• Tidak ada hasil yang ditemukan

PAJAK BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH BANGU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PAJAK BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH BANGU"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

Anastasia Nono

Citra Eka Saputri

Mega Meitrisia

Siti Rahayu

BEA PEROLEHAN HAK ATAS

TANAH & BANGUNAN

UNIV MPU TANTULAR KAMPUS B KEDOYA 2017

(2)

BPHTB adalah Pajak yang dikenakan atas perolehan hak atas tanah dan atau bangunan.

Perolehan hak atas tanah dan atau bangunan adalah perbuatan atau peristiwa hukum yang mengakibatkan diperolehnya hak atas tanah dan atau bangunan oleh orang pribadi atau badan

Hak atas tanah dan atau bangunan adalah hak atas tanah, termasuk hak pengelolaan, beserta bangunan di atasnya, sebagaimana dimaksud dalam UU No. 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria, UU No.16 Tahun 1985 tentang Rumah Susun, dan ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya

PENGERTIAN BPHTB

(3)

DASAR HUKUM PENGENAAN BPHTB

 UU NO.20 THN 2000 TTG BPHTB

PP NO.111 THN 2000 TTG PENGENAAN BPHTB KRN WARIS &

HIBAH WASIAT

PP NO.112 THN 2000 TTG PENGENAAN BPHTB KRN

PEMBERIAN HAK PENGELOLAAN

PP NO.113 THN 2000 TTG PENENTUAN BESARNYA NILAI

PEROLEHAN OBJEK TIDAK KENA PAJAK BPHTB

KEPMEN KEUANGAN NO.516/MKM.04/2000 TTG TATA CARA

PENENTUAN BESARNYA NILAI PEROLEHAN OTKP BPHTB

KEPMEN KEUANGAN NO.517/MKM.03/2002 TTG PENUNJUKAN

TEMPAT & TATA CARA PEMBAYARAN BPHTB

(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
(11)

NPOPKP = NPOP - NPOPTKP

BPHTB = 5% X NPOPKP

NPOPKP = NILAI PEROLEHAN OBJEK PAJAK KENA PAJAK NPOP = NILAI PEROLEHAN OBJEK PAJAK

(12)
(13)

1. Tanggal 4 Juli 2016, WP “E” membeli tanah dengan Nilai Perolehan Objek Pajak Rp 55.000.000, NPOPTKP Rp 60.000.000.

NPOP lebih kecil dari NPOPTKP maka perolehan hak atas tanah tersebut tidak dikenakan BPHTB

2. Pada tanggal 17 Oktober 2016 membeli tanah dengan : NPOP Rp 80 juta

NPOPTKP Rp 60 juta NPOPKP Rp 20 juta

Pajak terhutang2,5% * Rp 20 jt = Rp 500.000

(14)

Referensi

Dokumen terkait

Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP) di kota Medan, dasar pengenaan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan,cara penghitungan Bea perolehan Hak Atas Tanah dan

Mekanisme pemungutan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan dalam kaitannya dengan pendaftaran hak atas tanah atau pendaftaran peralihan hak atas tanah oleh Badan

Fungsi notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah dalam pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebelum

Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan adalah bea yang dikenakan pada setiap pemindahan hak atau hibah wasiat atas harta tetap dan hak-hak kebendaan atas tanah yang pemindahan

Fungsi notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah dalam pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebelum

1. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan adalah pajak yang dikenakan atas perolehan hak atas tanah dan atau bangunan, yang selanjutnya disebut pajak. Perolehan Hak atas Tanah

191 Pasal 33 ayat 2 bahwa Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (BPHTB) dalam hal peserta Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap tidak atau belum mampu membayar Bea Perolehan

 Dalam jangka waktu 5 tahun sesudah saat terutangnya BPHTB Direktur Jenderal Pajak menerbitkan Surat Ketetapan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan Kurang Bayar Tambahan