• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 4 Town House di Bontang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BAB 4 Town House di Bontang"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

70 BAB IV

KESIMPULAN, BATASAN DAN ANGGAPAN

4.1 Kesimpulan

Berdasarkan hal-hal yang telah dibahas sebelumnya, maka dapat

disimpulkan sebagai berikut :

1. Kota Bontang merupakan kota perdagangan, jasa dan industri di

Kalimantan Timur menurut kebijakan pemerintah Kota Bontang.

2. Potensi pengembangan Kota Bontang sebagai kawasan perdagangan

dan industri dengan segala fasilitas pendukung yang ada dan

meningkatnya pertumbuhan penduduk di Bontang.

3. Town House Bontang di rencanakan sebagai tempat tinggal dan

pembinaan keluarga bagi masyarakat Kota Bontang.

4. Berdasarkan keputusan Pemerintah Kota Bontang mengenai klasifikasi

Perumahan dan fasilitas yang ada, Town House Bontang nantinya adalah

perumahan dengan klasifikasi menengah ke atas.

5. Dalam mendirikan Town House harus berpedoman pada syarat-syarat

organisasi ruang, aktivitas dan fasilitas, pengelolaan perumahan yang

sudah ditetapkan.

4.2 Batasan

1. Peraturan bangunan yang akan digunakan mengacu pada peraturan

daerah setempat yang tercantum dalam RTRW Kota Bontang.

2. Penentuan lokasi dan tapak mengacu pada RTRW Kota Bontang.

3. Permasalahan mengenai kondisi lahan, struktur tanah, serta kondisi daya

dukung tanah tidak akan dibahas secara mendetail dalam lingkup ini.

4. Besaran luas ruang-ruang bangunan yang merupakan tuntutan kebutuhan

ruang dalam lingkup ini tidak menggunakan hasil studi kasus sebagai

acuan dalam strategi perancangan tetapi menggunakan standar ruang

untuk rumah tinggal dan standar fasilitas dalam perumahan.

5. Titik berat perencanaan dan perancangan adalah pada masalah

arsitektural, dengan demikian masalah-masalah dibidang ekonomi, politik,

(2)

71 4.3 Anggapan

1. Situasi, kondisi dan daya dukung tanah kawasan yang digunakan

termasuk jaringan utilitas kota, serta sarana infrastruktur yang lain

dianggap siap untuk mendukung dan mengantisipasi berdirinya

banguanan Town House di Bontang.

2. Masalah status tanah, lokasi dan tapak serta dana dianggap dapat sudah

terpenuhi.

3. Studi dan data yang didapat dari instansi yang terkait mengenai kondisi

Kota Bontang adalah relevan dan dapat dipertanggung jawabkan untuk

Referensi

Dokumen terkait

Salah satu bentuk hukum perjanjian adalah perjanjian kerjasama dalam bidang pembangunan town house yang melibatkan antara I Nyoman Suada dengan Putu Sasmita Darma

Struktur bangunan yang ditinjau adalah Gedung wisma atlit Bontang. Perancangan meliputi struktur bawah yaitu Pondasi dan struktur

Skripsi yang berjudul “Makna Aksi Non-Verbal Pada Film Animasi Boboiboy Di Mnctv (Studi Pada Warga Perumahan De’ Saxofon Town House Rt/Rw: 003/006 Jatimulyo

Tujuan dari perancangan Sport Center dengan menerapkan konsep pencahayaan alami di Kota Bontang ini adalah mewadahi aktivitas olahraga yang sesuai dengan standar

Bontang Kuala Termasuk Jenis Wisata Sosial. Ini adalah wisata rekreasi yang bertempat diatas air dengan fasilitas yang baik. Keadaan Sarana dan Prasarana Tempat Wisata Bontang

Merencanakan dan merancang lingkungan hunian bermodel town house, yang memanfaatkan salah satu kawasan Padang Golf yang ada di Kota Semarang sebagai bagian tak terpisahkan dari

 Merencanakan dan merancang Club House yang bersifat edukatif baik dan segi kapasitas ruang dan fasilitas penunjang yang dapat menampung kegiatan yang menekankan desain

Tabel II.1 Fasilitas dan Besaran Ruang Club House Graha Candi Golf