• Tidak ada hasil yang ditemukan

Uji Daya Terima Tempe Biji Kecipir Beras Merah Dan Kandungan Gizinya

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Uji Daya Terima Tempe Biji Kecipir Beras Merah Dan Kandungan Gizinya"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

SKRIPSI

UJI DAYA TERIMA TEMPE BIJI KECIPIR BERAS MERAH DAN KANDUNGAN GIZINYA

Oleh:

081000163 Fera Erika Nababan

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

(2)

UJI DAYA TERIMA TEMPE BIJI KECIPIR BERAS MERAH DAN KANDUNGAN GIZINYA

SKRIPSI

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat

Oleh:

NIM. 081000163 FERA ERIKA NABABAN

(3)

HALAMAN PENGESAHAN

Skripsi Dengan Judu l :

UJI DAYA TERIMA TEMPE BIJI KECIPIR BERAS MERAH DAN KANDUNGAN GIZINYA

Yang Dipersiapkan Dan Dipertahankan Oleh :

NIM. 081000163 FERA ERIKA NABABAN

Telah Diuji Dan Dipertahankan Dihadapan Tim Penguji Skripsi Pada Tanggal 11 Agustus 2012

Dinyatakan Telah Memenuhi Syarat Untuk Diterima

Tim Penguji

Ketua Penguji Penguji I

Ernawati Nasution, SKM, MKes

NIP. 197002121995012001 NIP. 198207292008122002 Fitri Ardiani, SKM, MPH

Penguji II Penguji III

dr. Mhd. Arifin Siregar, MS

NIP. 195811111987031004 NIP. 196706131993031004 Prof.Dr.Ir. Albiner Siagian, MSi

Medan, Agustus 2012 Fakultas Kesehatan Masyarakat

Universitas Sumatera Utara Dekan

(4)

ABSTRAK

Tempe merupakan salah satu jenis makanan hasil fermentasi yang kaya protein. Tempe yang kita kenal selama ini adalah tempe yang terbuat dari kacang kedelai. Untuk mendukung program diversifikasi pangan, perlu dikenalkan produk-produk olahan pembuatan tempe yang citranya baik dan relatif sederhana teknologi pengolahannya, agar dapat diadopsi dan dikembangkan, baik oleh industri skala rumah tangga/kecil, menengah, maupun besar. Salah satu bahan yang dapat digunakan sebagai alternatif bahan dasar pembuatan tempe yaitu biji kecipir, karena biji kecipir memiliki kadar protein yang setara dengan kacang kedelai.

Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui daya terima tempe biji kecipir beras merah berdasarkan sifat organoleptik yang meliputi rasa, aroma, warna, dan tekstur yang diuji melalui uji hedonik dan untuk mengetahui kandungan protein pada tempe biji kecipir beras merah. Pengujian daya terima tempe biji kecipir beras merah diterapkan dengan menggunakan panelis sebanyak 30 orang. Metode analisis data menggunakan uji Barlett dan uji Analisa Sidik Ragam.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan organoleptik terhadap rasa dan tekstur, tempe biji kecipir dengan penambahan beras merah 30% lebih disukai oleh panelis. Sedangkan tempe biji kecipir dengan penambahan dengan penambahan beras merah 20% lebih disukai oleh panelis dari segi aroma. Dan tempe dengan penambahan beras merah 20% dan 30% lebih dusukai penelis dari segi warna. Dari hasil uji laboratorik, diketahui bahwa kandungan protein pada tempe biji kecipir dengan penambahan beras merah 10%, 20% dan 30% mengalami penurunan masing-masing 2,39 gr, 2,07 gr dan 2,28 gr. Berdasarkan analisis sidik ragam, penambahan beras merah dengan berbagai variasi memberi pengaruh yang berbeda nyata terhadap rasa, aroma, warna dan tekstur.

Saran dalam penelitian ini yaitu agar masyarakat memanfaatkan biji kecipir sebagai bahan dasar alternatif dalam pembuatan tempe, karena mengandung zat gizi yang diperlukan oleh tubuh, perlu penelitian lebih lanjut untuk menghilangkan bau langu pada tempe biji kecipir beras merah, dan tempe biji kecipir beras merah dapat dijadikan sebagai sumber protein dan juga karbohidrat.

(5)

ABSTRACT

Tempe is one of fermented food product which rich in protein. Tempe that we know so far is tempe made from soybeans. To support food diversification program, it is required to introduce the manufacture of processed products of tempe is good and relatively simple image processing technology to be adopted and developed by both the household scale industries / small, medium, or large. One of ingredient that can be used as an alternative ingredient in tempe production is winged bean, it contains protein which is equal to soybeans.

The type of this research is experiments. The purpose of this research is to know acceptable the winged bean tempe with the addition of red rice based on taste, flavor, color, and texture are tested through a hedonic test and to know protein content in winged bean tempe with the addition of red rice. Acceptability test of winged bean tempe with the addition of red rice is implemented by using the panelists as much as 30 people. Methods of data analysis used barlett test and analysis of variance test.

These results of this research showed that by organoleptic test of taste and texture, winged bean tempe with addition 30% red rice is the most favorite by the panelist . While winged bean tempe with addition 20% red rice is the most favorite with flavor category. And winged bean tempe with addition 20% and 30% red rice is the most favorite with color category. The result from laboratoric test showed that protein content in winged bean tempe with addition red rice respectively decreased 2.39 g, 2.07 g and 2.28 g. Based on the analysis of variance, the addition of red rice with a variety of different influences that have real impact on taste, flavor, color and texture.

Suggestion in this research that people use winged bean to make tempe, caused contains nutrition that body needed, for next research to eliminate unpleasant odors in the red rice winged bean tempe, and winged bean tempe with addition of red rice can be used as a source of protein and carbohydrates.

Keywords: winged bean tempe, red rice, organoleptic attribute, acceptability test

(6)

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Nama : Fera Erika Nababan

Tempat / Tanggal Lahir : Batang Serangan/ 10 Februari 1991

Agama : Kristen Protestan

Status Perkawinan : Belum Menikah

Jumlah Bersaudara : 4 (empat) bersaudara

Alamat rumah : Jl. Flamboyan, Blok M.3, Perumahan Kwala Damai,

Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat

Riwayat Pendidikan

Tahun 1998 – 2003 : SD N 053970 Perdamaian

Tahun 2003 – 2005 : SMP N 1 Binjai, Kabupaten Langkat

Tahun 2005 - 2008 : SMA N 2 Binjai

(7)

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkat

dan karuniaNya, penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “ Uji Daya

Terima Tempe Biji Kecipir Beras Merah dan Kandungan Gizinya”. Skripsi ini adalah salah satu syarat yang ditetapkan untuk memperoleh gelar Sarjana Kesehatan

Masyarakat di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

Pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan terima kasih kepada ibu

Ernawati Nasution, SKM, MKes selaku dosen pembimbing I dan ibu Fitri Ardiani, SKM, MPH selaku dosen pembimbing II, yang telah meluangkan banyak waktu dan pikiran dalam memberikan petunjuk, saran dan bimbingan kepada penulis sehingga

skripsi ini dapat diselesaikan. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada

berbagai pihak yang telah membantu dan memberi dukungan kepada penulis, baik

secara moril maupun materil.

1. Bapak Dr. Drs. Surya Utama, MS selaku Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat

Universitas Sumatera Utara.

2. Bapak Prof. Dr. Ir. Albiner Siagian, MSi selaku Ketua Departemen Gizi Kesehatan

Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

3. Bapak dr. Taufik Ashar, MKM selaku Dosen Pembimbing Akademik penulis di

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

4. Bang Marihot Samosir, ST selaku staf Departemen Gizi Kesehatan Masyarakat.

5. Seluruh Dosen dan staf di Fakultas Kesahatan Masyarakat Universitas Sumatera

(8)

6. Terkhusus buat ayahanda DTP. Nababan dan ibunda L. br. Tambunan tercinta atas

kasih sayang, doa dan motivasi yang terbaik yang telah diberikan kepada penulis.

7. Kepada abangku Octo. S. Nababan, adik – adikku tersayang Dini. K. Nababan dan

Frida . Y. Nababan, buat doa dan semangat yang diberikan kepada penulis.

8. Teman dekat dan terbaikku Rudi. S. Silitonga yang memberikan doa dan motivasi

serta meluangkan waktunya untuk membantu penulis selama proses penelitian.

9. Bapak Drs. Syafruddin selaku Kepala Sekolah SMA N 1 Stabat dan Bapak Herbin

Sagala serta adik – adik SMA N 1 Stabat yang telah membantu saya dalam

pelaksanaan penelitian.

10. Bapak Alhamra selaku Ka. Lab MMH di Laboratorim BARISTAND, Medan

yang telah membantu saya melaksanakan uji laboratorium dan juga meluangkan

waktu untuk berdiskusi bersama saya.

11. Kakak Litha Sinuhaji, Agustina, Natalia, Dicha, Imes, tante Nora, Friska Silitonga

dan teman- temanku Mei, Arietha,Vesta, Octa, Nursiani, Ririn, mbak Lela, dll.

12. Teman – teman seperjuangan di Peminatan Gizi Kesehatan Masyarakat Ervina,

Diza, Uci, Dina, Tami, Riska, Riama, Dewi, Oza, Purna, Kak Yusi, Kak Jana, dll.

13. Bapak Torang Naiborhu selaku Pembina UKM Paduan Suara Mahasiswa USU

dan seluruh teman – teman di UKM Paduan Suara Mahasiswa USU, yang juga

telah telah memberikan semangat dan doa kepada penulis.

14. Ibu Suparti dan Bapak Suparno (pengrajin tempe), yang telah menyediakan waktu

(9)

Akhirnya, penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang tidak

dapat penulis sebutkan satu per satu. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa membalas

semua kebaikan bapak, ibu dan teman – teman sekalian.

Penulis menyadari bahwa penulis memiliki keterbatasan kemampuan dalam

membuat skripisi ini. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang

bersifat membangun dan menyempurnakan skripsi ini. Semoga skripsi ini dapat

bermanfaat bagi kita semua.

Medan, Agustus 2012

Penulis

(10)

DAFTAR ISI

Halaman Persetujuan……….. i

Abstrak………. ii

Abstract Daftar Riwayat Hidup………. iii

Kata Pengantar……… iv

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Tempe……… 5

2.4.2. Kandungan Gizi Tempe Kecipir……….. 22

2.5. Langkah – langkah Pembuatan Tempe Biji Kecipir Beras Merah... 22

2.6. Daya Terima Makanan………... 25

(11)

2.8. Metode Analisa Protein………..28

2.8.1. Tahap Destruksi………... 28

2.8.2. Tahap Destilasi……….29

2.8.3. Tahap Titrasi……… 29

2.9. Kerangka Konsep Penelitian……….. 30

BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis Penelitian………...31

3.2. Waktu dan Tempat Penelitian……… 31

3.2.1. Waktu Penelitian……….. 31

3.5. Tahap – tahap Pembuatan Tempe Biji Kecipir Beras Merah……… 33

3.6. Definisi Operasional……….. 36

3.7. Tahap Penelitian……….36

3.7.1. Pengamatan Subjektif……….. 36

3.7.2. Pengamatan Objektif……… 39

3.8. Metode Analisa Data………..39

BAB IV HASIL PENELITIAN 4.1. Karakteristik Tempe Biji Kecipir dan Tempe Biji Kecipir Beras Merah Yang Dihasilkan………..44

4.2. Deskriptif Panelis………. 45

4.3. Analisa Organoleptik Rasa Tempe Biji Kecipir dan Tempe Biji Kecipir Beras Merah………. 45

4.4. Analisa Organoleptik Aroma Tempe Biji Kecipir dan Tempe Biji Kecipir Beras Merah………. 48

4.5. Analisa Organoleptik Warna Tempe Biji Kecipir dan Tempe Biji Kecipir Beras Merah………. 50

4.6. Analisa Organoleptik Tekstur Tempe Biji Kecipir dan Tempe Biji Kecipir Beras Merah………. 52

4.7. Analisa Kandungan Gizi Dalam Bahan Kering Tempe Biji Kecipir Tanpa Penambahan Beras Merah dan Tempe Biji Kecipir dengan Variasi Penambahan Beras Merah………..55

BAB V PEMBAHASAN 5.1. Analisa Organoleptik Rasa Tempe Biji Kecipir Tanpa Penambahan Beras Merah dan Tempe Biji Kecipir dengan Variasi Penambahan Beras Merah Yang Telah Digoreng…………....57

(12)

5.3. Analisa Organoleptik Warna Tempe Biji Kecipir Tanpa Penambahan Beras Merah dan Tempe Biji Kecipir dengan

Variasi Penambahan Beras Merah………....60 5.4. Analisa Organoleptik Tekstur Tempe Biji Kecipir Tanpa

Penambahan Beras Merah dan Tempe Biji Kecipir dengan

Variasi Penambahan Beras Merah………....61 5.5. Pengaruh Penambahan Beras Merah Terhadap Kandungan

Protein Pada Tempe Biji Kecipir………..62

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

6.1. Kesimpulan………...66 6.2. Saran……….66

(13)

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1. Syarat Mutu Tempe Menurut SNI-03144-2009……… 8

Tabel 2.2. Komposisi Kimia dalam 100gr Tempe Kedelai……… 9

Tabel 2.3. Kandungan Asam Amino Esensial Pada Tempe Kedelai……….…… 9

Tabel 2.4. Perbandingan Nilai Gizi Biji Kecipir dengan Kacang Kedelai……… 14

Tabel 2.5. Kandungan Gizi dalam 100gr Bahan Segar Kecipir………. 17

Tabel 2.6. Kandungan Asam Amino Pada Biji Kecipir………. 18

Tabel 2.7. Kandungan Zat Gizi dalam 100gr Beras Merah……… 20

Tabel 2.8. Kandungan Gizi dalam 100gr Tempe Kecipir……….. 22

Tabel 3.1. Rincian Perlakuan……… 31

Tabel 3.2. Jenis dan Ukuran Bahan……… 33

Tabel 3.3. Tingkat Penerimaan Konsumen……… 37

Tabel 3.4. Interval Persentase dan Kriteria Kesukaan……… 40

Tabel 3.5. Analisa Sidik Ragam……… 42

Tabel 4.1. Perbandingan Karakteristik Tempe Biji Kecipir dan Tempe Biji Kecipir Beras Merah……… 45

Tabel 4.2. Hasil Analisa Organoleptik Rasa Tempe Biji Kecipir dan Tempe Biji Kecipir Beras Merah……… 46

Tabel 4.3. Hasil Analisa Sidik Ragam Terhadap Rasa……… 46

Tabel 4.4. Nilai Kritis Berdasarkan Uji Kurun Ganda Duncan……… 47

Tabel 4.5. Kodifikasi Perlakuan Terhadap Nilai Rata – rata……… 47

Tabel 4.6. Hasil Analisa Organoleptik Aroma Tempe Biji Kecipir dan Tempe Biji Kecipir Beras Merah……… 48

Tabel 4.7. Hasil Analisa Sidik Ragam Terhadap Aroma……… 49

Tabel 4.8. Nilai Kritis Berdasarkan Uji Kurun Ganda Duncan……… 49

Tabel 4.9. Kodifikasi Perlakuan Terhadap Nilai Rata – rata……… 50

Tabel 4.10. Hasil Analisa Organoleptik Warna Tempe Biji Kecipir dan Tempe Biji Kecipir Beras Merah……… 50

Tabel 4.11. Hasil Analisa Sidik Ragam Terhadap Warna………51

Tabel 4.12. Nilai Kritis Berdasarkan Uji Kurun Ganda Duncan……… 51

Tabel 4.13. Kodifikasi Perlakuan Terhadap Nilai Rata – rata……… 52

Tabel 4.14. Hasil Analisa Organoleptik Tekstur Tempe Biji Kecipir dan Tempe Biji Kecipir Beras Merah……… 53

Tabel 4.15. Hasil Analisa Sidik Ragam Terhadap Tekstur……… 53

Tabel 4.16. Nilai Kritis Berdasarkan Uji Kurun Ganda Duncan……… 54

Tabel 4.17. Kodifikasi Perlakuan Terhadap Nilai Rata – rata……… 54

Tabel 4.18. Perbandingan Kandungan Nilai Gizi Bahan Kering Tempe Biji Kecipir Beras Merah per 100gr Berdasarkan DKBM……… 55

(14)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1. Kerangka Konsep Penelitian………. 30 Gambar 3.1. Diagram Alir Pembuatan Tempe Biji Kecipir Beras Merah…………. 35 Gambar 4.1. Perbandingan Karakteristik Tempe Biji Kecipir dan Tempe

(15)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Formulir Uji Daya Terima

Lampiran 2. Surat Keterangan Telah Melakukan Penelitian di SMA N 1 Stabat Lampiran 3. Surat Keterangan Telah Melakukan Uji Laboratorik di Laboratorium

BARISTAND Medan

Lampiran 4. Rekapitulasi Data Skor Hasil Penilaian Organoleptik Panelis Terhadap Rasa Tempe Biji Kecipir Tanpa Penambahan Beras Merah Dan Dengan Penambahan Beras Merah

Lampiran 5. Uji Barlet Data Organoleptik Rasa Pada Tempe Biji Kecipir

Lampiran 6. Analisa Sidik Ragam Skor Hasil Uji Organoleptik Panelis Terhadap Rasa Tempe Biji Kecipir

Lampiran 7. Rekapitulasi Data Skor Hasil Penilaian Organoleptik Panelis Terhadap Warna Tempe Biji Kecipir Tanpa Penambahan Beras Merah Dan Dengan Penambahan Beras Merah

Lampiran 8. Uji Barlet Data Organoleptik Warna Pada Tempe Biji Kecipir

Lampiran 9. Analisa Sidik Ragam Skor Hasil Uji Organoleptik Panelis Terhadap Warna Tempe Biji Kecipir

Lampiran 10. Rekapitulasi Data Skor Hasil Penilaian Organoleptik Panelis Terhadap Aroma Tempe Biji Kecipir Tanpa Penambahan Beras Merah Dan Dengan Penambahan Beras Merah

Lampiran 11. Uji Barlet Data Organoleptik aroma Pada Tempe Biji Kecipir

Lampiran 12. Analisa Sidik Ragam Skor Hasil Uji Organoleptik Panelis Terhadap Aroma Tempe Biji Kecipir

Lampiran 13. Rekapitulasi Data Skor Hasil Penilaian Organoleptik Panelis Terhadap Tekstur Tempe Biji Kecipir Tanpa Penambahan Beras Merah Dan Dengan Penambahan Beras Merah

Lampiran 14. Uji Barlet Data Organoleptik Tekstur Pada Tempe Biji Kecipir

Lampiran 15. Analisa Sidik Ragam Skor Hasil Uji Organoleptik Panelis Terhadap Tekstur Tempe Biji Kecipir

Lampiran 16. Analisis Kandungan Gizi Tempe Biji Kecipir Tanpa Penambahan Beras Merah dan Dengan Penambahan Berbagai Variasi Beras Merah Yang Dihitung Berdasarkan DKBM (Daftar Komposisi Bahan Makanan)

Referensi

Dokumen terkait

Kandungan protein pada brownies tepung kecipir adalah 10,1 gr, lebih tinggi dibandingkan dengan brownies tepung terigu yang hanya mengandung 4,0 gr protein (Djarir,

Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji organoleptik terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur mi basah yang paling disukai panelis adalah mi basah dengan penambahan tempe 25%

Pada penelitian lebih lanjut tentang pembuatan kue apem dengan substitusi tepung biji kecipir yang akan diuji daya terima sebaiknya menggunakan panelis yang berjumlah lebih dari

PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG BIJI KECIPIR ( Psophocarpus tetragonolobus L.) SEBAGAI SUBSTITUSI TEPUNG BERAS DALAM PEMBUATAN KUE APEM TERHADAP KADAR PROTEIN DAN DAYA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima (aroma, rasa, warna dan tekstur/kekentalan) minuman serbuk biji salak dan mengetahui kandungan zat polifenol yang terkandung

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya terima dan nilai gizi substitusi tepung ampas tahu dengan tepung beras merah sebagai bahan utama dalam pembuatan

Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui daya terima nugget ikan lele dengan tepung kacang merah berdasarkan analisis organoleptik terhadap kriteria warna,

Konsistensi atau tekstur makanan juga merupakan komponen yang turut menentukan cita rasa makanan karena sensitifitas indera cita rasa dipengaruhi oleh konsistensi makanan.