• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemangkuan Kawasan Konservasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pemangkuan Kawasan Konservasi"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

III

(2)

LUAS KAWASAN KONSERVASI BERDASARKAN FUNGSINYA LINGKUP BALAI KSDA JAWA TENGAH

TAHUN 2007

FUNGSI HUTAN (Ha) NO SEKSI KONSERVASI WILAYAH

CAGAR ALAM TAMAN WISATA

ALAM

SUAKA MARGASATWA

LUAS KAWASAN KONSERVASI

(Ha)

1 2 3 4

I P A T I II SURAKARTA III CILACAP IV PEMALANG

1.498,5 20,1 973,8 239

17,1 70,8 165,8 ---

--- 103,9

--- ---

1515,6 194,8 1139,6

239

JUMLAH 2.731,4 253,7 103,9 3.089

(3)

LUAS, LETAK DAN PENUNJUKAN KAWASAN KONSERVASI DI SEKSI KONSERVASI WILAYAH I P A T I

LOKASI SURAT KEPUTUSAN

NO KAWASAN

KONSERVASI

LUAS (Ha)

DESA KECAMATAN KABUPATEN PENUNJUKAN PENGUKUHAN

1 CA. Keling Ia,b,c 6,8 Bumiharjo Keling Jepara GB No. 6 Stbl No. 90

21 Februari 1919 Belum Ada 2 CA. Keling II/III 61 Bumiharjo Keling Jepara GB No. 6 Stbl No. 90

21 Februari 1919 Belum Ada

3 CA. Kembang 1,8 Jinggotan Kembang Jepara

Brigade II Planologi Kehutanan Nomor : 2736/V/6/Pl.K

3 Agustus 1961

Belum Ada

4 CA. Gunung Celering 1.328,4

Clering, Ujungwatu, Jugo, Blingoh, Banyumanis,

Sumberrejo

Keling Jepara

SK Menteri Pertanian Nomor : 634/Kpts/Um/12/1975

23 Desember 1975

SK Menteri Kehutanan Nomor : 755/Kpts-II/1989

16 Desember 1989 5 CA. Cabak I/II 30 Cabak Jiken Blora GB No. 6 Stbl No. 90

21 Februari 1919

6 CA. Bekutuk 25,4 Tanggel Randublatung Blora

SK Menteri Pertanian Nomor : 596/Kpts/Um/9/1979

21 September 1979

SK Menteri Kehutanan Nomor : 79/Menhut-II/2004

10 Maret 2004

7 CA. Gunung Butak 45,1 Bitingan Sale Rembang

SK Menteri Pertanian Nomor : 55/Kpts/Um/2/1975

17 Februari 1975

Belum Ada

8 TWA. Sumber Semen 17,1 Gading Sale Rembang

SK Menteri Pertanian Nomor : 54/Kpts/Um/2/1975

17 Februari 1975

SK Menteri Pertanian Nomor : 54/Kpts/Um/2/1975

(4)

LUAS, LETAK DAN PENUNJUKAN KAWASAN KONSERVASI DI SEKSI KONSERVASI WILAYAH II SURAKARTA

LOKASI SURAT KEPUTUSAN

NO KAWASAN

KONSERVASI

LUAS

(Ha) DESA KECAMATAN KABUPATEN PENUNJUKAN PENGUKUHAN

1 CA. Gebugan 1,8 Gebugan Bergas Semarang GB No. 36 Stbl No. 43

4 Februari 1924 Belum Ada

2 CA. Sepakung 10 Sepakung Banyubiru Semarang GB No. 36 Stbl No. 43 4 Februari 1924

SK Menteri Kehutanan Nomor : 74/Menhut-II/2004

10 Maret 2004

3 CA. Donoloyo 8,3 Watusoma Slogohimo Wonogiri

Brigade II Planologi Kehutanan Nomor : 1160/V/6/Pl.K

30 Maret 1961

Belum Ada

4 TWA. Tuk Songo Kopeng 6,5 Kopeng Getasan Semarang

SK Menteri Pertanian Nomor : 59/Kpts/Um/2/1975

18 Februari 1975

Belum Ada

5 TWA. Grojogan Sewu 64,3 Tawangmangu Tawangmangu Karanganyar

SK Menteri Pertanian Nomor : 264/Kpts/Um/10/1968

12 Oktober 1968

Belum Ada

6 SM. Gunung Tunggangan 103,9 Bayanan, Jambean Sambirejo Sragen

Persetujuan KKPH Surakarta Nomor : 4603/UM/V/6/Ska

2 Agustus 1961

Belum Ada

Jumlah 194,8

(5)

LUAS, LETAK DAN PENUNJUKAN KAWASAN KONSERVASI DI SEKSI KONSERVASI WILAYAH III CILACAP

LOKASI SURAT KEPUTUSAN

NO KAWASAN

KONSERVASI

LUAS

(Ha) DESA KECAMATAN KABUPATEN PENUNJUKAN PENGUKUHAN

1 2 3 4 5 6 7 8

1 TWA. Telogo Warno/

Telogo Pengilon 39,,6 Jojogan Kejajar Wonosobo

SK Menteri Pertanian Nomor : 59/Kpts/Um/2/1975

18 Februari 1975

SK Menteri Pertanian Nomor :

740/Kpts-II/Um/2/1978 30 Novmber 1978 2 CA. Telogo Dringo 25,1 Pekasiran Batur Banjarnegara GB No. 26 Stbl No. 376

10 Juli 1940 Belum Ada 3 CA. Telogo Sumurup 20,1 Bakal Batur Banjarnegara GB No. 26 Stbl No. 376

10 Juli 1940 Belum Ada

4 CA. Pantodomas 4,1 Pecekelan Sapuran Wonosobo

Brigade II Planologi Kehutanan Nomor : 1219/V/6/Pl.K

6 April 1961

Belum Ada

5 CA. Pringombo I/II 58 Pringombo Sigaluh Banjarnegara GB No. 46 Stbl No. 736

9 September 1920 Belum Ada

6 TWA. Gunung Selok 126,2 Karangbenda Adipala Cilacap

SK Menteri Pertanian Nomor : 399/Kpts/Um/10/1975

9 Oktober 1975

Belum Ada

7 CA. Nusakambangan Barat 675 Tambakreja Cilacap Selatan Cilacap GB No. 34 Stbl No. 369

4 Juni 1937 Belum Ada 8 CA. Nusakambangan Timur 190 Tambakreja Cilacap Selatan Cilacap GB No. 26 Stbl No. 382

(6)

1 2 3 4 5 6 7 8

9 CA. Wijaya Kusuma 1 Tambakreja Cilacap Selatan Cilacap GB No. 26 Stbl No. 382

24 Juli 1937 Belum Ada 10 CA. Karangbolong 0,5 Tambakreja Cilacap Selatan Cilacap GB No. 26 Stbl No. 382

24 Juli 1937 Belum Ada Jumlah 1139,6

(7)

LUAS, LETAK DAN PENUNJUKAN KAWASAN KONSERVASI DI SEKSI KONSERVASI WILAYAH IV PEMALANG

LOKASI SURAT KEPUTUSAN

NO KAWASAN KONSERVASI LUAS (Ha)

DESA KECAMATAN KABUPATEN PENUNJUKAN PENGUKUHAN

1 2 3 4 5 6 7 8

1 CA. Pagerwunung Darupono 33,2 Darupono Kaliwungu Kendal GB No. 19 Stbl No. 37 21 Januari 1933

SK Menteri Kehutanan Nomor : 115/Menhut-II/2004

19 April 2004

2 CA. Ulolanang Kecubung 69,7 Gondang Subah Batang GB No. 25 Stbl No..765 8 Desember 1922

SK Menteri Kehutanan Nomor : 106/Menhut-II/2004

14 Maret 2004

3 CA. Peson Subah I 10,4 Kuripan Subah Batang GB No. 83 Stbl No.392 11 Juli 1919

SK Menteri Kehutanan Nomor : 82/Menhut-II/2004

10 Maret 2004 4 CA. Peson Subah II 10 Gondang Subah Batang GB No. 83 Stbl No. 392

11 Juli 1919 Belum Ada 5 CA. Vak 53 Comal 29,1 Kebongede Bantarbolang Pemalang Hoofd Inspecteur No. 2980/HI

19 Mei 1930 Belum Ada

6 CA. Bantarbolang 24,5 Kebongede Bantarbolang Pemalang Hoofd Inspecteur No. 2980/HI 19 Mei 1930

SK Menteri Kehutanan Nomor : 756/Kpts-II/1999

23 September 1999 7 CA. Moga 3,5 Banyumudal Moga Pemalang Local Degree No. 25

1 Januari 1927 Belum Ada

8 CA. Curug Bengkawah 1,5 Sikasur Beluk Pemalang

Local Degree No. 25

(8)

1 2 3 4 5 6 7 8

9 CA. Sub Vak 18c dan 19b

Jatinegara 6,6 Karangmalang Kedungbanteng Tegal

Hoofd Inspecteur No. 2980/HI

19 Mei 1930 Belum Ada 10 CA. Guci 2 Rembul Bojong Tegal Local Decree

11 Januari 1927 Belum Ada 11 CA. Telogo Ranjeng 48,5 Pandansari Paguyangan Brebes Hoofd Inspecteur No. 25/HI

11 Januari 1925 Belum Ada

Jumlah 239

(9)

POTENSI KAWASAN KONSERVASI DI SEKSI KONSERVASI WILAYAH I P A T I

P O T E N S I NO KAWASAN KONSERVASI LUAS

(Ha) F L O R A F A U N A L A I N N Y A

1 CA. Keling Ia,b,c 6,8 Hutan alam yang cukup lebat seperti Winong, Jrakah, Kesambi dan Benda.

Ayam hutan, Landak, Monyet ekor panjang, Kutilang dan Elang

Terdapat sumber mata air.

2 CA. Keling II/III 61 Hutan alam yang telah dijarah, saat ini ditumbuhi semak belukar

Monyet ekor panjang, Raja udang, Kijang, Ular dan

Babi hutan

-

3 CA. Kembang 1,8 Jati alam (sekunder) dan pohon rimba campuran (Kedoya, wuru, Juwet, Trembesi)

Ayam hutan, Kutilang

jambul, Trocokan, Emprit -

4 CA. Gunung Celering 1.328,4

Terdapat flora pegunungan yang memiliki nilai khas (Bendo, Brasan, Dualolo, Jrakah,

Kalongan, Kedoya, Kedondong hutan, Jenggi, Girang, Jangkar, Jaranan, Jengkol)

Babi hutan, Bajing tanah, Bajing terbang, Ular, Alap-alap, Kutilang, Prenjak, Ayam hutan,Raja udang

Merupakan bagian dari kelompok Gunung Muria. Kawasan ini memiliki beberapa puncak

gunung, dan terdapat banyak sumber mata air

5 CA. Cabak I/II 30

Jati alam sekunder dan pohon rimba campuran (Mahoni, Johar, Jrakah, Bendo,

Kesambi)

Ayam hutan, landak, Monyet ekor panjang,

Kutilang

-

6 CA. Bekutuk 25,4 Jati alam dengan diameter yang cukup besar Kutilang, Tekukur,

Trocokan, Babi hutan -

7 CA. Gunung Butak 45,1

Ditumbuhi pohon rimba (kemiri, serut, panggang, tlutup, ketumbel, wadang, jenar,

weru, salam, kedoya, rengas, kelapan, lengki, popohan, girang dan trengguli)

Kijang, lutung, babi hutan, luwak, Prenjak, kutilang,

biawak.

Dari segi hidro-orologi yaitu sebagai daerah tangkapan air, sedangkan historisnya yaitu terdapat telaga yang didalamnya hidup ikan lele yang dikeramatkan oleh masyarakat

setempat 8 TWA. Sumber Semen 17,1 Jati, mahoni, miri, kepel, kesemek Lutung, ayam hutan,

kutilang, kacer

Terdapat sumber mata air. Udara yang sejuk serta pepohonan yang masih rindang

menjadikannya menarik.

(10)

POTENSI KAWASAN KONSERVASI DI SEKSI KONSERVASI WILAYAH II SURAKARTA

P O T E N S I NO KAWASAN KONSERVASI LUAS

(Ha) F L O R A F A U N A L A I N N Y A

1 CA. Gebugan 1,8

Hutan alam campuran, terdapat pakis, jamuju, sarangan, waru gunung, kantil, rengas, kaliandra, cemplongan, kina

Kijang, babi hutan, trenggiling, luwak, alap-alap, raja udang, rangkok, prenjak, gelatik, ular

Daerahnya cukup indah karena terletak di lereng atas Gunung Ungaran 2 CA. Sepakung 10 Walik angin, pakis, dadap, kerinyuh,

pampung, pakis galar

Babi utan, landak, trenggiling,

kilang, jalak, kepodang, pelatuk Tipe ekosistem hutan tropis dataran tinggi 3 CA. Donoloyo 8,3

Jati alam dengan diameter besar dan hutan campuran (sengon buto, rengas, eukaliptus, kesambi, asam jawa, jambu)

Betet, gelatik, perkutut, tekukur, kutilang, kepodang, gemak, ular

sanca coklat

Punden Donoloyo dijadikan tempat ziarah pada malam Jumat Kliwon dan Selasa

Pahing 4 TWA. Tuk Songo Kopeng 6,5 Didominasi pohon Pinus, akasia, puspa,

tembelekan, beringin, cemara,

Tempat transit gagak, ayam hutan, kuntul, tekukur, dederuk,

garangan,

Daerah wisata pegunungan yang berhawa sejuk dan terdapat mata air berjumlah 9

(sembilan) 5 TWA. Grojogan Sewu 64,3 Tipe vegetasi hutan dataran tinggi yang

didominasi oleh pinus

Banayak dijumpai monyet ekor panjang

Terdapat pemandangan air terjun yang indah, dengan suasana sejuk di daerah

pegunungan 6 SM. Gunung Tunggangan 103,9

Hutan pegunungan yang ditumbuhi Sonokeling, Mahoni, cendana, temu,

puyeng, sambiroto, pule pandak

Tempat hidup satwa seperti Kera ekor panjang, Kijang Ayam hutan,

Jalak putih dan Kutilang

Didekatnya terdapat pemandian air hangat yang dipercaya dapat menyembuhkan

berbagai penyakit kulit

(11)

POTENSI KAWASAN KONSERVASI DI SEKSI KONSERVASI WILAYAH III CILACAP

P O T E N S I

Telogo Pengilon 39,6

Tipe hutan pegunungan dengan jenis: akasia decurans, pinus, bintamin

Burung mliwis, tekukur, kepodang, kacer, emprit, pentet, ikan bader bang

Terdapat dua telaga yang berdekatan, yang satu sebening kaca sedangkan

lainnya tampak berwarna-warni. 2 CA. Telogo Dringo 25,1

Tipe hutan pegunungan tinggi dengan jenis: akasia decurans, cemara, puspa bintamin, cemara, pulai, wrakas

Ikan lele, wader, burung pentet, prenjak, tekukur, elang hitam

Merupakan keunikan karena terdapat telaga di puncak gunung 3 CA. Telogo Sumurup 20,1 Padang rumput yang ditumbuhi sedikit

pinus Kepodang, trocokan, elang

Merupakan keunikan karena terdapat telaga di puncak gunung 4 CA. Pantodomas 4,1 Pinus, Eboni, sengon, kenanga, nogosari Tekukur, Kutilang, Jalak Uren dan

Garangan

Dalam kawasan terdapat mata air sungai jali yang mengalir ke desa Karangsari 5 CA. Pringombo I/II 58

Hutan alam yang selalu hijau dengan flora utama Walikangin, Walangan,

Bedali, Pasang, Wuru.

Elang bido, Tulungtumpuk dan Sesap madu -

6 TWA. Gunung Selok 126,2 Hutan alam yang terletak di pinggir pantai (akasia, sonokeling, mahoni)

Monyet ekor panjang, kepodang, kuntul, kutilang, trocokan, derkuku, gelatik

Dalam kawasan terdapat tempat-tempat keramat dan unik 7 CA. Nusakambangan Barat 675 Hutan alam tropis dataran rendah yang

selalu hijau, dengan flora utama Plalar

Elang bido, Kangkareng perut putih, Raja udang paruh bangau, Trinil pantai, Lutung,

babi hutan ular.

-

8 CA. Nusakambangan Timur 190

Hutan alam tropis dataran rendah yang selalu hijau, dengan flora wijaya

kusuma, pule, mindi, dll

Terdapat Elang laut, Kuntul, Raja udang,

Kangkareng, Tulungtumpuk. Terdapat benteng peninggalan Belanda 9 CA. Wijaya Kusuma 1 - - Berupa dua buah batu karang besar 10 CA. Karangbolong 0,5 - - Berupa batu karang yang bagian

bawahnya berlubang

(12)

POTENSI KAWASAN KONSERVASI DI SEKSI KONSERVASI WILAYAH IV PEMALANG

P O T E N S I NO KAWASAN KONSERVASI LUAS

(Ha)

F L O R A F A U N A L A I N N Y A

1 CA. Pagerwunung Darupono 33,2 Tumbuhan Jati alam dengan potensi cukup bagus

Kijang, sesap madu, elang, kutilang, ayam

hutan dan babi hutan -

2 CA. Ulolanang Kecubung 69,70 Ditumbuhi tumbuhan alam seperti Plalar dan Jati

Beraneka jenis satwa dijumpai seperti Elang, Raja udang, Bangau hitam, Kutilang,

Ayam hutan, Tulung tumpuk, Macan tutul, Kancil Kijang.

Terletak di daerah lereng yang curam di pinggir sungai

3 CA. Peson Subah I 10,4 Hutan alam dengan flora johar, ketapang, kedoya, kayu api-api

Babi hutan, garangan, linsang, burung kuntul, trinil, raja udang dan pecuk

Terletak di pinggir pantai. Terdapat daerah terbuka. 4 CA. Peson Subah II 10

Hutan alam dengan beraneka jenis tumbuhan (gondang, jrakah, bendo, wunung, kedoya, laban dan kesambi)

Lutung, elang, sikatan, sesap madu, raja

udang, kutilang, kuntul, ayam hutan, pecuk - 5 CA. Vak 53 Comal 29,1 Berubah menjadi lahan pertanian

akibat penjarahan - Daerah terbuka bekas penjarahan. 6 CA. Bantarbolang 24,5 Hutan alam yang didominasi Jati. Monyet ekor panjang, kijang, biawak, tupai -

7 CA. Moga 3,5 Hutan alam dengan flora utama pinus, wungu, wuru, johar, bendo

Monyet ekor panjang, garangan, bajing, landak, kutilang, dan raja udang

Terdapat sumber mata airkali Grangsang 8 CA. Curug Bengkawah 1,5 Flora utama jrakah, bendo dan lo Garangan, bajing, landak, kutilang, dan raja

udang

Pemandangannya indah dan terdapat curug/ air terjun setinggi 15 meter 9 CA. Sub Vak 18c dan 19b

Jatinegara 6,6 Jati alam dengan potensi bagus

Elang brontok, kancil, kijang, ayam hutan,

dan tekukur Rusak akibat penjarahan 10 CA. Guci 2 Hutan pinus, puspa, akasia, pasang,

kaliandra, arumdalu dan ocarpa

Burung emprit, ciblek, tekukur, kutilang, trocokan, sriti, pentet, pleci

Suasana yang sejuk serta terdapat sumber mata air panas 11 CA. Telogo Ranjeng 48,5

Ekosistem hutan tropis pegunungan tinggi dengan flora ande-andean,

anggrung, bancetan, berasan, dll

Elang, sesap madu, ayam hutan, bajing, burung ciblek, cici goci, gelatik batu, kacer,

pleci, pentet, prenjak, puyuh, kutilang, dll

Terdapat telaga yang di dalamnya hidup ikan lele yang dikeramatkan

oleh masyarakat setempat

(13)

KAWASAN KONSERVASI YANG TELAH MEMPUNYAI DOKUMEN RENCANA PENGELOLAAN LINGKUP BALAI KSDA JAWA TENGAH

SAMPAI DENGAN TAHUN 2007

PENYUSUNAN DOKUMEN (TAHUN)

NO SKW NAMA KAWASAN

RP (20 THN)

RKL (5 THN)

RKT (1 THN)

SITE PLAN

DESIGN FISIK

KETERANGAN

1 2 3 4 5 6 7 8 9

CA Bekutuk - 2001 - 2005 - - - 1 SKW I Pati CA Gunung Celering

CA Keling Iabc , II/III CA Kembang

2008 - 2027 - - - -

2 SKW II Surakarta TWA Tuk Songo - - - - - CA Tlogo Dlingo

CA Tlogo Sumurup CA Panto Domas

2007 - 2026 - - - - 3 SKW III Cilacap

CA Nusakambangan Barat CA Nusakambangan Timur CA Karang Bolong

2008 - 2027 - - - -

CA Pagerwunung Darupono - 2003 - 2007 - - - 4 SKW IV Pemalang CA Peson Subah I

CA Ulolanang / Kecubung 2007 - 2026 - - - -

(14)

INVENTARISASI POTENSI KAWASAN KONSERVASI LINGKUP BALAI KSDA JAWA TENGAH

SAMPAI DENGAN TAHUN 2007

PELAKSANAAN KEGIATAN (TAHUN)

(15)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

II

Surakarta CA. Gebugan 2003 - - - - 1997*) - *) oleh KPA Pteropus Vampyrus CA. Sepakung - - - - - - -

CA. Getas - - 1996/1997 2002*)

- - - - *) Re-evaluasi CA. Donoloyo - 2000 - - - - -

TWA. Tuk

Songo Kopeng - - - - - - - TWA.

Grojogan Sewu

- - - 2002 - - - Populasi Monyet Ekor Panjang

SM. Gunung

Tunggangan - 1996 - - - - - Calon SM

III Cilacap

TWA. Telogo Warno/ Telogo Pengilon

- - - - - - -

CA. Telogo

Dringo - 2001 - - - - - CA. Telogo

Sumurup - - - - - - - CA.

Pantodomas 2003 - - - - - - CA.

Pringombo I/II

(16)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Potensi flora fauna

CA. Wijaya

(17)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

CA.

Bantarbolang - 1997*) - 2000**) - - 1984***) *) oleh Balai IV

Surabaya, Kanwil Dephut & SBKSDA Jateng **) Potensi Jati ***) oleh Eri Kolyananution, Fak. Biologi Unsoed CA. Moga - - - - - - - CA. Curug

Bengkawah - - - - - - -

CA. Sub Vak 18c dan 19b Jatinegara

1997*) 1997**) - - - - -

*) Inventarisasi Pohon oleh SBKSDA & Kanwil Dephut Jateng **) oleh Balai IV

Surabaya CA. Guci - - 2000 - - - - CA. Telogo

Ranjeng 2005 2001 - 2007*) - - -

*) Identifikasi tanaman anggrek CA.

Pagerwunung Darupono

2007*) *) Identifikasi tanaman obat

(18)

SURVEY DAN INVENTARISASI POTENSI DI LUAR KAWASAN KONSERVASI LINGKUP BALAI KSDA JAWA TENGAH

SAMPAI DENGAN TAHUN 2007

PELAKSANAAN KEGIATAN (TAHUN, LOKASI) SKW Inventarisasi Potensi Gua

Alam

Inventarisasi Potensi Flora Fauna Survey Potensi Koral Survey Potensi Sarang Burung Walet

KET.

1 2 3 4 5 6

I Pati 1999/2000, Blora - 2004 (Survey potensi koral di

Rembang)

1999/2000, Pati

II Surakarta 1999/2000, Karanganyar - 2004, Gn. Merapi Kab. Boyolali

- 2005, Gn. Merbabu Kab. Boyolali, - 1999/2000, Boyolali III Cilacap - - 2004, Gunung Merapi Kab. Magelang

- 2005, Gn. Merbabu Kab. Magelang - 1999/2000, Cilacap IV Pemalang 1999/2000, Pemalang

1999/2000, Kendal - - 1999/2000, Kendal 1999/2000, Pemalang

(19)

SURVEY, INVENTARISASI DAN IDENTIFIKASI SATWA DI LUAR KAWASAN KONSERVASI LINGKUP BALAI KSDA JAWA TENGAH

SAMPAI DENGAN TAHUN 2007

PELAKSANAAN KEGIATAN (TAHUN, LOKASI) SKW

Inventarisasi Satwa Survey Satwa Pengganggu

Identifikasi Satwa Pengganggu

Inventarisasi Satwa Pengganggu

Survey Habitat Penyu

KETERANGAN

1 2 3 4 5 6 7

I Pati 2002 - - - - II Surakarta 1999/2000,

Karanganyar*)

2002, Kab. Semarang 2002, Kab. Sukoharjo

- 2001, Karanganyar 2001, Wonogiri

-

*) Monyet Ekor Panjang

III Cilacap

1999/2000, Magelang*) 2000, Purbalingga*) 2000, Purbalingga**) 2002

2002, Cilacap 2001, Purbalingga 2002, Purbalingga 2002, Cilacap 2005, Kebumen

*) Monyet Ekor Panjang **) Landak

IV Pemalang 2001, Brebes

2002 - - - -

Referensi

Dokumen terkait

Apabila butir a dan b dipenuhi dapat dilakukan restorasi ekosistem dengan pola penunjang suksesi alam. Jumlah tumbuhan berkayu jenis asli 30% dibandingkan jumlah jenis pada

Lokasi penelitian diambil pada beberapa tipe habitat di luar kawasan hutan hujan tropis dataran rendah Sulawesi utara. Jumlah plot sampling setiap tipe vegetasi

Direktorat Kawasan Konservasi dan Bina Hutan Lindung Ditjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam - Kementerian Kehutanan. dengan pendanaan dari DIPA 029

Program yang dilaksanakan secara terintegrasi dan terpadu dimulai dari inventarisasi sumberdaya alam & hutan, Pemetaan kondisi sosial ekonomi masyarakat desa

Struktur dan komposisi komunitas tumbuhan lantai Hutan di Kawasan Cagar Alam Ulolong Kecubung Kecamatan Subah Kabupaten Batang [skripsi].IKIP PGRI Semarang Fakultas

Lokasi penelitian diambil pada beberapa tipe habitat di luar kawasan hutan hujan tropis dataran rendah Sulawesi utara. Jumlah plot sampling setiap tipe vegetasi adalah

DIREKTORAT PEMANFAATAN JASA LINGKUNGAN KAWASAN KONSERVASI DAN HUTAN LINDUNG DIREKTORAT JENDERAL PERLINDUNGAN HUTAN DAN KONSERVASI ALAM - KEMENTERIAN

129 Tahun 1996 Istilah kawasan konservasi didefinisikan sebagai kawasan yang ditetapkan sebagai kawasan suaka alam, Kawasan pelestarian alam, taman buru dan hutan lindung.. 41 Tahun