• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh locus of control, kultur keluarga, dan kultur sekolah pada hubungan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar : survei pada siswa-siswi kelas 3 SMP Negeri dan swasta di Kota Madya Yogyakarta - USD Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Pengaruh locus of control, kultur keluarga, dan kultur sekolah pada hubungan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar : survei pada siswa-siswi kelas 3 SMP Negeri dan swasta di Kota Madya Yogyakarta - USD Repository"

Copied!
318
0
0

Teks penuh

Gambar

Operasional Variabel Tabel 3.1 Locus of Control
Tabel 3.2 Operasional Variabel Kultur Keluarga
Tabel 3.3 Operasional Variabel Kultur Sekolah
Tabel 3.4 Operasional Variabel Kecerdasan Emosional
+7

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) pengaruh jenis kelamin terhadap hubungan kultur keluarga dengan kecerdasan emosional guru; (2) pengaruh jenis kelamin terhadap

Untuk melihat lebih jauh lagi bagaimana pengaruh kultur lingkungan kerja dan locus of control terhadap hubungan antara tingkat kecerdasan emosional dengan kualitas pelayanan

Berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan ada pengaruh jenis kelamin dan locus of control , terhadap hubungan kultur keluarga, kultur lingkungan kerja, dan kultur

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh positif kultur lingkungan kerja pada hubungan antara kecerdasan emosional dan kualitas pelayanan karyawan ( ρ =0,005 <

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah (1) ada pengaruh positif kultur lingkungan kerja pada hubungan antara kecerdasan emosional dengan kualitas pelayanan karyawan;

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan pada bab IV, pengaruh jenis kelamin dan locus of control terhadap hubungan kultur keluarga, kultur lingkungan kerja, kultur

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh positif locus of control terhadap hubungan kecerdasan emosional dengan kualitas pelayanan pramuniaga..

Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan mengenai hubungan kecerdasan emosional, perilaku delinkuensi, dan prestasi belajar pada remaja madya, maka dapat