang Sosial
b. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang Sosial
c. Pembinaan dan pelaksanaan tugas sesuai dengan lingkup tugasnya
d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati Tujuan : Meningkatnya Kualitas dan Jangkauan Pelayanan Sosial Indikator Tujuan : Persentase Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) mandiri
Sasaran Strategis
Indikator Kinerja
Utama Rumus / Formula
Sumber Data Penang gung Jawab 1 2 3 4 5 1. Meningkatnya Kesejahteraan PPKS Persentase PPKS yang terpenuhi kebutuhan dasar
∑ PPKS yg terpenuhi kebutuhan dasarnya
∑ PPKS seluruhnya × 100% Penjelasan : yang dimaksud dengan PPKS (Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial) sesuai dengan Peraturan Permensos no.16 Tahun 2019 adalah Perseorangan, kelompok, dan / atau masyarakat yang karena suatu hambatan, kesulitan, atau gangguan, tidak dapat melaksanakan fungsi sosialnya, sehingga
memerlukan pelayanan sosial untuk memenuhi kebutuhan hidupnya baik jasmani maupun rohani secara memadai dan wajar. Hambatan, kesulitan dan gangguan tersebut dapat berupa kemiskinan, keterlantaran, kecacatan, ketunaan sosial, keterbelakangan, keterasingan dan perubahan lingkungan (secara mendadak) yang
Laporan Data
Dinas Sosial
16
kurang mendukung, seperti terjadinya bencana. PPKS Terdiri dari 26 item antara lain : Anak Balita Terlantar,anak terlantar,anak yg
berhadaan dengan hukum,anak jalanan,anak dengan kedisabilitasan,anak yg menjadi korban tindak kekerasan atau diperlakukan salah,anak yg memerlukan prerlindungan khusus,lanjut usia terlantar,penyandang disabilitas,tuna
susila,gelandangan,pengemis,pemulung,kelomp ok minoritas,bekas warga binaan LP,Orang dengan HIV AIDS/ODHA,Koeban
penyalahgunaan NAPZA,Korban Traficking,Korban tindak
kekerasan,pekerjamigran bermasalah
sosial,korban bencana alam,perempuan rawan sosial ekonomi,fakir miskin,keluarag bermasalah sosial psikologis,komunitas adat terpencil. Penanganan para Pemerlu Pelayanan
Kesejahteraan Sosial (PPKS) sudah seharusnya menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
2.Meningkatnya jumlah dan peran PSKS Persentase peningkatan jumlah PSKS yang berperan dalam penanganan PPKS
∑ PSKS yg berperan dalam penanganan PPKS ∑ PSKS keseluruhan
× 100% Penjelasan :
Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) adalah Perseorangan, Keluarga, Kelompok dan atau masyarakat yang dapat berperan serta untuk menjaga, menciptakan, mendukung dan memperkuat penyelenggaraan kesejahteraan sosial, terdiri atas 15 Kategori , antara lain Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Tagana, TKSK, Karang Taruna,LKS (Lembaga Kesejahteraan Sosial) dll.
Dinas Sosial
Kepala Dinas Sosial
Dra. DEWI SUSIYANTI
17
Indikator Kinerja Utama dari Dinas Sosial Kabupaten Lumajang yang meliputi persentase Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial diatas merupakan indikator bagaimana mengukur jumlah PMKS di Kabupaten Lumajang dan berapa persen PPKS yang telah terpenuhi kebutuhan dasarnya di Kabupaten Lumajang. Pada tahun 2019 target dari persentase penanganan PPKS adalah 15,87. Realisasi capaian adalah jumlah PMKS yang ditangani di tahun 2019 sejumlah 125.158 orang dibagi dengan jumlah total PMKS di kabupaten Lumajang sebesar 473.559 orang dikalikan 100% yaitu sejumlah 26,85%. Hal ini berarti penanganan PMKS di Kabupaten Lumajang telah melebihi target.Sedangkan pada tahun 2020 target dari persentase penanganan PMKS adalah 17,46%. Realisasi capaian adalah jumlah PMKS yang ditangani di tahun 2020 sejumlah 398.828 orang dibagi dengan jumlah total PMKS di kabupaten Lumajang sebesar 501.706 orang dikalikan 100% yaitu sejumlah 79,49%.
Pencapaian kinerja tahun 2020 jauh melampaui target yang ditetapkan yaitu 17,46% disebabkan adanya situasi pandemi covid 19. Hal ini menyebabkan banyak bantuan yang disalurkan lewat Dinas Sosial baik bantuan dari pusat ,daerah maupun masyarakat. Dengan demikian kinerja 2020 tidak bisa dipakai sebagai tolak ukur kinerja pada situasi yang normal.
18 Tabel 1
Teknik Pengumpulan Data dan Teknik Monitoring dan Evaluasi Dinas Sosial Kabupaten Lumajang
No Indikator Kinerja Jenis Data Formulasi/Rumus Perhitungan Teknik
Pengumpulan Data Teknik Monitoring dan Evaluasi 1 2 Prosentase PMKS Yang Telah Mendapatkan Pelayanan Persentase PMKS yang kesejahteraan sosialnya meningkat setelah mendapatkan bantuan Kuantitatif Kuantitatif
∑ PMKS Yang Telah Mendapatkan Pelayanan
∑ PMKS Yang seharusnya Mendapatkan Pelayanan × 100%
Penjelasan : yang dimaksud dengan PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) adalah seseorang, keluarga atau kelompok masyarakat yang karena suatu hambatan, kesulitan atau gangguan, tidak dapat melaksanakan fungsi sosialnya, sehingga tidak dapat terpenuhi kebutuhan hidupnya (jasmani, rohani, dan sosial) secara memadai dan wajar. Hambatan, kesulitan dan gangguan tersebut dapat berupa kemiskinan, keterlantaran, kecacatan, ketunaan sosial, keterbelakangan, keterasingan dan perubahan lingkungan (secara mendadak) yang kurang mendukung, seperti terjadinya bencana. PMKS Terdiri dari 26 item antara lain Fikir Miskin, anak jalanan,Tuna Susila gelandangan pengemis , anak terlantar,anak dengan kedisabilitasan,korban bencana alam,korban bencana sosial,korban Napza dll . Penanganan para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) sudah seharusnya menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Hal ini sudah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial.
∑ PMKS yang kesejahteraan sosialnya meningkat setelah mendapat bantuan
∑ PMKS Yang seharusnya Mendapatkan bantuan × 100%
Penghitungan hasil Survey Lapangan yang dilakukan oleh Dinas Sosial Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan survey secara berkala
19
Penjelasan : yang dimaksud kesejahteraan sosialnya meningkat adalah kemampuan PMKS tersebut memenuhi kebutuhan dasarnya setelah mendapatkan bantuan sosial secara berkala dari Dinas Sosial . Dengan demikian PMKS tersebut bisa hidup mandiri dan tidak lagi tergantung pada bantuan dari Dinas Sosial
3 Persentase
Peningkatan Jumlah dan Peran PSKS
Kuantitatif ∑ PSKS yg mendapatkan fasilitasi atau bantuan dari pemerintah
∑ PSKS yg seharusnya mendapatkan fasilitasi atau bantuan dari pemerintah× 100% Penjelasan :
Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) adalah Perseorangan, Keluarga, Kelompok dan atau masyarakat yang dapat berperan serta untuk menjaga, menciptakan, mendukung dan memperkuat penyelenggaraan kesejahteraan sosial, terdiri atas 15 Kategori , antara lain Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Tagana, TKSK, Karang Taruna,LKS(Lembaga Kesejahteraan Sosial) dll.
Data bersumber dari seluruh Seksi dan Subag terhadap kegiatan fasilitasi dan koordinasi yang ditindaklanjuti Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan fasilitasi dan koordinasi secara berkala
20
2.3. Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah Tabel 2
ANALISIS SWOT
STRENGHT WEAKNESSES
1.Lokasi Strategis
2.Sarana Mobil dan Sepeda Motor Cukup 3.Lembaga Penyalur Bantuan
4.Lembaga yang mempunyai otoritas untuk menggerakkan masyarakat dalam
penggalangan dana
5.Semua jenis pelayanan di Dinas Sosial diberikan secara gratis
1.DTKS belum Valid 2.Terbatasnya anggaran
3.SDM belum memenuhi baik secara kuantitatif dan kualitas belum memadai
4. Akses ke aplikasi SIKS NG sulit
5.Halaman kantor sempit sehingga tempat parkir pegawai dan pengunjung tidak memenuhi
6.Rendahnya peran PSKS yang berbasis masyarakat dalam membantu penanganan masalah sosial
1.Banyak pengunjung datang ke kantor Dinas Sosial
2.Bisa memberikan pelayanan sampai ke seluruh wilayah Kabupaten dengan cepat 3.Banyaknya orang yang berkepentingan dengan Dinas Sosial sehingga Dinas Sosial bisa menjadi lembaga yang sangat diminati 4.Menggerakkan masyarakat untuk lebih peduli pada masalah –masalah sosial seperti
pengoptimalan PSKS yang berbasis masyarakat
5.Bisa ditetapkan sebagai OPD yang memenuhi Zona Integritas
1.Banyak PMKS yang tidak masuk DTKS sehingga mereka banyak yang melakukan komplain ke Dinas Sosial
2.Penanganan PMKS belum Optimal 3.Belum mampu memberikan data hasil kinerja
yang berdasarkan outcome/data yang mereka berikan hanya berdasarkan
output/sering terlambat dalam memberikan data dan datanya kurang valid
4.Tidak bisa menangani PMKS yang tidak masuk DTKS dengan cepat karena tidak bisa merubah data pada aplikasi SIKS NG 5.Parkir kendaraan pengunjung dan pegawai tidak teratur sehingga mengurangi
kenyamanan pengunjung
6. Kurangnya kepedulian masyarakat terhadap
masalah-masalah sosial di lingkungan mereka
21
Berdasarkan pengamatan terhadap kondisi internal Dinas Sosial berupa kekuatan (strengths) dan kelemahan (weaknesses) serta kondisi eksternal berupa peluang / kesempatan (opportunities) dan ancaman (threats) yang melekat pada Dinas Sosial dapat diidentifikasikan.
Identifikasi atas ke empat aspek positif dan negatif tersebut akan menentukan strategi yang tepat dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Hasil identifikasi yang diperoleh setelah dilakukan analisis terhadap kondisi yang ada di Dinas Sosial didapatkan permasalahan yang saat ini masih menjadi kendala dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Adapun permasalahan tersebut dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 3 No Masalah
Pokok Masalah Akar Masalah
1 Masih tingginya masalah kemiskinan
1. Penanganan PMKS
belum optimal 1. Shelter sosial belum memfasilitasi seluruh jenis dan kuota PMKS 2. Terbatasnya jumlah anggaran
3. Sulitnya melakukan pengukuran kinrja yang berorientasi outcome terhadap program dan kegiatan yang diberikan ke PMKS
2. Pemberdayaan
PSKS belum optimal
1. Keterlibatan PSKS dalam penanganan masalah sosial belum optimal
2. Masyarakat banyak yang tidak mengetahui dan mengerti terhadap program – program dan kegiatan – kegiatan pelayanan yang ada di Dinas Sosial
3. Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) masih belum valid
1. Subyektifitas pendataan di masyarakat masih tinggi
2. Terbatasnya anggaran
3. Terbatasnya Akses ke Aplikasi SIKS NG
2.4 Reviu Terhadap Rancangan Awal RKPD
Dalam RKPD Tahun 2021 terhadap kebutuhan dapat dilihat pada Tabel T-C.31. Pada tabel tersebut dapat dilihat bahwa semua program dan kegiatan sesuai dengan rancangan awal RKPD, hal ini disebabkan karena program dan kegiatan telah sesuai dengan kebutuhan. Namun untuk besaran anggaran yang diajukan tidak sesuai dengan kebutuhan yang diajukan yang dikarenakan adanya penyesuaian anggaran yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang.
22 Tabel T-C.31
Reviu terhadap Rancangan Awal RKPD Tahun 2021 Dinas Sosial
Kabupaten Lumajang
N o
Rancangan Awal RKPD Hasil Analisis Kebutuhan
Cata tan Pent ing Program/Kegiatan Lokasi
Indikator Kinerja Target Capaian
Pagu Indikatif
Program/Kegiatan
Lokasi Indikator Kinerja Target Capaian Pagu Indikatif 1. PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Dinas Sosial Persentase pemenuhan fasilitasi kebutuhan operasional perkantoran 100% PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Dinas Sosial Persentase pemenuhan fasilitasi kebutuhan operasional perkantoran 100% Perencanaan , Penganggaran ,dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah Persentase fasilitasi dokumen Perencanaan, Penganggaran , dan Evaluasi Kinerja 100% 11.063.600 Perencanaan , Penganggaran ,dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah Persentase fasilitasi dokumen Perencanaan, Penganggaran , dan Evaluasi Kinerja 100% 11.063.600 2. Penyusunan Dokumen Perencanaan Perangkat Daerah Dinas Sosial Jumlah jenis dokumen perencanaan 4 dokume n 922.600 Penyusunan Dokumen Perencanaan Perangkat Daerah Dinas Sosial Jumlah jenis dokumen perencanaan 4 dokume n 922.600 Koordinasi dan Penyusunan Dokumen RKA-SKPD Jumlah dokumen RKA-SKPD 30 dokume n 8.661.800 Koordinasi dan Penyusunan Dokumen RKA-SKPD Jumlah dokumen RKA-SKPD 30 dokume n 8.661.800 Koordinasi dan Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD Jumlah dokumen LAKIP Tercapainya Penyusunan Laporan Capaian Kinerja 1 dokume n 5 dokume n 584.600 Koordinasi dan Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD Jumlah dokumen LAKIP Tercapainya Penyusunan Laporan Capaian Kinerja 1 dokume n 5 dokume n 584.600
23 dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD 3. Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah Dinas Sosial Jumlah jenis dokumen evaluasi kinerja PD 10 doku men 894.600 Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah Dinas Sosial Jumlah jenis dokumen evaluasi kinerja PD 10 doku men 894.600 Administrasi Keuangan Perangkat Daerah Persentase fasilitasi Administrasi Keuangan Perangkat Daerah 100% 2.814.478.14 5 Administrasi Keuangan Perangkat Daerah Persentase fasilitasi Administrasi Keuangan Perangkat Daerah 100% 2.814.478.14 5
Penyediaan Gaji dan Tunjangan ASN Jumlah ASN terlayani gaji dan tunjangan 24 orang 2.503.225.24 5
Penyediaan Gaji dan Tunjangan ASN Jumlah ASN terlayani gaji dan tunjangan 24 orang 2.503.225.24 5 Penyediaan Administrasi
Pelaksanaan Tugas ASN
Jumlah fasilitasi administrasi pelaksanaan tugas ASN 24 orang 2 item 264.840.000 Penyediaan Administrasi Pelaksanaan Tugas ASN
Jumlah fasilitasi administrasi pelaksanaan tugas ASN 24 orang 2 item 264.840.000 PelaksanaanPenatausah
aan dan pengujian /verifikasi Keuangan SKPD Jumlah fasilitasi penatausaahan dan verifikasi keuangan SKPD 10 item 36.968.700 PelaksanaanPenatausah aan dan pengujian /verifikasi Keuangan SKPD Jumlah fasilitasi penatausaahan dan verifikasi keuangan SKPD 10 item 36.968.700 4. Koordinasi dan Pelaksanaan Akuntansi SKPD Dinas Sosial Jumlah Dokumen Akuntansi 10 doku men 776.800 Koordinasi dan Pelaksanaan Akuntansi SKPD Dinas Sosial Jumlah Dokumen Akuntansi 10 doku men 776.800 Koordinasi dan Penyusunan Laporan Keuangan Akhir Tahun SKPD Jumlah jenis Laporan Keuangan Akhir Tahun 10 doku men 3.960.600 Koordinasi dan Penyusunan Laporan Keuangan Akhir Tahun SKPD Jumlah jenis Laporan Keuangan Akhir Tahun 10 doku men 3.960.600 Pengelolaan dan penyiapan bahan tanggapan pemeriksaan Jumlah Laporan Tanggapan pemeriksaan 5 dokum en 2.658.200 Pengelolaan dan penyiapan bahan tanggapan pemeriksaan Jumlah Laporan Tanggapan pemeriksaan 5 dokum en 2.658.200
24 Koordinasi dan Penyusunan Laporan Keuangan Bulanan/Triwulanan/Sem esteran SKPD Dinas Sosial Jumlah Jenis Laporan Keuangan 32 doku men 550.600 Koordinasi dan Penyusunan Laporan Keuangan Bulanan/Triwulanan/Sem esteran SKPD Dinas Sosial Jumlah Jenis Laporan Keuangan 32 doku men 550.600 Penyusunan Pelaporan dan Analisis Prognosis Realisasi Anggaran Jumlah Jenis Laporan Prognosis 8 dokum en 2.048.600 Penyusunan Pelaporan dan Analisis Prognosis Realisasi Anggaran Jumlah Jenis Laporan Prognosis 8 dokum en 2.048.600 Administrasi Kepegawaian Perangkat Daerah Persentase fasilitasi Administrasi Kepegawaian PD 55 stel 37.951.650 Administrasi Kepegawaian Perangkat Daerah Persentase fasilitasi Administrasi Kepegawaian PD 55 stel 37.951.650
Peningkatan Sarana dan Prasarana Disiplin Pegawai jumlah jenis sarana peningkatan disiplin pegawai 55 stel 18.150.000
Peningkatan Sarana dan Prasarana Disiplin Pegawai jumlah jenis sarana peningkatan disiplin pegawai 55 stel 18.150.000 jumlah jenis prasarana peningkatan disiplin pegawai jumlah jenis prasarana peningkatan disiplin pegawai Pengadaan Pakaian
Dinas Beserta Atribut Kelengkapannya jumlah jenis pakaian dinas yang disediakan 55 stel 19.801.650 Pengadaan Pakaian Dinas Beserta Atribut Kelengkapannya jumlah jenis pakaian dinas yang disediakan 55 stel 19.801.650 jumlah jenis atribut dinas yang disediakan jumlah jenis atribut dinas yang disediakan Administrasi Umum Perangkat Daerah Persentase fasilitasi Administrasi Umum PD Administrasi Umum Perangkat Daerah Persentase fasilitasi Administrasi Umum PD Penyediaan Komponen Instalasi Jumlah jenis komponen 5 buah 5.194.600 Penyediaan Komponen Instalasi Jumlah jenis komponen 5 buah 5.194.600
25 Listrik/Penerangan Bangunan Kantor instalasi Listrik/Peneran gan yang disediakan Listrik/Penerangan Bangunan Kantor instalasi Listrik/Peneran gan yang disediakan Penyediaan Bahan Logistik Kantor Jumlah jenis bahan logistik kantor yang disediakan 43 item 89.072.380 Penyediaan Bahan Logistik Kantor Jumlah jenis bahan logistik kantor yang disediakan 43 item 89.072.380 Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan Jumlah jenis barang cetakan yang disediakan 2 item 16.215.900 Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan Jumlah jenis barang cetakan yang disediakan 2 item 16.215.900 jumlah fasilitasi penggandaan dokumen jumlah fasilitasi penggandaan dokumen Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan Jumlah jenis bahan bacaan disediakan 2 buah 2.920.000 Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan Jumlah jenis bahan bacaan disediakan 2 buah 2.920.000 Fasilitasi Kunjungan Tamu Jumlah fasilitasi
kunjungan tamu 2 item 8.691.400
Fasilitasi Kunjungan Tamu
Jumlah fasilitasi
kunjungan tamu 2 item 8.691.400 Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Konsultasi SKPD Jumlah fasilitasi rakor SKPD 150 oran g 2.250.000 Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Konsultasi SKPD Jumlah fasilitasi rakor SKPD 150 oran g 2.250.000 Pengadaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintah Daerah Persentase fasilitasi pengadaan BMD Pengadaan Barang
Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintah Daerah Persentase fasilitasi pengadaan BMD Pengadaan Peralatan dan Mesin lainnya
Jumlah jenis alat dan mesin lain yang disediakan
10 item 110.793.870
Pengadaan Peralatan dan Mesin lainnya
Jumlah jenis alat dan mesin lain yang disediakan
10 item 110.793.870 Pengadaan Sarana dan
Prasarana Gedung Kantor atau Bangunan Lainnya Jumlah jenis sarana gedung kantor/banguna n lain yang disediakan 2 item 120.376.080
Pengadaan Sarana dan Prasarana Gedung Kantor atau Bangunan Lainnya Jumlah jenis sarana gedung kantor/banguna n lain yang disediakan 2 item 120.376.080
26 Jumlah jenis prasarana gedung kantor/banguna n lain yang disediakan Jumlah jenis prasarana gedung kantor/banguna n lain yang disediakan Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Persentase fasilitasi penyediaan jasa penunjang operasional kantor Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Persentase fasilitasi penyediaan jasa penunjang operasional kantor
Penyediaan Jasa Surat Menyurat
Jumlah fasilitasi jasa surat menyurat
8 item 307.486.000
Penyediaan Jasa Surat Menyurat Jumlah fasilitasi jasa surat menyurat 8 item 307.486.000 Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik
jumlah rekening
yang dibayar 5 item 121.875.668
Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik
jumlah rekening
yang dibayar 5 item 121.875.668 Penyediaan Jasa
Pelayanan Umum Kantor
Jumlah fasilitasi jasa pelayanan umum kantor
24 orang 88.080.000
Penyediaan Jasa
Pelayanan Umum Kantor
Jumlah fasilitasi jasa pelayanan umum kantor
24 orang 88.080.000
Pemeliharaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Persentase fasilitasi pemeliharaan BMD Pemeliharaan Barang
Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Persentase fasilitasi pemeliharaan BMD Penyediaan Jasa Pemeliharaan, Biaya Pemeliharaan dan Pajak Kendaraan Perorangan Dinas atau Kendaraan Dinas Jabatan Jumlah kendaraan dinas perorangan/jab atan yang dipelihara 1 unit 65.568.830 Penyediaan Jasa Pemeliharaan, Biaya Pemeliharaan dan Pajak Kendaraan Perorangan Dinas atau Kendaraan Dinas Jabatan Jumlah kendaraan dinas perorangan/jab atan yang dipelihara 1 unit 65.568.830 Penyediaan Jasa Pemeliharaan, Biaya Pemeliharaan, Pajak, dan Perizinan Kendaraan Jumlah kendaraan dinas operasional/lap 5 unit 120.827.980 Penyediaan Jasa Pemeliharaan, Biaya Pemeliharaan, Pajak, dan Perizinan Kendaraan Jumlah kendaraan dinas operasional/lap 5 unit 120.827.980
27 Dinas Operasional atau
Lapangan
angan yang dipelihara
Dinas Operasional atau Lapangan
angan yang dipelihara Pemeliharaan Peralatan
dan Mesin Lainnya
Jumlah jenis peralatan dan mesin lain yang dipelihara
3 jenis 71.828.000
Pemeliharaan Peralatan dan Mesin Lainnya
Jumlah jenis peralatan dan mesin lain yang dipelihara
3 jenis 71.828.000
Pemeliharaan/Rehabilitas i Sarana dan Prasarana Gedung Kantor atau Bangunan Lainnya Jumlah jenis sarana gedung kantor/banguna n lain yang dipelihara 15 unit 9.000.600 Pemeliharaan/Rehabilitas i Sarana dan Prasarana Gedung Kantor atau Bangunan Lainnya Jumlah jenis sarana gedung kantor/banguna n lain yang dipelihara 15 unit 9.000.600 Jumlah jenis prasarana gedung kantor/banguna n lain yang dipelihara Jumlah jenis prasarana gedung kantor/banguna n lain yang dipelihara Jumlah jenis sarana gedung kantor/banguna n lain yang direhabilitasi Jumlah jenis sarana gedung kantor/banguna n lain yang direhabilitasi Jumlah jenis prasarana gedung kantor/banguna n lain yang direhabilitasi Jumlah jenis prasarana gedung kantor/banguna n lain yang direhabilitasi PROGRAM PEMBERDAYAAN SOSIAL Prosentase PSKS yg mendapatkan pemberdayaan sosial 90% 409.994.000 PROGRAM PEMBERDAYAAN SOSIAL Prosentase PSKS yg mendapatkan pemberdayaan sosial 90% 409.994.000
28 Pengumpulan Sumbangan dalam Daerah Kabupaten/Kota Jumlah pelaku yang melaksanakan PUB UGB 50 Pelaku 15.133.500 Pengumpulan Sumbangan dalam Daerah Kabupaten/Kota Jumlah pelaku yang melaksanakan PUB UGB 50 Pelaku 15.133.500 Koordinasi dan Sinkronisasi Penerbitan Izin Undian Gratis Berhadiah dan
Pengumpulan Uang atau Barang
Jumlah Pelaku PUB UGB yang terfasilitasi koordinasi dan sinkronisasi penerbitan izin 50 Pelaku 15.133.500 Koordinasi dan Sinkronisasi Penerbitan Izin Undian Gratis Berhadiah dan
Pengumpulan Uang atau Barang
Jumlah Pelaku PUB UGB yang terfasilitasi koordinasi dan sinkronisasi penerbitan izin 50 Pelaku 15.133.500 Pengembangan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Daerah Kabupaten/Kota Jumlah Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial daerah Kabupaten/Kota yg dikembangkan kemampuannya 40 394.860.500 Pengembangan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Daerah Kabupaten/Kota Jumlah Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial daerah Kabupaten/Kota yg dikembangkan kemampuannya 40 394.860.500 Peningkatan Kemampuan Potensi Pekerja Sosial Masyarakat Kewenangan Kabupaten/Kota Jumlah Potensi Pekerja Sosial Masyarakat Kabupaten/kota yg ditingkatkan kemampuannya 100 Orang PSM 26.025.000 Peningkatan Kemampuan Potensi Pekerja Sosial Masyarakat Kewenangan Kabupaten/Kota Jumlah Potensi Pekerja Sosial Masyarakat Kabupaten/kota yg ditingkatkan kemampuannya 100 Orang PSM 26.025.000 Peningkatan Kemampuan Potensi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Kewenangan Kabupaten/Kota Jumlah Potensi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan yg ditingkatkan kemampuannya 21 Orang TKSK 233.748.500 Peningkatan Kemampuan Potensi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Kewenangan Kabupaten/Kota Jumlah Potensi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan yg ditingkatkan kemampuannya 21 Orang TKSK 233.748.500 Peningkatan Kemampuan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Jumlah Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Keluarga 0 0 Peningkatan Kemampuan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Jumlah Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Keluarga 0 0
29 Keluarga Kewenangan Kabupaten/Kota Kabupaten/Kota yang ditingkatkan kemampuannya Keluarga Kewenangan Kabupaten/Kota Kabupaten/Kota yang ditingkatkan kemampuannya Peningkatan Kemampuan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Kelembagaan Masyarakat Kewenangan Kabupaten/Kota Jumlah Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Kelembagaan Masyarakat Kewenangan Kabupaten/kota yang dibina kapasitasnya 440 lemba ga 129.297.000 Peningkatan Kemampuan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Kelembagaan Masyarakat Kewenangan Kabupaten/Kota Jumlah Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Kelembagaan Masyarakat Kewenangan Kabupaten/kota yang dibina kapasitasnya 440 lemba ga 129.297.000 Peningkatan Kemampuan Sumber Daya Manusia dan Penguatan Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Jumlah lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) yg ditingkatkan kemampuan sumber daya manusia 1 Lembag a 5.790.000 Peningkatan Kemampuan Sumber Daya Manusia dan Penguatan Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Jumlah lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) yg ditingkatkan kemampuan sumber daya manusia 1 Lembag a 5.790.000 PROGRAM REHABILITASI SOSIAL Prosentase PMKS Yang Telah Mendapatkan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial 91% 586.106.434 PROGRAM REHABILITASI SOSIAL Prosentase PMKS Yang Telah Mendapatkan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial 91% 586.106.434 Rehabilitasi Sosial Dasar Penyandang Disabilitas Terlantar, Anak Terlantar, Lanjut Usia Terlantar, serta Gelandangan Pengemis di Luar Panti Sosial
Jumlah Penyandang Disabiltas Terlantar, Anak Terlantar, Lanjut Usia Terlantar, serta 855 Orang, 50 set, 10 buah 534.076.714 Rehabilitasi Sosial Dasar Penyandang Disabilitas Terlantar, Anak Terlantar, Lanjut Usia Terlantar, serta Gelandangan Pengemis di Luar Panti Sosial
Jumlah Penyandang Disabiltas Terlantar, Anak Terlantar, Lanjut Usia Terlantar, serta 855 Orang, 50 set, 10 buah 534.076.714
30 Gelandangan Pengemis di Luar Panti Sosial yg mendapat rehabilitasi sosial Gelandangan Pengemis di Luar Panti Sosial yg mendapat rehabilitasi sosial Penyediaan Permakanan Jumlah lansia
yg menerima permakanan
15
lansia 222.675.000
Penyediaan Permakanan Jumlah lansia yg menerima permakanan 15 lansia 222.675.000 Jumlah tetirah anak yg menerima permakanan 50 anak 9.225.000 Jumlah tetirah anak yg menerima permakanan 50 anak 9.225.000 Penyediaan Sandang Jumlah lansia
yg menerima bahan sandang
15
Orang 25.752.150
Penyediaan Sandang Jumlah lansia yg menerima bahan sandang
15
Orang 25.752.150 Penyediaan Alat Bantu Jumlah alat
bantu tetirah yg tersedia
50 Set 3.613.060
Penyediaan Alat Bantu Jumlah alat bantu tetirah yg tersedia 50 Set 3.613.060 Jumlah alat bantu disabilitas yg tersedia 5 buah 6.255.150 Jumlah alat bantu disabilitas yg tersedia 5 buah 6.255.150 Pemberian Bimbingan
Fisik, Mental, Spiritual, dan Sosial Jumlah orang yang mengikuti Bimbingan Fisik, Mental, Spiritual, dan Sosial penyandang Disabilitas 275 Orang 80.962.340 Pemberian Bimbingan Fisik, Mental, Spiritual, dan Sosial Jumlah orang yang mengikuti Bimbingan Fisik, Mental, Spiritual, dan Sosial penyandang Disabilitas 275 Orang 80.962.340
Pemberian Layanan Data dan Pengaduan Jumlah Pemberian Layanan Data dan Pengaduan Griya lansia 100 orang
162.060.000 Pemberian Layanan Data dan Pengaduan Jumlah Pemberian Layanan Data dan Pengaduan Griya lansia 100 orang 162.060.000
31 Pemberian Layanan Kedaruratan Jumlah Pemberian Layanan kedaruratan Griya Lansia 100 orang 23.534.014 Pemberian Layanan Kedaruratan Jumlah Pemberian Layanan kedaruratan Griya Lansia 100 orang 23.534.014 Rehabilitasi Sosial Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Lainnya Bukan Korban HIV/Aids dan Napza di Luar Panti Sosial Jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) lainnya Bukan Korban HIV/Aids dan Napza di Luar Panti Sosial yg mendapat rehabilitasi sosial 300 Orang 52.029.720 Rehabilitasi Sosial Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Lainnya Bukan Korban HIV/Aids dan Napza di Luar Panti Sosial Jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) lainnya Bukan Korban HIV/Aids dan Napza di Luar Panti Sosial yg mendapat rehabilitasi sosial 300 Orang 52.029.720
Pemberian Layanan Data dan Pengaduan Jumlah Pemberian Layanan Data dan Pengaduan Rumah Aman 100 Orang
27.600.000 Pemberian Layanan Data dan Pengaduan Jumlah Pemberian Layanan Data dan Pengaduan Rumah Aman 100 Orang 27.600.000 Pemberian Layanan Kedaruratan Jumlah Pemberian Layanan kedaruratan Rumah Aman 100 Orang 7.499.220 Pemberian Layanan Kedaruratan Jumlah Pemberian Layanan kedaruratan Rumah Aman 100 Orang 7.499.220
Penyediaan Permakanan Jumlah Permakanan Rumah Aman yg tersedia
100 Orang
8.830.500 Penyediaan Permakanan Jumlah Permakanan Rumah Aman yg tersedia 100 Orang 8.830.500 PROGRAM PERLINDUNGAN DAN JAMINAN SOSIAL Prosentase PMKS yg mendapatkan Perlindungan 91% 653.632.340 PROGRAM PERLINDUNGAN DAN JAMINAN SOSIAL Prosentase PMKS yg mendapatkan Perlindungan 91% 653.632.340
32 dan Jaminan
Sosial
dan Jaminan Sosial
Pengelolaan Data Fakir Miskin Cakupan Daerah Kabupaten/Kota Jumlah Fakir Miskin Cakupan daerah kabupaten/Kota yg dikelola 31656 orang,21 00 KK
653.632.340 Pengelolaan Data Fakir Miskin Cakupan Daerah Kabupaten/Kota Jumlah Fakir Miskin Cakupan daerah kabupaten/Kota yg dikelola 31656 orang,21 00 KK 653.632.340
Pendataan Fakir Miskin Cakupan Daerah Kabupaten/Kota Jumlah fakir miskin yg di data cakupan daerah kabupaten/kota 26845 orang
177.567.000 Pendataan Fakir Miskin Cakupan Daerah Kabupaten/Kota Jumlah fakir miskin yg di data cakupan daerah kabupaten/kota 26845 orang 177.567.000
Pengelolaan Data Fakir Miskin Cakupan Daerah Kabupaten/Kota Jumlah KPM PKH yangtelah melaksanakan graduasi 4500 orang
235.783.940 Pengelolaan Data Fakir Miskin Cakupan Daerah Kabupaten/Kota Jumlah KPM PKH yangtelah melaksanakan graduasi 4500 orang 235.783.940 Jumlah PSKS yang mendapatkan sosialisasi Linjamsos - - Jumlah PSKS yang mendapatkan sosialisasi Linjamsos - - Jumlah Korkab, Korcam dan Operator yang melaksanakan koordinasi teknis PKH - - Jumlah Korkab, Korcam dan Operator yang melaksanakan koordinasi teknis PKH - - Jumlah Pendamping PKH yang mendapatkan bimbingan teknis - - Jumlah Pendamping PKH yang mendapatkan bimbingan teknis - - Jumlah Korkab, Korcam dan Operator - - Jumlah Korkab, Korcam dan Operator - -
33 yang melaksanakan rekonsiliasi data KPM PKH yang melaksanakan rekonsiliasi data KPM PKH Fasilitasi Bantuan Sosial
Kesejahteraan Keluarga
Jumlah
keluarga miskin yang mendapat bantuan
2100 KK 234.463.000 Fasilitasi Bantuan Sosial Kesejahteraan Keluarga Jumlah keluarga miskin yang mendapat bantuan 2100 KK 234.463.000 jumlah peserta yang mendapat sosialisasi dan koordinasi program sembako (BPNT)
311 org 5.818.400 jumlah peserta
yang mendapat sosialisasi dan koordinasi program sembako (BPNT) 311 org 5.818.400 Fasilitasi Bantuan Pengembangan Ekonomi Masyarakat Jumlah KUBE yang mendapat bimtap - - Fasilitasi Bantuan Pengembangan Ekonomi Masyarakat Jumlah KUBE yang mendapat bimtap - - Jumlah peserta lomba KUBE - - Jumlah peserta lomba KUBE - - PROGRAM PENANGANAN BENCANA Persentase Korban bencana yg mendapat penanganan 91% 248.770.400 PROGRAM PENANGANAN BENCANA Persentase Korban bencana yg mendapat penanganan 91% 248.770.400 Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam dan Sosial Kabupaten/Kota jumlah korban bencana alam dan sosial kabupaten/kota yg mendapat perlindungan sosial 8030 121.150.400 Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam dan Sosial Kabupaten/Kota jumlah korban bencana alam dan sosial kabupaten/kota yg mendapat perlindungan sosial 8030 121.150.400 Penyediaan Tempat Penampungan Pengungsi Jumlah tempat penampungan pengungsi yg tersedia 35 16.287.000 Penyediaan Tempat Penampungan Pengungsi Jumlah tempat penampungan pengungsi yg tersedia 35 16.287.000
34 Penanganan Khusus
Bagi Kelompok Rentan
jumlah warga yang mendapatkan santunan kematian 7.700 ahli waris 28.509.000 Penanganan Khusus Bagi Kelompok Rentan
jumlah warga yang mendapatkan santunan kematian 7.700 ahli waris 28.509.000 jumlah masyarakat yang mendapatkan sosialisasi keserasian sosial dan kearifan lokal 100 18.201.000 jumlah masyarakat yang mendapatkan sosialisasi keserasian sosial dan kearifan lokal 100 18.201.000 jumlah aparat yang mendapatkan sosialisasi penanganan orang terlantar 70 13.442.400 jumlah aparat yang mendapatkan sosialisasi penanganan orang terlantar 70 13.442.400 jumlah orang terlantar yang mendapatkan pelayanan 40 4.000.000 jumlah orang terlantar yang mendapatkan pelayanan 40 4.000.000 Pelayanan Dukungan Psikososial jumlah masyarakat yang terdampak bencana 85 40.711.000 Pelayanan Dukungan Psikososial jumlah masyarakat yang terdampak bencana 85 40.711.000 Penyelenggaraan Pemberdayaan Masyarakat terhadap Kesiapsiagaan Bencana Kabupaten/Kota jumlah pemberdayaan masyarakat terhadap kesiapsiagaan bencana di kabupaten 120 127.620.000 Penyelenggaraan Pemberdayaan Masyarakat terhadap Kesiapsiagaan Bencana Kabupaten/Kota jumlah pemberdayaan masyarakat terhadap kesiapsiagaan bencana di kabupaten 120 127.620.000 Koordinasi, Sosialisasi dan Pelaksanaan
Kampung Siaga Bencana
jumlah anggota KSB yang mengikuti
85 28.620.000 Koordinasi, Sosialisasi dan Pelaksanaan
Kampung Siaga Bencana
jumlah anggota KSB yang mengikuti
35 pelaksanaan kegiatan pelaksanaan kegiatan Koordinasi, Sosialisasi
dan Pelaksanaan Taruna Siaga Bencana
jumlah taruna siaga bencana yang difasilitasi
35 99.000.000 Koordinasi, Sosialisasi dan Pelaksanaan Taruna Siaga Bencana jumlah taruna siaga bencana yang difasilitasi 35 99.000.000 PROGRAM PENGELOLAAN TAMAN MAKAM PAHLAWAN Prosentase Taman Makam Pahlawan yg dikelola 91% 190.107.000 PROGRAM PENGELOLAAN TAMAN MAKAM PAHLAWAN Prosentase Taman Makam Pahlawan yg dikelola 91% 190.107.000 Pemeliharaan Taman Makam Pahlawan Nasional Kabupaten/Kota Jumlah TMP yang dipelihara 1 TMP 190.107.000 Pemeliharaan Taman Makam Pahlawan Nasional Kabupaten/Kota Jumlah TMP yang dipelihara 1 TMP 190.107.000 Pemeliharaan Taman Makam Pahlawan Nasional Kabupaten/Kota Jumlah Taman Makam pahlawan Nasional Kabupaten Kota yang dipelihara 1 TMP 190.107.000 Pemeliharaan Taman Makam Pahlawan Nasional Kabupaten/Kota Jumlah Taman Makam pahlawan Nasional Kabupaten Kota yang dipelihara 1 TMP 190.107.000
36
2.5 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat
Dengan pertimbangan prinsip penyelenggaraan pemerintah yang baik dengan memperhatikan hasil MUSRENBANG mulai dari tingkat desa yang ditindak lanjuti sampai dengan tingkat kabupaten, responsif terhadap permasalahan serta isu isu strategis, efesien dalam perencanaan anggaran dan efektif dalam pencapaian tujuan. Dengan demikian rencana kerja ini tidak hanya memenuhi kepentingan perangkat daerah saja melainkan juga dapat menjawab permasalahan yang ada di masyarakat .Usulan kegiatan dari masyarakat yang tertuang dalam rancangan rencana kerja didiskusikan dalam pembahasan forum OPD Kabupaten. Pembahasan dilakukan untuk menyelaraskan rumusan rancangan Renja dengan kesepakatan hasil musyawarah. Pada forum OPD ada usulan program/kegiatan yang ditujukan kepada Dinas Sosial. Usulan yang disampaikan pada saat pembahasan forum OPD dan tentunya menyesuaikan prioritas program dan kegiatan Dinas Sosial Kabupaten Lumajang, seperti tersaji dalam Tabel T.C- 32.
Tabel T-C.32
USULAN PROGRAM/KEGIATAN DARI PEMANGKU KEPENTINGAN TAHUN 2021
KABUPATEN LUMAJANG Dinas Sosial
No Program Kegiatan Lokasi Indikator Kinerja Volum e Catat an 1 2 3 4 5 6 PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KO TA
Dinas Sosial Persentase
pemenuhan fasilitasi kebutuhan operasional perkantoran 100% Perencanaan , Penganggaran ,dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah
Dinas Sosial Persentase fasilitasi dokumen Perencanaan, Penganggaran, dan Evaluasi Kinerja 100% Penyusunan Dokumen Perencanaan Perangkat Daerah
Dinas Sosial Jumlah jenis dokumen perencanaan 4 dokum en Koordinasi dan Penyusunan Dokumen RKA-SKPD
Dinas Sosial Jumlah dokumen RKA-SKPD 30 dokum en Koordinasi dan Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD
Dinas Sosial Jumlah dokumen LAKIP Tercapainya
Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD 1 dokum en 5 dokum en Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah
Dinas Sosial Jumlah jenis dokumen evaluasi kinerja PD 10 dok umen Administrasi Keuangan Perangkat Daerah
Dinas Sosial Persentase fasilitasi Administrasi Keuangan Perangkat Daerah
100%
Penyediaan Gaji dan
Tunjangan ASN Dinas Sosial
Jumlah ASN terlayani gaji dan tunjangan
24 ora ng
37 Penyediaan Administrasi Pelaksanaan Tugas ASN Jumlah fasilitasi administrasi
pelaksanaan tugas ASN 24 orang 2 item PelaksanaanPenataus
ahaan dan pengujian /verifikasi Keuangan SKPD Jumlah fasilitasi penatausaahan dan verifikasi keuangan SKPD 10 ite m Koordinasi dan Pelaksanaan Akuntansi SKPD
Dinas Sosial Jumlah Dokumen
Akuntansi 10 dok umen Koordinasi dan
Penyusunan Laporan Keuangan Akhir Tahun SKPD
Jumlah jenis Laporan
Keuangan Akhir Tahun 10 dok umen Pengelolaan dan penyiapan bahan tanggapan pemeriksaan Jumlah Laporan Tanggapan pemeriksaan 5 doku men Koordinasi dan Penyusunan Laporan Keuangan Bulanan/Triwulanan/Se mesteran SKPD
Jumlah Jenis Laporan Keuangan
32 dok umen
Penyusunan Pelaporan dan Analisis Prognosis Realisasi Anggaran
Jumlah Jenis Laporan
Prognosis 8 doku men Administrasi Kepegawaian Perangkat Daerah Persentase fasilitasi Administrasi Kepegawaian PD 55 ste l Peningkatan Sarana
dan Prasarana Disiplin Pegawai
Dinas Sosial jumlah jenis sarana peningkatan disiplin pegawai
55 stel
jumlah jenis prasarana peningkatan disiplin pegawai
Pengadaan Pakaian Dinas Beserta Atribut Kelengkapannya
Dinas Sosial jumlah jenis pakaian
dinas yang disediakan 55 stel
jumlah jenis atribut dinas yang disediakan
Administrasi Umum Perangkat Daerah
Dinas Sosial Persentase fasilitasi Administrasi Umum PD Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor
Jumlah jenis komponen instalasi Listrik/Penerangan yang disediakan 5 buah Penyediaan Bahan Logistik Kantor
Dinas Sosial Jumlah jenis bahan logistik kantor yang disediakan 43 ite m Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan
Dinas Sosial Jumlah jenis barang
cetakan yang disediakan 2 item
jumlah fasilitasi
penggandaan dokumen
Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan
Jumlah jenis bahan
bacaan disediakan 2 buah
Fasilitasi Kunjungan Tamu
Jumlah fasilitasi
kunjungan tamu 2 item Penyelenggaraan
Rapat Koordinasi dan Konsultasi SKPD
Jumlah fasilitasi rakor
SKPD 150 orang Pengadaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintah Daerah Persentase fasilitasi pengadaan BMD Pengadaan Peralatan dan Mesin lainnya
Dinas Sosial Jumlah jenis alat dan mesin lain yang disediakan
10 ite m Pengadaan Sarana
dan Prasarana Gedung Kantor atau Bangunan Lainnya
Jumlah jenis sarana gedung
kantor/bangunan lain yang disediakan
2 item
Jumlah jenis prasarana gedung
kantor/bangunan lain yang disediakan
38 Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Persentase fasilitasi penyediaan jasa penunjang operasional kantor
Penyediaan Jasa Surat Menyurat
Jumlah fasilitasi jasa
surat menyurat 8 item Penyediaan Jasa
Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik
jumlah rekening yang
dibayar 5 item
Penyediaan Jasa Pelayanan Umum Kantor
Jumlah fasilitasi jasa
pelayanan umum kantor 24 ora ng Pemeliharaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Persentase fasilitasi pemeliharaan BMD Penyediaan Jasa Pemeliharaan, Biaya Pemeliharaan dan Pajak Kendaraan Perorangan Dinas atau Kendaraan Dinas Jabatan
Jumlah kendaraan dinas perorangan/jabatan yang dipelihara 1 unit Penyediaan Jasa Pemeliharaan, Biaya Pemeliharaan, Pajak, dan Perizinan Kendaraan Dinas Operasional atau Lapangan
Jumlah kendaraan dinas operasional/lapangan yang dipelihara
5 unit
Pemeliharaan Peralatan dan Mesin Lainnya
Jumlah jenis peralatan dan mesin lain yang dipelihara
3 jenis
Pemeliharaan/Rehabilit asi Sarana dan Prasarana Gedung Kantor atau Bangunan Lainnya
Dinas Sosial Jumlah jenis sarana gedung
kantor/bangunan lain yang dipelihara
15 unit
Jumlah jenis prasarana gedung
kantor/bangunan lain yang dipelihara
Jumlah jenis sarana gedung
kantor/bangunan lain yang direhabilitasi
Jumlah jenis prasarana gedung kantor/bangunan lain yang direhabilitasi PROGRAM PEMBERDAYAA N SOSIAL Prosentase PSKS yg mendapatkan pemberdayaan sosial 90% Pengumpulan Sumbangan dalam Daerah Kabupaten/Kota
Jumlah pelaku yang melaksanakan PUB UGB 50 Pelaku Koordinasi dan Sinkronisasi
Penerbitan Izin Undian Gratis Berhadiah dan Pengumpulan Uang atau Barang
Jumlah Pelaku PUB UGB yang terfasilitasi koordinasi dan sinkronisasi penerbitan izin 50 Pelaku Pengembangan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Daerah Kabupaten/Kota
Jumlah Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial daerah Kabupaten/Kota yg dikembangkan kemampuannya 40 Peningkatan Kemampuan Potensi Pekerja Sosial Masyarakat Kewenangan Kabupaten/Kota
Jumlah Potensi Pekerja Sosial Masyarakat Kabupaten/kota yg ditingkatkan kemampuannya 100 Orang PSM Peningkatan Kemampuan Potensi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Kewenangan Kabupaten/Kota
Jumlah Potensi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan yg ditingkatkan kemampuannya 21 Orang TKSK Peningkatan Kemampuan Potensi
Jumlah Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial