• Tidak ada hasil yang ditemukan

ProdukHukum RisTek

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ProdukHukum RisTek"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA

KEPUTUSAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI Nomor 16B /M/Kp/I/2008

TENTANG

PERUBAHAN KEPUTUSAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI NOMOR 108/M/Kp/VIII/2006 TENTANG RENCANA STRATEGIS

KEMENTERIAN NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI TAHUN 2005-2009

MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : a. bahwa dalam rangka mendukung pembangunan Iptek yang berkelanjutan dan dalam pelaksanaannya, maka Kebijakan Strategis Kementerian Negara Riset dan Teknologi perlu disempurnakan;

b. bahwa guna memberikan arah dan sasaran yang jelas serta

sebagai pedoman dan tolok ukur kinerja dalam pelaksanaan pembangunan Iptek yang berkelanjutan tersebut, dipandang perlu untuk merubah Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Negara Riset dan Teknologi 2005-2009;

Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 84; Tambahan Lembaran Negara Nomor 4219);

2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2004

tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104; Tambahan Lembaran Negara Nomor 4421);

3. Peraturan pemerintah nomor 7 Tahun 2005 tentang Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2004-2009; 4. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 187/M Tahun

2004 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu sebagaimana telah diubah terakhir dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 20/P Tahun 2005;

(2)

M E M U T U S K A N :

Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI TENTANG PERUBAHAN KEPUTUSAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI NOMOR 108/M/Kp/VIII/2006 TENTANG RENCANA STRATEGIS KEMENTERIAN NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI 2005-2009.

PERTAMA : Mengubah Keputusan Menteri Negara Riset dan Teknologi Nomor 108/M/Kp/VIII/2006 tentang Rencana Strategis Kementerian Negara Riset dan Teknologi Kementerian Negara Riset dan Teknologi 2005-2009, sebagaimana tercantum pada lampiran Keputusan ini.

KETIGA : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai dengan 31 Desember 2009, dengan ketentuan apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan akan diadakan pembetulan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Jakarta Pada tanggal : 30 Januari 2008

MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

(3)

Lampiran

Kepmenegristek

Nomor : 16B/M/Kp/I/2008 Tanggal : 30 Januari 2008 PERUBAHAN

KEPUTUSAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI NOMOR 108 /M/KP/VIII/2006

Beberapa ketentuan dalam Keputusan Menteri Negara Riset dan Teknologi Nomor 108/M/Kp/VIII/2006 tentang Rencana Strategis Kementerian Negara Riset dan Teknologi, diubah sebagai berikut:

1. Ketentuan BAB III butir 3.5 Tujuan dan Sasaran Startegis, sebelumnya sebagai berikut :

Rumusan tujuan strategis, adalah sebagai berikut :

1. Memberikan arah program penelitian, pengembangan dan rekayasa (Litbangyasa) ilmu pengetahuan dan teknologi nasional;

2. Meningkatkan kemitraan lembaga penelitian, pengembangan dan rekayasa (Litbangyasa) dengan dunia usaha dan masyarakat;

3. Meningkatkan kapasitas dan kapabilitas lembaga penelitian, pengembangan dan rekayasa (Litbangyasa);

4. Meningkatkan sistem inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi nasional.

Diubah, sehingga seluruhnya sebagai berikut :

1. Memberikan arah program penelitian, pengembangan dan rekayasa (Litbangyasa) ilmu pengetahuan dan teknologi nasional;

2. Meningkatkan kemitraan lembaga penelitian, pengembangan dan rekayasa (Litbangyasa) dengan dunia usaha dan masyarakat;

3. Meningkatkan kapasitas dan kapabilitas lembaga penelitian, pengembangan dan rekayasa (Litbangyasa);

4. Meningkatkan sistem inovasi nasional.

Sasaran strategis, sebelumnya sebagai berikut :

(4)

2. Meningkatnya sinergi, kerjasama, jejaring antar lembaga, komunitas dan pengguna ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mobilitas sumber daya ilmu pengetahuan dan teknologi;

3. Menguatnya kompetensi inti lembaga penelitian, pengembangan dan rekayasa (Litbangyasa);

4. Meningkatnya produktivitas dan nilai tambah produk nasional.

Diubah, sehingga seluruhnya sebagai berikut :

1. Tersusunnya kebijakan Iptek yang mendukung fokus bidang riset Iptek, indikator keluarannya adalah kebijakan fokus bidang Iptek;

2. Terlaksananya fokus penelitian dasar dan terapan yang sesuai dengan Agenda Riset Nasional (ARN), indikator keluarannya adalah hasil penelitian; 3. Meningkatnya kualitas hasil penelitian dan pengembangan (Litbang) Iptek,

indikator keluarannya adalah pengembangan Iptek;

4. Tersusunnya kebijakan peningkatan kerjasama dan jejaring antar pelaku dan pengguna Iptek untuk mobilitas sumberdaya Iptek, indikator keluarannya adalah kebijakan kemitraan dan jejaring Iptek;

5. Diseminasi dan difusi hasil penelitian dan pengembangan (Litbang) Iptek yang potensial di masyarakat dan Dunia Usaha, indikator keluarannya adalah pemasyarakatan, penerapan dan pemanfaatan Iptek;

6. Tersusunnya kebijakan penguatan kelembagaan Iptek, indikator keluarannya adalah kebijakan penguatan kelembagaan Iptek;

7. Terlaksananya Riset Unggulan Strategis Nasional (Rusnas), indikator keluarannya adalah jaringan kelembagaan Iptek;

8. Menguatnya kompetensi inti lembaga Iptek, indikator keluarannya adalah penguatan kelembagaan Iptek;

9. Tersusunnya rumusan kebijakan untuk peningkatan kapasitas teknologi di industri, indikator keluarannya adalah kebijakan peningkatan kapasitas teknologi di industri

10.Meningkatnya nilai tambah produk nasional, indikator keluarannya adalah produk litbang nasional.

2. Ketentuan BAB IV butir 4.1 Kebijakan, sebelumnya sebagai berikut :

Kebijakan utama Kementerian Negara Riset dan Teknologi diarahkan untuk peningkatan kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang meliputi : Penetapan kebijakan bidang prioritas, Roadmapping, Komersialisasi, Apresiasi,

(5)

Diubah, sehingga seluruhnya sebagai berikut :

Kebijakan utama Kementerian Negara Riset dan Teknologi diarahkan untuk peningkatan kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ditetapkan di : Jakarta

MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

Referensi

Dokumen terkait

Untuk bertindak dan atas nama Kementerian Negara Riset dan Teknologi menandatangani Kesepakatan Bersama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, tentang

Menteri Riset /Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi ASEAN di Pattaya – Thailand pada tanggal 27 dan 28 Oktober 1980 sesuai dengan undangan Menteri /Ilmu Pengetahuan

Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Negara Riset dan Teknologi tahun 2005 - 2009 disusun dengan mengacu kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2004

di atas maka perlu menetapkan Keputusan Menteri Negara Riset dan Teknologi Tentang Pembentukan Kelompok Kerja Penanggulangan AIDS Sektor

Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA TENTANG PEMBENTUKAN TIM KERJA PENINGKATAN KAPASITAS ( CAPACITY BUILDING TEAM

Tugas pokok penanggung jawab UAPA/B menyelenggarakan akuntansi keuangan/barang milik negara pada tingkat Kementerian Negara Riset dan Teknologi yang ditetapkan sebagai

Indonesia Nomor 0l/M/PER/VIII/2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Negara Riset dan

Seluruh penghuni Rumah Negara membayar biaya sewa yang disetorkan sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), ke Kas Negara melalui. DIPA, Kementerian Negara Riset